Tokoh Ilmuwan Penemu 



BREAKING NEWS : Artis Olga Syahputra Dikabarkan Meninggal Dunia

Biografi Gustave Eiffel Arsitek Menara Eiffel

Gustave Eiffel Tokoh Perancang Menara EiffelAlexandre Gustave Eiffel (15 Desember 1832 – 27 Desember 1923) adalah seorang insinyur Perancis dan arsitek serta seorang spesialis struktur logam. Dia terkenal karena merancang Menara Eiffel, yang dibangun dalam periode 1887-1889 untuk 1889 Universal Exposition di Paris, Perancis, serta Patung Liberty, New York, Amerika Serikat. Ia memperoleh keahliannya dalam konstruksi dengan merancang besi untuk jembatan. Gustave Eiffel juga merancang La Ruche di Paris, yang akan seperti Menara Eiffel, menjadi landmark kota.

Menara Eiffel (bahasa Perancis: Tour Eiffel, /tuʀ ɛfɛl/) merupakan sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars di tepi Sungai Seine di Paris. Menara ini telah menjadi ikon global Perancis dan salah satu struktur terkenal di dunia. Dinamai sesuai nama perancangnya, Gustave Eiffel, Menara Eiffel adalah bangunan tertinggi di Paris dan salah satu struktur terkenal di dunia. Lebih dari 200.000.000 orang telah mengunjungi menara ini sejak pembangunannya tahun 1889, termasuk 6.719.200 orang tahun 2006, menjadikannya monumen berbayar yang paling banyak dikunjungi di dunia.

Termasuk antena setinggi 24 m (79 kaki), struktur ini memiliki tinggi 325 m (1.063 kaki) sejak 2000, yang sama dengan bangunan konvensional bertingkat 81. Ketika menara selesai dibangun tahun 1889, struktur ini menjadi yang tertinggi di dunia — gelar yang dipertahankan hingga 1930 ketika Chrysler Building di New York City (319 m — 1.047 kaki) selesai.[6] Menara ini sekarang yang tertingggi kelima di Perancis dan paling tinggi di Paris, dengan struktur tertinggi kedua Tour Montparnasse (210 m — 689 kaki), meskipun akan dikalahkan oleh Tour AXA (225.11 m — 738.36 kaki).

Struktur ini dibangun antara 1887 dan 1889 sebagai pintu masuk Exposition Universelle, Pameran Dunia yang merayakan seabad Revolusi Perancis. Eiffel sebenarnya berencana membangun menara di Barcelona, untuk Pameran Universal 1888, tapi para pihak yang bertanggung jawab di balai kota Barcelona menganggapnya aneh dan mahal, dan tidak cocok dengan kota itu. Setelah penolakan Rencana Barcelona, Eiffel mengirim drafnya kepada pihak yang bertanggung jawab untuk Pameran Universal di Paris, dimana ia membangun menaranya setahun kemudian, yaitu 1889. Menara ini diresmikan tanggal 31 Maret 1889, dan dibuka tanggal 6 Mei. Tiga ratus pekerja menggabungkan bersama 18.083 bagian besi benam (bentuk murni dari besi struktural), menggunakan dua setengah juta paku, dalam bentuk struktural oleh Maurice Koechlin. Resiko kecelakaan sangat besar, untuk pencakar langit modern yang tak biasa menara ini terbuka tanpa tingkat tengah kecuali dua platform. Tetapi, karena Eiffel mengambil sikap hati-hati, termasuk penggunaan takal bergerak, rel bantu dan layar, hanya satu orang yang meninggal.

Menara ini mendapat berbagai kritik dari masyarakat ketika dibangun, menyebutnya mengganggu mata. Surat kabar harian dipenuhi dengan surat kritik dari komunitas seni di Paris. Salah satunya dimasukkan dalam penerbitan Kantor Penerbitan Pemerintah AS William Watson mengenai Pameran Universal Paris: Teknik Sipil, Pekerjaan Umum, dan Arsitektur 1892. "Dan selama dua puluh tahun kita melihat, membentang ke seluruh kota, masih dijalani oleh orang-orang jenius berabad-abad, kita melihat bentangan seperti bayangan hitam dari kolom hitam yang dibangun dari lempengan besi berpaku.”[10] Penandatangan surat ini meliputi Messonier, Gounod, Garnier, Gerome, Bougeureau, dan Dumas.

Pengarang novel Guy de Maupassant — yang membenci menara itu — makan siang di restoran Menara setiap hari. Ketika ditanyai mengapa, ia menjawab bahwa itu adalah satu-satunya tempat di Paris dimana kita tidak bisa melihat Menara. Hari ini, masih saja dianggap sebagai bagian seni bangunan mencolok. Salah satu cliché film Hollywood menampilkan pemandangan dari jendela Paris yang selalu menampakkan menara. Kenyataannya, sejak pembatasan tinggi bangunan di Paris menjadi 7 tingkat, hanya beberapa bangunan tinggi yang memiliki pemandangan jelas terhadap menara.

Eiffel memiliki izin berdiri menara selama 20 tahun, yang berarti harus dibongkar tahun 1909, ketika kepemilikannya diserahkan kepada Kota Paris. Kota telah berencana meruntuhkannya (bagian dari peraturan kontes asli untuk merancang menara yang mudah diruntuhkan) tapi setelah menara ini terbukti mendatangkan untung dari segi komunikasi, menara ini dibiarkan berdiri setelah izin tersebut kadaluwarsa. Militer menggunakannya untuk mengatur taksi Paris di garis depan selama Pertempuran Marne Pertama, dan menjadi monumen kemenangan pertempuran itu.

Sejak awal abad ke-20, menara ini telah digunakan untuk transmisi radio. Hingga 1950-an, sebuah kumpulan kabel menara membentang dari pertemuannya hingga berakhir di Avenue de Suffren dan Champ de Mars. Mereka terhubung dengan transmitter gelombang panjang di bunker kecil; tahun 1909, sebuah pusat radio bawah tanah permanen dibangun dekat pilar selatan dan masih ada hingga sekarang.[butuh rujukan] Tanggal 20 November 1913, Paris Observatory, menggunakan Menara Eiffel sebagai antena, mengirim sinyal tanpa kabel dengan Pusat Observasi Angkatan Laut Amerika Serikat yang menggunakan antena di Arlington, Virginia. Obyek transmisi untuk mengukur perbedaan garis bujur antara Paris dan Washington, D.C.

Menara ini memiliki dua restoran: Altitude 95, di tingkat pertama (95 m, 311 kaki, di atas permukaan laut); dan Jules Verne, sebuah restoran gastronomis mahal di tingkat kedua, dengan lift khusus. Restoran ini memiliki bintang satu di Michelin Red Guide. Bulan Januari 2007, seorang koki dengan banyak bintang Michelin Alain Ducasse dibawa ke Menara untuk menjalankan Jules Verne. Dek pengamatan teratas, dengan ketinggian 275 meter, merupakan wilayah tertinggi struktur arsitektur di Uni Eropa yang dibuka untuk umum.[butuh rujukan]

Lift penumpang dari tingkat dasar ke tingkat pertama dioperasikan oleh kabel dan penarik yang dijalankan oleh piston besar berkekuatan air. Ketika menaiki lengkungan, kabin elevator naik sedikit, tapi dengan kejutan naik setiap beberapa detik, untuk menjaga tingkatnya sejajar. Pembangunan elevator diperlihatkan dan dibuka untuk umum dalam sebuah museum di satu dari empat pilar menara.
Baca SelengkapnyaBiografi Gustave Eiffel Arsitek Menara Eiffel

Douglas Hartree - Pengembang Analisis Numerik

Biografi Douglas Hartree - Pengembang Analisis NumerikDouglas Rayner Hartree (27 Maret 1897 - 12 Februari 1958) adalah seorang fisikawan dan matematikawan Inggris, lebih dikenal dalam pengembangan analisis numerik dan aplikasinya pada fisika atom.

Douglas Rayner Hartree adalah seorang fisikawan dan matematikawan Inggris, lebih dikenal dalam pengembangan analisis numerik dan aplikasinya untuk persamaan Hartree-Fock dari fisika atom dan pembangunan analyzer diferensial menggunakan Meccano. Douglas Hartree lahir di Cambridge, Inggris pada 27 Maret 1897. Ayahnya, William, adalah seorang dosen di bidang teknik di Universitas Cambridge dan ibunya, Eva Rayner, adalah presiden dari Dewan Nasional Perempuan dan walikota kota Cambridge.

Ia adalah anak tertua dari tiga bersaudara, meskipun kedua saudaranya yang lebih muda tidak bertahan sampai dewasa. Dia sekolah di St John College, Cambridge tetapi studinya putus saat perang dunia pertama. Dia bergabung dengan kelompok kerja anti-pesawat balistik bawah Bukit AV, di sana ia memperoleh keterampilan dan minat tinggal di dalam perhitungan praktis dan metode numerik untuk persamaan diferensial, melaksanakan sebagian besar pekerjaan sendiri dengan pensil dan kertas. Setelah akhir Perang Dunia I, Hartree kembali ke Cambridge lulus pada 1922 Kelas Kedua dengan gelar dalam ilmu alam.

Pada tahun 1921, kunjungan Niels Bohr ke Cambridge terinspirasi Douglas untuk menerapkan keterampilan numerik untuk teori Bohr dari atom, yang ia meraih gelar doktornya pada tahun 1926 - dengan penasihat adalah Ernest Rutherford. Dengan terbitnya persamaan Schrödinger di tahun yang sama, Douglas mampu menerapkan pengetahuan tentang persamaan diferensial dan analisis numerik dengan yang baru teori kuantum .

Ia menurunkan persamaan Hartree untuk distribusi elektron dalam sebuah atom dan mengusulkan metode lapangan konsisten diri untuk solusi mereka. Fungsi gelombang dari teori ini tidak memenuhi prinsip pengecualian Pauli yang Slater menunjukkan bahwa fungsi determinan diperlukan. V. Fock menerbitkan "persamaan dengan pertukaran" sekarang dikenal sebagai persamaan Hartree-Fock. Ini jauh lebih menuntut bahkan komputasi dengan metode yang efisien Hartree diusulkan untuk perhitungan kontribusi pertukaran. Douglas Hartree meninggal pada 12 Februari 1958 (umur 60) di Cambridge, Cambridgeshire, Inggris, UK.
Baca SelengkapnyaDouglas Hartree - Pengembang Analisis Numerik

Joseph Black - Penemu Karbon Dioksida

Biografi Joseph Black - Penemu Karbon Dioksidaoseph Black adalah seorang dokter dan ahli kimia Skotlandia, yang dikenal untuk penemuannya dalam panas laten, panas spesifik, dan karbon dioksida. Dia adalah Profesor Anatomi dan Kimia di University of Glasgow selama 10 tahun sejak 1756, Profesor Kedokteran dan Kimia di University of Edinburgh dari tahun 1766, ia mengajar di sana selama lebih dari 30 tahun. Dia merupakan seorang guru yang terkenal. Sebagian besar muridnya di Glasgow mengikuti dia ke Edinburg ketika pindah pada tahun 1766. Dia banyak melakukan penelitian pada magnesia alba dan efek dari kalor.

Joseph Black lahir pada16 April 1728 di Bordeaux, Prancis. Ayahnya berasal dari Belfast, Irlandia yang terlibat dalam perdagangan anggur. Ibunya berasal dari Aberdeenshire, Skotlandia yang juga merupakan keturunan dari keluarga pebisnis anggur. Joseph Black memiliki dua belas bersaudara. Ketika berumur 12 tahun, Josep dikirim ke sekolah di Belfast untuk mempelajari bahasa Latin dan Yunani. Empat tahun kemudian, dia masuk Glasgow University pada tahun 1744 untuk mempelajari seni. Setelah empat tahun mempelajari seni, ayahnya menyarankan pada Joseph untuk mempelajari sesuatu yang lebih berguna, dan karena itu dia memilih kedokteran. Dia menjadi Asisten William Cullen, Profesor Kedokteran yang pada tahun 1747 memiliki institusi yang mengajarkan kimia.

Joseph Blach pindah ke Edinburg pada tahun 1752 untuk melanjutkan pendidikan dokternya dan pada bulan Juni 1754 mempresentasikan disertasinya, On the Acid Humour Arising from Food and Magnesia alba. Tesisnya berurusan dengan pronsip magnesia sebagai antasid. Dua tahun kemudian, dia kembali ke Glasgow sebagai Profesor Anatomi dan Botani dan memberikan kuliah Kimia ketika William Cullen ditunjuk sebagai Profesor Kedokteran di Edinburg.

Beberapa tahun berikutnya, dia memulai penelitian mengenai sifat kimia magnesia alba (magnesium karbonat) dan menemukan sesuatu yang disebutnya dengan fixed air (karbon dioksida). Eksperimen ini melibatkan pengukuran gravimetrik pertama yang dilakukan dengan sangat hati-hati pada suatu perubahan ketika magnesia alba (dengan melepaskan CO2) dan bereaksi menghasilkan produk berupa asam atau basa.

Hal ini memberikan pertanda pada penelitian Lavoisier dan membuat pondasi pada kimia modern. Sekembalinya ke Glasgow, sebagai profesor pada tahun 1756, dia bertemu James Watt (penemu mesin uap) dan memulai bekerja mengembangkan kalor laten, dan bagian pertama dari kalorimetri. Sekali lagi, penelitiannya melibatkan aspek kuantitatif, yang menjadikannya jalan untuk penemuannya, terutama pengukuran kalor. Karena dia tinggal di Glasgow, dia melakukan eksperimen pada proses pembekuan dan pendidihan air dan campuran air-alk0h0l yang mengawalinya pada konsep kalor laten leburan. Dia melakukan penelitian yang sama untuk kalor laten penguapan, yang merupakan awal dari konsep kapasitas kalor atau kalor spesifik.

Kematian - Kesehatan Joseph Black tidak selalu baik, dia menderita masalah pada paru-paru yang dideritanya dari semasa kanak-kanak dan rematik pada akhir masa hidupnya. Dia menjadi seorang vegetarian pada akhir masa hidupnya dan mengalami kekurangan vitamin D sejak dia pindah negara.

Joseph Black tidak pernah menikah. Dia meninggal dengan tenang di rumahnya di Edinburgh pada tahun 1799 pada usia 71 tahun dan dimakamkan di Greyfriars Kirkyard. Pada tahun 2011 peralatan ilmiah diyakini milik Joseph Black ditemukan selama penggalian arkeologi di University of Edinburgh.
Baca SelengkapnyaJoseph Black - Penemu Karbon Dioksida

Profil dan Biodata Model Jessica Natali Sigar

Profil dan Biodata Model Jessica Natali Sigar WikipediaModel cantik yang satu ini punya keunikan tersendiri. Meski sibuk dengan dunia yang digeluti selama ini, nyatanya dara kelahiran Tomohon 25 Desember 1992, bercita-cita ingin menjadi pengusaha. Namun untuk sekarang, lanjut mahasiswi pemilik nama lengkap Jessica Natali Sigar, masih konsern modeling dulu sambil melihat peluang lainnya.

Biodata Singkat:

Nama. : Jessica Natali Sigar
Panggilan: Jessy
TTL. : Tomohon, 25 Desember 1992
Hobby. : Diving, swimming, reading, shopping.
Cita-cita. : Pengusaha
Pekerjaan: Mahasiswa, model

Dari kebiasaannya membaca novel Jessica Natali Sigar mulai menyukai membaca buku. Bahkan buku yang tebal. Ia menganggapnya seperti membaca novel. Gadis kelahiran Tomohon, 25 Desember 1992, ini mengaku suka membaca novel Sherlock Holmes. Membaca seri-seri dalam novel itu membuat imajinasinya berkembang. Kata dia, butuh ketekunan dan kecermatan dalam membaca cerita-cerita novel tersebut. Selain bahasanya yang sulit dimengerti, kisah-kisah di dalamnya mengandung misteri. "Saya sangat suka hal-hal yang berbau misteri," tutur gadis yang menggeluti dunia modeling ini.

Menurut perempuan yang bekerja di satu perusahaan asuransi ini, banyak hal yang dapat ia pelajari dari membaca novel. "Pertama, mendapat wawasan seputar imajinasi yang dituliskan dalam bentuk kata-kata oleh sang penulis novel tersebut," kata dia. Menurut dia, dirinya bisa mengenal berbagai gaya bahasa sang pengarang. Rangkaian kata demi kata yang disusun pengarang membuat ia tertarik membacanya. Tak jarang pula ia hanyut dalam suasana yang digambarkan dalam novel tersebut.

Kedua, lanjut putri pasangan Jemmy Sigar dan Deschi Astuti ini, meski kebanyakan novel adalah cerita fiksi, tetapi ia tetap mengambil pesan moral dari cerita itu. "Ketiga, berawal dari gemar membaca novel, membuat saya terbiasa membaca buku. Meski agak lebih berat untuk membaca buku selain novel, setidaknya kita tidak begitu takut melihat buku-buku yang tebal. Anggaplah itu novel," pungkas gadis yang juga menyukai karya Sir Arthur Conan Doyle ini.
Baca SelengkapnyaProfil dan Biodata Model Jessica Natali Sigar

Profil dan Biodata Model Wanita Kelly Tandiono

Profil dan Biodata Model Kelly TandionoKelly Tandiono bukanlah nama asing di dunia mode Indonesia. Karirnya yang dimulai sejak beberapa tahun lalu sebagai seorang model catwalk kini semakin melesat tajam. Kelly kecil malahan tumbuh sebagai gadis berpenampilan tomboi, cuek, dan menggemari kegiatan olahraga fisik. Renang, basket, sampai golf adalah sebagian kecil jenis olahraga yang pernah ditekuni Kelly, tak ayal kesenangan Kelly akan olahraga sempat membuatnya berpikiran untuk menjadi seorang atlet.

Puluhan pagelaran busana dari desainer ternama seperti Biyan, Sebastian Gunawan, Didi Budihardjo, Denny Wirawan hingga Billy Tjong hampir tak pernah absen menghadirkan sosoknya, laman-laman fashion spread majalah mode sekelas Amica, dan Dewi seakan tak pernah bosan memintanya sebagai objek foto, deretan look book koleksi teranyar milik desainer atau brand lokal berlomba menjadikannya sebagai peraga busana, ajang Jakarta Fashion and Food festival 2012 pun memilihnya sebagai Face Icon.

Maka bukanlah hal aneh bila sosok gadis berzodiak Scorpio ini terasa familiar bagi para penikmat, pemerhati, atau bagi mereka yang memang menggeluti dunia mode Indonesia. Meski saat ini bisa dipastikan tidak ada seorang pun yang tak mengenal sosok Kelly Tandiono di dunia modeling dan fesyen Indonesia, namun nyatanya, berada di dunia fesyen bukanlah hal yang dicita-citakan model yang kini bernaung dibawah B-Management ini.

Pekerjaan sang Ayah yang membuatnya sering berpergian ke berbagai negara di dunia, mau tak mau membuatnya akrab dengan kegiatan transportasi udara. Naik turun pesawat, duduk manis di kursi penumpang, dan melihat berbagai aktivitas di dalam pesawat, Kelly kecil begitu terpesona oleh para pramugari yang hilir mudik melayani para penumpang. Wajah yang cantik, gerakan yang lemah gemulai, serta tutur kata yang halus membuat ia kagum akan sosok mereka, sekaligus membuat Kelly kecil berkeinginan untuk menjadi seorang pramugari suatu saat nanti.

Tetapi nasib berkata lain, pramugari dan atlet telah tertinggal jauh dalam angannya, pendidikan yang pernah ia tempuh pada fakultas International Hospitality Management di salah satu Universitas di Singapura pun belum sempat ia aplikasikan dalam pekerjaan yang ia tekuni, karena dunia modelinglah yang menjadi pilihannya saat ini. Dunia yang membesarkan namanya sebagai salah satu model yang paling diperhitungkan dalam peta modeling Indonesia. Karakternya yang kuat, raut wajahnya yang unik dengan sepasang mata kucing dan bibir yang sensual, gayanya yang sedikit tomboi, serta pembawaannya yang terkesan cuek adalah sebagian daya tarik gadis yang memiliki tinggi badan 176cm ini.

Orangtuanya yang berkewarganegaraan Indonesia, ia yang juga berkewarganegaraan Indonesia, setiap kenangan mendalam yang ia pernah lalui di Indonesia dan perasaan yang membuatnya bahagia setiap kali mengingat tentang Indonesia, akhirnya membuat ia memutuskan “Made In Indonesia”, ia pun sempat berujar bahwa Indonesia membuatnya bahagia. Perjalanan yang pernah ia lalui ke berbagai negara di dunia tak pernah sekalipun menghapuskan kenangan akan Indonesia, baginya, selalu ada “sesuatu” yang membuatnya rindu pada Indonesia. Entah makanannya, senyum ramah orang-orangnya, teman-temannya, atau sekadar “sesuatu” yang bahkan ia sendiri sulit untuk definisikan.
Baca SelengkapnyaProfil dan Biodata Model Wanita Kelly Tandiono

Profil Biodata Kimmy Jayanti Model Indonesia

Profil Biodata Kimmy Jayanti Model IndonesiaKimmy Jayanti (lahir di Medan, 18 Oktober 1991; umur 23 tahun) adalah seorang model dan aktris Indonesia yang mengawali karier berakting melalui film I Know What You Did on Facebook. Ia adalah model Indonesia yang sebelumnya tinggal di Medan. Ketika menginjak usia 16 tahun pada tahun 2007, ia memutuskan untuk pindah ke Jakarta.

Lahir 18 Oktober 1991 (umur 23)
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
Pekerjaan Aktris, model, presenter
Tahun aktif 2010-sekarang
Orang tua Jayakrisna (ayah) Jayakumari (ibu)
Agama Hindu

Wanita muda berkulit hitam dan tinggi ini kini tidak hanya menjejakkan kaki di panggung catwalk saja. Pada tahun 2010, ia mencoba kemampuannya dalam berakting. I Know What You Did on Facebook adalah film pertamanya di dunia layar lebar tanah air. Film yang diarahkan oleh Awi Suryadi tersebut, ia menjadi sosok yang menurutnya sangat pas dengan karakternya.

Pada tahun 2010, ia terpilih menjadi ikon Fashion TV Indonesia. Ia mengaku sangat menikmati pekerjaan sebagai aktris. Baginya dunia barunya ini sangat menarik untuk dijalani. Walau ia mengaku tidak akan pernah meninggalkan dunia model yang telah membawa dirinya seperti saat ini. Gadis yang memiliki darah keturunan India dan Tionghoa ini juga tidak akan memilih-milih peran yang ditawarkan kepadanya.

Kepopuleran foto model Kimmy Jayanti akan terus meningkat seiring kesibukannya dalam dunia entertainment yang sedang digelutinya sekarang. Film terakhir yang dibintanginya adalah I Know What You Did on Facebook yang berperan sebagai Via. Dan hebatnya, Kimmy langsung mendapatkan nominasi untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia 2011. Namun sayang Kimmy belum berhasil meraih gelar piala dalam ajang tersebut. Tapi baginya ini merupakan sebuah prestasi tersendiri bisa mendapatkan nominasi.

Foto model cantik Kimmy Jayanti dilansir media online Indonesia kelahiran Medan yang memiliki darah India dan Tionghoa membuat wajahnya terlihat cantik modern oriental dan tidak membosankan. Bagi yang ingin lebih kenal bisa follow akunTwitter dan Instagram Kimmy Jayanti yang asli official.
Baca SelengkapnyaProfil Biodata Kimmy Jayanti Model Indonesia

Biodata Lengkap 10 Pahlawan Revolusi Indonesia

Biodata Lengkap 10 Pahlawan Revolusi IndonesiaPahlawan Revolusi adalah gelar yang diberikan kepada sejumlah perwira militer yang gugur dalam tragedi G30S yang terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada tanggal 30 September 1965. Sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009, gelar ini diakui juga sebagai Pahlawan Nasional.

Gerakan 30 September (dahulu juga disingkat G 30 S PKI, G-30S/PKI), Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh), Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi selewat malam tanggal 30 September sampai di awal 1 Oktober 1965 di saat tujuh perwira tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha percobaan kudeta yang kemudian dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia.

Pada 1 Oktober 1965 dini hari, enam jenderal senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana (Cakrabirawa) yang dianggap loyal kepada PKI dan pada saat itu dipimpin oleh Letkol. Untung. Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu, Mayjen Soeharto kemudian mengadakan penumpasan terhadap gerakan tersebut.

1. Ahmad Yani - Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani (juga dieja Achmad Yani; lahir di Purworejo, Jawa Tengah, 19 Juni 1922 – meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 43 tahun) adalah komandan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, dan dibunuh oleh anggota Gerakan 30 September saat mencoba untuk menculik dia dari rumahnya.

2. R. Suprapto - Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto (lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, 20 Juni 1920 – meninggal di Lubangbuaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 45 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia. Ia merupakan salah satu korban dalam G30SPKI dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

3. M.T. Harjono - Letnan Jenderal TNI Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 20 Januari 1924 – meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 41 tahun) adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia yang terbunuh pada persitiwa G30S PKI. Ia dimakamkan di TMP Kalibata - Jakarta.

4. S. Parman - Letnan Jenderal TNI Anumerta Siswondo Parman (lahir di Wonosobo, Jawa Tengah, 4 Agustus 1918 – meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 47 tahun) atau lebih dikenal dengan nama S. Parman adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia dan tokoh militer Indonesia. Ia meninggal dibunuh pada persitiwa Gerakan 30 September dan mendapatkan gelar Letnan Jenderal Anumerta. Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.

5. D.I. Panjaitan - Mayor Jenderal TNI Anumerta Donald Isaac Panjaitan (lahir di Balige, Sumatera Utara, 19 Juni 1925 – meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 40 tahun) adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta

6. Sutoyo Siswomiharjo - Mayor Jendral TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo (lahir di Kebumen, Jawa Tengah, 28 Agustus 1922 – meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 43 tahun) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang diculik dan kemudian dibunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September di Indonesia.

7. Katamso Darmokusumo - Brigjen Anumerta Katamso Darmokusumo (lahir di Sragen, Jawa Tengah, 5 Februari 1923 – meninggal di Yogyakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 42 tahun) adalah salah satu pahlawan nasional Indonesia. Katamso termasuk tokoh yang terbunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, Yogyakarta.

8. Sugiono - Kolonel Anumerta R. Sugiyono Mangunwiyoto (lahir di Gedaren, Sumbergiri, Ponjong, Gunung Kidul, 12 Agustus 1926 – meninggal di Kentungan, Yogyakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 39 tahun) adalah seorang pahlawan Indonesia yang merupakan salah seorang korban peristiwa Gerakan 30 September.

9. Karel Satsuit Tubun - Ajun Inspektur Polisi Dua Anumerta Karel Sadsuitubun (lahir di Maluku Tenggara, 14 Oktober 1928 – meninggal di Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 36 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang merupakan salah seorang korban Gerakan 30 September pada tahun 1965. Ia adalah pengawal dari J. Leimena. Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta. Dikarenakan dia adalah korban Gerakan 30 September, maka dia diangkat menjadi seorang Pahlawan Revolusi.

10. Pierre Tendean - Kapten CZI Anumerta Pierre Andreas Tendean (lahir 21 Februari 1939 – meninggal 1 Oktober 1965 pada umur 26 tahun) adalah seorang perwira militer Indonesia yang menjadi salah satu korban peristiwa Gerakan 30 September pada tahun 1965. Mengawali karier militer dengan menjadi intelijen dan kemudian ditunjuk sebagai ajudan Jenderal Abdul Haris Nasution dengan pangkat letnan satu, ia dipromosikan menjadi kapten anumerta setelah kematiannya. Tendean dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dan bersama enam perwira korban G30S lainnya, ia ditetapkan sebagai Pahlawan Revolusi Indonesia pada tanggal 5 Oktober 1965.

Peristiwa selanjutnya :

Pembantaian di Indonesia 1965–1966 adalah peristiwa pembantaian terhadap orang-orang yang dituduh komunis di Indonesia pada masa setelah terjadinya Gerakan 30 September di Indonesia. Diperkirakan lebih dari setengah juta orang dibantai dan lebih dari satu juta orang dipenjara dalam peristiwa tersebut. Pembersihan ini merupakan peristiwa penting dalam masa transisi ke Orde Baru: Partai Komunis Indonesia (PKI) dihancurkan, pergolakan mengakibatkan jatuhnya presiden Soekarno, dan kekuasaan selanjutnya diserahkan kepada Soeharto.
Baca Selengkapnya Biodata Lengkap 10 Pahlawan Revolusi Indonesia
Loading...