Showing posts with label Psikologi. Show all posts
Showing posts with label Psikologi. Show all posts

Biodata Tara de Thouars Juri Super 10 Indonesia

Biografi Profil Biodata Tara de Thouars - Juri Super 10 IndonesiaTara Adhisti de Thouars adalah seorang Psikolog yang menjadi juri Super 10 Indonesia bersama Denny Sumargo dan Narji. Super 10 Indonesia adalah sebuah acara varietas Indonesia yang disiarkan oleh RTV. Acara ini merupakan adaptasi dari program Thailand yang berjudul Super 10. Acara ini menampilkan anak-anak yang menunjukkan talenta yang luar biasa dan merupakan acara berlisensi Workpoint Entertainment keenam di Indonesia setelah Menembus Mata Batin di antv sejak Agustus 2018 lalu. Tara De Thouars berharap dengan adanya acara Super 10 Indonesia ini akan melahirkan anak-anak yang memliki talenta hebat. Tara De Thouars mengatakan walaupun acara Super 10 Indonesia ini adaptasi dari acara Super 10 Thailand namun tetap ada perbedaan.

Perempuan cantik ini pemegang double degree lulusan BA in Psychology dari University of Queensland, Australia dan Sarjana psikologi dari Universitas Indonesia ini sempat membuka ruang konsultasi secara online. Bersama kawannya ia mendirikan webkonseling yang kala itu bernaung yang dikelola sederhana. Mereka yang bermasalah bisa menemui pemegang program Magister profesi klinis dewasa Universitas Indonesia ini secara online. Kelebihan lainnya layanan tersebut diberikan Tara secara gratis. Tara dan kawannya menerima banyak klien. Tak hanya sebatas di Indonesia, beberapa bahkan datang dari mancanegara. Sekurangnya dalam sehari mereka menerima 10 surat elektronik yang berisi keluhan dan ingin berkonsultasi.

Kepuasan adalah saat mereka yang dalam masalah mengucapkan terimakasih. Senang sekali bisa membantu orang yang sedang terbelit masalah. Sayang, kesibukan dunia off line akhirnya menyita banyak waktu. Layanan yang digagas tahun 2008 tersebut vakum dari update terhitung semenjak oktober 2012. Wajah cantiknya sering menghiasi layar kaca. Beberapa program mentasbihkannya sebagai Narasumber. Ia menkonsentrasikan keahliannya pada bidang kepercayaan diri dan masalah personal. Sanatorium Dharmawangsa pernah menjadi salah satu tempatnya mengabdi. Kini ia aktif sebagai psikolog di lembaga shape up Indonesia. Salah satu perhatiannya kini adalah pada penderita gangguan pola makan yang disebabkan unsur psikologis. #Lihat pula : Kru Ngo atau Kak Ngea Juri Super 10 Thailand

Poppy Indrawati Juri ACI - Anak Cerdas Indonesia

Biografi Profil Biodata Ibu Guru Poppy Indrawati Juri ACI - Anak Cerdas IndonesiaPoppy Indrawati adalah salah satu juri dalam program ACI atau Anak Cerdas Indonesia di TRANS7 perwakilan kemendikbud. Tayangan yang memberikan inspirasi bagi para orang tua dan anak-anak Indonesia untuk menciptakan generasi bangsa yang lebih baik. Bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, TRANS7 akan menayangkan program Anak Cerdas Indonesia, sebuah ajang pencarian bakat dan kecerdasan yang dipilih melalui proses penyeleksian dari 34 provinsi di Indonesia.

Anak Cerdas Indonesia mulai tayang tanggal 19 November 2017 setiap hari Minggu, pukul 18.00 WIB. Peserta yang terpilih terdiri dari kelas 3 – 5 SD/sederajat dan akan menjalani proses pembinaan dan mengikuti live show di Jakarta. Program ini dipandu oleh Ananda Omesh dan Astrid Tiar dengan sangat energik, smart dan penuh dengan joyfull. Menghadirkan juri Artika Sari Devi, Meisya Siregar, serta Ibu Poppy Indrawati perwakilan kemendikbud, dan Kak Nabila Dian Nirmala salah satu anggota dari Asosiasi Psikologi Pendidikan Indonesia.

Kemendikbud sendiri memiliki visi untuk anak Indonesia yakni memenuhi kompetensi abad 21 dengan mewujudkan anak-anak Indonesia yang cerdas dan berkarakter, serta berguna di masyarakat. Sehingga harapannya anak-anak ini akan menjadi inspirasi bagi anak lain dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Kompetensi abad 21 meliputi, kemampuan kritis & problem solving, Kreatif dan Indovatif, Kolaboratif, yang terakhir adalah komunikatif.

Salah satu juri Anak Cerdas Indonesia, Artika Sari Devi merasa bangga karena bisa bertemu langsung dan berkenalan langsung dengan anak-anak dari 34 provinsi di Indoneisa.“Gak gampang ya untuk bisa menentukan kualifikasi Anak Cerdas Indonesia karena kita tahu kecerdasan anak berbeda-beda. Ada yg kuat di linguistiknya atau bahasa, ada yang kecerdasan logika matematika nya yang lebih unggul, ada juga yang kekuatannya di intrapersonal bagaimana dia bisa mempengaruhi orang lain, itu juga salah satu kecerdasan yang menjadi perhatian loh untuk orang tua di Indonesia.

Akan ada 3 runner up yang akan diberikan, yakni runner up pertama mendapat gelar kemenangan dengan pengkategorian Anak Cerdas Indonesia yang Inspiratif dan Berkarakter, runner up kedua dengan pengkategorian Anak Cerdas Mandiri dan runner up ketiga Anak Cerdas Bersahabat. Diharapkan program ini mampu menjadi tontonan dan tuntuan bagi anak-anak Indonesia dan juga para orang tua. Yang pasti Anak Cerdas Indonesia ini adalah anak-anak tidak hanya cerdas tapi juga mempunya karakter dan mampu menginspirasi, itu yang kami cari”. Jelasnya.

Profil Biodata Elly Risman Musa Psikolog Anak

Biografi Profil Biodata Elly Risman Musa Psikolog AnakElly Risman Musa yang lahir di Aceh pada 21 April 1951 adalah seorang psikolog asal Indonesia spesialis pengasuhan anak dan menjabat sebagai direktur pelaksana di Yayasan Kita dan Buah Hati. Elly dikenal sebagai tokoh yang gigih dalam menyuarakan perlunya orang tua mengasuh dan mendidik anaknya secara sungguh-sungguh. Elly Risman mendapatkan gelar Sarjana Psikologi dari Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia. Selain menempuh pendidikan formal di Universitas Indonesia, Elly Risman Musa juga sempat mendalami kelas parenting di Florida State University Talahase. Kunjungannya ke Amerika pada saat itu sebenarnya untuk menemani suaminya yang sedang mengambil program PhD.

Biografi Profil Biodata Elly Risman Musa Psikolog AnakKabar rencana kedatangan girlband Korea Selatan, SNSD ke Jakarta, langsung menuai pro kontra. Awalnya, girlband yang tahun ini merayakan 10 tahun debut mereka di industri musik K-Pop tersebut, diberitakan akan mengisi perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf segera mengklarifikasinya. SNSD akan datang untuk memeriahkan Countdown to Asian Games 2018, acara hitung mundur jelang perhelatan olahraga akbar se-Asia, di mana Indonesia jadi tuan rumahnya, yang kebetulan sama-sama jatuh di bulan Agustus.

Biografi Profil Biodata Elly Risman Musa Psikolog AnakPengumuman menghebohkan itu rupanya membuat psikolog Elly Risman gerah. Lewat akun Twitternya, Elly melayangkan protesnya kepada pemerintah. Kicauan Elly Risman tersebut mendapat tanggapan negatif dari pengguna Twitter, terutama para K-Popers yang tak terima. Ramainya percakapan di media sosial tersebut mengundang perhatian dunia. Koreaboo, salah satu situs berita tentang artis Korea menulis artikel yang mengangkat kisruh undangan Bekraf untuk SNSD tersebut, hari Senin, 31 Juli 2017. Triawan Munaf sendiri sudah meluruskan maksudnya pada Elly Risman.

Biografi Sarlito Wirawan - Tokoh Psikologi Sosial

Biografi Profil Biodata Sarlito Wirawan Sarwono Meninggal Dunia - Guru Besar Tokoh Psikologi Sosial IndonesiaSarlito Wirawan Sarwono yang lahir di Purwokerto, 2 Februari 1944 dikenal sebagai seorang psikolog dan penerjemah buku-buku bertemakan psikologi dan menulis buku psikologi. Dia meraih gelar sarjana psikologi dari Universitas Indonesia pada 1968. Lalu, dia meneruskan studinya ke Universitas Edinburg di Skotlandia dan Universitas Leiden di Belanda. Sarlito juga meraih gelar doktor dari Universitas Indonesia. Almarhum menjadi Guru Besar Fakultas Psikologi UI pada 1991. Ia pernah menjadi dekan fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono adalah Guru Besar Psikologi yang mendalami bidang Psikologi Sosial.

Sarlito mengajar di Fakultas Psikologi UI sejak 1968. Psikolog yang dikenal ramah ini juga sempat menjadi konsultan di beberapa perusahaan swasta dan lembaga pemerintah. Sarlito dikenal sebagai psikolog cakap yang menghasilkan banyak karya. Dia juga menjadi andalan kepolisian untuk memecahkan sejumlah kasus pidana. Penerima penghargaan Satyalencana Dwidyasistha dari Menteri Pertahanan dan Keamanan ini menerjemahkan dan menulis banyak buku bertema psikologi. Guru Besar yang juga seorang psikolog ini juga aktif pada berbagai organisasi, antara lain: APA (American Psychological Association) ICP (International Council of Psychologists) SPSSI (Society of Psychological Studies on Social Issues) IPS (Ikatan Psikologi Sosial) APsyA (Asian Psychological Association) dan ASI.

Biografi Profil Biodata Sarlito Wirawan Sarwono Meninggal Dunia - Guru Besar Tokoh Psikologi Sosial IndonesiaAyah dua putra dan satu putri itu juga aktif di sejumlah organisasi, antara lain Himpunan Psikologi Indonesia, International Council of Psychologist (ICP), Society of Psychological Studies on Social Issues (SPSSI), Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Ikatan Sarjana Psikologi Indonesia. Kesibukan tersebut dilakukan Mas Ito, begitu Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono dipanggil, di samping tugas utamanya sebagai pengajar. Mata kuliah yang diajarnya antara lain Logika, Psikologi Sosial, Psikologi Lintas Budaya di Indonesia untuk Sarjana S1 dan mata kuliah Seminar Proposal Tesis, Teori-Teori Psikologi Sosial, Aliran-aliran dan Teori-teori Psikologi untuk Sarjana S2. Guru Besar yang lahir di Purwokerto pada tanggal 02 Februari 1944 ini, diangkat sebagai Guru Besar Tetap pada Fakultas psikologi Universitas Persada Indonesia YAI pada tanggal 01 April 2009.

Pria yang akrab dipanggil Ito ini selain di dalam negeri, Sarlito juga berkesempatan menjadi dosen tamu di beberapa kampus di luar negeri, antara lain di Unviersity of Nijmegen Belanda pada 1996 dan Cornell University Amerika Serikat pada 1996. Sarlito kerap dimintai pendapat sebagai ahli dalam sejumlah kasus pidana. Terakhir, publik mengenalnya saat menjadi ahli dalam persidangan kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, September lalu. Sarlito saat itu dihadirkan oleh jaksa penuntut umum. Psikolog Sarlito Wirawan meninggal di Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2016) pukul 22.18 WIB. Sepekan sebelum meninggal, Sarlito sempat dimintai pendapat soal dugaan kasus penistaan agama yang menyeret Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Biografi Psikolog Arthur Combs - Donald Snygg

Biografi Arthur Combs dan Donald Snygg Tokoh Teori HumanistikArthur Combs (1912-1999) bersama dengan Donald Snygg (1904-1967) mereka mencurahkan banyak perhatian pada dunia pendidikan. Meaning (makna atau arti) adalah konsep dasar yang sering digunakan. Belajar terjadi bila mempunyai arti bagi individu. Guru tidak bisa memaksakan materi yang tidak disukai atau tidak relevan dengan kehidupan mereka. Anak tidak bisa matematika atau sejarah bukan karena bodoh tetapi karena mereka enggan dan terpaksa dan merasa sebenarnya tidak ada alasan penting mereka harus mempelajarinya. Perilaku buruk itu sebenarnya tak lain hanyalah dati ketidakmampuan seseorang untuk melakukan sesuatu yang tidak akan memberikan kepuasan baginya.

Untuk itu guru harus memahami perlaku siswa dengan mencoba memahami dunia persepsi siswa tersebut sehingga apabila ingin merubah perilakunya, guru harus berusaha merubah keyakinan atau pandangan siswa yang ada. Prilaku internal membedakan seseorang dari yang lain. Combs berpendapat bahwa banyak guru membuat kesalahan dengan berasumsi bahwa siswa mau belajar apabila materi pelajarannya disusun dan disajikan sebagaimana mestinya. Padahal arti tidaklah menyatu pada materi pelajaran itu. Sehingga yang penting ialah bagaimana membawa si siswa untuk memperoleh arti bagi pribadinya dari materi pelajaran tersebut dan menghubungkannya dengan kehidupannya.

Combs memberikan lukisan persepsi dir dan dunia seseorang seperti dua lingkaran (besar dan kecil) yang bertitik pusat pada satu. Lingkaran kecil adalah gambaran dari persepsi diri dan lingkungan besar (2) adalah persepsi dunia. Makin jauh peristiwa-peristiwa itu dari persepsi diri makin berkurang pengaruhnya terhadap perilakunya. Jadi, hal-hal yang mempunyai sedikit hubungan dengan diri, makin mudah hal itu terlupakan.

Teori Maslow didasarkan pada asumsi bahwa di dalam diri individu ada dua hal : (1) suatu usaha yang positif untuk berkembang (2) kekuatan untuk melawan atau menolak perkembangan itu. Maslow mengemukakan bahwa individu berperilaku dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat hirarkis. Pada diri masing-masing orang mempunyai berbagai perasaan takut seperti rasa takut untuk berusaha atau berkembang, takut untuk mengambil kesempatan, takut membahayakan apa yang sudah ia miliki dan sebagainya, tetapi di sisi lain seseorang juga memiliki dorongan untuk lebih maju ke arah keutuhan, keunikan diri, ke arah berfungsinya semua kemampuan, ke arah kepercayaan diri menghadapi dunia luar dan pada saat itu juga ia dapat menerima diri sendiri (self).

Maslow membagi kebutuhan-kebutuhan (needs) manusia menjadi tujuh hirarki. Bila seseorang telah dapat memenuhi kebutuhan pertama, seperti kebutuhan fisiologis, barulah ia dapat menginginkan kebutuhan yang terletak di atasnya, ialah kebutuhan mendapatkan ras aman dan seterusnya. Hierarki kebutuhan manusia menurut Maslow ini mempunyai implikasi yang penting yang harus diperharikan oleh guru pada waktu ia mengajar anak-anak. Ia mengatakan bahwa perhatian dan motivasi belajar ini mungkin berkembang kalau kebutuhan dasar si siswa belum terpenuhi.

Sigmund Freud - Tokoh Pendiri Psikoanalisis

Biografi Profil Biodata Sigmund Freud - Tokoh PsikoanalisisSigmund Freud yang lahir di Freiberg, 6 Mei 1856 – meninggal di London, 23 September 1939 pada umur 83 tahun adalah seorang Austria keturunan Yahudi dan pendiri aliran psikoanalisis dalam bidang ilmu psikologi. Menurut Freud, kehidupan jiwa memiliki tiga tingkatan kesadaran, yakni sadar (conscious), prasadar (preconscious), dan tak-sadar (unconscious).[2] Konsep dari teori Freud yang paling terkenal adalah tentang adanya alam bawah sadar yang mengendalikan sebagian besar perilaku. Selain itu, dia juga memberikan pernyataan bahwa perilaku manusia didasari pada hasrat (eros) yang pada awalnya dirasakan oleh manusia semenjak kecil dari ibunya.

Pengalaman dari ibu seperti menyusui. Selanjutnya mengalami perkembangannya atau tersublimasi, hingga memunculkan berbagai perilaku lain yang disesuaikan dengan aturan norma masyarakat atau norma ayah. Setelah kolega kerjanya yang bernama Alferd Adler mengungkapkan adanya insting mati di dalam diri manusia, walaupun Freud pada awalnya menolak pernyataan Adler tersebut dengan menyangkalnya habis-habisan. Pada akhirnya Freud menyejajarkan atau tidak menunggalkan insting saja yang ada di dalam diri manusia, tetapi disandingkan dengan insting mati (Thanatos). Walaupun begitu, dia tidak pernah menyinggung bahwa sebetulnya asal teori tersebut mulanya dikemukakan oleh Adler.

Biografi Profil Biodata Sigmund Freud - Tokoh PsikoanalisisFreud tertarik dan belajar hipnotis di Perancis, lalu menggunakannya untuk membantu penderita penyakit mental. Freud kemudian meninggalkan hipnotis setelah ia berhasil menggunakan metode baru untuk menyembuhkan penderita tekanan Psikologis yaitu asosiasi bebas dan analisis mimpi. Dasar terciptanya metode tersebut adalah dari konsep alam bawah sadar, asosiasi bebas adalah metode yang digunakan untuk mengungkap masalah-masalah yang ditekan oleh diri seseorang tetapi terus mendorong keluar secara tidak disadari sehingga menimbulkan permasalahan. Sedangkan Analisis Mimpi, digunakan oleh Freud dari pemahamannya bahwa mimpi merupakan pesan alam bawah sadar yang abstrak terhadap alam sadar, pesan-pesan ini berisi keinginan, ketakutan dan berbagai macam aktivitas emosi lain, hingga aktivitas emosi yang sama sekali tidak disadari.

Sehingga metode Analisis Mimpi dapat digunakan untuk mengungkap pesan bawah sadar atau permasalahan terpendam, baik berupa hasrat, ketakutan, kekhawatiran, kemarahan yang tidak disadari karena ditekan oleh seseorang. Ketika hal masalah-masalah alam bawah sadar ini telah berhasil diungkap, penyelesaian selanjutnya akan lebih mudah untuk diselesaikan. Hal-hal ini dilakukan untuk mengembangkan sesuatu yang kini dikenal sebagai "obat dengan berbicara". Hal-hal ini menjadi unsur inti psikoanalisis. Freud terutama tertarik pada kondisi yang dulu disebut histeria dan sekarang disebut sindrom konversi.

Teori-teori Freud serta caranya mengobati pasien menimbulkan kontroversi di Wina abad kesembilan belas dan masih diperdebatkan sengit hingga sekarang. Gagasan Freud biasanya dibahas dan dianalisa sebagai karya sastra, filsafat, dan budaya umum, selain sebagai debat yang berketerusan sebagai risalah ilmiah dan kedokteran ini. Freud merupakan tokoh menonjol terkait dengan pendapat-pendapatnya di bidang psikologi. Banyak istilah-istilahnya yang digunakan oleh umum, misalnya: ego, super ego, dan kompleks Oedipus.

Biografi Anna Sigmund Freud Tokoh Psikoanalisis

Siapa Anna Freud Biography Adalah Tokoh Psikoanalisis WikipediaAnna Freud yang lahir 3 Desember 1895 - 9 Oktober 1982 adalah seorang psikolog dari aliran psikoanalisis, yang juga merupakan putri dari Sigmund Freud. Anna Freud terkenal karena bukunya yang berjudul "Ego dan Mekanisme Pertahanan" (Ego and Defense Mechanism}. Di dalam buku tersebut, Anna secara khusus membicarakan mekanisme pertahanan diri yang dilakukan oleh remaja. Perbedaan antara Anna dengan psikolog psikoanalisis lain seperti Jung dan Adler adalah Anna lebih tertarik dengan dinamika kejiwaan ketimbang struktur kejiwaan, khususnya dinamika yang bertumpu pada ego. Bagi Anna, ego adalah dasar dari segala pengamatan seorang psikolog. Di dalam ego, psikolog dapat mengamati cara kerja id, super ego, dan alam bawah sadar secara umum. Dengan difokuskannya penelitian pada ego, dimulailah suatu gerakan di dalam Mazhab Psikoanalisis yang disebut psikologi ego. Selain Anna Freud, Erik Erikson adalah seorang psikolog ego yang sangat terkenal

Anna Freud tampaknya telah memiliki masa kecil yang relatif bahagia, di mana dia 'tidak pernah membuat hubungan dekat atau pleasureable dengan ibunya, dan benar-benar dipelihara oleh perawat Katolik mereka Josephine'. Dia memiliki kesulitan bergaul dengan dia saudara , khususnya dengan adiknya Sophie Freud (serta masalah dengan sepupunya Sonja Trierweiler, seorang "pengaruh buruk" pada dirinya). Adiknya, Sophie, yang merupakan anak lebih menarik, mewakili ancaman dalam perebutan kasih sayang dari ayah mereka: "dua Freuds muda mengembangkan versi mereka divisi umum kakak wilayah:" keindahan "dan" otak "', dan ayah mereka pernah berbicara tentang dirinya 'kuno kecemburuan dari Sophie'.

Serta persaingan antara dua saudara perempuan, Anna memiliki kesulitan lain tumbuh - 'seorang anak muda yang agak bermasalah yang mengeluh kepada ayahnya dalam huruf candid bagaimana segala macam pikiran dan perasaan yang tidak masuk akal mengganggunya'. Tampaknya 'di umum, dia terus-menerus kompetitif dengan kedua adiknya ... dan berulang kali dikirim ke peternakan kesehatan untuk beristirahat menyeluruh, jalan-jalan yang bermanfaat, dan beberapa kilo tambahan untuk mengisi semua nya bentuk terlalu ramping': ia mungkin memiliki menderita depresi yang menyebabkan gangguan makan . Hubungan antara Anna dan ayahnya berbeda dari sisa keluarganya ; mereka sangat dekat. Dia adalah seorang anak hidup dengan reputasi untuk kejahatan. Freud menulis kepada temannya Wilhelm Fliess pada tahun 1899: "Anna telah menjadi benar-benar indah melalui kenakalan'. Freud dikatakan untuk merujuk kepadanya dalam buku hariannya lebih dari yang lain dalam keluarga .

Kemudian Anna Freud akan mengatakan bahwa dia tidak belajar banyak di sekolah; bukannya dia belajar dari ayahnya dan tamunya di rumah. Ini adalah bagaimana dia mengambil Ibrani, Jerman, Inggris, Perancis dan Italia. Pada usia 15, ia mulai membaca karya ayahnya: mimpi dia punya 'pada usia sembilan belas bulan ... The Interpretation of Dreams, dan komentator telah mencatat bagaimana dalam mimpi sedikit Anna ... Anna sedikit hanya berhalusinasi benda terlarang'. Anna selesai pendidikan di pondok Lyceum di Wina pada tahun 1912. Menderita depresi, dia sangat tidak aman tentang apa yang harus dilakukan di masa depan. Selanjutnya, dia pergi ke Italia untuk tinggal dengan neneknya, dan ada bukti bahwa 'Pada tahun 1914 ia pergi sendirian ke Inggris untuk meningkatkan bahasa Inggris-nya', tetapi terpaksa meninggalkan tak lama setelah tiba karena perang diumumkan.

Pada tahun 1914 ia lulus ujian untuk menjadi trainee di sekolah lamanya, pondok Lyceum. Dari 1915-1917, ia adalah seorang peserta pelatihan, dan kemudian seorang guru dari tahun 1917 sampai 1920. Dia akhirnya berhenti karir mengajarnya karena tuberkulosis. Pada tahun 1918, ayahnya mulai psikoanalisis pada dirinya dan ia menjadi serius terlibat dengan profesi baru ini. Analisisnya selesai pada tahun 1922 dan kemudian dia mempresentasikan makalah "Mengalahkan Fantasies and Daydreams" ke Wina Psikoanalisis Masyarakat, kemudian menjadi anggota.

Pada tahun 1923, Freud mulai praktek psikoanalisis sendiri dengan anak-anak dan dua tahun kemudian ia mengajar di Wina psikoanalitik Training Institute pada teknik analisis anak. Dari 1925 sampai 1934, dia adalah Sekretaris Asosiasi Psikoanalisis Internasional sementara ia melanjutkan analisis anak dan seminar dan konferensi pada subjek. Pada tahun 1935, Freud menjadi direktur Vienna Psikoanalisis Training Institute dan pada tahun berikutnya ia menerbitkan studi yang berpengaruh nya dari "cara dan sarana yang bangsal ego dari ketidaksenangan dan kecemasan", The Ego dan Mekanisme Pertahanan. Ini menjadi sebuah karya pendiri psikologi ego dan membangun reputasi Freud sebagai teoritikus perintis.

#Lihat pula : Biografi Sigmund Freud Tokoh Pendiri Psikoanalisis

Abraham Maslow Tokoh Psikologi Humanistik

Biografi Abraham Harold Maslow Tokoh Psikologi HumanistikAbraham Harold Maslow (1908 - 1970) adalah seorang pelopor aliran psikologi humanistik. Abraham Maslow dilahirkan di Brooklyn, New York, pada 1908 dan wafat pada 1970 dalam usia 62 tahun. Maslow dibesarkan dalam keluarga yahudi dan merupakan anak tertua dari tujuh bersaudara. Masa muda Maslow berjalan dengan tidak menyenangkan karena hubungan yang buruk dengan kedua orang tuanya.

Semasa anak-anak dan remaja Maslow merasa dirinya amat menderita dengan perlakuan orangtuanya, terutama ibunya. Keluarga Maslow amat berharap ia dapat meraih sukses melalui dunia pendidikan. Untuk menyenangkan kemauan ayahnya, Maslow sempat belajar di bidang hukum tapi gagal. Ia akhirnya mengambil bidang studi psikologi di University of Wisconsin, dan memperoleh gelar bachelor pada 1930, master pada 1931, dan PhD pada 1934.

Abraham Maslow dikenal sebagai pelopor aliran psikologi humanistik. Maslow percaya bahwa manusia tergerak untuk memahami dan menerima dirinya sebisa mungkin. Teorinya yang sangat terkenal sampai dengan hari ini adalah teori tentang Hierarchy of Needs (Hirarki Kebutuhan). Menurut Maslow, manusia termotivasi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut memiliki tingkatan atau hirarki, mulai dari yang paling rendah (bersifat dasar/fisiologis) sampai yang paling tinggi (aktualisasi diri). Kebutuhan fisiologis/ dasar

Abraham Maslow mencoba menemukan jawaban sistematis atas pertanyaan pemenuhan kebutuhan hidup, yang terkenal dengan sebutan Teori Hierarki Kebutuhan. Menurutnya kunci dari segala aktifitas manusia adalah keinginannya untuk memuaskan kebutuhan yang selalu muncul dan muncul. Dalam teori hierarki kebutuhan manusia terdiri atas lima lapis jenjang vertical. Adapun hirarki kebutuhan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Kebutuhan Fisiologis (Physiological Needs)
Kebutuhan yang paling mendasar, seperti: sandang, pangan, papan, bernafas, buang air besar, buang air kecil, dll.

2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan (Safety dan Security Needs)
Kebutuhan ini muncul daan memainkan peranan dalam bentuk mencari tempat perlindungan. Misalnya membangun privacy individual, mengusahakan “keterjaminan” financial melalui asuransi/ dana pension, bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, dsb.

3. Kebutuhan Sosial (Social Needs)
Ketika kita ingin memiliki persahabatan, menjadi bagian dari sebuah kelompok, dan kebutuhan cinta dari lawan jenis.

4. Kebutuhan Penghargaan atau Pengakuan (Esteem Needs)
Pada level ke empat ini Maslow membedakannya menjadi dua, yaitu:
-tipe bawah: kebutuhan akan penghargaan dari orang lain, status, perhatian, reputasi,kebanggan diri, kemahsyuran.
-tipe atas: penghargaan oleh diri sendiri, seperti kebebasan, kecakapan, ketrampilan, dan kemampuan khusus.

5. Kebutuhan Aktualisasi Diri
Adalah kebutuhan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya. Kebutuhan untuk aktualisasi diri, Kebutuhan untuk dihargai, Kebutuhan untuk dicintai dan disayangi

Tapi ada sebuah loncatan pada piramida kebutuhan Maslow yang paling tinggi, yaitu kebutuhan mencapai aktualisasi diri. Kebutuhan itu sama sekali berbeda dengan keempat kebutuhan lainnya, yang secara logika mudah dimengerti. Seakan-akan ada missing link antara piramida ke-4 dengan puncak piramida. Seolah-olah terjadi lompatan logika.

Biografi Carl Rogers Tokoh Teori Humanistik

Biografi Carl Ransom Rogers Tokoh Teori HumanistikCarl Ransom Rogers (1902-1987) lahir di Oak Park, Illinois pada tanggal 8 Januari 1902 di sebuah keluarga Protestan yang fundamentalis. Kepindahan dari kota ke daerah pertanian diusianya yang ke-12, membuat ia senang akan ilmu pertanian. Ia pun belajar pertanian di Universitas Wisconsin. Setelah lulus pada tahun 1924, ia masuk ke Union Theology Seminary di Big Apple dan selama masa studinya ia juga menjadi seorang pastor di sebuah gereja kecil. Meskipun belajar di seminari, ia malah ikut kuliah di Teacher College yang bertetangga dengan seminarinya.

Tahun 1927, Rogers bekerja di Institute for Child Guindance dan mengunakan psikoanalisa Freud dalam terapinya meskipun ia sendiri tidak menyetujui teori Freud. Pada masa ini, Rogers juga banyak dipengaruhi oleh Otto Rank dan John Dewey yang memperkenalkan terapi klinis. Perbedaan teori yang didapatkannya justru membuatnya menemukan benang merah yang kemudian dipakai untuk mengembangkan teorinya kelak.

Tahun 1957, Rogers pindah ke Universitas Wisconsin untuk mengembangkan idenya tentang psikiatri. Setelah mendapat gelar doktor, Rogers menjadi profesor psikologi di Universitas Universitas Negeri Ohio. Kepindahan dari lingkungan klinis ke lingkungan akademik membuat Rogers mengembangkan metode client-centered psychotherapy. Disini dia lebih senang menggunakan istilah klien terhadap orang yang berkonsultasi dibandingkan memakai istilah pasien. Rogers membedakan dua tipe belajar, yaitu : Kognitif (kebermaknaan) dan experiential ( pengalaman atau signifikansi)

Kecewa karena tidak bisa menyatukan psikiatri dengan psikolog, Rogers pindah ke California tahun 1964 dan bergabung dengan Western Behavioral Science Institute. Ia lalu mengembangkan teorinya ke bidang pendidikan. Selain itu ia banyak memberikan workshop di Hongaria, Brazil, Afrika Selatan, dan bahkan ke eks Uni Soviet. Rogers wafat pada tanggal 4 Februari 1987.

Meskipun teori yang dikemukan Rogers adalah salah satu dari teori holistik, namun keunikan teori adalah sifat humanis yang terkandung didalamnya. Teori humanistik Rogers pun menpunyai berbagai nama antara lain : teori yang berpusat pada pribadi (person centered), nondirective, klien (client-centered), teori yang berpusat pada murid (studentcentered), teori yang berpusat pada kelompok (group centered), dan person to person). Namun istilah person centered yang sering digunakan untuk teori Rogers.

Rogers menyebut teorinya bersifat humanis dan menolak pesimisme suram dan putus asa dalam psikoanalisis serta menentang teori behaviorisme yang memandang manusia seperti robot. Teori humanisme Rogers lebih penuh harapan dan optimis tentang manusia karena manusia mempunyai potensi-potensi yang sehat untuk maju. Dasar teori ini sesuai dengan pengertian humanisme pada umumnya, dimana humanisme adalah doktrin, sikap, dan cara hidup yang menempatkan nilai-nilai manusia sebagai pusat dan menekankan pada kehormatan, harga diri, dan kapasitas untuk merealisasikan diri untuk maksud tertentu.

Kesimpulan Teori Humanistik Carl Rogers :

1. Teori Rogers disebut humanis karena teori ini percaya bahwa setiap individu adalah positif, serta menolak teori Freud dan behaviorisme.
2. Asumsi dasar teori Rogers adalah kecenderungan formatif dan kecenderungan aktualisasi.
3. Diri (self) adalah terbentuk dari pengalaman mulai dari bayi, di mana diri terdiri dari 2 subsistem yaitu konsep diri dan diri ideal.
4. Kebutuhan individu ada 4 yaitu : (1) pemeliharaan, (2) peningkatan diri, (3) penghargaan positif (positive regard) dan (4) Penghargaan diri yang positif (positive self-regard)
5. Stagnasi psikis terjadi bila terjadi karena pengalaman dan konsep diri yang tidak konsisten dan untuk menghindarinya adalah pertahanan (1) distorsi dan (2) penyangkalan. Jika gagal dalam menerapkan pertahanan tersebut konsep diri akan hancur dan menyebabkan psikotik.
6. Dalam terapi, terapis hanya menolong dan mengarahkan klien dan yang melakukan perubahan adalah klien itu sendiri.

Biografi Jean Piaget Tokoh Psikologi Kognitif

Biografi Jean Piaget Tokoh Psikologi KognitifJean Piaget yang lahir pada tanggal 9 Agustus 1896 adalah seorang filsuf, ilmuwan, dan psikolog perkembangan Swiss yang terkenal karena hasil penelitiannya tentang anak-anak dan teori perkembangan kognitifnya. Menurut Ernst von Glasersfeld, Jean Piaget adalah juga "perintis besar dalam teori konstruktivis tentang pengetahuan. Karya Piaget pun banyak dikutip dalam pembahasan mengenai psikologi kognitif. Dia meninggal pada tanggal 16 September 1980.

Istilah “Cognitive” berasal dari kata cognition artinya adalah pengertian, mengerti. Pengertian yang luasnya cognition (kognisi) adalah perolehan, penataan dan penggunaan pengetahuan (Neisser, 1976). Dalam pekembangan selanjutnya, kemudian istilah kognitif ini menjadi populer sebagai salah satu wilayah psikologi manusia/satu konsep umum yang mencakup semua bentuk pengenalan yang meliputi setiap perilaku mental yang berhubungan dengan masalah pemahaman, memperhatikan, memberikan, menyangka, pertimbangan, pengolahan informasi, pemecahan masalah, kesengajaan, pertimbangan, membayangkan, memperkirakan, berpikir dan keyakinan. Termasuk kejiwaan yang berpusat di otak ini juga berhubungan dengan konasi (kehendak) dan afeksi (perasaan) yang bertalian dengan rasa. Menurut para ahli jiwa aliran kognitifis, tingkah laku seseorang itu senantiasa didasarkan pada kognisi, yaitu tindakan mengenal atau memikirkan situasi dimana tingkah laku itu terjadi.

Menurut penelitiannya, bahwa tahap-tahap perkembangan individu/pribadi serta perubahan umur sangat mempengaruhi kemampuan belajar individu. Jean Piaget menyebut bahwa struktur kognitif ini sebagai skemata (Schemas), yaitu kumpulan dari skema-skema. Seseorang individu dapat mengikat, memahami dan memberikan respons terhadap stimulus disebabkan karena bekerjanya skemata ini. Skemata ini berkembang secara kronologis, sebagai hasil interaksi antara individu dengan lingkungannya. Dengan demikian seorang individu yang lebih dewasa memiliki struktur kognitif yang lebih lengkap dibandingkan ketika ia masih kecil. Piaget memakai istilah scheme secara interchangeably dengan istilah struktur. Scheme adalah pola tingkah laku yang dapat diulang . Scheme berhubungan dengan : 1. Refleks-refleks pembawaan ; misalnya bernapas, makan, minum. 2. Scheme mental ; misalnya scheme of classification, scheme of operation. (pola tingkah laku yang masih sukar diamati seperti sikap, pola tingkah laku yang dapat diamati)

Menurut Piaget, intelegensi itu sendiri terdiri dari tiga aspek, yaitu ; Struktur ; disebut juga scheme seperti yang dikemukakan diatas. 2. Isi ; disebut juga content, yaitu pola tingkah laku spesifik tatkala individu menghadapi sesuatu masalah. 3. Fungsi ; disebut fungtion, yaitu yang berhubungan dengan cara seseorang mencapai kemajuan intelektul. Fungsi itu sendiri terdiri dari dua macam fungsi invariant, yaitu 1. Organisasi ; berupa kecakapan seseorang dalam menyusun proses-proses fisik dan psikis dalam bentuk system-sistem yang koheren. 2. Adaptasi ; yaitu penyesuaian diri individu terhadap lingkungannya.

Proses terjadinya adaptasi dari skemata yang telah terbentuk dengan stimulus baru dilakukan dengan dua cara, yaitu : 1. Asimilasi : Adalah proses pengintegrasian secara langsung stimulus baru ke dalam skemata yang telah terbentuk/proses penggunaan struktur atau kemampuan individu untuk mengatasi masalah dalam lingkungannya. 2. Akomodasi : Adalah proses pengintegrasian stimulus baru ke dalam skema yang telah terbentuk secara tidak langsung/ proses perubahan respons individu terhadap stimuli lingkungan.

Dalam struktur kognitif setiap individu mesti ada keseimbangan antara asimilasi denganakomodasi. Keseimbangan ini dimaksudkan agar dapat mendeteksi persamaan dan perbedaan yang terdapat pada stimulus-stimulus yang dihadapi. Perkembangan kognitif ini pada dasarnya adalah perubahan dari keseimbangan yang dimiliki ke keseimbangan baru yang diperolehnya. Dengan penjelasan diatas maka dapatlah kita ketahui tentang bagaimana terjadinya pertumbuhan dan perkembangan intelektual. Pertumbuhan intelektual terjadi karena adanya proses yang kontinu dari adanya equilibrium– disequilibrium. Bila individu dapat menjaga adanya equilibrium, individu akan dapat mencapai tingkat perkembangan intelektual yang lebih tinggi.

Piaget mengidentifikasi empat faktor yang mempengaruhi transisi tahap perkembangan anak, yaitu : 1. kematangan 2. pengalaman fisik/lingkungan 3. transmisi social 4. equilibrium. Selanjutnya Piaget mengemukakan tentang perkembangan kognitif yang dialami setiap individu secara lebih rinci, mulai bayi hingga dewasa. Teori ini disusun berdasarkan studi klinis terhadap anak-anak dari berbagai usia golongan menengah di Swiss. Berdasarkan hasil penelitiannya, Piaget mengemukakan ada empat tahap perkembangan kognitif dari setiap individu yang berkembang secara kronologis : a. tahap Sensori Motor : 0 – 2 tahun ; b. tahap Pra Operasi : 2 – 7 tahun ; c. tahap Operasi Konkrit : 7 – 11 tahun ; d. tahap Operasi Formal : 11 keatas. Sebaran umur pada seiap tahap ersebut adalah rata-rata (sekitar) dan mungkin pula terdapat perbedaan antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lainnya, antara individu yang satu dengan individu yang lainnya. Dan teori ini berdasarkan pada hasil penelitian di Negeri Swiss pada tahun 1950-an.

Sebagai contoh eksperimen Piaget berikut ini : Seorang anak pada tahap ini dihadapkan pada gambar “pak Pendek” dan untaian klip (penjepit kertas) untuk mengukur tinggi “Pak Pendek” itu. Kemudian ditambahkan penjelasan dalam bentuk verbal bahwa “Pak Pendek” itu mempunyai teman “Pak Tinggi” Lebih lanjut dikatakan bahwa apabila diukur dengan batang korek api tinggi “Pak Pendek” empat batang sedangkan tinggi “Pak Tinggi” enam batang korek api. Berapakah tinggi “Pak Tinggi” bila diukur dengan klip? Dalam memecahkan masalah diatas, anak harus memerlukan operasi terhadap operasi.

Edward Lee Thorndike Psikologi Pendidikan

Biografi Edward Lee Thorndike Tokoh Psikologi PendidikanEdward Lee Thorndike yang lahir 31 Agustus 1874 Williamsburg, Massachusetts, adalah seorang psikolog Amerika yang menghabiskan hampir seluruh karirnya di Teachers College, Columbia University. Masa kanak-kanak dan Pendidikannya adalah sebagai anak seorang pendeta Metodis di Lowell, Massachusetts. Thorndike lulus dari The Roxbury Sekolah Latin (1891), di West Roxbury, Massachusetts, Wesleyan University (BS 1895), Harvard University (MA 1897), dan Columbia University (PhD. 1898).

Setelah lulus, Thorndike kembali ke minat awal, Educational Psychology. Pada tahun 1898 ia menyelesaikan PhD di Columbia University di bawah pengawasan James McKeen Cattell, salah satu pendiri psikometri. Pada tahun 1899, setelah satu tahun tidak bahagia, kerja awal di College for Women dari Case Western Reserve di Cleveland, Ohio, ia menjadi instruktur psikologi di Teachers College di Columbia University, di mana ia tinggal selama sisa kariernya, mempelajari manusia belajar, pendidikan, dan mental pengujian.

Karyanya pada perilaku binatang dan proses pembelajaran menuju teori connectionism dan membantu meletakkan dasar ilmiah psikologi pendidikan modern. Dia juga bekerja di industri pemecahan masalah, seperti karyawan ujian dan pengujian..Pada 29 Agustus 1900, ia menikah Elizabeth Moulton dan mereka punya lima anak. Dia adalah seorang anggota dewan dari Psychological Corporation, dan menjabat sebagai presiden American Psychological Association pada tahun 1912. Thorndike pada tahun 1937 menjadi Presiden kedua Psychometric Society, mengikuti jejak Leon Louis Thurstone yang telah mendirikan masyarakat dan jurnal Psychometrika tahun sebelumnya. Edward Lee Thorndike meninggal 9 Agustus 1949.

Di antara Thorndike yang paling terkenal terlibat kontribusi penelitiannya pada kucing belajar bagaimana melepaskan diri dari kotak-kotak teka-teki dan perumusan terkait hukum efek. Undang-undang menyatakan bahwa akibat tanggapan yang diikuti oleh konsekuensi yang memuaskan akan terhubung dengan situasi, dan lebih kemungkinan akan berulang ketika situasi kemudian dijumpai. Jika tanggapan yang diikuti oleh konsekuensi permusuhan, asosiasi dengan situasi menjadi lebih lemah. kotak teka-teki Percobaan sebagian didorong oleh ketidaksukaan Thorndike untuk pernyataan bahwa binatang memanfaatkan kemampuan luar biasa seperti wawasan dalam memecahkan masalah mereka: "Di pertama-tama, sebagian besar buku tidak memberi kita psikologi, melainkan pidato binatang. Mereka semua telah tentang kecerdasan hewan, tidak pernah tentang hewan kebodohan. "

Thorndike dimaksudkan untuk membedakan dengan jelas apakah atau tidak kucing melarikan diri dari kotak-kotak teka-teki yang menggunakan wawasan. Thorndike's instrumen dalam menjawab pertanyaan ini sedang belajar terungkap dengan memplot kurva waktu yang dibutuhkan untuk binatang untuk melarikan diri dari kotak setiap kali itu berada di dalam kotak. Dia beralasan bahwa jika hewan-hewan itu menunjukkan wawasan, maka waktu untuk melarikan diri mereka akan tiba-tiba jatuh ke sebuah periode diabaikan, yang juga akan ditampilkan dalam kurva belajar tiba-tiba drop, sedangkan binatang yang lebih biasa menggunakan metode trial and error akan menunjukkan kurva bertahap. Menemukan-Nya adalah bahwa kucing secara konsisten menunjukkan pembelajaran bertahap.

Thorndike menafsirkan temuan-temuan dalam hal asosiasi. Ia menegaskan bahwa hubungan antara kotak dan gerakan kucing digunakan untuk melarikan diri itu diperkuat oleh masing-masing melarikan diri. Serupa, meskipun ide radikal diambil ulang oleh BF Skinner dalam perumusan persyaratan instrumental. Analisis asosiatif melanjutkan untuk mencari sebagian besar dalam perilaku bekerja melalui abad pertengahan, dan sekarang jelas dalam beberapa pekerjaan dalam perilaku modern maupun modern. Thorndike didukung Dewey fungsionalisme dan menambahkan komponen stimulus-respon dan menamainya koneksionis. Teorinya menjadi kebutuhan pendidikan selama lima puluh tahun.

Thorndike ditetapkan tiga kondisi yang dapat memaksimalkan pembelajaran :
* Hukum efek menyatakan bahwa kemungkinan terulangnya respon umumnya diatur oleh konsekuensi atau efek pada umumnya dalam bentuk hadiah atau hukuman.
* Hukum kemutakhiran menyatakan bahwa respon yang paling baru cenderung mengatur kambuhnya.
* Hukum latihan menyatakan bahwa asosiasi stimulus-respon diperkuat melalui pengulangan.

Thorndike juga mempelajari bahasa dan dipengaruhi bantu pekerjaan International Auxiliary Language Association, yang dikembangkan Interlingua. Thorndike meletakkan keahlian pengujian bekerja untuk Angkatan Darat Amerika Serikat selama Perang Dunia I. Dia menciptakan baik tes Alpha dan Beta, nenek moyang untuk hari ini ASVAB, sebuah ujian pilihan ganda, yang dikelola oleh Amerika Serikat Pengolahan Komando Militer Entrance, digunakan untuk menentukan kualifikasi untuk enlistment di Amerika Serikat angkatan bersenjata. Untuk klasifikasi tujuan, prajurit diberikan tes Alpha. Dengan kesadaran bahwa beberapa tentara tidak bisa membaca cukup baik untuk menyelesaikan tes Alpha, tes Beta (terdiri dari gambar dan diagram) telah diberikan. Kontribusi semacam itu berlabuh bidang psikologi dan mendorong perkembangan kemudian psikologi pendidikan.

Thorndike percaya bahwa "Instruksi harus mengejar ditetapkan, tujuan yang berguna secara sosial." Thorndike belajar "Adult Learning", dan percaya bahwa kemampuan untuk belajar tidak menurun sampai umur 35, dan hanya kemudian pada tingkat 1 persen per tahun, akan melawan pikiran dari waktu yang "Anda tidak bisa mengajari anjing tua trik baru." Itu kemudian ditampilkan [who?] Bahwa kecepatan belajar, bukan kuasa menolaknya dengan usia belajar. Thorndike juga menyatakan hukum efek, yang mengatakan perilaku yang diikuti oleh konsekuensi yang baik cenderung akan diulang di masa depan.

Thorndike adalah salah satu pelopor pertama pembelajaran aktif, mengusulkan sebuah teori yang membiarkan anak-anak belajar sendiri, daripada menerima instruksi dari guru. Thorndike Teori Belajar

1. Bentuk yang paling dasar dari belajar adalah coba-coba belajar.
2. Belajar adalah tidak incremental berwawasan.
3. Belajar tidak ditengahi oleh ide-ide.
4. Semua mamalia belajar dengan cara yang sama.
5. Hukum kesiapan: Interferens dengan tujuan perilaku diarahkan menyebabkan frustrasi dan menyebabkan seseorang untuk melakukan sesuatu yang mereka tidak ingin lakukan adalah juga frustasi.
a. Ketika seseorang sudah siap untuk melakukan beberapa tindakan, untuk melakukannya adalah memuaskan.
b. Ketika seseorang sudah siap untuk melakukan beberapa tindakan, bukan untuk melakukannya adalah menjengkelkan.
c. Ketika seseorang tidak siap untuk melakukan beberapa tindakan dan dipaksa untuk melakukannya, itu menjengkelkan.
6. Hukum Latihan: Kita belajar dengan melakukan. Kita lupa dengan tidak melakukan, walaupun untuk tingkat yang kecil saja.
a. Sambungan antara stimulus dan respon diperkuat sebagaimana mereka digunakan. (Hukum digunakan)
b. Sambungan antara stimulus dan respon yang lemah karena mereka tidak digunakan. (Hukum tidak digunakan)
7. Hukum efek: Jika respon dalam sambungan ini diikuti oleh keadaan yang memuaskan, kekuatan sambungan jauh meningkat sedangkan jika diikuti oleh sebuah keadaan yang mengganggu, maka kekuatan sambungan marginal menurun.
8. Multiple Responses: Seorang pelajar akan terus mencoba beberapa tanggapan untuk memecahkan masalah sebelum benar-benar terpecahkan.
9. Menetapkan atau Sikap: Apa yang sudah dimiliki pelajar, seperti pengalaman belajar sebelumnya, keadaan sekarang pelajar, dll, sementara itu mulai mempelajari tugas baru.
10. Hal melebihi of Elements: Berbagai tanggapan terhadap lingkungan yang sama akan dipicu oleh persepsi yang berbeda dari lingkungan yang bertindak sebagai rangsangan untuk tanggapan. Persepsi yang berbeda akan tunduk pada hal melebihi dari berbagai elemen untuk perceivers berbeda.
11. Tanggapan dari analogi: masalah baru diselesaikan dengan menggunakan teknik-teknik solusi analog digunakan untuk memecahkan masalah.
12. Asosiatif Shifting: Biarkan rangsangan S dipasangkan dengan respon R. Sekarang, jika Q stimulus disajikan bersamaan dengan S rangsangan berulang-ulang, maka stimulus Q akan mendapatkan respon dipasangkan dengan R.
13. Kepemilikan: Jika ada hubungan alamiah antara negara kebutuhan dari suatu organisme dan efek yang disebabkan oleh respons, belajar lebih efektif daripada jika hubungan yang tidak wajar.

Biografi Ivan Pavlov Tokoh Psikologi - Fisiologi

Biografi Ivan Pavlov Tokoh Psikologi - FisiologiIvan Petrovich Pavlov adalah seorang fisiolog, psikolog, dan dokter Rusia. Ia dilahirkan 14 September 1849 di Rjasan sebuah desa kecil di Rusia tengah. Keluarganya mengharapkannya menjadi pendeta, sehingga ia bersekolah di Seminari Teologi. Setelah membaca Charles Darwin, ia menyadari bahwa ia lebih banyak peduli untuk pencarian ilmiah sehingga ia meninggalkan seminari ke Universitas St. Petersburg. Di sana ia belajar kimia dan fisiologi, dan menerima gelar doktor pada 1879. Ia melanjutkan studinya dan memulai risetnya sendiri dalam topik yang menariknya: sistem pencernaan dan peredaran darah. Karyanya pun terkenal, dan diangkat sebagai profesor fisiologi di Akademi Kedokteran Kekaisaran Rusia.

Ia sebenarnya bukanlah sarjana psikologi dan tidak mau disebut sebagai ahli psikologi, karena ia adalah seorang sarjana ilmu faal yang fanatik. Pavlov lebih tertarik pada fisiologi ketimbang psikologi. Ia melihat pada ilmu psikiatri yang masih baru saat itu sedikit meragukan. Namun ia sungguh-sungguh berpikir bahwa refleks terkondisi dapat menjelaskan perilaku orang gila. Sebagai contoh, ia mengusulkan, mereka yang menarik diri dari dunia bisa menghubungkan semua rangsangan dengan luka atau ancaman yang mungkin. Gagasannya memainkan peran besar dalam teori psikologi behavioris, diperkenalkan oleh John Watson sekitar 1913.

Eksperimen dan Karya yang membuat Pavlov memiliki reputasi di bidang psikologi sebenarnya bermula sebagai studi dalam pencernaan. Ia sedang mencari proses pencernaan pada anjing, khususnya hubungan timbal balik antara air ludah dan kerja perut. Dalam penelitian tersebut ia melihat bahwa subyek penelitiannya (seekor anjing) akan mengeluarkan air liur sebagai respons atas munculnya makanan. Ia sadar kedua hal itu berkaitan erat dengan refleks dalam sistem saraf otonom. Tanpa air liur, perut tidak membawa pesan untuk memulai pencernaan. Pavlov ingin melihat bahwa rangsangan luar dapat mempengaruhi proses ini, maka ia membunyikan metronom dan di saat yang sama ia mengadakan percobaan makanan anjing.

Setelah beberapa saat, anjing itu -- yang hanya sebelum mengeluarkan liur saat mereka melihat dan memakan makanannya -- akan mulai mengeluarkan air liur saat metronom itu bersuara, malahan jika tiada makanan ada. Ia kemudian mengeksplorasi fenomena ini dan kemudian mengembangkan satu studi perilaku (behavioral study) yang dikondisikan, yang dikenal dengan teori Classical Conditioning. Menurut teori ini, ketika makanan (makanan disebut sebagai the unconditioned or unlearned stimulus - stimulus yang tidak dikondisikan atau tidak dipelajari) dipasangkan atau diikutsertakan dengan bunyi bel (bunyi bel disebut sebagai the conditioned or learned stimulus - stimulus yang dikondisikan atau dipelajari), maka bunyi bel akan menghasilkan respons yang sama, yaitu keluarnya air liur dari si anjing percobaan.

Pada 1903 Pavlov menerbitkan hasil eksperimennya dan menyebutnya "refleks terkondisi," berbeda dari refleks halus, seperti. Pavlov menyebut proses pembelajaran ini (sebagai contoh, saat sistem saraf anjing menghubungkan suara metronom dengan makanan) "pengkondisian". Ia juga menemukan bahwa refleks terkondisi akan tertekan bila rangsangan ternyata terlalu sering "salah". Jika metronom bersuara berulang-ulang dan tidak ada makanan, anjing akan berhenti mengeluarkan ludah. Hasil karyanya ini bahkan menghantarkannya menjadi pemenang hadiah Nobel. Selain itu teori ini merupakan dasar bagi perkembangan aliran psikologi behaviourisme, sekaligus meletakkan dasar-dasar bagi penelitian mengenai proses belajar dan pengembangan teori-teori tentang belajar.

Classic Conditioning (pengkondisian atau persyaratan klasik) adalah proses yang ditemukan Pavlov melalui percobaannya terhadap anjing, di mana perangsang asli dan netral dipasangkan dengan stimulus bersyarat secara berulang-ulang sehingga memunculkan reaksi yang diinginkan. Urutan kejadian melalui percobaan terhadap anjing :

1. US (unconditioned stimulus) = stimulus asli atau netral: Stimulus tidak dikondisikan yaitu stimulus yang langsung menimbulkan respon, misalnya daging dapat merangsang anjing untuk mengeluarkan air liur.
2. UR (unconditioned respons): disebut perilaku responden (respondent behavior) respon tak bersyarat, yaitu respon yang muncul dengan hadirnya US, yaitu air liur anjing keluar karen anjing melihat daging.
3. CS (conditioning stimulus): stimulus bersyarat, yaitu stimulus yang tidak dapat langsung menimbulkan respon. Agar dapat menimbulkan respon perlu dipasangkan dengan US secara terus-menerus agar menimbulkan respon. Misalnya bunyi bel akan menyebabkan anjing mengeluarkan air liur jika selalu dipasangkan dengan daging.
4. CR (conditioning respons): respons bersyarat, yaitu rerspon yang muncul dengan hadirnya CS, Misalnya: air liur anjing keluar karena anjing mendengar bel.

Dari eksperimen Pavlov setelah pengkondisian atau pembiasan dapat diketahui bahwa daging yang menjadi stimulus alami (UCS = Unconditional Stimulus = Stimulus yang tidak dikondisikan) dapat digantikan oleh bunyi lonceng sebagai stimulus yang dikondisikan (CS = Conditional Stimulus = Stimulus yang dikondisikan). Ketika lonceng dibunyikan ternyata air liur anjing keluar sebagai respon yang dikondisikan. Dengan menerapkan strategi Pavlov ternyata individu dapat dikendalikan melalui cara mengganti stimulus alami dengan stimulus yang tepat untuk mendapatkan pengulangan respon yang diinginkan, sementara individu tidak menyadari bahwa ia dikendalikan oleh stimulus yang berasal dari luar dirinya.

Pavlov amat dihormati di negerinya sendiri -- baik sebagai Kekaisaran Rusia maupun Uni Soviet -- dan di seluruh dunia. Pada 1904, ia memenangkan Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran dalam penelitiannya tentang pencernaan. Ia adalah orang yang terang-terangan dan sering bersilang pendapat dengan pemerintah Soviet dalam hidupnya, namun karena reputasinya, dan juga karena bangganya penduduk senegerinya kepadanya, membuatnya terjaga dari penganiayaan. Ia aktif bekerja di laboratorium sampai kematiannya dalam usia 86 pada tanggal 27 Februari 1936 di Leningrad

Biografi Erik Erikson Psikolog Perkembangan

Erik Erikson Psikolog Perkembangan Anna FreudErik Erikson adalah seorang psikolog perkembangan Denmark-Jerman-Amerika dan psikoanalis terkenal karena teorinya tentang pembangunan sosial manusia. Tokoh Psikoanalisis terkenal lainnya yaitu Anna Freud putri Sigmund Freud termasuk ayahnya. Erik Erikson mungkin paling terkenal untuk coining krisis identitas frase. Anaknya, Kai T. Erikson, adalah seorang sosiolog Amerika. Erik Erikson lahir di Frankfurt dari orang tua Denmark, Identitas Erik Erikson dalam psikologi dapat ditelusuri ke masa kecilnya. Ia dilahirkan 15 Juni 1902 sebagai hasil dari hubungan di luar nikah ibunya dan keadaan kelahirannya yang tersembunyi dari dia di masa kecilnya. Ibunya, Karla Abrahamsen, berasal dari keluarga Yahudi terkemuka di Kopenhagen, Henrietta ibunya meninggal ketika Karla hanya 13 tahun. ayah Abrahamsen's, Josef, seorang pedagang barang kering. Saudar Karla : Einar, Nicolai, dan Axel aktif dalam amal Yahudi lokal dan membantu menjaga dapur umum gratis bagi imigran Yahudi miskin dari Rusia.

Sejak Karla Abrahamsen resmi menikah dengan pialang saham Yahudi Waldemar Isidor Salomonsen pada saat itu, putranya, lahir di Jerman, terdaftar sebagai Erik Salomonsen. Tidak ada informasi lebih lanjut tentang ayah kandungnya, kecuali bahwa dia adalah seorang Dane dan namanya mungkin diberikan adalah Erik. Hal ini juga menyarankan agar dia menikah pada saat yang mengandung Erikson. Setelah kelahiran anaknya, Sheila dilatih untuk menjadi seorang perawat, pindah ke Karlsruhe dan pada tahun 1904 menikah dengan seorang Yahudi dokter anak Theodor Homburger. Pada tahun 1909 Erik Erik Salomonsen menjadi Homburger dan pada 1911 ia secara resmi diadopsi oleh ayah tirinya.

Perkembangan identitas tampaknya telah menjadi salah satu keprihatinan Erikson terbesar dalam hidup sendiri maupun teorinya. Selama masa kanak-kanak dan dewasa awal ia dikenal sebagai Erik Homburger dan orang tuanya terus rincian kelahirannya rahasia. Dia adalah seorang, jangkung pirang, bermata biru anak yang dibesarkan dalam agama Yahudi. Di sekolah kuil, anak-anak menggodanya karena Nordic; di sekolah dasar, mereka menggoda dia untuk menjadi Yahudi. Erikson adalah seorang mahasiswa dan guru seni. Ketika mengajar di sebuah sekolah swasta di Wina, ia berkenalan dengan Anna Freud, putri Sigmund Freud. Erikson mengalami psikoanalisis dan pengalaman itu membuatnya memutuskan untuk menjadi seorang analis sendiri. Dia dilatih dalam psikoanalisis di Wina psikoanalitis Institute dan juga mempelajari metode pendidikan Montessori, yang berfokus pada perkembangan anak.

Setelah lulus dari Erikson Institute di Wina psikoanalitis 1933, Nazi baru saja berkuasa di Jerman dan ia berhijrah bersama istrinya, pertama ke Denmark lalu ke Amerika Serikat, di mana ia menjadi psikoanalis anak pertama di Boston. Erikson memegang posisi di Massachusetts General Hospital, Hakim Bimbingan Baker Center dan di Harvard Medical School dan Psikologis Klinik, membangun reputasi sebagai dokter. Pada tahun 1936, Erikson menerima posisi di Yale University, bekerja di Institute of Human Relations dan mengajar di Sekolah Kedokteran. Setelah setahun mengamati anak-anak Sioux di Dakota Selatan, ia bergabung dengan staf pengajar University of California di Berkeley, berafiliasi dengan Institut Kesejahteraan Anak, dan membuka praktik. Di California, Erikson belajar anak suku asli Yurok Amerika.

Setelah penerbitan buku yang terkenal Erikson, Anak dan Masyarakat, pada 1950, ia meninggalkan University of California ketika profesor ada diminta untuk tanda-tangani sumpah loyalitas. Ia menghabiskan sepuluh tahun bekerja dan mengajar di Pusat Riggs Austen., fasilitas perawatan psikiatri terkemuka di Stockbridge, Massachusetts, dimana ia bekerja dengan orang-orang muda emosional bermasalah. Pada tahun 1960, Erikson kembali ke Harvard sebagai profesor pembangunan manusia dan tetap di universitas hingga pensiun pada tahun 1970. Erikson juga dikreditkan dengan menjadi salah satu pencetus psikologi Ego, yang menekankan peran ego sebagai lebih dari seorang hamba id.

Biografi Sigmund Freud Pendiri Psikoanalisis

Sigmund Freud dan Anna Freud Tokoh Pendiri PsikoanalisisSigmund Freud (lahir di Freiberg, 6 Mei 1856 – meninggal di London, 23 September 1939 pada umur 83 tahun) adalah seorang Austria keturunan Yahudi dan pendiri aliran psikoanalisis dalam bidang ilmu psikologi. Menurut Freud, kehidupan jiwa memiliki tiga tingkatan kesadaran, yakni sadar (conscious), prasadar (preconscious), dan tak-sadar (unconscious). Konsep dari teori Freud yang paling terkenal adalah tentang adanya alam bawah sadar yang mengendalikan sebagian besar perilaku. Selain itu, dia juga memberikan pernyataan bahwa perilaku manusia didasari pada hasrat (eros) yang pada awalnya dirasakan oleh manusia semenjak kecil dari ibunya.

Pengalaman dari ibu seperti menyusui. Selanjutnya mengalami perkembangannya atau tersublimasi, hingga memunculkan berbagai perilaku lain yang disesuaikan dengan aturan norma masyarakat atau norma ayah. Setelah kolega kerjanya yang bernama Alferd Adler mengungkapkan adanya insting mati di dalam diri manusia, walaupun Freud pada awalnya menolak pernyataan Adler tersebut dengan menyangkalnya habis-habisan. Pada akhirnya Freud menyejajarkan atau tidak menunggalkan insting saja yang ada di dalam diri manusia, tetapi disandingkan dengan insting mati (Thanatos). Walaupun begitu, dia tidak pernah menyinggung bahwa sebetulnya asal teori tersebut mulanya dikemukakan oleh Adler.

Freud tertarik dan belajar hipnotis di Perancis, lalu menggunakannya untuk membantu penderita penyakit mental. Freud kemudian meninggalkan hipnotis setelah ia berhasil menggunakan metode baru untuk menyembuhkan penderita tekanan Psikologis yaitu asosiasi bebas dan analisis mimpi. Dasar terciptanya metode tersebut adalah dari konsep alam bawah sadar, asosiasi bebas adalah metode yang digunakan untuk mengungkap masalah-masalah yang ditekan oleh diri seseorang tetapi terus mendorong keluar secara tidak disadari sehingga menimbulkan permasalahan. Sedangkan Analisis Mimpi, digunakan oleh Freud dari pemahamannya bahwa mimpi merupakan pesan alam bawah sadar yang abstrak terhadap alam sadar, pesan-pesan ini berisi keinginan, ketakutan dan berbagai macam aktivitas emosi lain, hingga aktivitas emosi yang sama sekali tidak disadari. Sehingga metode Analisis Mimpi dapat digunakan untuk mengungkap pesan bawah sadar atau permasalahan terpendam, baik berupa hasrat, ketakutan, kekhawatiran, kemarahan yang tidak disadari karena ditekan oleh seseorang. Ketika hal masalah-masalah alam bawah sadar ini telah berhasil diungkap, penyelesaian selanjutnya akan lebih mudah untuk diselesaikan.

Hal-hal ini dilakukan untuk mengembangkan sesuatu yang kini dikenal sebagai "obat dengan berbicara". Hal-hal ini menjadi unsur inti psikoanalisis. Freud terutama tertarik pada kondisi yang dulu disebut histeria dan sekarang disebut sindrom konversi. Teori-teori Freud serta caranya mengobati pasien menimbulkan kontroversi di Wina abad kesembilan belas dan masih diperdebatkan sengit hingga sekarang. Gagasan Freud biasanya dibahas dan dianalisa sebagai karya sastra, filsafat, dan budaya umum, selain sebagai debat yang berketerusan sebagai risalah ilmiah dan kedokteran ini. Freud merupakan tokoh menonjol terkait dengan pendapat-pendapatnya di bidang psikologi. Banyak istilah-istilahnya yang digunakan oleh umum, misalnya: ego, super ego, dan kompleks Oedipus.

Anna Freud (1895-1982) adalah seorang psikolog dari aliran psikoanalisis, yang juga merupakan putri dari Sigmund Freud. Anna Freud terkenal karena bukunya yang berjudul "Ego dan Mekanisme Pertahanan" (Ego and Defense Mechanism}. Di dalam buku tersebut, Anna secara khusus membicarakan mekanisme pertahanan diri yang dilakukan oleh remaja. Perbedaan antara Anna dengan psikolog psikoanalisis lain seperti Jung dan Adler adalah Anna lebih tertarik dengan dinamika kejiwaan ketimbang struktur kejiwaan, khususnya dinamika yang bertumpu pada ego. Bagi Anna, ego adalah dasar dari segala pengamatan seorang psikolog. Di dalam ego, psikolog dapat mengamati cara kerja id, super ego, dan alam bawah sadar secara umum. Dengan difokuskannya penelitian pada ego, dimulailah suatu gerakan di dalam Mazhab Psikoanalisis yang disebut psikologi ego. Selain Anna Freud, Erik Erikson adalah seorang psikolog ego yang sangat terkenal.

Biografi Sigmund Freud - Tokoh Psikoanalisis

Biografi Sigmund Freud - Tokoh PsikoanalisisSigmund Freud adalah seorang Austria keturunanYahudi pendiri aliran psikoanalisis dalam bidang ilmu psikologi. Nama asli Freud adalah Sigismund Scholomo. Namun sejak menjadi mahasiswa Freud tidak mau menggunakan nama itu karena kata Sigismund adalah bentukan kata Sigmund. Menurut Freud, kehidupan jiwa memiliki tiga tingkatan kesadaran, yakni sadar (conscious), prasadar (preconscious), dan tak-sadar (unconscious). Konsep dari teori Freud yang paling terkenal adalah tentang adanya alam bawah sadar yang mengendalikan sebagian besar perilaku. Selain itu, dia juga memberikan pernyataan bahwa perilaku manusia didasari pada hasrat s3ksual!tas (er0s) yang pada awalnya dirasakan oleh manusia semenjak kecil dari ibunya.

Biografi

Sigmund Freud lahir pada tanggal 6 Mei 1856 di Freiberg, Moravia, Austria–Hongaria, sekarang Republik Ceko. Ia adalah pionir cikal bakal psikoanalisa. Saat ia berumur empat tahun keluarganya pindah ke Wina dan di situlah dia menghabiskan hampir seluruh hidupnya. Freud meraih gelar sarjana kedokteran dari Universitas Wina tahun 1881. Selama sepuluh tahun berikutnya dia melakukan penyelidikan mendalam di bidang psikologi, membentuk staf klinik psikiatri, melakukan praktek pribadi di bidang neurologi, bekerja di Paris bersama neurolog Perancis kenamaan Jean Charcot dan juga bersama dokter Josef Breuer asal Wina.

Gagasan Freud di bidang psikologi berkembang tingkat demi tingkat. Pada tahun 1895, bekerja sama dengan Breuer ia merilis buku pertamanya yakni Penyelidikan tentang Histeria. Buku berikutnya Tafsir Mimpi terbit tahun 1900. Buku ini merupakan salah satu karyanya yang paling orisinal dan sekaligus paling penting, meski pada awalnya penjualan buku ini lesu, namun mampu membuat namanya terkenal.

Di tahun 1902 dia mengorganisir kelompok diskusi masalah psikologi di Wina. Salah seorang anggota pertama yang menggabungkan diri adalah Alfred Adler, dan beberapa tahun kemudian ikut pula Carl Yung. Kedua orang itu akhirnya menjadi ahli ilmu psikologi. Pada tahun 1908 tatkala Freud memberi serangkaian ceramah di Amerika Serikat, Freud sudah jadi orang yang terkenal.

Pada saat-saat akhir hidupnya dia terkena kanker pada tulang rahangnya dan sejak tahun 1923 dia mengalami pembedahan lebih dari tiga puluh kali dalam rangka memulihkan kondisinya. Meski begitu, dia tetap bekerja dan menghasilkan beberapa karya penting. Di tahun 1938 saat Nazi menduduki Austria, Sigmund Freud yang sudah berusia 82 tahun dipaksa pergi ke London, setahun kemudian ia meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri dan enam orang anak.

Psikoanalisis

Psikoanalisis bermula dari keraguan Freud terhadap kedokteran. Pada saat itu kedokteran dipercaya bisa menyembuhkan semua penyakit, termasuk histeria yang sangat menggejala di Wina (Freud, terj.,1991:4). Pengaruh Jean-Martin Charcot, neurolog Prancis, yang menunjukkan adanya faktor psikis yang menyebabkan histeria mendukung pula keraguan Freud pada kedokteran (Berry, 2001:15).

Sejak itu Freud dan doktor Josef Breuer menyelidiki penyebab histeria. Pasien yang menjadi subjek penyelidikannya adalah Anna O. Selama penyelidikan, Freud melihat ketidakruntutan keterangan yang disampaikan oleh Anna O. Seperti ada yang terbelah dari kepribadian Anna O. Penyelidikan-penyelidikan itu yang membawa Freud pada kesimpulan struktur psikis manusia: id, ego, superego dan ketidaksadaran, prasadar, dan kesadaran.

Freud menjadikan prinsip ini untuk menjelaskan segala yang terjadi pada manusia, antara lain mimpi. Menurut Freud, mimpi adalah bentuk penyaluran dorongan yang tidak disadari. Dalam keadaan sadar orang sering merepresi keinginan-keinginannya. Karena tidak bisa tersalurkan pada keadaan sadar, maka keinginan itu mengaktualisasikan diri pada saat tidur, ketika kontrol ego lemah.

Dalam pandangan Freud, semua perilaku manusia baik yang nampak (gerakan otot) maupun yang tersembunyi (pikiran) adalah disebabkan oleh peristiwa mental sebelumnya. Terdapat peristiwa mental yang kita sadari dan tidak kita sadari namun bisa kita akses (preconscious) dan ada yang sulit kita bawa ke alam tidak sadar (unconscious). Di alam tidak sadar inilah tinggal dua struktur mental yang ibarat gunung es dari kepribadian kita, yaitu:

a. Id, adalah berisi energi psikis, yang hanya memikirkan kesenangan semata.
b. Superego, adalah berisi kaidah moral dan nilai-nilai sosial yang diserap individu dari lingkungannya.
c. Ego, adalah pengawas realitas.

Warisan

Sumbangsih Freud dalam bidang teori psikologi begitu luas. Dia menekankan arti penting yang besar mengenai proses bawah sadar sikap manusia. Dia tunjukkan betapa proses itu mempengaruhi isi mimpi dan menyebabkan omongan-omongan yang meleset atau salah sebut, lupa terhadap nama-nama dan juga menyebabkan penderitaan atas buatan sendiri serta bahkan penyakit.

Freud mengembangkan teknik psikoanalisa sebagai suatu metode penyembuhan penyakit kejiwaan, dan dia merumuskan teori tentang struktur pribadi manusia dan dia juga mengembangkan atau mempopulerkan teori psikologi yang bersangkutan dengan rasa cemas, mekanisme mempertahankan diri, ihwal pengkhitanan, rasa tertekan, sublimasi dan banyak lagi.

Berhubung banyak gagasan Freud masih bertentangan satu sama lain, amatlah sulit menempatkan kedudukannya dalam sejarah. Dia merupakan pelopor serta penggali, dengan bakat serta kecerdasan luar biasa yang menghasilkan berbagai gagasan. Tetapi, teori-teori Freud (tidak seperti Darwin atau Pasteur) tak pernah berhasil memperoleh kesepakatan dari ilmuwan dan teramat sulit untuk menyetujui bahwa gagasannya sebagai suatu kebenaran.

Pendapat-pendapatnya di bidang psikologi sepenuhnya telah merevolusionerkan konsep kita tentang pikiran manusia, dan banyak gagasan serta istilah-istilah Sigmund Freud telah digunakan oleh umum-misalnya: ego, super ego, Oedipus complex dan kecenderungan hasrat mau mati.