18 October 2018

Biodata Kwon Yuri - Anggota Girls' Generation

Biografi Profil Biodata Kwon Yuri - Musisi Wanita Korea SelatanKwon Yuri (lahir di Seoul, 5 Desember 1989; umur 28 tahun) juga dikenal dengan nama panggung Yuri adalah seorang penyanyi, penulis lagu, aktris, model, dan penari asal Korea Selatan. Dia merupakan anggota grup vokal wanita Girls' Generation dari Korea Selatan. Disamping aktivitasnya bersama grup, ia turut tampil dalam berbagai drama televisi, di antaranya Fashion King (2012) dan Neighborhood Hero (2016) serta film No Breathing (2013).

Yuri lahir di Goyang, Korea Selatan pada tanggal 5 Desember 1989. Ia memiliki satu kakak laki-laki, Kwon Hyuk-jun. Dia diaudisi di SM Casting System dan bergabung dengan perusahaan tersebut pada tahun 2001 setelah meraih juara kedua SM Youth Best Dancer Contest tahun 2001. Yuri memiliki masa latihan selama 5 tahun 11 bulan dalam agensi S.M. Entertainment yang akhirnya debut dengan Girls' Generation. Dia lulus dari Sekolah Menengah Atas NeungGok pada tahun 2008 dan lulus kuliah tahun 2016 di Universitas Chung-Ang. Yuri mulai berkencan dengan pemain baseball Korea Selatan Oh Seung-hwan di awal tahun 2015 namun berpisah 6 bulan kemudian.

Girls' Generation (소녀시대; Sonyeo Shidae) adalah girlband asal Korea Selatan yang dibentuk oleh S.M. Entertainment pada tahun 2007. Mereka juga dikenal dengan nama SNSD atau SoShi (소시), keduanya merupakan singkatan dari nama grup ini dalam bahasa Korea. Grup ini terdiri dari delapan anggota: Taeyeon, Sunny, Tiffany, Hyoyeon, Yuri, Sooyoung, Yoona, dan Seohyun. Pada 30 September 2014, S.M. Entertainment secara resmi mengumumkan bahwa Jessica sudah tidak aktif di Girls' Generation. Di Korea, kelompok dikenal sebagai So Nyeo Shi Dae (bahasa Korea: 소녀시대). Mereka juga dikenal sebagai SoShi (소시) atau SNSD, keduanya merupakan bentuk singkatan dari nama Korea kelompok. Nama Girls' Generation berarti bahwa "Generasi dominasi perempuan telah datang." Kelompok dikenal sebagai Shojo Jidai (Jepang; 少女時代) di Jepang.

Biodata Putri Juby.- Mantan Model jadi Penyanyi

Biografi Profil Biodata Putri Juby dan Delon Thamrin serta Yeslin WangPutri Juby adalah mantan model dewasa dan pernah menjadi Miss Popular di tahun ini yang kini terjun jadi penyanyi. Kecantikan mulai dibicarakan karena semobil dengan Delon Thamrin yang masih berproses cerai dengan Yeslin. Tapi Putri Juby membantah bahwa dirinya pacar baru Delon. Putri Juby juga membantah dirinya penyebab perceraian. Sementara Yeslin Wang mengaku belum tahu sama sekali soal isu asmara baru Delon, pria yang masih berstatus suaminya.

Putri Juby yang biasa buka-bukaan di majalah dewasa itu kini menyeberang ke dunia tarik suara. Penyanyi pendatang baru ini pun dicecar numpang tenar bermodus lengket dengan Delon. Sementara itu, Delon Thamrin tak segan-segan mengakui Putri Juby sebagai wanita cantik. Diakuinya pula Putri punya pesona. Dengan segala yang dimilikinya mudah bagi Putri menggaet hati pria. Tak terkecuali dirinya. Namun, menurutnya, Yeslin Wang tetap lebih cantik dari Putri Juby. Delon juga mengaku tak memiliki hubungan istimewa dengan Putri. Ia sudah lama mengenal wanita tersebut sejak sekira 10 tahun lalu.

Biography Oli Herbert - Gitaris All That Remains

Biografi Profil Biodata Oli Herbert - Gitaris All That RemainsOli Herbert adalah lead guitar (1998–2018; Died 2018) band heavy metal All That Remains asal Amerika. Oli Herbert menyatakan pengaruh terbesarnya pada gitar adalah Andy LaRocque dari King Diamond. Juga, dia menyebutkan dia menarik banyak pengaruh dari George Lynch, John Sykes, dan Randy Rhoads. Oli Herbert meninggal mendadak pada usia 44 tahun. Kabar kematian Herbert diumumkan di media sosial di akun Instagram grup AS. Dalam posting band, paling dikenal untuk lagu-lagu seperti Two Weeks dan What if I was Nothing, mengatakan mereka "hancur" oleh hilangnya salah satu anggota pendiri mereka. Penyebab kematian Herbert belum diketahui.

All That Remains adalah band heavy metal asal Amerika dari Springfield, Massachusetts, yang dibentuk pada tahun 1998. Mereka telah merilis delapan album studio, live CD dan DVD, dan telah terjual lebih dari satu juta album di seluruh dunia. Kelompok ini saat ini terdiri dari vokalis Philip Labonte, gitaris Mike Martin, bassis Aaron Patrick, dan mantan drummer Diecast Jason Costa, dengan Labonte menjadi anggota asli terakhir yang tersisa. Terlepas dari ini, line-up band tetap konsisten dari rilis 2008's Mengatasi sampai 2015's The Order of Things, mencakup empat album. Namun, line-up ini berubah pada bulan September 2015, ketika bassis lama Jeanne Sagan meninggalkan band, dengan Patrick mengambil tempatnya.

Pada tanggal 14 September 2018, band ini merilis lagu baru berjudul "Fuck Love" dari album studio mendatang mereka yang akan dirilis pada awal 2019. Pada tanggal 26 September, band ini merilis gambar cover art ke halaman media sosial mereka, mengungkapkan judul rekor baru untuk menjadi Korban Penyakit Baru. Pada tanggal 27 September 2018 band ini mengumumkan tanggal rilis 9 November. Pada tanggal 17 Oktober 2018, band ini terungkap melalui halaman Facebook mereka yang memimpin gitaris dan anggota pendiri, Oli Herbert, meninggal pada usia 44 tahun.

Biodata Rita Tila - Sinden Cantik Tatar Sunda

Biografi Profil Biodata Rita Tila dan SuleRita Tila yang lahir di Sukabumi, 16 Desember 1984 adalah sinden asal Jawa Barat yang juga menjadi penyanyi lagu pop Sunda. Dia juga merupakan seorang dosen di ISBI Bandung. Rita Tila dikenal sebagai sinden sohor yang memiliki suara emas dengan deretan prestasi gemilang. Rita juga dikenal sebagai salah satu sinden terbaik yang dimiliki Jawa Barat saat ini. Lahir dari keluarga besar seniman, Rita Tila bahkan sudah berkenalan dengan kesenian sunda sejak masa balita. Bahkan ketika kelas 5 Sekolah Dasar Rita sudah mendapat kepercayaan sebagai penyanyi sunda cilik dan menjadi titik awal kariernya masuk dunia rekaman sebagai penyanyi cilik mewakili Jawa Barat dalam album "Kawih Degung Murangkalih". Dia sudah mengeluarkan lebih dari 20 album lagu-lagu sunda.

Bakat besar Rita Tila dalam membawakan kawih-kawih sunda pun kian terasah seiring bertambahnya usia. Terlebih ketika Rita menginjak pendidikan di SMP dan SMA, Rita kecil yang kerap didaulat menjadi perwakilan duta seni mampu menorehkan berbagai prestasi membanggakan mulai dari Juara 1 Perlombaan Pupuh dan Tari Jaipong, Juara 1 Nyanyi Dangdut Se- kabupaten Sukabumi,Juara 1 Kawih Se-Jawa Barat, Juara 1 dan Favorit Kawih Sunda Se-Jawa Barat, Juara 1 Pop Singer Tingkat Nasional, Juara 1 Penyanyi Daerah Terbaik Tingkat Nasional di TMII, Juara Pinilih Tembang Sunda Se-Jawa Barat, Juara 1 dan Favorit Kepesindenan PialaTitim Fatimah, hingga anugerah Penghargaan dari Gubernur Jawa barat Sebagai Penyanyi Pop Sunda Berprestasi.

Apa yang didapatkan Rita hasil kerja keras, perjuangan dan semangat berkarya menjadi motivasi. Menyadari kondisi ekonomi keluarga yang serba kesulitan, Rita mengaku perjuangannya di masa anak-anak hingga remaja sangatlah getir. Berjualan di masa anak-anak, kemudian menjadi sinden dan mencari pekerjaan dari festival ke festival sudah menjadi bagian dari perjalanan Rita. Buah perjuangan itupula yang pada akhirnya mengantarkan Rita Tila bukan hanya menjadi bintang besar yang piawai dengan berbagai jenis nyanyian sunda mulai dari pesindenan, Pupuh, Cianjuran serta piawai memainkan berbagai alat musik. Rita mengungkapkan, salah satu kebanggaan bagi dirinya sebagai sinden adalah partisipasinya dalam turut memperkenalkan seni sunda hingga mancanegara. Terlebih melihat respon positif masyarakat luar negeri yang begitu respect terhadap kesenian sunda.

Totalitas Dalam berkesenian hingga menjadi sinden yang sukses melanglangbuana hingga empat benua tak lantas menjadikan seorang Rita Tila lupa akan kewajibannya terhadap pendidikan. Sebaliknya, Rita mengaku pendidikan menjadi hal penting yang harus dikejarnya sampai kapanpun. Komitmen itulah yang terus dijaga Mahasiswi Pasca Sarjana ISBI Bandung ini. Menurut Rita, pendidikan formal tentu merupakan pendukung terhadap karier yang sejak kecil digelutinya. Karenanya dalam mengambil jalur pendidikan formal, Rita juga senantiasa menyesuaikannya dengan bakat seni yang dimilikinya.

Biografi Profil Biodata Rita Tila dan SuleLebih lanjut lulusan UPI Bandung ini menambahkan, komitmen dalam mengejar pendidikan formal merupakan impiannya sejak kecil. Karenanya, meski masa kecilnya harus dijalani dengan kerja keras dari panggung ke panggung, tak pernah terlintas sedikitpun baginya untuk keluar dari bangku sekolah. Kini, wanita yang sukses dalam berbagai rangkaian festival dunia seperti Tour Eropa bersama Samba Sunda, Asia Tour, Perwakilan Seniman Berprestasi Jawa Barat Goes To Amerika, Holland in Mundial Festival dan serangkaian festival luar negeri lainnya ini bahkan bertekad ingin mengabdikan dirinya lebih bermanfaat lagi.

Menurutnya, sebagai bagian dari upaya menjaga budaya sunda, ke depan ia berharap dapat mengabdikan dirinya untuk memberikan pelajaran gratis seni sunda bagi generasi muda. Dia berharap asa mulia tersebut dapat digulirkannya dengan segera. Lebih lanjut pemilik album Kacapi Inovatif "Kalapa Kolot" ini menambahkan, selain menularkan bakat seninya kepada generasi muda, dalam upaya mempopulerkan seni sunda selama ini dirinya senantiasa mengikuti tuntutan zaman. Hasilnya berbagai kolaborasi seni sunda dengan corak modernpun menurut Rita menjadikan karya-karya seni yang luar biasa indah. Hal itulah yang juga menyiratkan rasa bangga bagi dirinya sebagai seniman sunda.

Biography Hatice Cengiz - Jamal Khashoggi

Biografi Profil Biodata Hatice Cengiz dan Jamal KhashoggiHatice Cengiz adalah seorang wanita warga negara Turki. Sebuah media milik Arab Saudi yang berbasis di Dubai, Al Arabiya melaporkan bahwa tunangan jurnalis Jamal Khashoggi memiliki hubungan dengan Ikhwanul Muslimin dan Qatar. Al Arabia dikutip dari Twitter mengatakan bahwa Hatice Cengiz, seorang warga negara Turki, memiliki hubungan dengan organisasi pesaing Arab Saudi tersebut. Saudi Gazette, sebuah harian berbahasa Inggris juga menyebut Cengiz sebagai tunangan yang diklaim sendiri oleh Khashoggi, akan tetapi keluarga Khashoggi membantah pernah mendengar atau mengenal Cengiz.

Jamal Ahmad Khasyqiji (Arab: جمال خاشقجي‎; 13 Oktober 1958 – hilang 2 Oktober 2018) adalah wartawan Saudi, kolumnis Washington Post, penulis, dan mantan manajer umum dan pemimpin redaksi Al Arab News Channel. Di dunia internasional, ia dikenal atas kontribusinya untuk Al Watan sehingga bisa menjadi ruang bagi kalangan progresif di Saudi. Ia mengungsi dari Arab Saudi pada tanggal 18 September 2017. Sejak itu, ia rutin menulis artikel yang mengkritik negaranya. Khasyqiji adalah kritikus utama Putra Mahkota dan pemimpin de facto Arab Saudi, Mohammad bin Salman. Khasyqiji ditahan di konsultat Saudi di Istanbul pada tanggal 2 Oktober 2018. Sejumlah pejabat Turki percaya bahwa Khasyqiji disiksa secara brutal selama beberapa hari dan dibunuh di dalam konsulat oleh tim "pembunuh" beranggotakan 15 orang yang diterbangkan dari Arab Saudi. Penyiksaannya direkam, lalu jenazahnya dipotong dan diam-diam dikeluarkan dari konsulat.