Showing posts with label Puteri Pariwisata. Show all posts
Showing posts with label Puteri Pariwisata. Show all posts

Biodata Putty Erwina Puteri Pariwisata 2016

Biografi Profil Biodata Putty Erwina Puteri Pariwisata 2016 dan Richard KylePutty Erwina adalah finalis Putri Pariwisata 2016 wakil DKI Jakarta 1 dan mantan pramugari yang tak hanya cantik tapi juga dikenal sebagai wanita cerdas. Ia pernah mengenyam pendidikan di Universitas Trisakti jurusan Ekonomi Operation Management. Putty lulus dengan predikat cumlaude dengan nilai IPK 3,5.

Putty Erwina pernah ikut audisi girlband Cherrybelle di tahun 2015 saat Cherrybelle mengadakan audisi untuk mencari personel baru setelah ditinggal beberapa personel lamanya. Namun Putty kala itu belum beruntung lantaran tak lolos audisi.

Putty Erwina juga merupakan finalis Putri Pariwisata tahun 2016. Saat mengikuti kontes Putri Pariwisata 2016, Putty Erwina menjadi wakil dari DKI Jakarta 2. Ia pun kini kerap mempromosikan berbagai tempat wisata di Indonesia.

Putri Erwina ternyata pernah menjadi seorang pramugari di maskapai plat merah atau milik pemerintah yaitu maskapai Garuda Indonesia. Ia bekerja sebagai pramugari selama dua tahun yakni dari tahun 2018 hingga 2020.

Kabar kedekatan Putty Erwina dan Richard Kyle mencuat setelah wanita cantik ini mengunggah video Tiktok berdua dengan nama akun @ptyerwina. Saat itu keduanya diketahui sedang berada di Banyuwangi selama 2 hari.

Kebersamaannya dengan Richard  Kyle di Banyuwangi selama 2 hari berturut-turut tak lain adalah karena urusan pekerjaan. Selang setelah itu Putty mengatakan jika mereka berdua berkesempatan untuk mempromosikan kota Banyuwangi. Sedangkan Richard Kyle dalam beberapa unggahan story-nya, dia terlihat memamerkan aktivitasnya di Banyuwangi. 

Mawar Salem dari NTT Putri Pariwisata 2019

Biografi Profil Biodata Mawar Salem NTT - Putri Pariwisata Indonesia 2019Mawar Saleh atau Clarita Mawarni Salem dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dinobatkan menjadi Putri Pariwisata Indonesia 2019. Setelah melewati masa karantina, akhirnya para finalis Putri Pariwisata Indonesia 2019 dan Putra Putri Pariwisata Nusantara 2019 menjalani sesi penentuan pada Malam Grand Final yang dilangsungkan di Auditorium TVRI, Jumat malam, 6 September 2019. Acara puncak yang disiarkan langsung oleh TVRI dan EL JOHN TV ini, para finalis PPI dan P3N 2019 yang memiliki nilai tertinggi dari dewan juri, berhak lolos masuk 10 besar atau top ten. Di 10 besar, finalis Putri Pariwisata Indonesia 2019 dan Putra Putri Pariwisata Nusantara 2019 harus menjalani sesi menjawab pertanyaan dari dewan juri.

Sesi menjawab pertanyaan ini menjadi serangkaian penilaian yang dilakukan dewan juri. Sebelumnya, penilaian sudah dilakukan selama masa karantina yang dimulai sejak tanggal 31 Agustus 2019. Setelah dewan juri merampungkan penilaian, akhirnya terpilih finalis yang menyandang gelar Putri Pariwisata Indonesia 2019. Mereka adalah Mawar Saleh dari Nusa Tenggara Timur (NTT), serta yang dinobatkan sebagai Putra Putri Pariwisata 2019, yakni Muhammad Fadly dari Sulawesi Tengah dan Puja Lestari mewakili Sumatera Barat.

“Saya Tidak menyangka bisa memenangkan ajang ini dan ini merupakan mimpi saya, dan saya bisa membuktikan kepada orang-orang dan saya bisa membuktikan kepercayaan yang telah diberikan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Nusa Tenggara Timur kepada saya,” kata Clarita Mawarni Salem. Hal senada juga disampaikan oleh peraih gelar Putra Putri Pariwisata Nusantara 2019 Muhammad Fadly dan Puja Lestari.

Founder Yayasan EL JOHN Indonesia, Johnnie Sugiarto, mengucapkan selamat kepada para finalis terpilih. Tahun ini, kontes yang diselenggarakan oleh Yayasan EL JOHN Indonesia ini, berbeda dari tahun sebelumnya. Lebih lanjut Johnnie menjelaskan, bahwa Yayasan EL JOHN Indonesia adalah lembaga non profit yang memiliki program “Indonesia di Panggung Dunia“. Program ini, memberi kesempatan kepada generasi Milenial untuk membawa nama Indonesia ke panggung dunia.

Kali ini, tema yang diusung untuk pemilihan Putri Pariwisata Indonesia bertajuk Celebrating Wonderful Indonesia. Sementara untuk pemilihan Putra Putri Nusantara 2019, tema yang diangkat yakni The Young Milenials Generation of Tourism. Diharapkan dengan tema tersebut, para finalis dapat menjadi endorser dan influencer yang berkualitas, yang dapat lebih gencar lagi mempromosikan pariwisata Indonesia ke mancanegara lewat perangkat digital.

Putri Amelia Zahraman Puteri Pariwisata 2016

Biografi Profil Biodata Putri Amelia Zahraman - Wikipedia - Puteri Pariwisata 2016Putri Amelia Zahraman kelahiran Kota Balikpapan 26 Juni 1996 adalah finalis ajang kecantikan Puteri Pariwisata Indonesia 2016 asal Balikpapan wakil Kalimantan Timur. Putri Amelia Zahraman merupakan runner-up ketiga di ajang tersebut sebagai Miss Sport Tourism Indonesia 2016 asal Kalimantan Timur. Putri Amelia Zahraman pun mendapat Penghargaan khusus dengan gelar sebagai Puteri Pariwisata Indonesia Berbakat. Patut mendapat apresiasi tinggi kiprah positif Putri Amelia Zahraman. Berbagai prestasi yang sudah diraih seperti : Winner Best National Costume Miss Tourism Queen of The Year International at Shanghai China 2016/2017. Sebagai Miss Tourism Queen of The Year Indonesia 2016/2017, icon Putri Danau Toba Kementerian Pariwisata RI 2016/2019, Putri Pariwisata Indonesia 3rd Runner Up 2016/17, Miss Sport Tourism Indonesia 2016/2017, Putri Pariwisata Indonesia Berbakat 2016/2017, Duta Earth Hour Balikpapan 2017, Putri Pariwisata Kaltim 2016, Duta Wisata 3rd Runner Up 2016, Duta IM3 1rd Runner Up 2014, Duta IM3 Favorit 2014, Winner The Best Host CBD Pekan Raya Balikpapan 2013.

Biografi Profil Biodata Putri Amelia Zahraman - Wikipedia - Puteri Pariwisata 2016Putri Pariwisata Indonesia 2016 adalah kontes pemilihan Putri Pariwisata Indonesia yang kesembilan yang menobatkan Lois Merry Tangel (Sulawesi Utara) sebagai pemenang Putri Pariwisata Indonesia 2016. Putri Amelia Zahraman adalah pemenang Putri Olahraga Indonesia adalah sebuah kontes kecantikan dalam mencari duta olahraga yang dapat memotivasi dan menciptakan masyarakat sadar akan pentingnya olahraga. Putri Olahraga Indonesia diselenggarakan oleh El John Pageants. Awalnya gelar ini diberikan sebagai penghargaan khusus pada kontes Putri Pariwisata Indonesia 2011. DItahun 2012, gelar ini dipisah menjadi kontes tersendiri, dan pada tahun 2013 gelar kembali diberikan di kontes Putri Pariwisata Indonesia.

Profil 37 Finalis Putri Pariwisata Indonesia 2016

Biografi Profil Biodata Lois Merry Tangel Dinobatkan Sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2016Putri Pariwisata 2016 Usung Kekayaan Budaya Indonesia - Untuk memajukan pariwisata di Indonesia, EL JOHN Pegeants didukung oleh Kementerian Pariwisatakembali menggelar pemilihan Putri Pariwisata 2016. Agenda yang tahun ini memasuki tahun ke-9 itu dijanjikan akan lebih beragam dan bermanfaat. Founder dan Chairman EL JOHN Pegeants Johnnie Sugiarto mengatakan, kali ini pemilihan Putri Pariwisata Indonesa diikuti oleh 37 orang putri yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia. Satu provinsi yang absen yakni Papua Barat.

"Sementara finalis dari DKI Jakarta diwakili oleh lima orang," kata Johnnie di Balairung Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (19/9/2016). Pada tahun ini, tema yang diusung adalah "Enjoying Indonesia's Wonderful Culture" yaitu menikmati Indonesia dengan budaya yang menakjubkan. Para putri harus bisa mengangkat budaya sebagai daya tarik pariwisata di Indonesia.

Berikut ini para finalis pemilihan Putri pariwisata Indonesia 2016 :

1. Resi Reanisa Khambali (Aceh)
2. Putri Dessy Natalia Siburian (Sumatera Utara)
3. Annisa Primadini (Sumatera Barat)
4. Shella Dwi Novita Sari (Bengkulu)
5. Rahayu Kuntum Melati (Riau)
6. Olivia Monica Taruna (Kepulauan Riau)
7. Yovana Litamala (Jambi)
8. Sinta Dwi Putri (Sumatera Selatan)
9. Renny Dwi Sandhitia Sari (Lampung)
10. Bella Arista (Kep. Bangka Belitung)
11. Putty Erwina (DKI Jakarta 1)
12. Puti Andini (DKI Jakarta 2)
13. Valerie Krasnadewi (DKI Jakarta 3)
14. Baby Kristami Coriesza Nauli (DKI Jakarta 4)
15. Hana Audiana (DKI Jakarta 5)
16. Ayu Afni Dwi Samudra (Jawa Barat)
17. Siti Aidah Fitri (Banten)
18. De Ajenk Purbandini Cahya (Jawa Tengah)
19. Asyifatul Madinah (Yogyakarta)
20. Jesica Harianto (Jawa Timur)
21. Sera Jalia (Kalimantan Barat)
22. Helen (Kalimantan Tengah)
23. Siti Hajjara Diniati
24. Putri Amelia Zahraman (Kalimantan Timur) - Lihat : Biodata Putri Amelia Zahraman wakil Kalimantan Timur
25. Nabilla Gita Pratiwi (Kalimantan Utara)
26. Windu Sari Devi (Bali)
27. Gusti Ayu Mariana Hapsari Putri (Nusa Tenggara Barat)
28. Rivani Bistolen (Nusa Tenggara Timur)
29. Fausta Limawan (Sulawesi Barat)
30. Lois Merry Tangel  (Sulawesi Utara)
31. Rinda Arifdayanti (Sulawesi Tengah)
32. Dian Pratiwi (Sulawesi Selatan)
33. Naomi Imanuella (Sulawesi Tenggara)
34. Hartini Ismail (Gorontalo)
35. Mentari Astried Mahakena (Maluku)
36. Kathy Monica Kabe (Maluku Utara)
37. Nesya Anggnita Rahayuni (Papua)

Dirjen Pemasaran Kementerian Pariwisata Esti Reko Astuti, Putri Pariwisata harus dapat memenuhi kriteria, 4R yakni Rasio atau kecerdasan, Raga atau fisik, Rohani atau ruh, dan Rasa. Mereka nantinya akan didukung oleh Pentahelix yakni akademisi, industri, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan media. Tahun ini, rangkaian acara pemilihan Putri Indonesia akan lebih padat dan bermanfaat.

Dari kunjungan ke Taman Safari Indonesia, berkunjung ke Markplus, dan talent show di Summarecon Mal Serpong. Kegiatan-kegiatan Putri Pariwisata akan mendukung 37 putri dari 33 provinsi di Indonesia untuk menunaikan tugasnya begitu terpilih nanti. Mereka tidak hanya menjadi ikon pariwisata Indonesia, tetapi juga penerus stakeholder dari Kementerian Pariwisata.

Zahra Amalina - Puteri Pariwisata Jawa Barat

putri amelia zahraman Putri Pariwisata Indonesia 2014 Zahra Amalia dari Jawa BaratZahra Amalina Putri Pariwisata Jawa Barat - Putri Pariwisata Indonesia Jawa Barat 2014 yang baru terpilih, Zahra Amalina foto bersama dengan Miss Earth 2014, 2nd Runner Up Putri Pariwisata Indonesia 2013, dan Miss Grand International seusai penobatan pada Malam Penganugerahan di Museum Sri Baduga, Jln. BKR, Kota Bandung, Kamis (30/10/2014) malam. Acara dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.

Mungkin anda sedang mencari #Lihat : Putri Amelia Zahraman Puteri Pariwisata 2016

PEMILIHAN PUTRI PARIWISATA JAWA BARAT 2014
Raih kesempatan menjadi wakil Jawa Barat di Putri Pariwisata Indonesia 2014

Kualifikasi Calon Peserta:

1. Wanita WNI domisili di / keturunan Jawa Barat.
2. Belum pernah menikah & belum pernah memiliki anak.
3. Berumur 18 – 24 tahun (24 tahun pada saat malam penobatan).
4. Berat badan proporsional (ukuran baju XS/S/M) & tinggi badan tidak boleh kurang dari 163 cm
5. Sehat Jasmani dan Rohani.
6. Min. Lulus Sekolah Menengah Atas/ sederajat.
7. Berbahasa Indonesia dengan baik & benar.
8. Fasih berbahasa Inggris.
9. Memiliki pengetahuan dan mampu mempresentasikan pariwisata Jawa Barat.
10. Mandiri dan Berinisiatif.
11. Mendapat izin keluarga.
12. Memiliki karakter moral dan kepribadian yang baik.
13. Cerdas, Menarik, Ramah, Disiplin & Bertanggung Jawab.

Dokumen Pendukung: (harus dilengkapi)

• Mengisi Formulir Pendaftaran
• Melampirkan Photo Copy Identitas Diri (KTP/ Kartu Mahasiswa dan Passport)
• Melampirkan Photo Copy Akte Kelahiran dan Kartu Keluarga
• Melampirkan Surat Keterangan Pendidikan Terakhir
• Melampirkan foto-foto ukuran 4 R
• Membayar Biaya Pendaftaran @ Rp. 150.000,- /
• Transfer ke : BCA – 0082740838 – NITA SOFIANI (lampirkan bukti transfer
• Apabila terpilih sebagai finalis, peserta sanggup untuk menanggung biaya perjalanan pulang pergi dari daerahnya ke Bandung untuk mengikuti masa pembekalan/ pelatihan dan kembali ke daerahnya.
• Karantina Jawa Barat Akhir Oktober 2014.
• Kirim Formulir Pendaftaran dan Dokumen Pendukung Ke Alamat: Jendral Sudirman 649 Bandung – 40211 Glitz.eo@hotmail.com
* Contact Person 028996160044
* Pendaftaran Ditutup Paling Akhir 15 Oktober 2014

Profil dan Biodata Endah Ayu Artanti Yogyakarta

Biografi Endah Ayu Artanti dari JogjakartaAudisi Miss Celebrity 2013 yang berlangsung di Yogyakarta akhirnya menemukan titik terang. Dari 20 finalis akhirnya terpilih pemenang 10 besar. Sebelumnya, para finalis wajib unjuk gigi dengan mengekspos kemampuan mereka di dunia hiburan, presenting dan akting.

Para juri sempat mengalami kesulitan untuk memilih 10 terbaik. Pasalnya, aksi mereka di atas panggung Miss Celebrity Yogyakarta yang diadakan di Galeria Mall, Minggu (15/9/2013), beragam dengan kemampuan masing-masing.

Berikut para finalis yang tersaring menjadi pemenang 10 besar:

1. Yulindra Ade Maynanda
2. Belinda Putri Lestari
3. Nadia Kirana Sari
4. Amelia Puspita
5. Tanjilla Nabilla
6. Ditha Karunia Hanani
7. Endah Ayu Artanti
8. Yuni Nur Anisa
9. Sheila Rizkyana
10 Aura Gizella

Pemenang 10 besar Miss Celebrity 2013 di Yogyakarta ini akan dikirim ke Jakarta. Selanjutnya, mereka akan dikarantina untuk diasah lagi kemampuan masing-masing di dunia hiburan oleh sejumlah orang yang mumpuni. Kemudian, mereka akan bertarung dengan pemenang lain yang diaudisi di kota berbeda, termasuk Medan dan Manado. Pemenang 10 besar ini akan bertemu dalam malam Grand Final Miss Celebrity 2013 yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Endah Ayu Artanti

21 tahun, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Hobi : berolahraga(zumba,basket,renang,fitnes,yoga pilates), memasak, dan travelling
Keahlian : saya mempunyai bakat di bidang modelling, presenter, dancing, dan acting. melalui bakat yg saya miliki itu, saya sangat berharap bisa menjadi finalis wajah femina 2014.
Prestasi : juara 1 puteri nusantara UNRIYO 2012 juara 2 fashion show UNRIYO juara 1 SPRL TEEN AMBASSADOR 2013 juara 1 miss automotive cabin yogyakarta 2014 juara 1 duta suzuki yogyakarta 2014 top 10 miss celebrity yogyakarta 2013 top 10 miss jogjatronik 2014 top 10 honda ambassador 2014 juara harapan 2 model busana casual yogyakarta 2013
5 hal yang menggambarkan diri Anda
saya sederhana, aktif, lincah, kreatif, dan profesional.
Your favourite quote
apabila sekarang kita menjadi penonton, yakinlah besok kita menjadi pemain.
Kelebihan fisik Anda
rambut hitam dan lurus.
Anda 5 tahun dari sekarang
saya ingin menjadi wanita yg dewasa, mandiri, dan multitasking sehingga saya bisa mencapai kesuksesan dan membahagiakan orangtua saya.

Profil Biodata Maria Fransisca Tambingon Papua

Putri Pariwisata Indonesia 2014 Maria Fransisca Tambingon dari PapuaGadis Papua ini terpilih menjadi finalis dan masuk dalam sepuluh besar gelaran Putri Indonesia 2014. Ia adalah Maria Fransisca Tambingon. Pada 29 Januari 2014, bersama sembilan finalis lainnya, ia tampil dalam Malam Grand Final Putri Indonesia 2014, di Jakarta Convention Center. Gadis kelahiran Biak, Papua, 11 Oktober 1995 ini menanggapi pencapaian yang menjadi intensinya dengan penuh syukur. Putri pasangan Albert Joppy Tambingon dan Maria Magdalena Barge ini mengungkapkan bahwa keberhasilannya merupakan anugerah Tuhan. “Berhasil menjadi seperti sekarang ini bukan karena kekuatan dan kelebihan yang ada pada saya. Semua ini berasal dari Tuhan.

Maria Fransisca Tambingon kelahiran 26 Juni 1987 ini menganggapnya sebagai salah satu yang terbaik diantara 37 finalis lainnya. "Dia sangat confident," ujarnya singkat saat ditemui di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Rabu malam (29/1). Whulandary menganggap bahwa Maria memiliki keistimewaan tersendiri, khususnya terkait warna kulit. "It's time to give her a chance," ujarnya. Wakil Papua berhasil mencetak prestasi dengan masuk sebagai finalis 10 besar. Maria berhasil menjawab pertanyaan juri seputar usaha yang akan dilakukan bagi bangsa Indonesia jika terpilih menjadi seorang pemimpin yakni dengan mengubah sektor pendidikan yang ada. Meskipun tak keluar sebagai pemenang, Whulandary tetap mengaku senang atas hasil yang telah ditetapkan para juri. "Pasti juri punya kriteria tersendiri," imbuhnya.

Cita cita awal Maria Fransisca Tambingon ingin menjadi pramugari. Tapi setelah mendengar isu yang kurang menarik akhirnya Maria mencoba ikutan pemilihan Putri Indonesia 2014. Dia tampil di ajang pencarian bakat itu untuk mewakili daerah Papua Timur. “Awalnya saya ingin jadi pramugari pesawat terbang. Tapi setelah banyak mendengar tentang pramugari yang isunya kurang berkenan di hati, akhirnya saya mencoba mendaftarkan diri untuk menjadi peserta Putri Indonesia. Saya senang bisa mewakili dari Papua Timur. Di ajang ini pula, saya banyak mendapat pengalaman berharga,” tutur perempuan kelahiran Biak 11 Oktober 1995.

Fransisca bertekad bisa meraih penghargaan tertinggi. Dia kini sudah masuk di tingkat nasioanl. Walau begitu, Mahasiswi semester 2 jurusan Teknik Planologi Universitas Cendrawasih, Jayapura Papua ini tetap lapang dada andaikan tidak terpilih. Dia mengakui harus banyak belajar lagi, termasuk kepada Wulandhari Herman pemenang tahun sebelumnya. Fransisca pun punya tekad dan niat yang lebih mulia. Di antaranya ingin melestarikan budaya Papua. “Siapa lagi kalau bukan kita yang melestarikan budaya sendiri. Papua itu kaya akan budaya, dan baru sebagian saya dikenal banyak orang. Untuk itu, saya bertekad ingin mengenalkan budaya Papua hingga ke masyarakat internasional,” ujarnya.

Profil Biodata Natalina Magay dari Papua Barat

Putri Pariwisata Indonesia 2014 Natalina Magay dari Papua BaratFinalis Putri Pariwisata Indonesia 2014
PAPUA BARAT - Natalina Magay (168/60). Gadis berusia 20 tahun ini saat ini berstatus mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Selain pernah menjadi Finalis Miss Coffee Indonesia 2013 perwakilan Papua Barat, gadis yang akrab dipanggil Nata ini juga memiliki beberapa prestasi di bidang olahraga, antara lain :

- Juara ll Volley Putri Tingkat Kabupaten 2008.
- Juara ll Futsal Putri Tingkat Nasional, dalam kejuaraan Gadjah Mada Econolympic 2013.

Nata akan menjalani karantina Putri Pariwisata Indonesia 2014 bersama finalis lainnya awal November nanti. Sukses selalu untuk Nata - Natalina Magay

Memasuki hari kedua karantina Putri Pariwisata Indonesia 2014, bertempat di Hotel Ibis Budget Daan Mogot, minggu (9/11), mulai dari pagi hari para finalis disibukan dengan merias diri dari tim LTPro.

Setelah dirias para finalis mulai berganti dengan baju daerah modifikasi, dari 34 provinsi Indonesia, pada sesi foto season dan video taping profil finalis, mereka diarahkan oleh tim Kompas.tv, selesainya para finalis dibagi per group daerah Sumatera, Kepulauan Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua dengan Bagian Indonesia Timur untuk di foto bersama-sama.

Para finalis Putri Pariwisata Indonesia 2014, terlihat percaya diri dengan perkenalan diri mereka saat team Indonesian Pageants, mengambil video taping, untuk dukung bagi mereka sebagai wakil provinsi Indonesia supaya menjadi Putri Pariwisata Indonesia 2014.

“Saat terakhir, boleh pakai bahasa daerah ga” ujar Natalia Magay wakil Papua Barat, saat mengajukan diri ingin mengucapkan bahasa daerah papua, dibagian akhir video taping profil finalis.

Selesai foto season dan video taping busana modifikasi daerah PPI 2014, agenda finalis berlanjut dengan kelas pembekalan dari Lula Kamal.

Profil Biodata Febrianingsih Tumonglo dari Sulbar

Putri Pariwisata Indonesia 2014 Febrianingsih Tumonglo dari Sulawesi BaratFebrianingsih Tumonglo adalah 4th Runner Up Putri Bahari Indonesia 2012. EL JOHN Pageants kembali menggelar Malam Penobatan Putri Bahari Indonesia 2012. Bertempat di Auditorium TVRI Jakarta, Jumat 14 Desember 2012 telah terpilih Adithiyasanti ( 24 tahun) sebagai Putri Bahari Indonesia 2012.

Tema yang diangkat pada tahun keduanya ini yakni "Presenting the Wonderful Maritime of Indonesia to the World". Tema tersebut diangkat sebagai bentuk kepedulian EL JOHN Indonesia melalui El JOHN Pageants terhadap wisata bahari Indonesia.

Ajang Pemilihan Putri Bahari Indonesia merupakan salah satu sarana yang potensial untuk mempromosikan pariwisata bahari Indonesia dari segala hal, termasuk wisata belanja, kuliner, olahraga, dan lain-lain.

Selama setahun ke depan, sang Putri Bahari Indonesia 2012 yang baru saja dinobatkan, yakni Adithyasanti akan mengemban tugas untuk mempromosikan wisata bahari Indonesia.Ia berhasil menyisihkan 15 finalis lainnya yang dipilih berdasarkan keputusan Dewan Juri yang terdiri dari Johnnie Sugiarto selaku Founder & Chairman EL JOHN Pageants, Letjen TNI (purn) M. Noer Muis selaku Komisaris Utama PT. Angkasa Samudra Sejahtera, Putri Bahari Indonesia 2011 Melisa Putri Latar, Harris Riadi yang merupakan Founder Green Batik Harris, serta Lecturer Specialist Study Program Marketing Communication Binus University Dr. Ulani Yunus, M.M.

“ Saya akan mengembangkan Indonesia marine tourism ke kancah internasional, sambil mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan, “ ujar Adithyasanti.

Berikut daftar pemenang.

Putri Bahari Indonesia 2012 : Adithyasanti
1st Runner Up : Ratna Dewi
2nd Runner Up : Dina Michelle Parwesti
3rd Runner Up : Myranti Rosemalia
4th Runner Up : Febrianingsih Tumonglo

Febrianingsih Archim Tumonglo - Jawara kontes Dara dan Daeng Makassar Febrianingsih Archim Tumonglo mempunyai tip mengobati fobia yang dideritanya Selama ini ia takut terhadap benda-benda yang berhubungan dengan listrik karena ia tak mau terkena setrum.

Untuk menghilangkan ketakutannya Febri memilih jurusan teknik elektro di Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar. Iya awalnya saya sangat takut dengan listrik Nah demi menghilangkan fobia itu dua tahun lalu saya memilih jurusan ini katanya.

Profil dan Biodata Yuvika Monica Pantouw dari Sulut

Putri Pariwisata Indonesia 2014 Yuvika Monika Pantouw dari Sulawesi utaraNoni 24. Yuvika Monika Pantouw (Kabupaten Minahasa Selatan) - Malam Grand Final Pemilihan Nyong dan Noni Sulawesi Utara (Sulut) 2014, telah selesai digelar pada hari Sabtu malam (30/8/2014) bertempat di Ruangan Lotus Grand Ballroom, Sintesa Peninsula Hotel, Kota Manado dan berlangsung hingga hari Minggu dini hari (31/8/2014).

Inilah daftar nama para pemenang Nyong dan Noni Sulut tahun 2014:

Noni Sulut 2014 nomor peserta 40: Hillary Julia Tawo (Kota Bitung)
Nyong Sulut 2014 nomor peserta 29: Brian Y. Maliangkay (Kabupaten Minahasa)

Nyong dan Noni Sulut Fotogenik:
Nyong 43. Dwi Putra Santosa (Kabupaten Bolaang Mongondow)
Noni 02. Patricia C. Mapaliey (Kabupaten Minahasa Utara)

Nyong dan Noni Sulut Favorit:
Nyong 11. Berry Joshua Lombogia (Kota Tomohon)
Noni 48. Frenny Theresia Paat (Kota Manado)

Nyong dan Noni Sulut Persahabatan:
Nyong 25. Fridel V. Ratag (Kabupaten Minahasa Utara)
Noni 38. Sendy Lintong (Kota Manado)

Nyong dan Noni Sulut Intelegensia:
Nyong 35. Rifan Ade P. Banua (Kabupaten Kepulauan Talaud)
Noni 20. Natasya R. Laoh (Kabupaten Minahasa Selatan)

Nyong dan Noni Sulut Berbakat:
Nyong 45. Muzawit A. Muraga (Kabupaten Bolaang Mongondow Utara)
Noni 24. Yuvika Monika Pantouw (Kabupaten Minahasa Selatan)

Nyong dan Noni Sulut Harapan 2:
Nyong 37. Bryan P. Bajang (Kota Manado)
Noni 18. Friska R. Tani (Kabupaten Minahasa)

Nyong dan Noni Sulut Harapan 1:
Nyong 39. Resa Yan Sambuaga (Kota Manado)
Noni 04. Tiara I.V. Warikie (Kabupaten Minahasa Selatan)

Nyong dan Noni Sulut Wakil 2:
Nyong 13. Gerald H. Tumeleng (Kabupaten Minahasa Tenggara)
Noni 36. dr. Vini H. R. Gosal (Kota Manado)

Nyong dan Noni Sulut Wakil 1:
Nyong 33. Louis B. Bangun (Kota Bitung)
Noni 30. Alicia B. Weley (Kabupaten Minahasa Selatan). (TM/HP)

Para Pemenang Nyong dan Noni Sulut Tahun 2014 - Caption: Pemenang Nyong dan Noni Sulut 2014, Noni Sulut: Hillary Julia Tawo dari Kota Bitung dan Nyong Sulut: Brian Y. Maliangkay dari Kabupaten Minahasa saat dianugerahi predikat juara dan berfoto bersama Wakil Gubernur Sulut Dr Djauhari Kansil, Minggu (31/8/2014). (TribunManado)

Profil dan Biodata 5 Putri Pariwisata dari Jakarta

Profil dan Biodata 5 Putri Pariwisata dari Jakarta - Putri Pariwisata Indonesia 2014Bagi wanita-wanita Indonesia, ayo ikuti audisi pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2014 atau Miss Tourism Indonesia 2014, Audisi individu sudah dibuka khusus wakil provinsi Aceh, Sumatera Utara, kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua dan Papua Barat.

Bertempat di kantor Eljohn Pageants APL Tower, Central Park Jakarta Barat, audisi Putri Pariwisata Indonesia 2014 berlangsung tanggal 17 Juli 2014, Audisi individu ini khusus wakil provinsi Aceh, Sumatera Utara, kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua dan Papua Barat.

Karantina Putri Pariwisata Indonesia 2014 akan berlangsung dari tanggal 3 dan malam Grand Final 11 September 2014. Putri Pariwisata Indonesia 2014 tahun ini memasuki tahun yang ketujuh, ajang ini diselenggarakan oleh Eljohn Pageants sejak tahun 2008 sampai sekarang, Berikut 5 Finalis Putri Pariwisata dari DKI Jakarta :

DKI Jakarta 1 - Khrisna Paramaartha S.
DKI Jakarta 2 - Armitha Nabila

DKI Jakarta 3 - Zola Rehana Mahardika

Nama panjang : Zola Rehana Mahardika
Panggilan : Zola
Tempat Tanggal Lahir : Tangerang, 17 Agustus 1996
Hobi : Menulis, menari, nge-gym
Cita-cita : Sutradara, Business women
Prestaasi : -Paskibraka Provinsi Banten 2012
-English debater
Bahasa yang dikuasai : Bahasa Inggris
Tinggi Badan : 173 cm
Kata Bijak : “Tersenyumlah dan buatlah senyumanmu sebagai sumber kebahagiaan”

DKI Jakarta 4 - Wandha Dwi Utari Putri

Wandha Dwi Utari Putri adalah salah satu dari lima perempuan berhasil menjadi Clear Hair Model 2010. Mereka terpilih lantaran memiliki talenta, rambutnya yang lembut serta tidak berketombe. Mereka adalah, Kadhita Ayu (23) punya talenta sebagai aktris, Wandha Dwi Utari (18) memiliki talenta sebagai penyanyi, Prameswari Aryanda (18), bercita-cita menjadi model, Eriska Reinisa (16), yang juga bercita-cita ingin menjadi model, serta Yolanda Stefany, yang kuliah jurusan penyiar di Makassar.

Kelima perempuan muda ini hasil pencarian Clear Hair Model 2010, yang berlangsung di 32 kota, atau 9 kota besar di Indonesia. Mereka berhasil menyisihkan 19.000 peserta. Clear Hair Model 2010 memberikan wadah yang positif dalam menjawab keinginan para perempuan untuk memasuki dunia entertainment yang penuh dengan persaingan. Selain menjadi bintang Clear, kelima wanita cantik ini juga mendapatkan kesempatan untuk berakting pada FTV berjudul "Ada Cinta Dihati", yang disutradarai Rudy Soedjawo, dengan menampilkan kekuatan karakter dari lima perempuan peraih Clear Hair Model 2010. Pada FTV tersebut mereka berakting bersama Brand Ambassador Clear Sandra Dewi, dan ikon sampo Clear pria yang juga penyanyi Ello.

DKI Jakarta 5 - Gunawan Dea Febya


Putri Pariwisata Indonesia 2014 - Bertempat di kantor Eljohn Pageants APL Tower, Central Park Jakarta Barat, audisi Putri Pariwisata Indonesia 2014 berlangsung tanggal 17 Juli 2014, Audisi individu ini khusus wakil provinsi Aceh, Sumatera Utara, kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua dan Papua Barat.

Banyak peserta audisi yang datang salah satunya yang mencuri perhatian adalah Wan Aniska Aryati, wanita berusia 22 tahun dengan tinggi 168 cm, pemenang Dara Kampar 2014 dan Top Model Indonesia 2014 wakil Riau, mempunyai wajah cantik khas wanita melayu.

Karantina Putri Pariwisata Indonesia 2014 akan berlangsung dari tanggal 3 dan malam Grand Final 11 September 2014. Putri Pariwisata Indonesia 2014 tahun ini memasuki tahun yang ketujuh, ajang ini diselenggarakan oleh Eljohn Pageants sejak tahun 2008 sampai sekarang, berikut para pemenang diantaranya :

– Albertina Fransisca Mailoa PPI 2008 Maluku
– Andara Rainy Ayudini PPI 2009 DKI Jakarta 5
– Cynthia Sandra Tidajoh PPI 2010 Sulawesi Utara
– Melisa Putri Latar PPI 2011 Maluku
– Reinita Arlin Puspita PPI 2012 DKI Jakarta 1
– Nabilla Shabrina PPI 2013 Jawa Tengah

Profil Biodata Dian Evelin Nasibu dari Gorontalo

Biografi Dian Evelin Nasibu Putri Pariwisata GorontaloSetelah melalui proses penjurian panjang dan ketat, akhirnya Dian Evelin Nasiboe, Putri Pariwisata Kabupaten Boalemo terpilih sebagai Putri Pariwisata Provinsi Gorontalo di Bele li Mbui Kota Gorontalo, Jumat (23/5). Dalam babak akhir penjurian, Dian Evelin menyisihkan Nizma Kasim dari kabupaten Gorontalo menduduki Runner Up 1 dan Sria Nelvi maksud dari Kabupaten Bone Bolango yang menempati Runner Up 2.

Untuk Putri Persabatan terpilih Reni Junawati dari Kabupaten Bone Bolango, Putri Fotogenik Clara Tayuyun dari Kabupaten Gorontalo, Putri Berbakat Popi Vitaloka Oktaviani Nasaru dari Kabupaten Gorontalo, Putri Best Performance Novriani Paputungan dari Kabupaten Gorontalo dan Putri Favorit diraih Nabilah Saputri Danial dari umum.

Evelin Dian Nasiboe (18 tahun) yang memiliki tinggi 164 cm dan berat badan 50 kg ini mampu meyakinkan juri melalui ketulusan hati lewat jawaban-jawaban saat di panggung. Selain cerdas, ketulusan dalam menjawab pertanyaan juri menjadi kunci keberhasilannya. Evelin yang masih tercatat sebagai mahasiswa ini menerima mahkota Putri Pariwisata dan akan bertugas mempromosikan pariwisata Gorontalo di pentas nasional dan dunia.

Grand Final Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia Provinsi Gorontalo ini dihadiri ratusan pengunjung, mereka memenuhi Bele li Mbui dari berbagai daerah. Bahkan sejumlah pejabat Kepala Dinas Pariwisata turut hadir untuk member dukungan kepada utusannya, mereka adalah Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Boalemo Kusnan Sudrajat dan Kepala Dinas Pariwisata KabupatenGorontalo Sukri Moonti. Juga hadir Ketua TP PKK Kabupaten Bone Bolango, Lolly Pou Yunus.

“Alhadulillah Provinsi Gorontalo sudah memilih Dian Nasiboe sebagai Putri Pariwisata, semoga ini menjadi awal yang baik untuk memajukan dunia pariwisata di daerah ini” kata Ratna Sari Dewi Wayan, staf panitia yang sejak awal terlibat langsung dalam penyiapan kegiatan ini. (Jambura)

Putri Pariwisata Gorontalo tahun 2014 Dian Evelin Nasibu, mengaku dirinya jatuh cinta dengan dunia kepariwisataan di daerah kelahirannya tersebut. Meski saat ini menempuh kuliah di Diploma Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo tingkat satu, namun ia bercita-cita membawa pariwisata daerahnya ke dunia internasional. "Gorontalo memiliki beberapa keunikan dalam obyek wisata seperti indahnya bawah laut dengan terumbu karang yang indah, kuliner jagung dan budaya unik yang bisa menarik perhatian wisatawan " ujarnya di Gorontalo.

Sederet potensi tersebut, kata dia, tak semua dimiliki daerah lain seperti Taman Laut Olele, dan tradisi pasang lampu atau "tumbilotohe" yang digelar setiap Ramadhan. "Gorontalo juga memiliki Pulau Bitila yang menjadi tujuan wisata bahari, selain Olele," imbuh Dian yang hobi memainkan gitar dan menyanyi itu. Bahkan gadis kelahiran 1995 itu ingin belajar menyelam agar bisa mempelajari dengan baik kekhasan Taman Laut Olele dibandingkan taman laut lainnya.

Meski demikian ia mengakui ada sejumlah kekurangan di pariwisata Gorontalo yakni kurangnya kesadaran masyarakat untuk melestarikan kebudayaan yang ada. "Ini menjadi salah satu tugas saya yaitu menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan mempromosikannya ke luar," tambahnya. Ia optimistis wisata di Gorontalo akan memikat hati pengunjung, terlebih saat ini kawasan Indonesia Timur menjadi destinasi wisata favorit di dunia.

Maria Christy Anastasia Putri Pariwisata NTT

Putri Pariwisata Indonesia 2014 Maria Christy Anastasia Nusa Tenggara TimurMaria Christy Anastasia adalah wakil Provinsi NTT - Nusa Tenggara Timur di PPI - Putri Pariwisata Indonesia 2014. Maria Christy Anastasia yang kini menjadi salah satu host presenter Insert adalah salah satu personil Sparkling group vocal besutan Trie Utami. Lewat bimbingan penyanyi senior Trie Utami, Sparkling pun muncul dengan warna baru. Sparkling beranggotakan Maria Christy Anastasia, Shelya Regina Widyarahman, Natasya Gabriella Regina, dan Genia Despriana. Mereka terlahir dari sebuah ajang yang awalnya dikelola almarhum Elfa Secioria. Pada pengenalan dengan wartawan, Maria dkk terlihat percaya diri dengan karakter suara mereka cukup khas.

Penyelenggaraan Putri Pariwisata Indonesia 2014 tahun ke-7 diikuti oleh 38 finalis dari 34 provinsi dari seluruh Indonesia termasuk dari NTT yang diwakili Maria Christy Anastasia. Memasuki tahun ketujuh penyelenggaraan Putri Pariwisata Indonesia 2014, bertempat di Hotel ibis Budget, Daan Mogot Sabtu (8/11), tahun ini PPI 2014 mengambil tema “Presenting Indonesia Eco-Tourism”. Karantina akan berlangsung mulai tanggal 8 sampai dengan 21 November 2014. Yang diikuti 38 finalis dari 34 provinsi dari seluruh Indonesia. Selama karantina finalis akan mendapatkan pembekalan dari berbagai pihak, dan kunjungan keberbagai tempat, dan malam final Putri Pariwisata Indonesia 2014 akan digelar pada 20 November 2014 jam 22.00 wib di Sasana Kriya TMII.

#Lihat pula : Biodata Lenna Tan - Host dan Presenter Insert TransTV

Dalam kata sambutannya, Dr. Johnie Sugiarto selaku Founder dan Chairman Eljohn Pageants mengatakan,”selain memilih pemenang PPI 2014, ia akan bertugas dikantor Eljohn Pageants selama setahun dan mendapat tugas sebagai putri keberbagai kegiatan baik itu didalam negeri maupun diluar negeri”. Pada press conference PPI 2014, disebutkan selain memperebutkan gelar Putri Pariwisata Indonesia 2014, 4 Runner Up mendapatkan gelar sebagai Miss Green Tourism Indonesia, Miss Marine Tourism Indonesia, Miss Sport Tourism Indonesia dan Miss Culinary Tourism Indonesia.

Sementara itu ada penghargaan khusus yaitu, Putri Pariwisata Indonesia Berbusana Daerah Modifikasi Terbaik 2014, Putri Pariwisata Indonesia Berbusana Malam Terbaik 2014, Putri Pariwisata Indonesia Berbakat 2014, Putri Pariwisata Indonesia Fotogenik 2014, Putri Pariwisata Indonesia Persahabatan 2014, Putri Pariwisata Indonesia Favorit 2014 melalui polling sms 7080 dan Putri Pariwisata Indonesia Social Media Darling 2014 dimana finalis harus mengekspos kegiatan mereka selama dikarantina baik itu melalui media, instagram, facebook dan twitter.

Biodata Tamara Meiliana Siswanto PPI NTB

Putri Pariwisata Indonesia 2014 Biografi Tamara Meiliana Siswanto dari Nusa Tenggara BaratPenyelenggaraan Putri Pariwisata Indonesia 2014 tahun ke-7 diikuti oleh 38 finalis dari 34 provinsi dari seluruh Indonesia termasuk dari NTB yang diwakili Tamara Meiliana Siswanto seorang dadara Samawa. Tamara yang masih menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Airlangga ini dalam sesi foto season dan video taping profil finalis bertempat di Hotel Ibis Budget Daan Mogot, Minggu (9/11) mengenakan pakaian adat Sumbawa.

Tamara sendiri pada tahun 2013 lalu berhasil menyabet gelar puteri Mutiara NTB tahun 2013 dan saat ini sedang menjalani karantina di Jakarta. Tahun ini PPI 2014 mengambil tema “Presenting Indonesia Eco-Tourism”. Karantina akan berlangsung mulai tanggal 8 sampai dengan 21 November 2014. Yang diikuti 38 finalis dari 34 provinsi dari seluruh Indonesia.

Nantinya selain memilih pemenang PPI 2014, ia akan bertugas dikantor Eljohn Pageants selama setahun dan mendapat tugas sebagai putri keberbagai kegiatan baik itu didalam negeri maupun diluar negeri”. Selain memperebutkan gelar Putri Pariwisata Indonesia 2014, 4 Runner Up mendapatkan gelar sebagai Miss Green Tourism Indonesia, Miss Marine Tourism Indonesia, Miss Sport Tourism Indonesia dan Miss Culinary Tourism Indonesia.

Sementara itu ada penghargaan khusus yaitu, Putri Pariwisata Indonesia Berbusana Daerah Modifikasi Terbaik 2014, Putri Pariwisata Indonesia Berbusana Malam Terbaik 2014, Putri Pariwisata Indonesia Berbakat 2014, Putri Pariwisata Indonesia Fotogenik 2014, Putri Pariwisata Indonesia Persahabatan 2014, Putri Pariwisata Indonesia Favorit 2014 melalui polling sms 7080 dan Putri Pariwisata Indonesia Social Media Darling 2014 dimana finalis harus mengekspos kegiatan mereka selama dikarantina baik itu melalui media, instagram, facebook dan twitter.

Selama karantina finalis akan mendapatkan pembekalan dari berbagai pihak, dan kunjungan keberbagai tempat, dan malam final Putri Pariwisata Indonesia 2014 akan digelar pada 20 November 2014 jam 22.00 wib di Sasana Kriya TMII, untuk live streamingnya bisa dilihat di kompas tv/live dan eljohn tv. - sumbawanews

Profil dan Biodata Ni Putu Irma Yunika dari Bali

Biodata Ni Putu Irma Yunika dari Bali Putri Pariwisata Indonesia 2014Teruni dan umum dengan usia 16-24 tahun yang berasal dari Kecamatan yang ada di Kabupaten Badung. Adapun para pemenangnya yaitu untuk Jegeg 2013 atas nama Ni Putu Irma Yunika dan runner up 1 atas nama Kadek Yuning Meila Kesari dan runner up 2 atas nama Ida Ayu Iswari Pidada, dan untuk Bagus Badung 2013 pemenangnya atas nama Yoswa Karma, runner up 1 I Gst Putu Agus Andre Pratama dan runner up 2 atas nama I Made Buda Tri Adnyana. Para pemenang mendapatkan trophy dan sejumlah uang dan berhak mewakili Kabupaten Badung dalam kancah pemilihan Jegeg Bagus di tingkat Provinsi Bali.

Sekda Badung Kompyang R. Swandika saat membacakan sambutan mengatakan, Pemilihan Jegeg Bagus di Kabupaten Badung merupakan wujud nyata pembangunan manusia disegala bidang kehidupan di Badung, ini telah dilakukan melalui pembangunan pada bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Kegiatan Pemilihan Jegeg Bagus dipandang sangat sejalan dengan misi Pemerintah dalam membangun manusia seutuhnya yang sehat jasmani dan rohani, berakhlak serta memiliki budi pekerti yang luhur.

Lebih lanjut Kompyang R. Swandika mengatakan, ajang pemilihan Jegeg Bagus ini merupakan upaya positif sekaligus untuk mengembangkan kreasi dan inovasi bagi generasi muda, untuk meningkatkan serta memantapkan eksistensi dan perannya dalam membangun negeri tercinta. Para peserta Jegeg Bagus nantinya diharapkan akan dapat menjadi duta-duta wisata Bali khususnya Kabupaten Badung mengingat Badung yang menjadi destinasi pariwisata nasional dan internasional.

Seleksi Jegeg Bagus tidak hanya mencari yang Jegeg (cantik) dan Bagus (ganteng), jauh kedalamnya pemilihan ajang jegeg bagus ini menitik beratkan pada 3 aspek penilaian yang dikenal dengan 3B yang meliputi Smart (Cerdas),Hospitable (Ramah) dan Charming (menarik) dan juga tidak melupakan inner Beautynya (kecantikan dari dalam), maka untuk dapat menjadi duta wisata yang baik disamping cantik ramah dan menarik hendaknya juga memiliki kecerdasan dan ketrampilan serta memiliki wawasan seni dan budaya, turut serta membangun kepariwisataan termasuk pemahaman yang baik terhadap kearifan lokal yang berlandaskan Tri Hita Karana.

Sementara itu Ketua Penyelenggara Pemilihan Jegeg Bagus Bali Tingkat Kab. Badung 2013 yang juga Kadisparda Badung Cok. Raka Darmawan melaporkan, maksud dan tujuan diadakannya ajang ini adalah tidak sekedar untuk memilih paras cantik dan ganteng saja namun jauh kedalamnya pemilihan jegeg bagus Bali di Kabupaten Badung 2013 yang nantinya dapat menjadi wakil/duta yang terbaik dimana nantinya dapat diikutsertakan dalam Grand Final tingkat Provinsi Bali, serta sebagai upaya meningkatkan peranan generasi muda dalam mensukseskan kunjungan wisata ke Indonesia, sekaligus berperan aktif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan Mancanegara maupun Domestik. Jumlah peserta 44 orang yang terdiri dari 22 orang wanita (jegeg) dan 22 orang pria (bagus) yang berasal dari SMA/SMK, Perguruan Tinggi, Sekaa Teruna.

Profil dan Biodata Aulia Medina Putri dari Kalsel

Putri Pariwisata Indonesia 2014 Aulia Medina Putri dari Kalimantan selatanAulia Medina Putri tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bahagianya, ketika secara tiba-tiba Putri Kalsel 2013 Aneta Rakhmawati berjalan mendekatinya dan memasangkan mahkota di kepalanya.Pada Grand Final Pemilihan Putri Kalsel 2014 di Restoran 5 Rasa, Minggu (24/8) dinihari itu, Dinda -sapaan akrabnya- dinobatkan oleh dewan juri sebagai Putri Kalsel 2014. Dinda pun langsung berpelukan dengan Runner Up I Meila Aldina Annisa Fitri berbagi kebahagiaan. Sementara Suci Ramadhana dipilih sebagai Runner Up II. Hasil Putri Kalsel1. Virgi Agustia Putri (Putri Favorit)2. Dian Garnish Jelita (Putri Fotogenic) 3. Fitria Rohama (Putri Persahabatan)4. Eva Ardilla (Putri Berbakat)

Usai memperoeh predikat Putri Kalimantan Selatan 2014, Aulia Medina Putri mempunyai kesibukan berbeda dan cukup padat. Termasuk pada Selasa (26/8), sore Dinda diundang dalam acara talk show di BPost Radio dalam acara Women On Top. Meski baru sekali diinterview dengan radio, Dinda tak terkesan kaku dan malah terlihat enjoy. Apalagi Lala sang host acara memandu acara dengan santai dan sesekali memancing tawa Dinda yang tampak santai mengenakan baju hem putih dan celana jeans.

Kepada pendengar BPost Radio, Dinda menceritakan awalnya ia tak terlalu tertarik dengan dunia model atau bahkan ikut pemilihan Putri Kalsel. Namun ia tiba-tiba ingin ikut dan hal ini pun disupport sang ibu yang notabenya yang senang tampil fashionable. "Dinda nggak nyangka jadi juara, masuk lima besar saja aku sempat tak percaya dan merasa bagaimana gitu, apalagi ketika mahkota disematkan kak Aneta" ucapnya pada acara yang disiarkan langsung di frekwensi 91,30 FM ini.

Gadis bertinggi 178 sentimeter ini juga mengaku pada ajang unjuk bakat para juri sempat agak terkejut karena selama 8 kali ajang ini baru kali ini yang unjuk bakat memasak. "Karena cuma 3 menit, aku buat cup cake di rumah. Kemudian didepan dewan juri kuceritakan cara buatnya dan mendekorasinya," papar gadis yang sedang studi di Fakultas Psikologi Kedokteran Universita Lambung Mangkurat ini. Ari Satya, Station Manager BPost Radio mengungkapkan acara Women On Top ini merupakan acara merupakan program untuk wanita. "Program ini menyajikan info menarik seputar wanita dan mendatangkan wanita yang inspiratif," papar Ari.

Incar Gelar Media Darling, Dinda Cari Dukungan - Aulia Medina Putri, Wakil Kalimantan Selatan di ajang pemilihan Puteri Pariwisata 2014 berharap dukungan untuk menyabet gelar Puteri Favorit, dan Putri Media Darling. Untuk mendukungnya, jelas Dinda, ketik PPI (spasi) KALSEL kirim ke 7080. Bisa juga memilihnya sebagai Putri Media Sosial Darling. "Satu vote dari email pemilih sangat berarti bagi saya dan Kalsel," ucap Dinda yang masih berada dalam masa karantina.- TribunNews

Profil Biodata Syarifah Fajri Maulidiyah dari Kalbar

Putri Pariwisata Indonesia 2014 Syarifah Fajri Maulidiyah dari Kalimantan baratSenyum dan tawa bahagia tampak dari wajah Syarifah Fajri Maulidiyah (19) saat mahkota Putri Pariwisata Indonesia (PPI) Kalbar 2014 disematkan kepadanya. Ia berhasil menyingkirkan 9 dari 10 finalis yang ikut dalam ajang Pemilihan PPI Kalbar 2014 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kalimantan Barat. Acara grand final tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotel Mercure Pontianak, Sabtu (16/8). Kesepuluh finalis terlihat cantik dibalut dengan pakaian adat. Mereka berlenggak lenggok di atas catwalk layaknya model untuk menarik minat para juri dalam penilaian.

Dengan pakaian adat yang dikenakan mewakili daerah masing-masing, mereka tampak seperti model yang sudah terbiasa berjalan di atas panggung, tidak terkecuali Syarifah Fajri Maulidiyah. Anak pasangan Syarif Sabran dan Reni ini berhasil menjadi Putri Pariwisata Indonesia Kalbar 2014. Ia tidak menyangka bisa menjadi pemenang dalam ajang yang diikuti oleh peserta dari 6 kota/kabupaten di Kalbar. Setelah dinobatkan sebagai PPI Kalbar 2014, ia mengatakan tugas pertama yang akan dilakukan adalah menyadarkan masyarakat sadar akan potensi wisata Kalbar, dan akan mengajak mereka untuk menjaga lingkungan pariwisata yang dimiliki Kalbar. Dimulai dari masyarakat lingkungan tempat ia tinggal yang mewakili kota Pontianak.

Dengan gelar yang baru ia dapatkan, Riri, sapaan akrab Syarifah, akan terus mempromosikan pariwisata Kalbar ke tingkat nasional bahkan internasional. Fokusnya yang pertama akan mempromosikan lebih galak lagi tentang tugu Khatulistiwa yang hanya ada di Kalimantan Barat. Sebagai PPI Kalbar 2014 yang terpilih, Riri akan mengikuti PPI tingkat nasional pada September mendatang. Untuk mengikuti ke tingkat nasional, hal pertama yang ia persiapkan adalah mental. Mahasiswa semester 3 jurusan Ilmu Ekonomi FE Untan ini mengatakan, mental sangat penting karena ke tingkat nasional nantinya lawan akan lebih berat lagi. Selain itu ia mempersiapkan fisik yang sehat dimulai dari sekarang, dan ia tetap optimis dapat mengikuti ke tingkat nasional mengharumkan nama daerah.

Pelaksanaan pemilihan PPI Kalbar 2014, ke 10 finalis telah mengikuti beberapa rangkaian termasuk karantina yang dimulai sejak 14 Agustus lalu. Mereka dinilai sesuai kriteria yang sudah ditetapkan oleh Yayasan El John Indonesia. Hal-hal yang jadi penilaian adalah peserta dipastikan sudah lulus sekolah menengah atas. Mereka dituntut dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar serta berbahasa Inggris dengan fasih. Memiliki pengetahuan dan mampu mempresentasikan pariwisata daerah yang diwakilkan. Kemampuan menampilkan atraksi budaya, kesenian daerah, dengan teknik yang benar. Tidak hanya itu peserta juga dipastikan bebas narkotika, memiliki karakter moral juga berkepribadian yang baik. Serta cerdas, menarik, ramah disiplin dan bertanggung jawab.

Syarifah Maulidiyah Terpilih Jadi Putri Pariwisata Indonesia 2014 - Malam penobatan Putri Pariwisata Indonesia 2014 usai digelar di Sasana Kriya TMII, Kamis malam, Jakarta (20/11). Terpilihlah sosok periang Syarifah Fajri Maulidiyah sebagai pemenang tahun ini. Terpilihnya gadis yang akrab disapa Riri sebagai Putri Pariwisata tentu saja keputusan yang mutlak. Pasalnya sejak penilaian awal pada masa karantina hingga hari H, hasil penilaian nilai gadis yang mewakili Kalimantan Barat itu memang paling tinggi dari 38 kontestan lain.

Profil dan Biodata Indah Nazia Putri dari Kaltara

Putri Pariwisata Indonesia 2014 Indah Nazia dari Kalimantan utaraPutri Kaltara di Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia. Penyelenggaran Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2014 tingkat Nasional ke -7 dilaksanakan pada tanggal 8 s/d 21 November 2014 dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Indonesia dan dunia di Jakarta

Event Nasional Penyelenggaran Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2014 didukung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia secara konsisten dari tahun pertama penyelenggaraan hingga saat ini. Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2014 dilaksanakan oleh Yayasan EL JOHN Pageants

Finalis Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2014 diikuti oleh 38 finalis yang berasal dari 34 Provinsi se Indonesia. Finalis dari Provinsi Kalimantan Utara diwakili oleh Indah Nazia yang berasal dari Kabupaten Bulungan telah lolos audisi dan putri kaltara akan menjadi representative dan mempromosikan pariwisata daerah provinsi melalui acara Putri Pariwista Indonesia Tingkat Nasional.

Karantina finalis Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2014 dilaksanakan pada tanggal 8 s/d 21 November 2014 di Hotel Ibis Jalan Daan Mogot Jakarta Barat. Malam penobatan pada tanggal 20 November 2014 bertempat di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ) Jakarta Selatan dan live di Kompas tv pukul 23.00 wite. Polling Putri Social Media Darling: Polling Putri Favorit ketik: PPI(spasi)KALTARA kirim ke 7080 (tarif Rp.2000 semua operator - Sumber Humas Pemprov Kaltara.

Runner-up I, Indah Nazia dari Bulungan

Raut keceriaan menggurat Raeza Febrina Sari, peserta asal Samarinda, ketika berhasil tampil sebagai juara pada malam grandfinal pemilihan Putri Pariwisata Kaltim 2013 di Hotel Aston, Samarinda, Ahad (29/9) malam. Raeza Febrina menyisihkan 10 finalis lainnya pada malam grandfinal yang mendapat perhatian banyak pihak itu.

"Pemilihan putri Pariwisata Kaltim 2013 ini memberikan makna penting dan strategis dalam upaya menggalakkan, menggairahkan dan memajukan kreatifitas generasi muda," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim, HM Aswin di sela-sela semarak malam pemilihan itu.

Malam grandfinal pemilihan yang berlangsung di Hotel Aston, Samarinda, itu juga menghasilkan runner-up I, Indah Nazia dari Bulungan, dan runner-up II, Dona Veronica Olfayani dari Tarakan. Sedang untuk kategori Putri Pariwisata favorite diraih Eliss Prihandini dari PPU, lantas putri berpenampilan menarik diraih India Lukita Sari dari Bontang, dan putri persahabatan Nur Hikmah Rahmayanti dari Kukar.

Acara pemilihan Putri Pariwisata Kaltim 2013 ini mendatangkan Putri Pariwisata Nasional 2008, Albertina Fransisca Mailoa. Menurut Aswin, para juara ini diharapkan agar mampu menjadi aset daerah dalam menyampaikan informasi dan publikasi di sektor kepariwisataan di Kaltim, baik secara nasional maupun internasional.

Aswin lantas menjelaskan bahwa Kaltim dalam bulan ini mendapatkan berbagai penghargaan nasional. Antara lain masuk enam besar kelompok sadar wisata. Selain itu, Kaltim juga mendapatkan penghargaan pertama pulau Kakaban di kabupaten Berau sebagai pulau yang berbasis partisipasi pengelolaan masyarakat. Sedang prestasi lainnya juga diraih Bandara Sepinggan yang meraih juara pertama dalam pengelolaan toilet terbaik nasional.

Ajang pemilihan Putri Pariwisata Kaltim ini tidak saja menonjolkan kecantikan dan intelegensi melainkan lebih ditekankan pada kepribadian, potensi diri serta pengetahuan mereka tentang pariwisata Kaltim. "Kaltim ini sangat kaya akan hasil kesenian dan budayanya," ujar Aswin. (*ris-dil/diskominfo)

Biodata Raeza Febrina Sari - Duta Pariwisata Kaltim

Putri Pariwisata Indonesia 2014 Raeza Febrina Sari dari Kalimantan TimurPemilihan Putri Pariwisata Kaltim yang dihelat Sabtu (29/9) malam di Aston Samarinda Hotel & Convention Center. Raeza Ferbrina Sari (gaun merah) dari Samarinda keluar sebagai jawara setelah mengalahkan sembilan pesaingnya. Mereka dari Balikpapan, Tarakan, Bontang, Kutai Timur (Kutim), Kutai Kartanegara (Kukar), Bulungan, Berau, dan Penajam Paser Utara (PPU). Putri Pariwisata 2008 Albertina Fransisca Mailoa ikut menjadi juri menemani Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kaltim M Aswin, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (PKP2) III Kaltim Meiliana, fashion desainer Kaltim Tanti Susatyo, serta Akademisi dari Unmul Samarinda Rina Juwita. Foto kiri, Pingkan Otista Podung, putri Pariwisata Kaltim 2012.

Gadis manis yang akrab disapa Echa ini mengatakan bahwa selain pendidikan, etika dan kemauan untuk menerima hal baru dalam kehidupan merupakan hal penting baginya. Hal ini juga mengajarkannya untuk tidak hanya terlalu fokus dengan satu hal yang bisa membuatnya menutup mata terhadap hal lainnya yang terkadang bisa menambah pengalaman dan wawasan. Echa juga menyatakan bahwa penting kiranya untuk memberikan yang terbaik bagi diri sendiri dan orang lain dalam setiap kegiatan yang dilakukan.Dengan begitu ada banyak hal baru yang bisa dipelajari dan menambah pengetahuan.

Dara kelahiran Samarinda, 6 Februari 1992 ini bercerita dengan penuh semangat tentang berbagai pengalaman penuh kesan yang pernah dia ikuti dimana ia bisa bertemu dan berkenalan dengan banyak orang baru. Kini, sebagai salah satu public figure yang mulai dikenal masyarakat karena perannya sebagai Duta Wisata Samarinda, tidak jarang dia menerima pujian dan juga kritik dari orang lain. Namun baginya, hal ini penting sebagai acuan ke depannya agar bisa melakukan hal yang lebih baik lagi.

Sejak menjadi duta wisata Echa yang hobi fotografi dan traveling ini sering mengenakan pakaian khas sarung Samarinda yang ia desain sendiri. Hal ini membuatnya merasa senang bisa menginspirasi orang lain agar ikut mengenakan sarung Samarinda juga. Saat mengikuti Jambore Pemuda Indonesia, ia belajar menghargai waktu karena membuatnya menjadi lebih on time dan cekatan. Dengan mengikuti kegiatan tersebut ia bisa berkenalan dengan teman-teman seluruh Indonesia juga bertukar pikiran mengenai wawasan budaya dan pariwisata di indonesia.

Dukungan dari keluarga sangat kuat dan tanpa mereka saya bukan siapa-siapa dan tidak menjadi apa-apa. Keluarga selalu setia men-support baik itu dari materi, dukungan moril maupun kehadirannya di setiap kegiatan. Tak jarang Mama saya juga ikut men-desainkan baju yang akan saya kenakan nantinya dan Tante saya yang menjahitnya. Papa saya juga selalu memberi masukan di setiap aktivitas yang saya jalani sehari-hari.
Mahasiswa semester 7 Program Studi Ilmu Komunikasi ini menganggap bahwa teman-temannya merupakan hal yang tak kalah pentingnya selama ini. Hal ini karena seringkali teman-temannya juga selalu menemani di setiap kegiatan untuk membantu mendokumentasikan setiap moment yang ia jalani, termasuk juga selalu memberi saran atau kritik dari kegiatan ataupun penampilannya.

Ketika ditanya mengenai cita-citanya, dia menjawab “Impian saya di masa depan tidak hanya satu. Akan tetapi ini berkaitan satu sama lain.” Echa bercerita kalau dia tertarik dengan bidang jurnalistik atau media massa. Dia bermimpi bisa menjadi seorang reporter dan penulis yang bisa berkeliling dunia sehingga bisa menceritakan pengalaman perjalanannya ke semua orang. Selain itu Echa juga berharap bisa memiliki galeri busana yang memamerkan koleksi desain busana yang ia rancang sendiri, atau memiliki sebuah Event Organizer yang nantinya menaungi acara ulang tahun atau pernikahan.

Saat ini ia bekerja di salah satu harian terbesar di Kaltim dan mendalami dunia jurnalistik. Selain itu ia juga sering memakai baju hasil desainnya sendiri dalam acara-acara khusus, serta mengikuti fashion week dimana model-modelnya memakai busana hasil rancangan. Ia juga belajar mengadakan sebuah event dengan menjadi panitia di beberapa acara guna menjadi pelajaran bagi masa depan yang mulai ia rintis. ***(Sumber.Kaltimpost dan fisip-unmul)

Profil Biodata Ade Irma Suryani dari Yogyakarta

Biografi Ade Irma Suryani dari Yogyakarta Putri Pariwisata Indonesia 2014Bermodal dari pengalaman sebagai finalis Putri Indonesia sejak 2010 hingga 2014, Ade Irma Suryani kembali ikut ajang yang tak kalah bergengsi yakni Putri Pariwisata Indonesia yang akan digelar di Jakarta November mendatang. Meski berasal dari Kota Padang Sumatera Barat, Irma maju mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) karena sudah lolos seleksi dari Dinas Pariwisata DIY.

"Biasanya, yang ditunjuk ikut Putri Pariwisata adalah Diajeng DIY. Namun, kali ini pendaftarannya terbuka untuk umum. Akhirnya saya coba mendaftar bersama tujuh orang lainnya. Hingga saya lolos dan terpilih sebagai wakil DIY," ungkap Irma di dampingi kakaknya Andri Syahputra saat fitting kostum dengan desainer UNY Afif Ghurub Bestari SPd bersama tim karnaval FT UNY di Gedung Fakultas Teknik UNY, Senin (25/08/2014).

Menurutnya, tahap karantina akan dimulai pada 8-21 November 2014 dan malam Grand Final 20 November bisa dilaluinya dengan baik hingga mampu mengharumkan Yogyakarta di kancah nasional. "Mumpung masih ada banyak waktu, saya akan belajar lebih tentang pariwisata DIY. Salah satunya dengan mempersiapkan kostum yang akan saya pakai untuk karnaval busana daerah dan menari," ucap finalis Putri Indonesia 2014 yang juga dinobatkan sebagai Putri Indonesia Fotogenik 2014 tersebut.

Menurut Irma, dia sengaja ikut ajang bergengsi itu lantaran ingin menyalurkan bakat serta hobinya yaitu modeling, traveling dan menari. Tak hanya itu saja, lulusan Stikes Aisyiyah Yogyakarta berpredikat cumlaude ini juga senang mendaki gunung. Meski demikian Irma yang sudah tinggal selama hampir empat tahun di kota gudeg tersebut ternyata sudah terlanjur cinta dengan Yogyakarta dan benar-benar merasakan bahwa Yogyakarta memang istimewa. (Kedaulatan Rakyat)