Showing posts with label Agama. Show all posts
Showing posts with label Agama. Show all posts

Pendeta Yesaya Pariadji - Pendiri GTI Gereja Tiberias

Biografi Profil Biodata Pendeta Yesaya Pariadji instagram ig Pendiri Gereja Tiberias Meninggal Dunia Wikipedia IndonesiaPendeta Yesaya Pariadji adalah Pendiri Gereja Tiberias. Pendiri Gereja Tiberias Indonesia (GTI) Pendeta Yesaya Pariadji meninggal dunia hari Kamis (5/5). Kabar itu disampaikan oleh laman resmi Gereja Tiberias melalui situs resmi Gereja Tiberias Indonesia.

Dalam poster kabar duka itu terpampang foto Yesaya dan kutipan ayat dari Alkitab. ibadah pelepasan dan dan tutup peti rencananya akan disiarkan secara online di kanal Youtube Gereja Tiberias Indonesia pada Jumat (6/5) pukul 08.00 WIB.

Pendeta Yesaya Pariadji selama ini dikenal sebagai Gembala Sidang sekaligus Ketua Sinode Gereja Tiberias Indonesia. Dia juga mendirikan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Tiberias.

Pendeta Yesaya Pariadji adalah Pendiri Gereja Tiberias. Pendiri Gereja Tiberias Indonesia (GTI) Pendeta Yesaya Pariadji meninggal dunia hari Kamis (5/5). Kabar itu disampaikan oleh laman resmi Gereja Tiberias melalui situs resmi Gereja Tiberias Indonesia.

Dalam poster kabar duka itu terpampang foto Yesaya dan kutipan ayat dari Alkitab. ibadah pelepasan dan dan tutup peti rencananya akan disiarkan secara online di kanal Youtube Gereja Tiberias Indonesia pada Jumat (6/5) pukul 08.00 WIB.

Pendeta Yesaya Pariadji selama ini dikenal sebagai Gembala Sidang sekaligus Ketua Sinode Gereja Tiberias Indonesia. Dia juga mendirikan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Tiberias.

Biodata Lia Eden Aminuddin Pemimpin Sekte Eden

Biografi Profil Biodata Lia Eden AminuddinLia Aminuddin atau lebih dikenal sebagai Lia Eden (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 21 Agustus 1947; umur 67 tahun) adalah pemimpin kelompok kepercayaan bernama Kaum Eden. Ibunya bernama Zainab, dan bapaknya bernama Abdul Ghaffar Gustaman, seorang pedagang dan pengkhutbah Islam aliran Muhammadiyah. Pada umur 19 tahun, Lia menikah dengan Aminuddin Day, seorang dosen di Universitas Indonesia dan dikaruniai empat orang anak.

Pada awalnya dia adalah seorang ibu rumah tangga yang menempuh pendidikan hanya sampai jenjang SMA dan sebelumnya mempunyai profesi sebagai perangkai bunga bahkan pernah mempunyai acara tampilan khusus mengenai merangkai bunga di TVRI. Menurut Lia, peristiwa ajaibnya yang pertama adalah sewaktu dia melihat sebuah bola bercahaya kuning berputar di udara dan lenyap sewaktu baru saja ada di atas kepalanya. Hal ini terjadi sewaktu dia sedang bersama dengan kakak mertuanya di serambi rumahnya di kawasan Senen, Jakarta Pusat pada 1974.

Menurutnya lagi, peristiwa ajaib kedua yang telah megubah prinsip hidupnya berlaku pada malam 27 Oktober 1995 kala dia sedang bersantai. Pada masa itu, dia telah merasakan kehadiran pemimpin rohaninya, Habib al-Huda yang kemudian mengaku dirinya sebagai Jibril pada waktu itu. Setelah itu Lia Eden mengaku dia menerima bimbingan Malaikat Jibril secara terus menerus sejak 1997 hingga kini.

Selama dalam proses pembimbingan itu, ia mengatakan bahwa Malaikat Jibril menyucikan dan mendidik Lia Eden melalui ujian-ujian sehari-hari yang sangat berat, termasuk pengakuan-pengakuan kontroversial yang harus dinyatakannya kepada masyarakat atas perintah Jibril. Proses penyucian itu menurut ia sangat berat dan tak pernah berhenti hingga kemudian Tuhan memberinya nama Lia Eden sebagai pengganti namanya yang lama. 

Di dalam penyuciannya, ia mengatakan bahwa Tuhan menyatakan Lia Eden sebagai pasangan Jibril sebagaimana ditulis di dalam kitab-kitab suci. Dan ia mengatakan bahwa dialah yang dinyatakan Tuhan sebagai sosok surgawi-Nya di dunia. Selain menganggap dirinya sebagai menyebarkan wahyu Tuhan dengan perantaraan Jibril, dia juga menganggap dirinya memiliki kemampuan untuk meramalkan kiamat. Dia juga telah mengarang lagu, drama dan juga buku sebanyak 232 halaman berjudul, "Perkenankan Aku Menjelaskan Sebuah Takdir" yang ditulis dalam waktu 29 jam.

Pada 1998, Lia menyebut dirinya Mesias yang muncul di dunia sebelum hari kiamat untuk membawa keamanan dan keadilan di dunia. Selain itu, dia juga menyebut dirinya sebagai reinkarnasi Bunda Maria, ibu dari Yesus Kristus. Lia juga mengatakan bahwa anaknya, Ahmad Mukti, adalah reinkarnasi Isa. Pemahaman yang dibawa oleh Lia ini berhasil mendapat kurang lebih 100 penganut pada awal diajarkannya. Penganut agama ini terdiri dari para pakar budaya, golongan cendekiawan, artis musik, drama dan juga pelajar. Mereka disebut sebagai pengikut Salamullah.

Pada bulan Desember 1997, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah melarang perkumpulan Salamullah ini karena ajarannya dianggap telah menyelewengkan kebenaran mengenai ajaran Islam. Kelompok ini lalu membalas balik dengan mengeluarkan "Undang-undang Jibril" (Gabriel's edict) yang mengutuk MUI karena menganggap MUI berlaku tidak adil dan telah menghakimi mereka dengan sewenang-wenang.

Kelompok Salamullah ini juga terkenal karena serangannya terhadap kepercayaan masyarakat Jawa, mengenai mitos Nyi Roro Kidul yang didewakan sebagai Ratu Laut Selatan. Pada tahun 2000, Salamullah ini diresmikan oleh pengikut-pengikutnya sebagai nama kelompok. Kelompok Salamullah mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi yang terakhir tetapi juga mempercayai bahwa pembawa kepercayaan yang lain seperti Buddha Gautama, Yesus Kristus, dan Kwan Im, dewi pembawa rahmat yang dipercaya orang Kong Hu Cu, akan muncul kembali di dunia.

Sejak 2003, kelompok Salamullah ini memegang kepercayaan bahwa setiap agama adalah benar. Kelompok yang diketuai Lia Eden ini yang kemudian berubah nama yang kini dikenal sebagai Kaum Eden. Lia Aminuddin atau akrab disapa Lia Eden meninggal pada Jumat (9/4/2021). Jenazahnya akan dikremasi.

Profil Jalaludin Rakhmat - Tokoh Syiah Indonesia

Biografi Profil Biodata Jalaludin Rakhmat meninggal wafat wikipedia Tokoh Syiah IndonesiaJalaludin Rakhmat (lahir di Bandung, 29 Agustus 1949 – meninggal di Bandung, 15 Februari 2021 pada umur 71 tahun) adalah cendekiawan dan politisi dari PDI-P. Setelah lama menjadi dosen di Universitas Padjadjaran, pada tahun 2014 dia terpilih menjadi anggota DPR-RI periode 2014-2019. Di DPR dia menjadi anggota Komisi VIII (agama dan sosial).

Jalaludin Rakhmat mendapatkan gelar master komunikasi dari Iowa State University dan doktor ilmu politik dari Australian National University. Sejak tahun 1978 dia bergabung dengan Universitas Padjadjaran sebagai staf pengajar. Setelah pensiun sebagai dosen, pada tahun 2013 dia memutuskan terjun ke dunia politik dan bergabung dengan PDI-P. Dia memilih partai tersebut karena menurutnya hanya PDI Perjuangan yang membela kaum minoritas.
Jalaludin muda dibesarkan di kalangan Nahdatul Ulama, dan kemudian aktif di gerakan Muhammadiyah. Pada saat ini dia lebih dikenal sebagai tokoh Syiah di Indonesia. Dia ikut membidani salah satu organisasi Syiah di Indonesia, yaitu Jamaah Ahlulbait Indonesia (Ijabi) pada awal Juli 2000. 

Jalaludin pernah dilaporkan kepada Kepolisian Kota Besar Makassar karena menggunakan ijazah master dan doktor palsu pada tahun 2014. Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) Makassar menduga Jalaludin tidak berhak memakai gelar S2 karena tidak menyetarakan ijazah di Depdikbud dan ijazah S3-nya tidak legal dan fiktif. Sementara itu Mahkamah Kehormatan Dewan dalam Sidang Paripurna DPR memutuskan kasus ijazah Jalaludin Rakhmat dan Nurdin Tampubolon tidak terbukti.

KH Yahya Cholil Staquf - Tokoh NU Asal Rembang

Biografi Profil Biodata KH Yahya Cholil Staquf - wwikipedia - Menteri AgamaKH. Yahya Cholil Staquf lahir di Rembang, Jawa Timur, Indonesia, 16 Februari 1966. KH. Yahya Cholil Staquf adalah tokoh nasional yang memiliki latar belakang dari Nahdladtul Ulama (NU). KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya Staquf adalah anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2015-2019. KH. Yahya Cholil Staquf dilantik sebagai anggota Wantimpres pada 31 Mei 2018 berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 84 P 2018 tentang Pengangkatan Anggota Wantimpres. Selain dikenal sebagai anggota Wantimpres, KH. Yahya Cholil Staquf juga merupakan tokoh salah satu organisasi Islam terbesar, Nahdlatul Ulama (NU) dan menjabat Katib Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). KH. Yahya Cholil Staquf merupakan putra dari tokoh Nahdalatul Ulama (NU) di Rembang dan salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH. Muhammad Cholil Bisri dan istrinya, Muchisnah. Tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU) dan budayawan, KH. Mustofa Bisri atau Gus Mus adalah paman dari KH. Yahya Cholil Staquf. KH. Yahya Cholil Staquf adalah anak pertama dari delapan saudara dan salah satu adiknya, Gus Yaqut Cholill Qoumas adalah tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan ketua Gerakan Pemuda (GP) Anshor.

KH. Yahya Cholil Staquf dididik dalam pendidikan yang formal dan spiritual atau pesantrenan dan pernah menjadi murud KH. Ali Maksum di Madrasah Al-Munawwir Krapyak di Yogyakarta, Indonesia. KH. Yahya Cholil Staquf merupakan lulusan fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada. Dibesarkan dari kultur Nahdilyin kuat dan kehidupan pesantren, KH. Yahya Cholil Staquf pun pernah menjadi pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin, Rembang Jawa Tengah. Nama KH. Yahya Cholil Staquf mulai melejit ketika menjadi juru bicara Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Pada tahun 2014, KH. Yahya Cholil Staquf menjadi salah satu inisiator pendiri institut keagamaan di California, Amerika Serikat yang bernama Bayt Ar-Rahmah Li adDa'wa Al-Islamiyah rahmatan Li Al-alamin yang mengkaji agama Islam untuk perdamaian dan rahmat alam. Pada 2015, KH. Yahya Cholil Staquf terpilih sebagai Katib Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. KH. Yahya Cholil Staquf semakin dikenal ketika terpilih sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2018, untuk menggantikan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang wafat pada 2017, KH. Hasyim Muzadi. Selain dikenal sebagai tokoh organisasi keagaaman, KH. Yahya Cholil Staquf adalah pegiat ikhwal “rahmah”untuk penyelsaian konflik kemanuisaan dunia.
KH. Yahya Cholil Staquf juga pernah dipercaya sebagai tenaga ahli perumus kebijakan pada "Dewan Eksekutif Agama Agama di Amerika Serikat - Indonesia" yang didirikan berdasarkan perjanjian bilateral yang ditandatangani oleh Presiden Obama dan Presiden Jokowi pada Oktober 2015, dalam rangka “menjalin kemitraan strategis antara Amerika Serikat dan Indonesia. KH. Yahya Cholil Staquf pernah mengundang atensi publik ketika menghadiri undrangan acara dari American Jewish Committee (AJC) dan berpidato tentang resolusi konflik keagamaan disana. Selain itu, KH. Yahya Cholil Staquf terlibat secara pemikiran dalam penyusunan naskah deklarasi ISOMIL Nahdlatul Ulama (2016); deklarasi forum persatuan global (2016); deklarasi Ansor gerakan pemuda pada kemanusiaan Islam (2017); dan yang terakhir Manifesto Nusantara (2018). KH. Yahya Cholil Staquf juga dikenal karena melanjutkan apa yang sering dilakukan oleh Gus Dur dengan melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh atau acara komunitas Yahudi untuk perdamaian Israel-Palestina. KH. Yahya Cholil Staquf juga merupakan utusan GP Anshor dan PKB untuk jaringan politik tersebar di Eropa dan Dunia, Centrist Democrat International (CD) dan European People’s Party (EPP).

Biografi Gus Im - KH Hasyim Wahid Adik Gus Dur

Biografi Profil Biodata Gus Im - KH Hasyim Wahid Adik Gus DurKH Hasyim Wahid bin Wahid Hasyim atau yang akrab dikenal dengan panggilan Gus Im adalah adik bungsu dari almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang meninggal dunia, Sabtu (1/8). Gus Im meninggal dunia di RS Mayapada Jakarta pada pukul 04.18. 

Jenazah Gus Im dimandikan dan disholatkan di Ciganjur, Jakarta Selatan. Sesuai dengan wasiat almarhum, beliau dimakamkan di Kompleks Pemakaman Pesantren Denanyar Jombang.

Kedekatan Gus Im dan Gus Dur semasa hidupnya sangatlah erat. Gus Im merupakan tokoh sentral di balik kepemimpinan Gus Dur selama menjabat sebagai Presiden RI keempat 1999-2001. Gus Im pernah terlibat dalam Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).  

Pria bernama KH Hasyim Wahid tersebut dikenal sebagai sosok yang genius. Tak hanya itu, Gus Im juga dikenal menjadi tokoh pergerakan anak-anak muda NU. Almarhum pernah menjabat sebagai salah satu Ketua DPP PDI Perjuangan pada tahun 1998-2000.

Asrorun Ni’am Sholeh - Komisi Fatwa MUI

Biografi Profil Biodata Asrorun Ni’am Sholeh - Komisi Fatwa MUIDr. H.M. Asrorun Ni’am Sholeh, MA (lahir di Nganjuk, 31 Mei 1976; umur 44 tahun) adalah Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2014-2017. Ia menjabat sebagai Ketua KPAI setelah pada periode sebelumnya menjabat Wakil Ketua KPAI periode 2011-2014. Ia juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia periode 2015-2020. Aktivis muda NU ini dikenal sebagai Ulama dan Akademisi. Ia tercatat sebagai Staf pengajar Fakultas Syari’ah dan Hukum di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia juga mendapat amanah sebagai Katib Suriyah PB Nahdlatul Ulama masa khidmat 2015-2020.

Di samping sebagai akademisi, ia juga dikenal sebagai Mantan aktivis 1998 yang aktif di dunia pergerakan sejak zaman mahasiswa. Pada tahun 1998 hingga 1999 ia menjabat sebagai Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta yang menjadi bagian dari sejarah perubahan dan peralihan rezim kekuasaan dari Orde Baru ke Orde Reformasi. Di saat rekan-rekan seangkatannya banyak aktif di dunia politik, Niam kembali ke kampus untuk menempuh pendidikan pascasarjana, dan pada 1999 ia studi ke Al-Azhar Mesir.

Doktor bidang hukum Islam ini terpilih sebagai Ketua Komite Syariah WHFC (World Halal Food Council). Ia terpilih setelah mendapat dukungan dari kalangan muslim China. Acara pemilihan digelar di Melbourne, Australia pada 15-17 Mei 2015. Niam dalam pemilihan mengalahkan ‎calon incumbent, Dr Fahd Shalah al-Aridl, dari kementerian Kehakiman Saudi Arabia yang diusulkan oleh Halal International Association (HIA) Italia. Niam diusulkan oleh delegasi China Islamic Assosiaton (CIA), melalui ketuanya, Profesor Thayyib Mukhtar Muto. Dalam pertemuan yang dihadiri 28 badan pangan halal dunia dari 20 negara itu diputuskan kepemimpinan komite syariah dipercayakan ke Asrorun Niam Sholeh, menggantikan incumbent. Pemilihan digelar voting.

Saat masih mahasiswa, ia bersama rekan-rekannya memprakarsai berdirinya forum kajian Lembaga Studi Agama dan Sosial (eLSAS), yang bergerak di bidang pengkajian dan penelitian yang bertujuan mengembangkan dan menggalakkan kreativitas berpikir generasi bangsa di bidang agama, sosial, politik, dan budaya di Indonesia. Lembaga ini dirawat sampai kini dan ia menjabat sebagai direkturnya. Program utama eLSAS adalah meliputi; diskusi rutin, workshop, dan seminar nasional/internasional, penelitian, kajian dan analisis, penerbitan majalah, jurnal, buku, dan pendidikan.

Mantan Ketua PP Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ini bersama rekan-rekannya di eLSAS Foundation pada pertengahan 2005 memelopori pendirian lembaga pendidikan bagi anak-anak yang secara akademik potensial, dengan nama Al-Nahdlah Islamic Boarding School yang berlokasi di Depok. Lembaga pendidikan ini didedikasikan untuk memberikan kesempatan akses pendidikan bermutu bagi anak-anak di pedesaan. Hingga kini, Niam bertindak sebagai Direkturnya.

Sejak 2005 sampai dengan Februari 2010, suami dari Hj. Lia Zahiroh, SQ., MA. ini terlibat di dalam penyusunan kebijakan yang terkait dengan pendidikan, termasuk di dalamnya pendidikan anak, dalam kapasitasnya sebagai Tenaga Ahli di Komisi X DPR RI, komisi yang membidangi masalah pendidikan, olahraga dan kepemudaan, kebudayaan dan pariwisata, serta perpustakaan. Pada kesempatan tersebut, ia terlibat langsung dengan menjadi Koordinator Tim Ahli untuk pengawasan pelaksanaan UU Sisdiknas, Koordinator Tim Ahli untuk penyusunan UU Perpustakaan, serta UU Perfilman. Salah satu hal nyata, dalam subtansi UU Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman muncul secara eksplisit norma tentang perlindungan hak-hak anak, khususnya Pasal 20 ayat (5) yang mengatur tentang perlindungan hukum untuk insan perfilman anak-anak di bawah umur yang harus memenuhi hak-hak anak, terutama perlindungan mengenai hak belajar dan hak bermain.

Sebagai akademisi ia melakukan diskusi terkait dengan perlindungan anak Indonesia, baik pada aspek regulasi, aspek pendidikan, aspek kesehatan, dan juga aspek hukum. Ia pernah menjalin kerja sama dengan BKKBN untuk kampanye kesehatan reproduksi perempuan dalam rangka mencegah kelahiran anak cacat, penggunaan alat kontrasepsi yang aman untuk menghindari terjadinya baby booming yang berdampak pada lahirnya genarasi anak-anak yang lemah. Salah satu bentuk kerja sama tersebut adalah melalui talk show radio. Kerja sama juga pernah terjalin dengan Lembaga Kajian Sumber Daya Manusia (Lakpesdam NU), Majelis Pertimbangan Kesehatan dan Syarak (MPKS), Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Biografi Nursamad Kamba Tokoh Ahli Tasawuf

Biografi Profil Biodata Nursamad Kamba Tokoh Ahli Tasawuf
Nursamad Kamba kelahiran Pinrang, Sulawesi Selatan pada 23 September 1958. Pria yang akrab disapa Kamba ini merupakan dosen Tasawuf pada Jurusan Tasawuf Psikoterapi (TP) Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung sejak 1998 hingga sekarang dan ahli Tasawuf dengan menjadi Ketua Jurusan TP periode 1998-2000. Selama menjadi tenaga pengajar di Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung sejak tahun 1998, Kamba pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan TP periode 1998-2000 dan Sekretaris Pusat Pengembangan Studi Luar Negeri IAIN SGD tahun 1998.

Kamba menempuh pendidikan S1, S2, dan S3 dari Universitas Al Azhar Cairo. Beliau mengambil jurusan Aqidah dan Filsafat. Selama ini sejumlah jabatan pernah diembannya seperti Direktur Program Dirasat Islamiyah kerjasama Universitas al-Azhar Mesir-IAIN Jakarta di Jakarta tahun 1999, Kabag TU Pimpinan pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Departemen Agama di Jakarta tahun 2000. 

Selain itu Kamba menjabat Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Cairo dari tahun 2001 sampai 2004, Konsul/Atase Haji Konsulat Jenderal RI di Jeddah dari tahun 2005 sampai 2009, anggota Tim Penguji Seleksi Calon Non Beasiswa ke Universitas al Azhar Mesir di Jakarta tahun 2010, Anggota Delegasi RI pada Dialog Lintas Agama RI-Libanon II di Malang, Jawa Timur tahun 2011. 

Anggota Badan Wakaf Indonesia di Jakarta tahun 2011 dan anggota Tim Penyusunan Peraturan Menteri Agama Tentang Pelaksanaan Wakaf Benda Tidak Bergerak dan Benda Bergerak Selain Uang di Kemenag Jakarta tahun 2011, serta Ketua Divisi Luar Negeri di Badan Wakaf Indonesia (BWI) tahun 2011 dan Anggota Bidang Kerjasama Luar Negeri di Majlis Ulama Indonesia (MUI) tahun 2011.

Selain ahli tasawuf Nursamad Kamba dikenal sebagai penulis. Karyanya antara lain Fatawa Majlis al Ulama al Indunisi (Terjemah Indonesia-Arab) terbitan CENSIS tahun 1996, Universitas al Azhar: Problem Modernisasi Pendidikan Islam terbitan PERTA tahun 1997, Al Shirath al Wasath terbitan CENSIS tahun 1997, Abdul Karim Amrullah wa Atsaruhu fi al-Harakat al-Tajdidiyah al-Islamiyah bi Minangkabau terbitan CENSIS tahun 1999, Al Sirah al Nabawiyah (Terjemah Arab-Indonesia) terbitan Adigna Media Utama tahun 1999, Syabakat al Ulama (Terjemah Indonesia-Arab) terbitan CENSIS tahun 1999, Al Muhammadiyah wa Nahdlatul Ulama fie Nazhri al Ulama bi al Syarq al Awsath terbitan Mimbar Studi tahun 1999, dan Islam Sufistik (Terjemah Arab-Indonesia) terbitan Mizan tahun 2001.

Berkat keuletan, Kamba pernah meraih penghargaan dari PT Asuransi Jiwasraya/ UNHAS tahun 1990, KBRI Cairo tahun 1993, PPMI Mesir tahun 2004, Departemen Luar Negeri RI tahun 2005 dan HIMA-J TAPSI tahun 2010.  Ahli tasawuf Nursamad Kamba meninggal dunia pada Sabtu (20/6/2020) pukul 01.00 WIB. Kiai NU, KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus mengabarkan kepergian Nursamad Kamba dalam akun Facebook-nya. Kini, Kamba telah pergi. Kepergian Nursamad Kamba diiringi dengan #maiyahberduka.

Da'i Kembar Tiga - Hannan, Mannan, dan Ihsan

Biografi Profil Biodata Hafiz Kembar 3 Tiga - Hannan, Mannan, dan IhsanTiga saudara kembar, Abdul Hannan Jamaluddin, Abdul Mannan Jamaluddin, dan Abdul Ihsan Jamaluddin para pemuda tampan yang lahir 11 Juni putra Agus Jamaluddin dan Sukrimiyati itu secara bersama memutuskan untuk menjadi seorang penghafal Quran.

Menjadi seorang hafiz merupakan hal yang tidak mudah. Mereka yang memutuskan untuk menjadi penghafal Alquran harus menjalani proses yang cukup panjang. Langkah mereka mendapat dukungan dari orangtua. Mereka kemudian diantarkan ke Pesantren Darul Quran untuk menjadi hafiz.

Bahkan, mereka pun memutuskan untuk meninggalkan sekolah agar bisa fokus menghafal Alquran. Orangtua mereka mengajar, mubaligh di Batam. Ayahnya asli garut, Ibu asli Cilacap. Ayahnya punya yayasan, Ummul Quran. Bergerak di banyak hal. Salah satunya adanya klinik herbal.

Mereka delapan saudara anak Agus Jamaluddin, 38 tahun dan Ibu Sukrismiyati. Tertua Diva Tanisya Alifa Desti, lalu Abdul Hannan Jamaluddin, Abdul Mannan Jamaluddin, Abdul Ihsan Jamaluddin. Adiknya Aghitsni Rosyidah Latief, Sarah Haya' Nadaul Matin, Yasin Karim Jamaluddin, dan Qum Syauqi Ali Hafidzi Jalamuddin yang lahir 2 minggu setelah Sarah meninggal.

Di usia mereka yang masih remaja, mereka telah memiliki kemampuan dalam menghafal Alquran genap 30 juz. Ihsan, salah satu dari ketiga hafiz ini menuturkan bagaimana mereka sampai memiliki keinginan untuk menjadi hafiz bersama. Keinginan itu muncul ketika mereka membaca satu hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud tentang keutamaan menjadi hafiz.

Biodata Felix Siauw - Ustadz Etnis Tionghoa

Biografi Profil Biodata Felix Siauw - Ustadz Etnis TionghoaFelix Siauw (lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 31 Januari 1984; umur 33 tahun) adalah seorang ustadz etnis Tionghoa-Indonesia. Ia menjadi seorang mualaf semenjak masa kuliah dan bertemu seorang aktivis gerakan Islam, Hizbut Tahrir Indonesia. Felix Siauw lahir dan tumbuh di lingkungan non-muslim. Ia mulai mengenal Islam pada tahun 2002, saat masih berkuliah di Institut Pertanian Bogor semester 3. Felix Siauw menikah pada tahun 2006 dan saat ini telah memiliki empat orang anak, yaitu Alila Shaffiya Asy-Syarifah (2008), Shifr Muhammad Al-Fatih 1453 (2010), Ghazi Muhammad Al-Fatih 1453 (2011), dan Aia Shaffiya Asy-Syarifah (2013).

Biografi Profil Biodata Felix Siauw - Ustadz Etnis TionghoaBuku-buku karya Felix Siauw banyak mengangkat topik dan perspektif yang terkait dengan organisasi tempat ia bernaung, yakni Hizbut Tahrir Indonesia. Perspektif Hizbut Tahrir Indonesia sempat beberapa kali dikritik karena tidak peka sejarah. Hizbut Tahrir didirikan sebagai harokah Islam yang bertujuan mengembalikan kaum muslimin untuk kembali taat kepada hukum-hukum Allah SWT yakni hukum Islam, memperbaiki sistem perundangan dan hukum negara yang dinilai tidak Islami/kufur agar sesuai dengan tuntunan syariat Islam, serta membebaskan dari sistem hidup dan pengaruh negara barat. Hizbut Tahrir juga bertujuan untuk membangun kembali pemerintahan Islam warisan Rasulullah SAW dan Khulafaur Rasyidin yakni Khilafah Islamiyah di dunia, sehingga hukum Islam dapat diberlakukan kembali.

Ustaz Arifin Ilham dan 3 Istri Beserta Keluarga

Biografi Profil Biodata Ketiga Istri Cantik Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia 2019K.H. Muhammad Arifin Ilham yang lahir di Banjarmasin, 8 Juni 1969; umur 48 tahun adalah seorang pendakwah atau dai. Ia mendirikan majelis taklim bernama "Adz-Dzikra" pada tahun 2000. Arifin Ilham adalah anak kedua dari lima bersaudara, dan dia satu-satunya anak lelaki. Ayah Arifin masih keturunan ketujuh Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, ulama besar di Kalimantan, sementara ibunya, Hj. Nurhayati, kelahiran Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Biografi Profil Biodata Ketiga Istri Cantik Ustaz Arifin Ilham WafatUstad Arifin Ilham selama ini dikenal telah memiliki dua istri. Istri pertama asal Aceh Wahyuniati Al-Waly yang dinikahinya pada tahun 1998 dan istri kedua Rania Bawazier, yang ia nikahi pada tahun 2010. Keluarga ini akur, sering terlihat bersama, bahkan tinggal serumah. Ayah dari Alvin Faiz itu memang dikabarkan telah menikahi seorang wanita lagi di tahun 2017 dan kini Ustadz M Arifin Ilham memiliki 3 istri. Arifin Ilham tidak secara resmi mengakuinya. Namun melalui akun facebook resmi K. H. Muhammad Arifin Ilham, ia menunggah video bersama tiga istrinya.

Biografi Profil Biodata Ketiga Istri Cantik Ustaz Arifin Ilham Tutup UsiaIa tidak menyebutkan nama istrinya. Namun ia mengatakan,bersama 3 bidadari, putri Aceh, putri Yaman dan putri Sunda, janda 37 th dengan 2 anak saat Liqo Tarbiyyah. Foto itu awalnya diposting oleh istri keduanya, Rania di Insta Story miliknya. Ia menuliskan kalimat yang menandakan kalau ketiga wanita itu adalah istri sang ustaz. Foto itu kemudian ramai dibicarakan netizen dan banyak juga yang salut dengan Ustaz Arifin Ilham bisa membuat ketiga istrinya itu kompak. Setelah foto itu heboh, kini giliran istri pertama Ustaz Arifin Ilham yang memposting video tak kalah heboh.

Hj Nur Aliah Ibnu Haja Istri Ustadz Maulana

Biografi Profil Biodata Foto Hj Nur Aliah Ibnu Haja Meninggal Istri Ustad Nur MaulanaHj Nur Aliah Ibnu Haja adalah istri Ustad Nur Maulana yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Makassar. Hj Nur Aliah adalah sosok istri dan ibu yang soleha menurut sang suami ustad yang ngetren dengan istilah Jamaah oh jamaah ini. Ustad Nur Maulana tadinya akan membawa sang istri ke negeri Jiran Malaysia untuk berobat, sesuai permintaan almarhum sebelum meninggal. Hj Nur Aliah meninggalkan seorang suami dan empat orang anak, satu laki-laki dan tiga perempuan.

Sebelum meninggal, Nuraliyah Ibnu Hajar atau Hajjah Aliah sempat pindah-pindah rumah sakit. Sebelum dirawat di RS Bhayangkara karena sakit, Aliah sempat dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut Jala Ammari, Jalan Satando, Makassar. Jenazah berada di rumah duka, Jalan Satando, Makassar berada di dekat ujung Jalan Tol Reformasi atau dekat Markas Komando Lantamal VI TNI Angakatan Laut atau dekat Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar. Jenazah dikebumikan, Senin (21/1/2019). Rumah duka yang ramai pelayat dan banyak pejabat lokal berdatangan. Tampak hadir, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal atau Deng Ical; Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman; dan mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo..

Sang suami Ustadz Muhammad Nur Maulana yang lahir di Ujung Pandang, 20 September 1974; umur 44 tahun adalah seorang dai atau pendakwah yang menampilkan dakwahnya dengan bahasa dan cara penyampaian yang sangat mudah diterima oleh masyarakat. Ia adalah lulusan dari Pondok Pesantren An-Nahdah Ujung Pandang tahun 1994, selain sebagai penceramah ia merupakan Guru Agama Islam di sebuah sekolah dasar Islam Athirah dan Pondok Pesantren An-Nahdah. Pria yang dikenal sebagai sosok dermawan dan selalu ceria ini menikahi istrinya Nur Aliah 8 Agustus 2008 dan juga aktif menyampaikan dakwahnya di salah satu acara di stasiun televisi swasta Trans TV.

Ustadzah Neno Warisman - Artis Religi Pendidikan

Biografi Profil Biodata Neno Warisman Dihadang Massa di PekanbaruHj. Titi Widoretno Warisman lebih akrab dipanggil Neno Warisman (lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 21 Juni 1964; umur 54 tahun) dulunya adalah penyanyi dan bintang film era 1980-an. Sekarang, Neno aktif di dunia religi, sosial dan pendidikan, terutama pengasuhan, peran ibu dan peran keayahan. Sejak kecil Neno telah menunjukkan kesukaannya pada puisi dan deklamasi. Bahkan pada tahun 1978, Neno terpilih sebagai juara baca puisi se-Jakarta. Neno pun melanjutkan kuliah di Fakultas Sastra Perancis Universitas Indonesia. Neno terkenal sebagai penyanyi di era 80-an. Lagu Neno banyak yang terkenal hingga kini, seperti lagu "Matahariku", begitu pun duetnya dengan Fariz RM, "'Nada Kasih", dan juga lagu religi "A Ba Ta Tsa".

Sebagai pemain film, Neno terkenal karena aktingnya sebagai Sayekti di film Sayekti dan Hanafi yang ditayangkan TVRI dan disutradarai oleh Irwinsyah. Selain itu, Neno juga pernah bermain dalam film Semua Sayang Kamu (1989) yang masuk dalam nominasi Aktris Terbaik Festival Film Indonesia 1989. Tahun 2005, Neno bermain dalam film garapan Garin Nugroho Rindu Kami PadaMu (2005). Film ini meraih penghargaan sebagai film terbaik Asia di Osian’s Cinefan Festival ke-7 di New Delhi, India, yang berlangsung 16-24 Juli 2005. Pada tahun 1991, Neno memutuskan untuk memakai jilbab dan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk dunia religi, sosial dan pendidikan serta aktif membantu sosialisasi program Pendidikan Anak Dini Usia (PAUD) Departemen Pendidikan Nasional. Sering diundang untuk berbicara di seminar-seminar para ibu. Berbicara terutama tentang pengasuhan anak yang benar, pendidikan negeri, dan kesehatan.

Pada ulang tahunnya yang ke-40, 21 Juni 2004, Penerbit Syaamil menerbitkan buku Neno bertajuk Izinkan Aku Bertutur. Tahun 2006, dengan penerbit yang sama, Neno merilis buku berjudul Matahari Odi Bersinar Karena Maghfi. Buku pertama dari trilogi opera keluarga ini adalah sebuah refleksi batin yang tulus dan amat mendalam dari seorang Neno Warisman tentang keajaiban keajaiban jiwa yang ia alami dan saksikan dari anak anaknya yang menggemaskan, smart, aktif dan shalih. Pada bulan juni 2008 memulai kampanye "PMM", pola makan yang menyelamatkan. Neno menikah dengan Ahmad Widiono Doni Wiratmoko dan memiliki 3 orang anak; Zaka, Maghfira, dan Ramadhani. Neno juga membuka usaha biro perjalanan haji dan umrah.

Billy Graham Tokoh Kebangunan Rohani Amerika

Biografi Profil Biodata Billy Graham MeninggalWilliam Franklin Graham adalah tokoh kebangunan rohani di Amerika pada abad ke-20.[1] Ia dikenal dengan nama Billy Graham. Ia memiliki semangat penginjilan yang kuat. Perhatiannya terutama ditujukan kepada kaum muda yang acuh tak acuh terhadap gereja dan kekristenan. Ia pun mendirikan sebuah lembaga penginjilan yang bertujuan untuk mengadakan penginjilan kepada kaum muda, khususnya kepada siswa-siswa sekolah menengah yang bernama Youth fo Christ (Pemuda bagi Kristus).

William Franklin Graham atau Billy Graham dilahirkan dalam sebuah keluarga Baptis yang saleh di Charlotte, Amerika Serikat, pada tahun 1918. Sejak kecil ia telah bercita-cita untuk melayani pekerjaan Tuhan.[1] Sejak kecil ia telah bercita-cita untuk melayani pekerjaan Tuhan. Ia tidak mempunyai latar belakang pendidikan teologi akademik. Ia hanya mengikuti kurusus teologi di Florida Bible Institute, sebuah kursus teologi fundamentalis. Setelah menyelesaikan kursus teologinya, Billy menjadi pendeta Baptis di selatan (Southern Baptist Convention). Tahun 1943 ia menamatkan studi sarjana mudanya pada Wheaton College dalam bidang antropologi. Wheaton College mempunyai latar belakang fundamentalisme yang kuat sehingga mempengaruh Billy Graham.

Ustadzah Nani Handayani Syiar Kemuliaan Metro TV

Biografi Profil Biodata Ustadzah Nani Handayani Syiar Kemuliaan Metro TvUstadzah Nani Handayani Syiar Kemuliaan Metro TV - Nani Handayani @handayani_nani adalah Direktur PGTK @YayasanIQRO • Pembicara di beberapa perkantoran & Majelis Ta'lim Umroh&Haji #SekolahDakwah #SekolahPernikahan. Sebuah foto yang menunjukkan cuplikan program acara dakwah di sebuah televisi swasta nasional ramai dibicarakan warganet, Selasa (5/12/2017). Foto tersebut memperlihatkan sang ustazah yang diketahui bernama Nani Handayani sedang memberikan penjelasan mengenai sebuah ayat Al Quran. Namun bukan penampilan sang ustazah, melainkan tulisan ayat Al Quran yang berada di layar di belakang ustazah.

Tulisan dengan huruf Arab itu merupakan penggalan Surat Al Ankabut ayat 45 tentang keutamaan shalat. Bagi sejumlah orang, barangkali tak ada yang aneh dengan tulisan tersebut. Namun bagi orang yang mengetahui tata cara penulisan huruf Arab, membeberkan bahwa tulisan tersebut sangat salah bahkan berantakan. Menurut mereka terdapat cukup banyak kesalahan penulisan ayat tersebut, baik penulisan huruf maupun tanda baca.

Biografi Profil Biodata Ustadzah Nani Handayani Syiar Kemuliaan Metro TvPotongan tulisan ayat Al Quran yang ditampilkan dalam acara Syiar Kemuliaan yang ditayangkan oleh Metro Tv belakangan menjadi perhatian netizen. Pasalnya, ustadzah Neni Handayani yang membawakan acara tersebut, salah dalam menulis ayat Al-Quran yang berbunyi, Innash sholaata tanhaa’ anil-fahsyaa’i wal-munkar. Artinya, “Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar”. Mengakui kesalahan tersebut, ustadzah Nani Handayani meminta maaf kepada seluruh umat Islam. Ia menuturkan bahwa kesalahan tersebut tanpa kesengajaan. Ia juga meminta ampun kepada Allah SWT. Berikut permintaan maaf yang dipublish di akun Twitter @Handayani_Nani pada Selasa (05/12/2017).

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakutuh - Astaghfirullahal adzim alladzi lailaha illa hual hayyul qayyum wautubuilaih. Mohon ampun kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Mohon maaf kepada guru-guru, ustadz, ustadzah dan juga kepada semua umat Islam di muka bumi ini. Apa yang terjadi di acara Metro TV adalah sebuah kesalahan manusiawi yang sama sekali tidak pernah diniatkan untuk melakukan kesalahan yang disengaja. Sama sekali tidak disengaja. Saya mohon ampun, Rabbana dzalamna anfusana wa illam taghfirlana watarhamna lana kunanna minal khasirin. Subhanaka inni kuntu minaz zhalimin. Mohon ampun kepada Allah mohon maaf kepada semua umat Islam. Semoga hal ini tidak akan terulang lagi dan saya akan terus banyak belajar dan berhati-hati dalam berdakwah. Wabillahittaufiq wal hidayah assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

#Lihat pula : Ustadz Firanda Andirja Khazanah Islam Metro TV

Habib Bahar bin Smith Majelis Pembela Rasulullah

Biografi Profil Biodata Al Habib Bahar bin Ali bin Smith Pemimpin Majelis Pembela RasulullahHabib Bahar bin Smith (Arab: بحر بن سميط‎; Transliterasi: Baḥr bin Sumayṭ; pengucapan bahasa Arab: [baħr bin sumajtˤ] nama lengkap: (Arab: سيد بحر بن علي بن علوي بن عبد الرحمن بن سميط; Transliterasi: Sayyid Baḥr bin ‘Alī bin ‘Alawī bin ‘Abd ar-Raḥman bin Sumayṭ); lahir di Manado, 23 Juli 1985; umur 33 tahun) adalah seorang ulama dan pendakwah Indonesia asal Manado, Sulawesi Utara. Bahar merupakan pemimpin dan pendiri Majelis Pembela Rasulullah yang berkantor pusat di Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Selain itu, dia juga merupakan pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin di Kemang, Bogor. Bahar dikenal sebagai seorang pendakwah yang sering memprovokasi massa,[3] namun isi ceramahnya tegas dan menyejukan.[4] Pada setiap ceramahnya, dia selalu didampingi dan dijaga ketat oleh Laskar Pembela Islam dan Front Pembela Islam,[5] namun tidak jarang pula didampingi oleh Barisan Ansor Serbaguna ketika dia berdakwah di tempat yang masyarakatnya berafiliasi dengan Nahdlatul 'Ulama.

Biografi Profil Biodata Al Habib Bahar bin Ali bin Smith Pemimpin Majelis Pembela RasulullahAl Habib Bahar bin Ali bin Smith adalah Pemimpin Majelis Pembela Rasulullah. Habib Bahar bin Smith dakwahnya tegas dan lugas seperti gurunya Habib Rizieq yang juga melawan kebathilan sampai harus rela dipenjara. Walau sudah dilarang keras oleh pihak kepolisian, aksi sweeping ormas pada tempat hiburan tetap saja terjadi di Kafe D'Moz di Tanah Kusir Pesanggrahan, Jakarta Selatan Minggu (29/7) dan memimpin sweeping di kafe di kawasan Bintaro, Jaksel.

Habib Bahar bin ‘Ali bin Smith, Pimpinan Majelis Pembela Rasulullah SAW, dikenal sebagai penceramah yang berapi-api dengan suara teriakannya yang selalu menggema didalam setiap ceramahnya. Ketidaksukaannya terhadap kepada polisi, pemerintah, presiden bahkan ulama tertentu selalu berkumandang didalam setiap ceramahnya. Kata-kata yang keras dan juga sering mengarahkan jemaahnya untuk menentang hukum dan tindakan main hakim sendiri terhadap pihak-pihak yang dianggap sebagai PKI. Habib Bahar Bin Smith sudah seringkali ditangkap karena terjerat sejumlah kasus aksi kekerasan seperti penyerangan jamaah Ahmadiyah di Kebayoran lama serta sejumlah aksi sweeping tempat hiburan.

Profil Evie Effendi - Ustadz Gaul dari Bandung

Biografi Profil Biodata Evie Effendi - Ustadz Gaul dari BandungUstadz Evie Effendi adalah seorang penceramah Bandung. Pria kelahiran Bandung 19 Januari 1976 berperawakan pendek dan kurus ini rutin mengisi acara di Mutiara Pagi Hits Radio 103.9 FM Bandung, menjadi pembicara di Damai Indonesiaku TV One, menjadi host di Risalah hati Net TV biro Jabar, serta pernah mengisi acara Islam Itu Indah Trans TV. Beliau sekilas tak tampak seperti ustadz, gayanya nyentrik, penampilan memakai kupluk, dan gaya bicaranya gaul, nyunda. Dengan gaya tersebut ia mudah diterima oleh kalangan remaja dan pemuda. - Biografi Ustadz Abdul Somad, Lc. MA

Biografi Profil Biodata Evie Effendi - Ustadz Gaul dari BandungSeperti pengakuannya dalam salah satu tausiahya, sebelum terjun ke dunia dakwah, Ustadz Evie Effendi menjelaskan bahwa awalnya, ia merasakan resah, gelisah, gundah gulana yang tak terjawab. Lalu dengan ijin Allah, ia diberikan secercah kesadaran bahwa ketenangan dalam hidup bukan dari materi. Untuk menambah ilmu agama, ia pernah pesantren namun tidak lama, sehingga tidak pernah tamat. Hal tersebut dikarenakan kebutuhan akan pekerjaan. Ust. Evie pernah bekerja selama 15 tahun di sebuah pabrik Riset and Development (R&D), Maching Colour, warna denim. - Biografi Ustadz Hanan Attaki, Lc. Founder Pemuda Hijrah

Biografi Profil Biodata Evie Effendi - Ustadz Gaul dari BandungUstadz Evie memulai dakwahnya di jalan atau Dakwah On The Street. Setelah beliau berhijrah dari pekerjaan yang telah dijalaninya selama 12 tahun, yakni meracik 105 warna diracik menjadi celana jeans dengan label merk merek terkenal. Ustadz Evie Effendi, Berdakwah secara Asik, Unik, dan Pantun yang Memikat Hati. “Jangan lupa bahagia” itulah kata yang selalu Ustadz Evie Effendi sampaikan dalam setiap ceramahnya. - Biografi Ustadz DR. Syafiq Riza Basalamah, MA

Profil Ustadz Syam - Syamsuddin Nur Makkah

Biografi Profil Biodata Ustadz Syam - Wikipedia - Ustadz SyamsuddinUstaz Syam atau yang bernama lengkap Ustaz Syamsuddin Nur Makkah dihujani kritikan gara-gara ceramahnya. Penggalan video ceramah seorang ustaz saat mengisi program acara pada sebuah stasiun televisi mendadak viral dan menjadi perbincangan warganet. Dalam video yang banyak diunggah pada media sosial tersebut sang ustaz dinilai melontarkan kalimat yang dinilai tak pantas. Sontak ceramah Ustaz Syam mendapatkan perhatian serius dari warganet. Menurut mereka apa yang disampaikan ustaz Syam tak pantas dan dianggap keterlaluan.

Biografi Profil Biodata Ustadz Syam - Wikipedia - Ustadz SyamsuddinSetelah video ceramahnya menghebohkan warganet, sebuah video permintaan maaf seorang ustaz muda muncul di Twitter. Pemilik akun @AdellaWibawa yang memposting video berdurasi 57 detik itu. Dalam captionnya ditulis seperti ini. "Sudah minta maaf jgn dibully lg teman2." Ustaz muda dalam video tersebut adalah Syamsuddin Nur Makkah atau akrab disapa dengan Ustadz Syam. Ustaz kelahiran 1992 di Maros Sulawesi Selatan ini, sekarang pengisi tetap di program acara Islam Itu Indah (TransTV). Permintaan maaf yang dilakukan itu, berkaitan dengan apa yang sudah diucapkan dalam program acara Islam Itu Indah.

Biografi Profil Biodata Ustadz Abdul Somad

Biografi Profil Biodata Ustadz Abdul Somad, Lc. MAUstadz Abdul Somad atau yang bernama lengkap H. Abdul Somad, Lc., MA. lahir 18 Mei 1977 merupakan ustad yang cerdas dan lugas serta ahli dalam merangkai kata, membuat ceramahnya begitu mudah dicerna dan dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. Banyak dari ceramah Ustadz Abdul Somad yang mengulas berbagai macam persoalan, bahkan masalah kekinian, nasionalisme dan berbagai masalah yang sedang menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat.

Biografi Profil Biodata Ustadz Abdul Somad, Lc. MAPendidikan terakhir Ustadz Abdul Somad adalah lulusan S1 Al-Azhar, Mesir dan S2 Dar Al-Hadits Al-Hassania Institute, Kerajaan Maroko. Ustadz Abdul Somad mengabdi menjadi Dosen Bahasa Arab di Pusat Bahasa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dan Dosen Tafsir dan Hadits di Kelas Internasional Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau serta Dosen Agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Yayasan Masmur Pekanbaru. Ustadz Abdul Somad merupakan Anggota MUI Provinsi Riau, Komisi Pengkajian dan Keorganisasian Periode : 2009 – 2014. Dia pun Anggota Badan Amil Zakat Provinsi Riau, Komisi Pengembangan, Periode : 2009 – 2014 serta Sekretaris Lembaga Bahtsul Masa’il Nahdlatul Ulama Provinsi Riau, Periode : 2009 – 2014.

Biografi Profil Biodata Ustadz Abdul Somad, Lc. MAUstadz Abdul Somad ternyata di dunia maya pun banyak dicari banyak orang untuk mencari berbagai kajian dan ceramah Ustadz Abdul Somad yang sering menjadi perbincangan para netizen. Kajian-kajiannya tajam dan menarik sehingga membuat banyak orang suka dengan tausiahnya. Bahkan pengajiannya pun juga banyak yang menjadi viral di media sosial. Kajian mengenai hari kemerdekaan Indonesia beberapa waktu yang lalu misalnya, begitu viral dan dishare oleh banyak orang.

Ustad Solmed - Sholeh Mahmoed Nasution

Biografi Profil Biodata Ustad Solmed - Sholeh Mahmoed Nasution ditahan-di-bandara-changi-singapuraUstad Solmed atau bernama asli Sholeh Mahmoed Nasution (lahir di Jakarta, 19 Juli 1983; umur 33 tahun) adalah seorang penceramah dan aktor berkebangsaan Indonesia. Kali pertama, Ustad Solmed dikenal saat menjadi juara umum di lomba pidato dan ceramah nasional di masjid Istiqlal (2000). Ia merupakan alumni dari UIN Syarif Hidayatullah.

Ustad Solmed merupakan penceramah/aktor berdarah batak putra pasangan H. Nadjamuddin Nasution dan Hj. Salmah Lubis. Dia menikah dengan Dewi Yulianti pada tanggal 5 Maret 2006 namun mereka akhirnya bercerai. Ustad Solmed menikah untuk kedua kalinya dengan bintang sinetron April Jasmine pada 11 November 2011. Putra pertama mereka bernama Sultan Mahmoed Qusyairi pada 22 Juli 2013.

Biografi Profil Biodata Ustad Solmed - Sholeh Mahmoed Nasution ditahan-di-bandara-changi-singapuraPada tanggal 29 April 2016, Ustad Solmed dikabarkan dianiaya oleh sekelompok masyarakat di Serang, Banten, karena terlambat datang memenuhi panggilan ceramah. Ustad Solmed datang jam 00:00 dini hari dengan alasan panitia memberikan informasi yang salah terkait tempat acara sehingga dirinya harus menghabiskan waktu di perjalanan untuk menuju ke tempat baru tersebut.

Ustad Solmed sempat membantah kabar penganiayaan ini, namun akhirnya Ustad Solmed memperkarakan kasus penganiayaan ini dengan menunjuk Hotmas Paris Hutapea sebagai kuasa hukumnya. Kabar terbaru, Ustaz kondang Sholeh Mahmoed Nasution (Ustaz Solmed) mendapat perlakuan kurang mengenakkan dari Imigrasi Bandara Changi Singapura. Ditahan di ruang isolasi, Ustaz Solmed disita paspor dan sempat ditahan telepon genggamnya.

Biografi Alfian Tanjung Pakar Anti Komunis PKI

Biografi Profil Biodata Alfian Tanjung Wikipedia Indonesia - Pakar Anti Komunis PKIAlfian Tanjung merupakan Dosen Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA) yang juga merupakan Wakil Ketua Komite Dakwah Khusus MUI Pusat. Selama ini Alfian Tanjung dikenal sebagai pakar Anti Komunis karena itu kajian-kajian dan kehadirannya di hadapan publik kerap menyuarakan tentang hal-hal yang berkaitan dengan anti PKI. Alfian Tanjung menyebut jika dirinya telah mendalami pengetahuan tentang PKI selama lebih dari 30 tahun. Di bidang organisasi, Alfian Tanjung merupakan pimpinan Taruna Muslim yang merupakan organisasi yang kerap menyuarakan kewaspadaan terhadap bangkitnya PKI.

Selain itu, Alfian Tanjung merupakan Ketua Departemen Kajian Strategis DPP Gerakan Bela Negara peride 2015-2020. Selain aktif berceramah, Alfian Tanjung juga menuliskan buku berjudul “Mengganyang Komunis: Langkah & Strategi Menghadapi Kebangkitan PKI” pada tahun 2006 yang diterbitkan Taruna Muslim Press dan juga “Menangkal Kebangkitan PKI; Stategi Perlawanan Nasional Menjaga Keutuhan NKRI” pada tahun 2007 yang juga diterbitkan Taruna Muslim Press. Untuk buku yang terakhir telah mengalami cetak ulang beberapa kali.

Biografi Profil Biodata Alfian Tanjung Wikipedia Indonesia - Pakar Anti Komunis PKIPenyidik Bareskrim Polri menahan Alfian Tanjung setelah diperiksa sebagai tersangka. Alfian diduga melakukan fitnah dan pencemaran nama baik dengan mengungkit Partai Komunis Indonesia dalam ceramahnya. Alfian ditahan sejak Selasa (30/5/2017) atas laporkan oleh seorang warga Surabaya, Jawa Timur, bernama Sujatmiko lantaran memberikan ceramah dengan materi tentang PKI. Saat itu, dia tengah berceramah di Masjid Mujahidin, Surabaya. Penahanan Alfian merupakan pertimbangan objektif dan subjektif penyidik.

Sebelumnya, Alfian Tanjung pernah menuduh Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki merupakan kader Partai Komunis Indonesia (PKI) saat memberikan ceramah di hadapan jemaah masjid di Solo. Alfian Tanjung tidak merespon somasi dan telah dilaporkan ke polisi karena menyebut Teten adalah kader PKI. Ia juga mengatakan bahwa gedung Kantor Staf Presiden yang terletak di Gedung Binagraha, Kompleks Istana Presiden, sering dijadikan tempat rapat PKI oleh Teten dan kawan-kawannya. Alfian mengaku punya bukti atas tuduhannya tersebut dan siap membuktikannya di depan penyidik.

Biografi Profil Biodata Alfian Tanjung Wikipedia Indonesia - Pakar Anti Komunis PKISelain itu, Alfian juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena menyebut kader PDI-P dan orang dekat Presiden Joko Widodo adalah PKI. Dalam akun Twitternya, Alfian menulis bahwa sebanyak 85 persen kader PDI-P merupakan kader PKI. Alfian juga sempat menyebut Anggota Dewan Pers Nezar Patria sebagai kader PKI dan Nezar langsung melayangkan somasi. Setelah menerima surat teguran tersebut, Alfian mengaku salah dan keliru dengan menyebut Nezar sebagai kader PKI saat berceramah di beberapa komunitas pengajian.