Showing posts with label Walikota. Show all posts
Showing posts with label Walikota. Show all posts

Profil Budi Budiman - Walikota Tasikmalaya

Biografi Profil Biodata Budi Budiman wikipedia Walikota Tasikmalaya ditangkap dan ditahan KPKBudi Budiman adalah Walikota Tasikmalaya yang resmi ditahan di Rutan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang sebelumnya dietapkan KPK sebagai tersangka kasus suap DAK (Dana Alokasi Khusus) Kota Tasikmalaya untuk Tahun Anggaran 2018. 

Dalam kasus tersebut, orang nomor satu Kota Tasikmalaya ini telah memberikan suap dengan jumlah total sebesar Rp700 juta yang berikan kepada Kasie Pengembangan, Pendanaan Kawasan Perumahan, dan Pemukiman Ditjen Perimbangan Keuangan, Yaya Purnomo. 

Kasus suap DAK ini bermula saat Budi bertemu Yaya awal tahun 2017. Pertemuan keduanya untuk membahas DAK TA 2018 Kota Tasikmalaya. Dalam pertemuan tersebut, KPK menduga Yaya Purnomo menawarkan bantuan kepada Budi untuk pengurusan alokasi DAK. Tersangka pun bersedia memberikan fee apabila Yaya bersedia membantunya supaya bisa mendapatkan DAK. Setelah ada komtimen kesepakatan, KPK menduga Budi memberikan uang sebesar Rp200 juta kepada Yaya. Kemudian, bulan Desember 2017, Walikota Tasikmalaya melalui perantaranya kembali memberikan uang kepada Yaya sebesar Rp300 juta. 

Akibat dari perbuatannya itu, Budi telah melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a/huruf b, atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31./1999. Hal ini sebagaimana Undang-Undang Nomor 20 /2001 mengenai Pemberantasan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi), juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Biografi Nadjmi Adhani Walikota Banjarbaru

Biografi Nadjmi Adhani Walikota Banjarbaru Profil Biodata Drs. H. Nadjmi Adhani, M.Si. (lahir 27 September 1969 - meninggal 10 Agustus 2020 pada umur 50 tahun) adalah Wali kota Banjarbaru yang menjabat dari 2016 sampai 2020. Ia menggantikan wali kota sebelumnya, Ruzaidin Noor, dan penjabat wali kota Martinus, setelah terpilih dalam Pilkada Banjarbaru 2015, dan berpasangan dengan wakil wali kota Darmawan Jaya Setiawan. Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia terinfeksi virus Covid-19 pada hari Senin (10/8/2020). Nadjmi mengembuskan nafas terakhir saat menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, pada pukul 02.30 WITA. Seperti diketahui, usai dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada bulan Juli 2020, Nadjmi sempat mengumumkan kondisinya melalui rekaman video.

Dewanti Rumpoko Wali Kota Batu Jawa Timur

Biografi Profil Biodata Dewanti Rumpoko Walikota PSBB Kota Batu Jawa TimurHj. Dra. Dewanti Rumpoko, M.Si. (lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 13 Desember 1962; umur 57 tahun) adalah Wali Kota Batu periode 2017-2022. Ia menjabat sejak 27 Desember 2017 setelah dilantik Gubernur Jawa Timur, H. Soekarwo di Gedung Grahadi, Kota Surabaya.

Ia mencatatkan diri sebagai wali kota perempuan pertama di Kota Batu. Pasangan Dewanti-Punjul Santoso ditetapkan sebagai pemenang Pemilihan umum Wali Kota Batu 2017 oleh KPU Kota Batu.

Ia adalah isteri dari H. Eddy Rumpoko yang merupakan Wali Kota Batu periode 2007-2017. Dikaruniai 3 anak yang bernama Dinasty Rumpoko, Ganisa Pratiwi Rumpoko dan Raras Rumpoko.

Dalam Pilkada Serentak 2017 kali ini, calon Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu di Pilkada 2017, Dewanti Rumpoko dan Punjul Santoso diusung oleh PDI Perjuangan, Golkar, Partai Gerindra, dan PKS.

Berdasarkan rekapitulasi suara oleh KPU, Dewanti berhasil memenangkan Pilkada Kota Batu 2017 ini dengan jumlah 51.748 warga (44,46% suara) dari 147.975 pemilih mengalahkan tiga pasangan calon lainnya. Beliau unggul mutlak di tiga kecamatan: Batu, Bumiaji, dan Junrejo.

Profil Biodata Syahrul Walikota Tanjungpinang

Biografi Profil Biodata Syahrul wikipedia Walikota Tanjungpinang meninggal duniaH. Syahrul, S.Pd. yang lahir di Tarempa, Siantan, Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, 30 Agustus 1960 dan meninggal di Tanjungpinang, 28 April 2020 pada umur 59 tahun adalah Wali Kota Tanjungpinang yang menjabat sejak 21 September 2018. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tanjungpinang periode 2013-2018.

Syahrul meninggal dunia pada hari Selasa 28 April 2020 pukul 16.45 WIB. Sebelumnya, pada 13 April, ia dinyatakan sebagai pasien positif Covid-19 oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana. Pada 11 April 2020, ia dilarikan ke RSUD Ahmad Tabib Tanjungpinang karena sesak nafas dan sakit gula.

Kabar duka ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau (Kepri) yang juga Kepala Dinas Kesehatan Prov Kepri Tjetjep Yudiana yang didapat dari tim medis yang merawat orang nomor satu Tanjungpinang ini.

Profil Lilik Muhibbah - Wakil Wali Kota Kediri

Biografi Profil Biodata Lilik Muhibbah meninggal dunia Wakil Wali Kota Kediri Profil Lilik Muhibbah dilahirkan 9 April 1962 yang biasa disapa Ning Lik merupakan Wakil Wali Kota Kediri terpilih dua periode. Periode pertama pada 2014 sampai 2019. Sedangkan periode kedua 2019 sampai 2024. Meninggal Lilik Muhibbah menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat Kota Kediri.

Sosok wakil yang dikenal pekerja keras tersebut, meskipun dalam kondisi sakit, Ning Lik masih melaksanakan tugas sehari-harinya, sebagai pelayanan masyarakat. Sakitnya bu Wawali ini gula dan sudah lama. Terakhir tadi tim dokter mengatakan ada serangan stroke, dan kondisinya memburuk (terus menurun).

Ning Lik mengeluh sakit, sekitar pukul 01.00 WIB. Almarhumah kemudian dibawa oleh keluarganya ke RSUD Gambiran II Kota Kediri. Namun karena kondisi kesehatannya belum kunjung membaik, akhirnya pukul 13.00 WIB dirujuk ke RSUP Dr. Soetomo Surabaya.

Ning Lik, panggilan akrab Ketua PC Muslimat NU Kota Kediri ini telah menjabat selama dua periode pemerintahan. Jenazah Ning Lik di rumah duka, Ponpes Al-Islah, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Berdasarkan hasil musyawarah keluarga, jenazah orang nomor dua di Kota Kediri itu akan dimakamkan pada Minggu (16/2/2010) pukul pagi 09.00 WIB.

Profil Dzulmi Eldin - Walikota Medan Sumut

Biografi Profil Biodata Dzulmi Eldin - Wikipedia - Walikota Medan Ditangkap KPKDrs. H. T. Dzulmi Eldin S, M.Si (lahir di Medan, Sumatera Utara, 4 Juli 1960; umur 57 tahun) adalah Wali Kota Medan yang menjabat sejak 18 Juni 2014 hingga 26 Juli 2015. Eldin pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Medan sejak 26 Juli 2010 hingga 15 Mei 2013 dan Plt. Wali Kota Medan yang menjabat sejak 15 Mei 2013 hingga 18 Juni 2014. Terpilih lagi dan mulai menjabat 17 Februari 2016.

Maraknya keluhan warga terkait infrastruktur jalan di Kota Medan mendapat komentar Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Eldin menampik Kota Medan merupakan kota sejuta lobang. Namun, dia tak dapat menyangkal masih banyak infrastruktur jalan yang buruk di kota ini. Eldin menyebut sebutan kota sejuta lobang sebagai suatu vonis yang tidak benar. Eldin beralasan bahwa tidak semua ruas jalan di Kota Medan merupakan tanggungjawab pihaknya.

Presiden Joko Widodo geram dengan buruknya jalanan di Kota Medan, Sumatera Utara. Jokowi mengingatkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin untuk segera membenahi. Jokowi mengatakan, dirinya sengaja mengecek langsung jalanan di Kota Medan. Pasalnya dia banyak mendapat masukan buruknya jalanan di pusat kota Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara tersebut. Jokowi pun memerintahkan Dzulmi Eldin untuk segera membenahi jalanan di Kota Medan. Jangan sampai dia duluan yang mengerjakan.

Kabar terbaru Wali Kota Medan Dzulmi Eldin diamankan KPK dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT). Eldin diamankan karena diduga menerima setoran dari dinas-dinas di Medan. Dilihat dari situs Pemko Medan, Rabu (16/10/2019), Eldin pernah menjabat Wakil Wali Kota Medan mendampingi Rahudman Harahap pada 2010-2013. Setelah Rahudman dipenjara karena kasus korupsi APBD Tapanuli Tengah pada 2014, Eldin diangkat menjadi wali kota.

Rudy Giuliani Mantan Wali Kota New York City

Biografi Profil Biodata Rudy Giuliani - The Mystery of Rudy Giuliani’s Vienna TripRudolph William Louis "Rudy" Giuliani, KBE (lahir di Brooklyn, New York, 28 Mei 1944; umur 75 tahun) adalah politikus, pengacara, dan pengusaha AS dari negara bagian New York. Ia adalah mantan wali kota New York City dan sekarang mencalonkan diri untuk menjadi Presiden AS.

Rudolph Giuliani dilahirkan di Brooklyn, New York, dari orang tua Harold Angel Giuliani dan Helen C. D'Avanzo, keduanya keturunan Italia. Ia dibesarkan dalam agama Katolik Roma. Ketika ia berusia 7 tahun, keluarganya pindah dari Brooklyn ke Garden City South di Long Island. Ia mulanya ingin menjadi pastor, tetapi berubah pikiran dan bersekolah di New York University School of Law di Manhattan dan lulus secara cum laude dengan gelar Juris Doctor pada 1968.

Ia adalah anggota partai Demokrat dan kemudian independen pada tahun 1970-an, tetapi kemudian pindah ke partai Republik. Ia menjabat wali kota NYC selama 2 periode. Dalam masa jabatannya, NYC mengalami penurunan drastis dalam tingkat kejahatan, tetapi banyak pihak yang mengatakan bahwa hal ini telah berlangsung selama 36 tahun sebelumnya. Ia digantikan oleh Michael R. Bloomberg.

Giuliani menjadi terkenal di seluruh dunia setelah serangan 11 September, ketika ia dijuluki oleh "Person of the Year" oleh majalah Time dan diberi gelar knight oleh ratu Elizabeth II. Setelah masa jabatannya habis, Giuliani mendirikan Giuliani Partners, sebuah perusahaan konsultan keamanan.

Bambang Irianto Mantan Bos Petral Pertamina

Biografi Profil Biodata Bambang Irianto - Mantan Presdir Petral PertaminaBambang Irianto tercatat memegang jabatan di Pertamina sejak 2009. Nama Bambang Irianto kembali terdengar ketika ditetapkan sebagai tersangka mafia migas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (10/9). Nama Bambang sempat muncul ke ranah publik pada 2014 ketika Tim Reformasi Tata Kelola Migas melakukan investigasi Pertamina Energy Trading Ltd. yang terkenal dengan Petral dalam kaitannya dengan mafia migas. Kala itu, Bambang Irianto menjabat sebagai Direktur Utama Petral sebelum digantikan oleh Totok Nugroho pada 2015. Padahal, Bambang tercatat sudah pensiun sejak 2014.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bambang Irianto sebagai tersangka kasus dugaan suap di tubuh anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang jual beli minyak, yakni Pertamina Trading Energy Limited (Petral) dan cucu usahanya Pertamina Energy Services Pte Ltd (PES). Balik ke tahun 2015, nama Bambang Irianto sendiri sudah sering disebut-sebut sebagai biang kerok bobroknya transaksi jual beli minyak anak usaha Pertamina tersebut. Bambang berkali-kali disebut dan disindir oleh Faisal Basri yang kala itu sebagai Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang dibentuk oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, waktu itu.

KPK meringkus Bambang karena dugaan menerima suap sewaktu menjabat sebagai Managing Director Pertamina Energy Service Pte. Ltd periode 2009-2013. Pada saat Bambang menjabat sebagai Vice President (VP) Marketing, PES melaksanakan pengadaan serta penjualan minyak mentah dan produk kilang untuk kebutuhan PT. Pertamina (Persero) yang dapat diikuti oleh National Oil Company, Major Oil Company, Refinery, maupun trader. "Tersangka BTO selaku VP Marketing PES membantu mengamankan jatah alokasi kargo KERNEL OIL dalam tender pengadaan atau penjualan minyak mentah atau produk kilang. Dan sebagai imbalannya diduga Bambang Irianto menerima sejumlah uang yang diterima melalui rekening bank di luar negeri," ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Selasa (10/9/2019).

Lepas dari PES, Bambang Irianto terus dipercaya oleh perusahaan bahkan menjadi Direktur Utama PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) pada 2014. Mantan Menteri ESDM Sudirman Said sempat 'gemas bukan main' dengan bekas Dirut Petral ini, pasalnya saat dipanggil untuk audit forensik, Bambang sering mangkir dan sulit berkoordinasi. Bahkan sampai beralasan kehilangan laptop segala! Meski Petral dibubarkan, dan fungsi trading dikembalikan ke ISC pada 2015. Bambang Irianto melenggang dengan nyaman dari tanggung jawabnya, dan menikmati masa pensiun. 


Sofyan Edi Jarwoko - Wakil Wali Kota Malang

Biografi Profil Biodata Sofyan Edi Jarwoko - Wakil Wali Kota MalangIr. Sofyan Edi Jarwoko lahir di Malang, Jawa Timur, 24 Juli 1967; umur 52 tahun) atau yang lebih dikenal Bung Edi merupakan Wakil Wali Kota Malang terpilih periode 2018-2023 yang berpasangan dengan Sutiaji. Ia merupakan alumni SMA Negeri 3 Malang pada tahun 1986[1]. Serta merupakan alumni Universitas Merdeka Malang. Selama menjadi mahasiswa, Edi juga pernah aktif di organisasi HMI Fakultas Teknik Universitas Merdeka Malang. Di dunia politik, Bung Edi memang bukan orang baru. Dia masuk di Partai Golkar sejak 1998. Karirnya di partai berlambang pohon beringin itupun dilalui mulai dari bawah. Bahkan melalui partainya juga, Bung Edi berhasil menjadi anggota DPRD Kota Malang selama dua periode, yaitu periode 2004-2009 dan tahun 2009-2014.

Di periode pertama, tepatnya tahun 2013 lalu, Bung Edi mendapat perintah agar mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Malang, yang saat itu sedang menggelar Pilkada. Amanat itupun dijalankan, di mana dia yang saat itu menjabat sebagai Ketua DPC Partai Golkar pun menjalin komunikasi dan terus berkoordinasi dengan partai lain untuk berkoalisi. Dan, ia dipasangkan dengan Heri Pudji Utami sebagai pendampingnya di Pilkada Kota Malang 2013 yang diusung oleh Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, dan 16 partai non parlemen. Dan saat itu Bung Edi juga yakin, dapat memenangkan Pilkada. Ia melakukan kampanye selama tiga bulan dengan Bu Peni. Selama perjalanan itu, suaranya yang awalnya sangat tinggi, kemudian terus menurun. Banyak warga berpaling ke Abah Anton yang memiliki program ziarah wali saat itu. Dan itu terbukti, saat pemilihan pasangan warga pun banyak memilih Abah Anton.[2] Bung Edi hanya berada di posisi ketiga dalam perolehan suara tersebut.

Profil Setiyono - Biodata Wali Kota Pasuruan

Biografi Profil Biodata Setiyono - Wali Kota Pasuruan ditangkap kpkDrs. H. Setiyono, M.Si yang lahir di Nganjuk, Jawa Timur, 18 April 1955; umur 63 tahun adalah wali kota Pasuruan yang menjabat pada periode 2016-2021. Ia dilantik pada 17 Februari 2016 menggantikan Hasani yang habis masa jabatannya pada 2015. Ia juga menjabat sebagai wakil wali kota saat Hasani menjabat.

H. Hasani, S.H (lahir di Sampang, Jawa Timur, 10 Agustus 1955 – meninggal di Pasuruan, Jawa Timur, 17 Februari 2018 pada umur 62 tahun) adalah wali kota Pasuruan yang menjabat sejak 18 Oktober 2010. Selain itu ia merupakan seorang wirausahawan dan direktur CV Bersaudara Pasuruan. Ia juga pernah menjadi anggota DPRD Pasuruan selama dua periode, dimana di salah satu periode ia menjabat sebagai ketua. Pada tanggal 17 Februari 2018, dia meninggal dunia setelah mengimami shalat subuh di Pasuruan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam dalam kasus dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan. Sala satu tersangka yang ditetapkan adalah Wali Kota Pasuruan, Setiyono. "Setelah melakukan pemeriksaan dilanjutkan gelar perkara, sebelum 1x24 jam disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji oleh Wali Kota Pasuruan terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2018," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (5/10).

Alex mengatakan, Setiyono diduga menerima hadiah atau janji dari rekanan Pemkot Pasuruan, terkait proyek Pusat Layanan Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-KUKM). Empat tersangka dicokok oleh KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di sejumlah lokasi di Pasuruan, Jawa Timur. Komisi antirasuah sendiri mengetahui perkara ini dari informasi masyarakat setempat. Dalam kasus ini KPK mengumpulkan sejumlah bukti dalam beberapa bentuk yakni bukti transfer, buku tabungan, kartu ATM, dan uang tunai sebesar hampir Rp30 juta.

Asrun dan Adriatma Dwi Putra Walikota Kendari

Biografi Profil Biodata Asrun dan Adriatma Dwi Putra Walikota Kendari OTT KPKAsrun (lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara, 24 April 1961; umur 56 tahun) adalah Wali kota Kendari selama 2 periode sejak 13 Agustus 2007. Di dua periode itu ia berpasangan dengan Musadar Mappasomba. Politikus Partai Amanat Nasional suami dari Dra.Hj.Sri Yastin,MM yang memiliki 2 Anak ini lulusan Universitas Hasanuddin yang berprofesi sebagai Birokrat di Pemkot Kendari. Putranya Adriatma Dwi Putra, S.T., (lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara, 28 Mei 1989; umur 28 tahun) adalah seorang politisi. Ia adalah Wali Kota Kendari periode 2017-2022.

Adriatma Dwi Putra (ADP) mewarisi darah politik ayahnya, Dr. Ir. Asrun, M.Eng.Sc yang merupakan Walikota Kendari periode 2007-2012 dan 2012-2017. Anak dari pasangan Dr. Ir. H. Asrun, M.Eng.Sc dan Dra. Hj. Sri Yastin, MM ini terjun kedunia politik bergabung dengan Partai Amanat Nasional setelah menyelesaikan studi S1 nya di bangku kuliah, saat ini Adriatma Dwi Putra (ADP) menjabat sebagai menjadi Sekretaris Umum DPW PAN Provinsi Sulawesi Tenggara 2015-2020. Sebelumnya, Ia pernah menjadi Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional 2012-2017. Sebelum menjadi Walikota Kendari, Adriatma Dwi Putra (ADP) sempat menduduki kursi legislatif sebagai anggota DPRD Sulawesi Tenggara dan menjabat Ketua Komisi III DRPD Provinsi Sulawesi Tenggara utusan dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode sejak 2014.

Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra (ADP) dan calon gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Asrun diduga terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (28/2/2018). Ayah dan anak ini terjaring OTT di Jalan Syech Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wali Kota Kendari Terjaring OTT KPK", http://regional.kompas.com/read/2018/02/28/11543551/wali-kota-kendari-terjaring-ott-kpk.
Penulis : Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati
Editor : Reni Susanti

Biografi Profil Biodata Asrun dan Adriatma Dwi Putra Walikota KendariPengalaman Organisasi

Sekertaris PERBASASI Sulawesi Tenggara (2017–Sekarang)
Bendahara LPM Sulawesi Tenggara (2012–Sekarang)
Wakil Bendahara Umum DPP Barisan Muda PAN (2011–2012)
Wakil Ketua KNPI Sulawesi Tenggaara (2012–2015)
Ketua Barisan Muda PAN Sulawesi Tenggara (2012–2017)
Sekertaris Umum PAN Sulawesi Tenggara (2015–2020)

Pada Pilkada Serentak 2017, Adriatma Dwi Putra (ADP) berpasangan dengan Sulkarnain Kadir, SE, terpilih menjadi walikota dan wakil walikota kendari untuk periode 2017-2022 berdasarkan Keputusan KPU Kota Kendari Nomor 4/KP/KPU-Kota Kendari/2017 Tanggal 7 April 2017. Pencalonannya didukung oleh Partai Amanat Nasional, Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, PKB, PBB, dan Partai Gerindra. Pada tanggal 9 Oktober 2017 dalam usia 28 tahun 5 bulan, Adriatma Dwi Putra resmi dilantik oleh Plt. Gubernur Sulawesi Tenggara H. M. Saleh Lasata di Aula Bahteramas Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.

Nusyirwan Ismail - Calon Wakil Gubernur Kaltim

Biografi Profil Biodata Nusyirwan Ismail Meninggal Cawagub Kalimantan TimurIr. H. Nursyirwan Ismail, M.Si (lahir di Samarinda, 24 Oktober 1959 – meninggal 27 Februari 2018 pada umur 58 tahun) adalah wakil wali kota Samarinda untuk masa jabatan 2010-2015 dan masa jabatan 2016-2018. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Daerah Kalimantan Timur. Kemudian pada 23 November 2010 ia dilantik sebagai wakil wali kota Samarinda bersama wali kota Samarinda Syaharie Jaang setelah memenangkan Pilkada Kota Samarinda yang digelar pada 12 Oktober 2010 dan 9 Desember 2015.

Nusyirwan Ismail memiliki seorang istri bernama Ir. Hj. Sri Lestari yang lahir di Bali pada 26 Mei 1959 yang juga alumni dari ITS Surabaya. Kini dikaruniai dua orang anak yakni Muhammad Dedy Pratama dan Ayu Milasari. Nusyirwan Ismail menghembuskan nafas terakhirnya setelah dirawat intensif di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Kalimantan Timur. Jenazah Nusyirwan Ismail, Wakil Walikota Samarinda non aktif yang juga Calon Wakil Gubernur Kaltim pasangan calon nomor urut 1 akan dilepas dengan sebuah prosesi di Balaikota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa, Rabu (28/2/2018). Saat ini, Walikota Samarinda Syaharie Jaang beserta ribuan aparatur sipil negara (ASN) sedang menunggu jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Basuki Rahmat.

Proses pelepasan akan dilaksanakan pukul 08.30 - 09.30. Selanjutnya, pukul 09.30 - 10.30 jenazah akan dibawa ke Masjid Raya Darrusalam untuk dishalatkan dan dibawa ke peristirahatan terakhir di Pekuburan Muslim Jalan Abul Hasan. "Diberangkatkan ke Balai kota untuk penghormatan terakhir. Setelah serah terima keluarga dengan Pemkot Samarinda, langsung diberangkatkan menuju Masjid Raya Darussalam untuk dishalatkan. Dari Masjid Raya jalan kaki menuju pekuburan Muslimin Jalan Abul Hasan," kata Syahrudin, Kabag Humas dan Protokol Pemkot Samarinda.

Wakil Walikota Samarinda (non aktif) Nusyirwan Ismail yang juga Calon Wakil Gubernur Kaltim menghembuskan nafas terakhir di kamar IPI ICU ‑ICCU RSUD AW Sjahranie, Samarinda, Selasa (26/2/2018) sekitar pukul 12.32 Wita. Info yang diterima Tribun, Nusyirwan tutup usia sekitar pukul 12.32 WITA. "Mohon maaf ya kalau Bapak ada salah. Mohon maaf," ucap sendu Sri Lestari, istri Nusyirwan Ismail, saat meninggalkan ruang ICU‑ICCU, tempat almarhum Nusyirwan Ismail wafat.

Biodata TGH. Ahyar Abduh - Walikota Mataram

Biografi Profil Biodata TGH. Ahyar Abduh - Tendangan Silat Kungfu - Walikota MataramTGH. Ahyar Abduh, (lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 20 Oktober 1960; umur 57 tahun) adalah Wali Kota Mataram periode 2010-2015 dan 2016-2021. Sebelum menjadi pejabat publik, pria yang akrab dipanggil Abduh ini memiliki karier sebagai Ketua DPRD Kota Mataram 2004-2005.

Kepastian bakal calon Gubernur NTB, TGH. Ahyar Abduh, akan menggandeng figur Bima sebagai kandidat Wakil Gubernur (Wagub), Mori Hanafi, SE, M. Comm, yang akan maju pada kancah Pilkada NTB 2018-2023 mendatang, terjawab sudah. Mori Hanafi, di sela-sela kegiatan Reses di Kota Bima, Minggu (4/6), mengakui bahwa dirinya resmi akan berpasangan dengan TGH Ahyar Abduh, balon Gubernur NTB.

Diakuinya, pinangan dari TGH. Ahyar Abduh yang juga Walikota Mataram itu, dia terima dengan rasa bangga dan terharu, yakni sebagai kandidat Wakil Gubernur NTB. Untuk itu, kata dia, secara khusus dirinya berharap dukungan dari masyarakat Kabupaten Bima dan Kota Bima dalam kancah Pilkada NTB mendatang.

Biografi Profil Biodata TGH. Ahyar Abduh - Tendangan Silat Kungfu - Walikota MataramBeredar foto Wali Kota Mataram TGH Ahyar Abduh menendang personel Satpol PP di media sosial. Kepala Satpol PP Mataram Bayu Pancapati mengungkap cerita di balik kejadian itu. Foto tersebut lantas menimbulkan persepsi beragam. Tak sedikit yang mengkritik aksi di dalam video itu. Aksi Wakil Wali Kota Mataram melakukan aksi tendang ini juga viral di media sosial. Videonya beredar luas.

Bayu menyebut aksi itu merupakan bagian dari latihan fisik semata. Menurut Bayu, anggota Satpol PP memang diwajibkan memiliki fisik yang prima. Bayu menjelaskan peristiwa yang ramai dibahas itu terjadi ketika ia dilantik menjadi Kepala Satpol PP pada 17 Januari 2018 di kantor Wali Kota Mataram, Jl Pejanggik, Mataram, NTB. Setelah menyematkan tanda jabatan dan memberikan komando, Ahyar memberikan instruksi kepada anggotanya.

Komandan peleton Pol PP yang bernama Sulihadi menyatakan siap untuk dites fisik. Menurut Bayu, Ahyar sebenarnya enggan untuk meladeni permintaan tersebut. Bayu menjelaskan anggota Satpol PP yang menjalani tes fisik itu memang sudah dipersiapkan sebelumnya. Sebagai pembeda, barisan ini mengenakan kaus di barisan upacara. Bayu pun menegaskan atraksi itu merupakan bentuk keakraban Satpol PP dengan Ahyar sebagai pembina mereka. Ia pun menampik atraksi itu sebagai pembiaran kekerasan.

Profil Muhammad Ajay Priatna Walikota Cimahi

Biografi Profil Biodata Muhammad Ajay Priatna Walikota CimahiMuhammad Ajay Priatna adalah Walikota Cimahi Periode 2017-2022 yang baru dilantik oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Minggu, 22 Oktober 2017. Keduanya akan menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Cimahi seusai dilantik pada acara Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Cimahi tersebut. Ajay menjabat sebagai Walikota Cimahi menggantikan Atty Suharti yang tersandung kasus korupsi. Ajay dilantik bersama wakilnya, Ngatiyana oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Pelantikan tersebut dihadiri oleh pejabat penting Kota Cimahi diantaranya, Ketua DPRD Kota Cimahi, Ahmad Gunawan, Sekda Kota Cimahi, M. Yani dan Kapolres Cimahi, AKBP Rusdi Pramana Suryanagara.

Usai dilantik oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, pasangan Wali Kota-Wakil Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna-Ngatiyana disambut kirab di gerbang Tol Baros Jalan Mahar Martanegara Kota Cimahi, Minggu 22 Oktober 2017. Warga menyambut di sepanjang rute jalan yang dilintasi. Pasangan Ajay-Ngatiyana tiba di pintu gerbang Baros dan berpindah kendaraan ke kendaraan terbuka. Rute yang dilintasi menuju Pendopo Kota Cimahi. Warga dari berbagai elemen sudah menanti di pinggir jalan termasuk kader dan simpatisan partai politik pengusung pasangan tersebut yaitu PDIP-PAN-PPP-PKB-Hanura. Ditengah jalan bergabung kendaraan motor besar ikut dalam iringan kendaraan Ajay-Ngatiyana. Sesekali Ajay-Ngatiyana melambaikan tangan dan mereka pun kerap melemparkan senyum.

Biografi Profil Biodata Muhammad Ajay Priatna Walikota CimahiIr. H. Ajay Muhammad Priatna adalah seorang pengusaha, kontraktor. Saat in ia menjabat sebagai direktur utama PT. Trisakti Manunggal Perkasa Internasional yang beralamat di JL. Srikania No. 9 Kota Bandung 40254. Lelaki kelahiran Bandung, 18 Desember 1966 ini sebelumnya menjadi kandidat Calon walikota cimahi untuk pemilihan walikota dan wakil walikota Cimahi 2017. Bersama Calon wakil Walikota cimahi, Ngatiyana didukung dan diusung oleh PDIP, PPP, PKB, dan PAN. Serta tambahan dari Partai Hanura dan partai Perindo. Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Gunawan mengingatkan kepada Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna dan Wakil Wali Kota Ngatiyana periode 2017-2022 agar menjalankan pemerintahan sesuai aturan dan taat hukum.

Walikota Cimahi Muhammad Ajay Priatna dan Wakil Walikota Cimahi Ngatiyana, mengaku tidak mempunyai program 100 hari pertama kerja. Menurut Ajay, bulan awal masa kepemimpinan ini akan dimanfaatkan untuk konsolidasi dengan mitra kerja pemerintahan sekaligus menyusun solusi atas permasalahan yang ada di Kota Cimahi. Ajay menilai, penguatan internal di pemerintahan ia nilai sangat penting. Meskipun daerah yang dipimpinnya tidak luas, hanya mempunyai tiga kecamatan, namun permasalahan yang ada sangat banyak dan kompleks. Menurut Ajay, fokus yang akan dibenahi, dipastikan adalah sektor penting. Di antaranya, Infrasktuktur, kesehatan dan pendidikan. Hal lain yang menjadi catatannya adalah tidak memiliki potensi sumber daya alam. Untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, ia pun berjanji akan memaksimalkan potensi sumber daya manusia melalui stimulus ekonomi mandiri dengan UMKM.

Profil Romi Herton - Mantan Walikota Palembang

Biografi Profil Biodata Romi Herton Meninggal Dunia Penyebab - Wikipedia - Mantan Walikota PalembangH. Romi Herton, SH.,MH (lahir di Metro, Lampung, 19 April 1965; umur 52 tahun) adalah Walikota Palembang yang menjabat sejak 21 Juli 2013. Romi Herton pernah menjabat sebagai Wakil Walikota Palembang sejak 21 Juli 2008 hingga 21 Juli 2013. Ia menikah dengan Hj. Masyito, SH dan dikaruniahi empat orang anak: Muhammad Gerry Swastika Herton, Nezzia Ayu Mudita Rachmawati Herton, Aurelia Nurezaliena Herton dan Muhammad Aron Ceto Nato Herton.

Romi dihukum 6 tahun penjara dan Masyito 4 tahun penjara. Hukuman itu diperberat di tingkat banding yaitu Romi dihukum 7 tahun penjara, sedangkan Masyito 5 tahun penjara. Romi dan Masyito juga harus membayar denda masing-masing sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Tak hanya itu, PT DKI juga mencabut hak politik keduanya. Romi dan istrinya terbukti secara bersama-sama memberikan uang Rp 14,145 miliar dan 316.700 dolar AS kepada Akil Mochtar untuk mempengaruhi putusan perkara permohonan keberatan hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) kota Palembang yang sedang ditangani oleh Akil.

Pria lulusan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang dan Magister Hukum Universitas Sriwijaya Palembang ini Wawalkot Palembang (2008) dan jadi Walikota Palembang (2013-9 Desember 2014) Selain itu Pengalaman Organisasi : Ketua Biro Olahraga PPM Sumsel (1985-1998), Ketua DPD GM Gakari Tk.II Palembang (1998-2003), Ketua I DPP KNPI (2003-2006), Ketua Umum Pengda Perkemi Sumsel, Ketua I DPD Gapensi Sumsel, Ketua UPS Astti Sumsel, Ketua DPD himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia Sumsel.

Romi Herton meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Hermina, Serpong. Awalnya dia diketahui mengalami sesak napas di selnya di Lapas Gunung Sindur, Bogor, baru kemudian dibawa ke rumah sakit. Kalapas Gunung Sindur, Mujiarto, mengatakan penyebab meninggalnya mantan Wali Kota Palembang itu diduga karena serangan jantung. Saat sesak napas, Romi pun langsung dibawa ke rumah sakit. Romi diduga terkena serangan jantung sekitar pukul 01.45 dini hari tadi. Kemudian Romi dibawa ke RS, tetapi setibanya di RS, Romi dinyatakan telah meninggal dunia.

Profil Tubagus Iman Ariyadi - Walikota Cilegon

Biografi Profil Biodata Tubagus Iman Ariyadi - Walikota Cilegon OTT KPKDr. H. Tubagus Iman Ariyadi, S.Ag., M.M., M.Si. yang lahir di Serang, Banten, 10 Juli 1974; umur 43 tahun adalah Wali Kota Cilegon periode 2010-2015 dan 2016-2021. Iman Ariyadi merupakan politisi dari Partai Golkar dan wali kota dua periode. Ia terpilih sebagai wali kota pada periode 2010-2015. Ia juga kembali diangkat sebagai wali kota pada periode setelahnya 2015-2020. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan 10 orang terkait dugaan korupsi di Banten. Salah satunya adalah Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi terkait dugaan korupsi perizinan kawasan industri.

Dalam OTT KPK di Cilegon kali ini, 10 orang diamankan di antaranya adalah kepala daerah, pejabat dinas dan pihak swasta. Selain itu, ratusan juga juga diamankan sebagai barang bukti. Jauh sebelum itu, Iman adalah anak dari salah satu tokoh Cilegon, mendiang Aat Syafa'at. Ia adalah wali kota dua periode pada tahun 2000-2005 dan 2005-2010. Selain itu, pada 2010 mendiang Aat juga pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena kasus korupsi pembangunan tiang pancang dermaga Pelabuhan Kubang Sari senilai Rp. 49,1 miliar. Majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri Serang memvonis 3 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp. 400 juta subsider 3 bulan penjara dan uang pengganti Rp 7,5 miliar.

Profil Eddy Rumpoko - Walikota Batu Jawa Timur

Biografi Profil Biodata Siapakah Eddy Rumpoko Wali Kota Batu yang Ditangkap KPKEddy Rumpoko yang lahir di Manado, Sulawesi Utara, 8 Agustus 1960; umur 57 tahun adalah Wali Kota Batu yang menjabat sejak 24 Desember 2007. Pada periode 2007-2012, ia didampingi Wakil Wali Kota Budiono. Untuk melanjutkan kepemimpinannya di Batu, pada tahun 2012 ia maju kembali berpasangan dengan Punjul Santoso. Pasangan Eddy-Punjul berhasil memenangkan pilkada Kota Batu 2012 dengan perolehan sebesar 46.724 suara (44,7%). Eddy Rumpoko dilantik menjadi wali kota untuk periode kedua berpasangan dengan Punjul Santoso pada tanggal 26 Desember 2012. Eddy menikah dengan Hj. Dra Dewanti Rumpoko, M.Si dan memiliki anak bernama Dinasty Rumpoko, Ganisa Pratiwi Rumpoko dan Raras.

Biografi Profil Biodata Siapakah Eddy Rumpoko Wali Kota Batu yang Ditangkap KPKEddy Rumpoko merupakan putra sulung almarhum Brigjen TNI (Purn) Sugiyono dan Egnie Rumambe Sugiyono. Brigjen TNI Soegiyono atau yang lebih dikenal dengan Ebes Sugiyono sendiri adalah Wali Kota Malang periode 1973-1983 dan seorang perintis berdirinya PS Arema bersama Acub Zaenal (mantan Gubernur Irian Jaya periode 1973-1975 dan mantan pengurus PSSI periode 80-an). Ebes Sugiyono juga pernah menjadi Wakil Gubernur Irian Jaya (1983-1986) dan juga salah satu pendiri Batalyon Infanteri (Yonif) 507/Sikatan (sekarang Yonif 500/Raider), Kodam V/Brawijaya dan pernah menjadi Kepala Staf Korem 084/Bhaskara Jaya. Itulah mengapa Eddy Rumpoko sering menggunakan angka 507, dikarenakan sang ayah merupakan salah satu pendiri Batalyon Pemukul Kodam V/Brawijaya itu.

Biografi Profil Biodata Siapakah Eddy Rumpoko Wali Kota Batu yang Ditangkap KPKSejak menjabat sebagai wali kota Batu pada 2007, ia banyak melakukan inovasi dan terobosan untuk Kota Batu melalui bidang wisata. Saat mulai menjabat, banyak penginapan, hotel dan restoran di Batu yang terancam gulung tikar. Hal ini disebabkan karena sepinya wisatawan yang datang. Ia kemudian menawarkan konsep budaya lokal dan jaminan keamanan kepada investor untuk menggarap potensi wisata di Batu. Dengan memiliki background sebagai pengusaha di bidang property, Eddy juga mengemas Alun-Alun Kota Batu sebagai taman wisata yang nyaman dan wahana bermain bagi anak-anak. Jumlah objek wisata buatan yang sebelumnya hanya tiga, pada 2014 menjadi lebih dari 10, beberapa diantaranya yang cukup terkenal adalah Batu Night Spectacular, Museum Satwa Batu, Jatim Park, Eco Green Park dan Museum Angkut.Hasilnya hingga 2014, jumlah kunjungan wisata ke Kota Batu mencapai 3 juta orang. Angka itu naik drastis jika dibandingkan dengan saat Eddy baru menjabat pada 2007

Biografi Profil Biodata Siapakah Eddy Rumpoko Wali Kota Batu yang Ditangkap KPKPada 14 Maret 2015, Ia ditunjuk oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menggantikan Hari Sasongko sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang hingga 2020. Anggota Tim Transisi PSSI - Pada 8 Mei 2015, ia ditunjuk oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi sebagai anggota Tim Transisi PSSI[5]. Tim Transisi merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) Menpora pada 17 April 2015. Berdasarkan SK tersebut, Tim Transisi memiliki empat tugas utama yaitu menjalani fungsi yang selama ini dilakukan PSSI, memastikan keikutsertaan Indonesia di event internasional terus berjalan, melakukan supervisi agar kompetisi tetap bergulir dan merencanakan pembentukan kepengurusan PSSI yang baru melalui mekanisme FIFA.

Profil Alf Arslan Djunaid - Walikota Pekalongan

Biografi Profil Biodata Alf Arslan Djunaid - Walikota Pekalongan MeninggalH. Achmad Alf Arslan Djunaid, S.E. yang lahir di Pekalongan, 24 Mei 1970 adalah Walikota Kota Pekalongan periode 2015-2020. Ia mengemban tugas di Kota Pekalongan bersama dengan Wakil Walikota H. M. Saelany Mahfudz. Alex, begitu ia biasa disapa menyelesaikan studi jurusan manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. H. Achmad Alf Arslan Djunaid, S.E. terlahir dari pasangan H.A Zaky Arslan Djunaid dengan Hajah Kustiningsih. Menikah dengan Hj.Ratna Sofia Sunhadji, SE dikaruniai dua putri kembar Amadea Revalana Djunaid dan Amadea Alena Djunaid. Pengalaman organisasi ketua badan amal zakat daerah kota Pekalongan.

Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Pekalongan membenarkan kabar meninggalnya Wali Kota Pekalongan, Alf Arslan Djunaid atau yang kerab disapa Alex. Kepala Diskominfo Kota Pekalongan, Sri Budi mengatakan, Wali Kota Pekalongan tersebut ditemukan sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri di dalam kamar mandi rumahnya sekitar pukul 12.30. "Benar baru saja meninggal, jatuh di kamar mandi rumah‎. Kabarnya yang menyadari pertama kali anaknya," jelas dia, saat dihubungi Tribun Jateng, Kamis (7/9/2017).

Dia mengatakan, Alex baru pulang dari Makassar menggunakan pesawat terbang ke Semarang dan lanjut perjalanan darat ke Pekalongan. "Padahal bapak baru pulang dari Makasar, sampai Pekalongan sekitar pukul 10.30. Bapak langsung pulang ke rumah untuk istirahat," ujar dia. Namun, tidak disangka selang beberapa jam di Pekalongan Wali Kota Pekalongan yang diusung PDI Perjuangan itu sudah ditemukan tergeletak di dalam kamar mandi. Kemudian, yang bersangkutan dibawa ke RS Bendan dan diketahui sudah tidak bernyawa lagi. "Saya belum tahu penyebabnya apa, dan kapan dimakamkannya masih menunggu pihak keluarga. Namun jenazah sudah dipulangkan ke rumah," tutupnya.

Biodata Siti Masitha Soeparno Walikota Tegal

Biografi Profil Biodata Bunda Sitha - Siti Masitha Soeparno Walikota TegalHj. Siti Masitha Soeparno (lahir di Jakarta, 10 Januari 1964; umur 53 tahun) atau lebih dikenal dengan nama Bunda Sitha, adalah Walikota Tegal, Jawa Tengah yang menjabat sejak 23 Maret 2014, berpasangan dengan Drs. H. M. Nursholeh, M.M.Pd.. Pasangan ini diusung oleh Partai Golkar. Siti Masitha lahir di Jakarta, 10 Januari 1964. Dia merupakan anak dari mantan Direktur Utama PT. Garuda Indonesia, Soeparno. Sitha mengenyam pendidikan dasar dan menengahnya di Palembang, Sumatra Selatan. Setelah itu dia melanjutkan pendidikannya di Thailand, Belanda, dan Amerika Serikat. Dari sekolahnya di luar negeri, bidang yang dikuasai adalah perhotelan, kecantikan, dan manajemen.

Karier

President Director PT. Reksa Solidus (2011 - Sekarang)
Public Relation Director PT. Infrastructure Asia (2010 - 2011)
Business Development Director PT. Royalindo Convention International
Business Development Director, PT. Attaqwa Garuda Insani Tours dan Travel (2010 - Sekarang)
Komisaris PT. Attaqwa Garuda Insani Tours & Travel (1998-2004)
Managing Director PT. Sayap Garuda Indah (1998 - 2000)
Komisaris, PT. Sayap Garuda Indah (1988 - 1998)
Assistant Executive Housekeeper Mandarin Oriental Hotel (1987-1988)
Director of Promotion & Development John Robert Power School (1986 - 1987)
Management Trainee Jakarta Intemational Hilton Hotel (1986)
Assistant Manager Front Office Departnent Jakarta Intemational Hilton Hotel (Tahun:1985-1986)
Junior Assistant Manager Front Offrce Department, Jakarta Intemational Hilton Hotel, (Tahun: 1985)
ManagementTrainee Fransrrter Hof Hotel - Frankfurt A.M (1984 - 1985)

Biografi Profil Biodata Bunda Sitha - Siti Masitha Soeparno Walikota TegalSitha juga aktif berorganisasi antara lain di Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT), Yayasan Penyantun Anak Asma (YAPNAS), dan Perempuan Untuk Negeri (PUN). Pada tahun 2013 lalu, Siti Sitha Soeparno maju sebagai calon Wali Kota Tegal didampingi oleh Drs. H. M. Nursoleh, M.M.Pd. yang diusung dari Partai Golkar. Pasangan ini akhirnya memenangi Pemilihan Kepala Daerah, mengungguli pasangan Ikmal Jaya/Edy Suripno. Sebelum mencalonkan diri sebagai pemimpin Kota Tegal, Sitha merupakan calon legislatif dari Partai NasDem untuk daerah pemilihan Jawa Barat I.

Di bidang organisasi, Sitha aktif dalam penyuluhan kanker mulut rahim, penyuluhan bahaya merokok di berbagai sekolah bersama Wanita Indonesia Tanpa Merokok, pengobatan gratis bagi anak-anak penderita asma bersama Yayasan Penyantun Anak Asma, penggalangan dana untuk anak sekolah kurang mampu bersama Gerakan nasional Orang Tua Asuh, menjadi pembicara di berbagai seminar dan diskusi untuk tema-tema sosial dan kesehatan bersama Ikatan Dokter Indonesia, dan menyelenggarakan berbagai acara kajian dan peluncuran buku, antara lain dalam rangka perayaan ulang tahun Taufiq Kiemas.

Profil Natalis Tabuni - Bupati Kab. Intan Jaya

Biografi Profil Biodata Natalis Tabuni, S.Si, M.Si Bupati Intan JayaNatalis Tabuni, S.Si, M.Si adalah Bupati Intan Jaya dengan wakilnya Yann Kobogoyauw. Natalis Tabuni lahir di Intan Jaya, Papua, 11 Februari 1977; umur 40 tahun adalah Bupati Intan Jaya periode 2012-2017. Kabupaten Intan Jaya adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia. Daerah ini dulunya pernah menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Paniai. Kabupaten ini diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto pada tanggal 29 Oktober 2008.

Kabupaten Intan Jaya adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua, Indonesia. Daerah ini dulunya menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Paniai. Kabupaten ini diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto pada tanggal 29 Oktober 2008. Kabupaten Intan Jaya yang merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) hasil pemekaran dari Kabupaten Paniai berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 54 Tahun 2008, tentang pembentukan Kabupaten Intan Jaya, dengan perhitungan waktu pemekaran sekitar 1.5 tahun.

Dengan Undang-Undang nomor 54 tahun 2008 ini dibentuk Kabupaten Intan Jaya di wilayah Provinsi Papua dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bagian Kedua Cakupan Wilayah Pasat 3 Kabupaten Intan Jaya Derasa( dari sebagian wilayah Kabupaten Paniai yang terdiri atas cakupan wilayah: Distrik Sugapa; Distrik Homeyo; Distrik Wandai; Distrik Biandoga; Distrik Agisiga; dan Distrik Hitadipa. Pelaksanaan otonomi daerah pada hakekatnya diarahkan dan ditujukan untuk meningkatkan pelayanan (service delivery) Pemerintah Daerah kepada masyarakat (social community) agar lebih efisien dan responsif terhadap potensi, kebutuhan maupun karakteristik di masing­masing daerah.

Pemekaran wilayah ini secara normatif diarahkan dan ditujukan sama dengan diterapkannya otonomi daerah. Cara yang ditempuh yaitu dengan meningkatkan hak dan tanggung jawab Pemerintah Daerah untuk mengelola rumah tangganya sendiri, tetapi masih berada dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini menjadi penting agar Kabupaten Intan Jaya dapat tergambar dengan sesungguhnya secara komprehensif dengan data dan informasi yang dituangkan dalam buku Profit Kabupaten Intan Jaya ini nantinya akan bermanfaat dalam perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Intan Jaya.