Showing posts with label Aktivis. Show all posts
Showing posts with label Aktivis. Show all posts

Biografi Kamla Bhasin - Aktivis dan Feminis India

Biografi Profil Biodata Kamla Bhasin dead instagram ig india activis pas away Wikipedia Indonesia pemain anandi meninggalKamla Bhasin (24 April 1946 – 25 September 2021) adalah seorang aktivis, penyair, penulis, dan ilmuwan sosial feminis perkembangan India . Karya Bhasin, yang dimulai pada 1970, berfokus pada gender, pendidikan, pengembangan manusia , dan media. Dia tinggal di New Delhi, India. Dia terkenal karena karyanya dengan Sangat - A Feminist Network dan puisinya Kyunki main ladki hoon, mujhe padhna hai. Pada tahun 1995, ia membacakan versi feminis yang diperbaharui dari puisi populer Azadi(Kebebasan) dalam sebuah konferensi. Dia juga koordinator One Billion Rising Asia Selatan.

Dia mengundurkan diri dari pekerjaannya di PBB pada tahun 2002, untuk bekerja dengan Sangat, di mana dia adalah anggota pendiri dan penasihat. Dia percaya pada bentuk advokasi yang menggabungkan teori feminis dan aksi komunitas. Dia bekerja dengan perempuan kurang mampu dari komunitas suku dan pekerja, sering menggunakan poster, drama, dan metode non-sastra lainnya untuk menjangkau komunitas dengan tingkat melek huruf yang rendah. Dia selalu menyatakan bahwa untuk mengantarkan perubahan yang efektif, pembuatan slogan harus disertai dengan mobilisasi masyarakat.

Bhasin menolak anggapan bahwa feminisme adalah konsep barat. Dia menekankan bahwa feminisme India berakar pada perjuangan dan kesengsaraannya sendiri. Dia mengatakan bahwa dia tidak menjadi seorang feminis dengan membaca feminis lainnya, dia menjadi satu sebagai bagian dari evolusi alam yang lebih besar dari sekedar pekerja pembangunan, menjadi pekerja pembangunan feminis. Dia mengatakan bahwa itu adalah cerita dari banyak orang lain. Ketika ditanya apa yang dia katakan tentang premis bahwa istilah feminisme memusuhi banyak orang, dia berkata, "Orang-orang tidak senang dengan feminisme, dan bahkan jika saya menyebutnya XYZ, mereka akan tetap menentang. Itu karena mereka keberatan. fakta bahwa kami menginginkan kebebasan, kami menginginkan kesetaraan, dan ada banyak orang, adat istiadat, dan tradisi yang tidak ingin memberikan kebebasan kepada perempuan.”
Sementara dia setuju bahwa teori dan tindakan harus berjalan seiring untuk perubahan yang akan datang, dia percaya bahwa teori feminis itu penting. Lokakaryanya secara rutin berkonsultasi dan bekerja dengan ilmuwan sosial, feminis, dan akademisi. Mereka dapat digambarkan sebagai perkawinan antara tindakan dan teori. Dia menegaskan bahwa feminisme bukanlah perang antara laki-laki dan perempuan. Dia mengatakan itu adalah pertarungan antara dua ideologi. Satu yang mengangkat laki-laki dan memberi mereka kekuatan, dan yang lainnya, yang menganjurkan kesetaraan. Bhasin meninggal pada 25 September 2021 dalam usia 75 tahun karena penyakit kanker.

Biodata Rosita Noer Aktivis HAM Politisi Indonesia

Biografi Profil Biodata Rosita Noer meninggal dunia wikipedia Aktivis HAM Politisi IndonesiaDr. dr. Rosita Noer, MA, yang bernama lengkap Rosita Sofyan Noer adalah seorang dokter (ahli kesehatan), pengusaha, aktivis HAM dan politisi Indonesia. Ia pernah duduk sebagai komisioner pada Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang pernah dibentuk pemerintah untuk melakukan penyelidikan terhadap peristiwa Mei 1998. Rosita juga memimpin sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bernama Organisasi Kesatuan Bangsa. 

Aktivis hak asasi manusia (HAM) Rosita Sofyan Noer (Rosita Noer) meninggal dunia. Kabar duka ini disampaikan oleh Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL). "Innalilahi wa inna ilaihi raji'un, telah meninggal dunia Ibu, Kaka, Adik, Nenek, dan Tante kami, Ibu Dr dr Hj Rosita Noer MA binti Bgd Sofyan Noer," demikian kabar duka yang disampaikan oleh Kepala Biro Humas IKAL Pusat Djoko Saksono, Minggu (11/7/2021) malam. Rosita Noer meninggal dunia pada pukul 18.04 WIB tadi, di Jakarta. Pemakaman direncanakan dilakukan pada esok hari di TPU Tanah Kusir pada hari Senin, 12 Juli 2021.
Pihak keluarga memohon doa agar almarhumah husnul khotimah, dimaafkan segala kesalahannya, diterima semua amal ibadahnya, ditinggikan derajatnya, dan dilapangkan kuburnya, serta diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT. Tercantum di situs Lemhannas, Rosita adalah Tenaga Profesional Bidang Wawasan Nusantara Lemhannas RI. Dia dikenal pernah duduk sebagai komisioner Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk melakukan penyelidikan peristiwa Mei 1998.

Profil Biodata Para Pemain Mine Drama Korea Terbaru

Biografi Profil Biodata Para Pemain Drama Korea Terbaru MineTvN baru-baru ini telah merilis teaser drama "Mine". Drama itu hadir untuk menggantikan Vincenzo. "Mine" diramal akan populer mengikuti pendahulunya. Berikut adalah fakta menarik tentang drama Mine mengutip Beautynesia. Drama ini sepertinya telah ditunggu oleh banyak penggemar K-Drama, pasalnya drama ini akan kehadiran dua aktris veteran Korea Selatan. Nama keduanya sudah sangat dikenal, mereka adalah Kim Seo-Hyung dan Lee Bo-young. Kim Seo-hyung adalah aktris yang sudah aktif menghiasi televisi Korea sejak tahun 1994. Hingga saat ini, dirinya telah membintangi puluhan judul film dan drama, salah satunya adalah dramaSky Castle yang sempat terkenal pada 2018 silam. Sementara, Lee Bo-young memulai debut aktingnya sejak 2013 melalui drama Escape from Unemployment. Oleh karena itu drama ini sangat dinanti-nanti oleh para pecinta korean drama. 

TvN mempercayakan Lee Na Jung untuk menjadi sutradara dari drama Mine. Lee Na Jung merupakan orang yang berada di balik suksesnya drama Love Alarm, Fight For My Way dan Oh My Venus. Sementara itu, untuk naskah drama ditulis oleh Baek Mi-Kyung, penulis dari drama Woman of dignity, Strong Woman Do Bong Soon, The Miracle We Meet, serta yang terbaru Melting Me Softly. Selain dua aktris veteran, Lee Bo-young dan Kim Seo-hyung, Cha Hak-yeon atau yang dikenal dengan nama N Vixx juga turut mengisi jajaran pemeran drama Mine. Drama ini akan menjadi proyek pertamanya setelah menyelesaikan wamil pada 2020 lalu. N VIXX disini akan berperan sebagai Han Soo-hyuk, putra dari Jung Seo-hyun (Kim Seo-hyung). Sebagai penerus generasi ketiga, ia nampaknya memiliki kehidupan yang sempurna. Namun, kenyataannya dia tengah menyembunyikan rasa kesepian dan kesakitan setelah mengalami putus cinta.
Drama Korea terbaru Mine menayangkan episode perdana mereka pada Sabtu (8/5). Di episode pertama itu, drama yang dibintangi Lee Bo Young dan Kim Se Hyun ini mendapat sambutan meriah. Rating drama ini pun tinggi dan menyentuh angka 6,6 persen. Perolehan rating tinggi tersebut juga menjadikan Mine sebagai drama dengan rating debut tertinggi keenam dalam sejarah drama akhir pekan tvN. Sementara itu, Taxi Driver yang tayang di hari yang sama kembali mencetak rating tinggi. Drama yang dibintangi Lee Je Hoon dan Esom ini mencetak 10,1 dan 15,4 persen untuk dua bagiannya. Lalu, drama sejarah Bossam: Steal the Fate yang dibintangi Jung Il Woo dan Yuri SNSD juga mencetak rating yang cukup tinggi sebesar 4,6 persen. Rating ini naik dibandingkan rating episode mereka minggu lalu. Kenaikan rating juga dialami drama Undercover yang tayang di JTBC. Drama yang dibintangi Ji Jin Hee ini mencetak rating 4,2 persen untuk episode terbarunya itu.

Nabila Syadza - Mahasiswi Universitas Hasanuddin

Biografi Profil Biodata Nabila Syadza - Mahasiswi Universitas HasanuddinNabila Syadza yang akrab disapa Sasa adalah mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddinyang kritis dalam menanggapi isu sosial. Orasi satirenya yang memplesetkan Pancasila menjadi "pancasalah" pun viral. Tidak itu saja ia juga mengubah seluruh isi lima sila sebagai bentuk protesnya kepada pemerintah. Orasi itu sebagai bentuk cinta kepada Pancasila. Aksi Sasa saat orasi menjadi salah satu video epic, pada saat unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja. Sasa yang memakai baju hitam dan celana jeana robek sedang memegang toa banyak diburu di media sosial. Dia sendiri tidak tahu tepatnya siapa yang membuat video itu. Namun demikian, ia mengaku risih karena banyak media yang mengungkap fakta lain soal dirinya di luar video orasinya yang viral tersebut.

Said Iqbal Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia

Biografi Profil Biodata Said Iqbal Presiden KSPI dapat kursi wamenSaid Iqbal yang lahir di Jakarta, Indonesia, 5 Juli 1968; umur 52 tahun) adalah seorang tokoh pergerakan kaum buruh asal Indonesia. Ia menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). 

Ia menempuh pendidikan di SMA Negeri 51 Jakarta (1987 tamat sebagai juara umum), Politeknik (Teknik Mesin) Universitas Indonesia, Sarjana (S1) Teknik Mesin Universitas Jayabaya, dan Master Ekonomi (S2) Universitas Indonesia.

Pada 1992, Said Iqbal diangkat menjadi ketua umum serikat pekerja di perusahaan elektronik di Bekasi. Dia juga termasuk anggota tim perumus Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Pengaduan Perburuhan.

Biography Olive Morris Aktivis Jamaika di Inggris

Biografi Profil Biodata Biography Olive Morris Aktivis Jamaika di Inggris
Olive Elaine Morris adalah pemimpin komunitas dan aktivis kelahiran Jamaika dalam kampanye hak-hak feminis, nasionalis kulit hitam, dan penghuni liar tahun 1970-an di Inggris. 

Morris adalah organisator kunci dalam Gerakan Perempuan Kulit Hitam di Inggris, yang turut mendirikan Kelompok Perempuan Kulit Hitam Brixton, Organisasi Wanita Afrika dan Keturunan Asia di London dan Mutual Aid Black Women dan Koperasi Manchester Black Women di Manchester.

Morris sakit selama perjalanan ke Spanyol pada tahun 1978. Ketika dia kembali ke Inggris, dia didiagnosis menderita limfoma non-Hodgkin. Dia menjalani perawatan, yang tidak berhasil. Dia meninggal pada 12 Juli 1979 di Rumah Sakit St Thomas, Lambeth, dan dimakamkan di pemakaman Streatham Vale pada usia 27 tahun.

Biodata Ravio Patra - Aktivis yang Ditangkap

Biografi Profil Biodata Ravio Patra penyebab Aktivis Ditangkap - andi ayunir dan arief budiman meninggal duniaRavio Patra yang berasal dari Sumatera Barat dikenal sebagai aktivis yang menimba ilmu di Hubungan Internasional Universitas Padjajaran. Pria berkacamata ini menulis profesinya sebagai Program Officer Westminster Foundation for Democracy (WFD).

Ravio pernah menjadi seorang konsultan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Dia bekerja selama 1 tahun 7 bulan sebagai public relation dan media.

Ravio Patra ditangkap Polda Metro Jaya pada Selasa (23/4/2020). Dia ditangkap setelah akun whatsApp dia diretas. Kini Whatsapp milik Ravio berhasil dipulihkan. Selama WhatsApp Ravio diretas, pelaku menyebarkan pesan bernada provokasi.

Kemudian Ravio ditangkap di ditangkap di Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat oleh polisi. Polda Metro Jaya membenarkan soal penangkapan Ravio. Saat ini Ravio masih diperiksa atas dugaan perbuatan onar dan juga penghasutan untuk melakukan kekerasan.

Wulan Russell - Selebgram Aktivis Lingkungan

Biografi Profil Biodata Wulan Russell - Selebgram Aktivis LingkunganWulan Russell adalah seorang selebgram dan aktivis lingkungan yang saat ini sedang menjadi perbincangan. Wulan menyatakan bahwa dirinya adalah digital creator yang memiliki lebih dari 78 ribu followers.

Ia sering menerima endorse dari berbagai produk yang kemudian diunggah di Instagram. Wulan juga mengaku pernah menjadi bintang iklan Apple untuk kampanye lingkungan dalam program Apple Trade In.

Wulan juga memiliki YouTube channel yang sering mengunggah tips-tips seperti cara menjaga lingkungan tanpa menggunakan plastik. Ia juga beberapa kali merekam kesehariannya hidup bersama keluarga kecilnya di luar negeri.

Perempuan asal Indonesia ini menikah dengan pria asing, Blaise Russell pada 2015. Dari pernikahan tersebut keduanya dikaruniai seorang putri. Kini Wulan dan keluarga kecilnya tinggal di Amerika Serikat.

Kini subcribernya sudah mencapai lebih dari 29 ribu akun sejak video pertamanya yang diunggah pada 2016. Wulan juga memiliki hobi traveling ke berbagai tempat dengan keindahan laut yang luar biasa seperti Bali, Bunaken, Raja Ampat, dan lain-lain.

Fahira Idris Pengusaha dan Aktivis Indonesia

Biografi Profil Biodata Fahira Idris Pengusaha dan Aktivis IndonesiaHj. Fahira Idris, S.E., M.H. (lahir di Jakarta, 20 Maret 1968; umur 51 tahun) adalah seorang pengusaha dan aktivis Indonesia. Walaupun memimpin beberapa perusahaan lainnya, tetapi ia lebih dikenal sebagai pengusaha parsel dan bunga. Perusahaan parsel yang dijalankannya dimulai dari skala kecil waktu masih jadi mahasiswa di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia bersama teman-temannya. Usaha parselnya yang dinamai Nabila juga ditawarkan secara online.

Fahira merupakan putri sulung dari Fahmi Idris yang berdarah Minangkabau, seorang konglomerat dan politisi senior Partai Golkar yang pernah menjabat Menteri Tenaga Kerja Indonesia pada pemerintahan Presiden Habibie dan sebagai Menteri Perindustrian Indonesia pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ibu dari Fahira, adalah Hj. Kartini Hasan Basri yang berdarah Banjar, putri dari KH. Hasan Basri, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Fahira menikah dengan seorang pria bernama Aldwin Rahadian, SH., dan pernikahan mereka telah dikaruniai dua orang anak yang bernama Nabila Zahra dan Nazira Auliya. Fahira pernah terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial. Ia pernah menjadi relawan pada tanggap bencana erupsi gunung Galunggung 1982, gempa Yogyakarta 2006, serta gempa bumi dan tsunami Sumatra Barat 2009. Belakangan, bersama teman-teman twitter-nya, ia mendirikan Posko Bantu Banjir di Rumah Damai Indonesia pada saat Jakarta terkena banjir bandang pada Januari 2013. Bakat enterpreneur memang sudah ada pada diri Fahira sejak masa remaja dan berlanjut sampai ia jadi mahasiswa. Sekarang ia memimpin beberapa perusahaan antara lain Nabila Parcel Bunga Internasional, Aries Shooting Club, dan PT. Aries Mandiri Indonesia.

Fahira juga dikenal pemberani dalam jagad perbincangan twitter. Ia terpilih sebagai pengicau terinspiratif sejagad pada tahun 2010. Dalam polling yang bertajuk The Most Inspiring Twitter tahun 2010, Fahira Idris (@fahiraidris) dinyatakan sebagai juara. Ia memperoleh 71 persen suara, unggul dari Diana Adams (@adamsconsulting), penulis dan wirausahawan asal Atlanta, Amerika Serikat (AS), yang mendapatkan 11 persen suara, juga unggul dari Aaron Lee, seorang ahli pemasaran Internet asal Malaysia. Pesaing Fahira berasal dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Inggris, India, Filipina, Malaysia dan lain-lain.

Profil Aktivis dan Orator Sri Bintang Pamungkas

Biografi Profil Biodata Sri Bintang Pamungkas Dilaporkan MakarSri Bintang Pamungkas (lahir di Tulungagung, Jawa Timur, 25 Juni 1945; umur 71 tahun) adalah seorang tokoh pergerakan, reformis, aktivis, politikus dan juga orator hebat dalam masa-masa akhir jabatan dan penggulingan Presiden Soeharto. Ia juga merupakan Pendiri Partai PUDI dan juga pernah menjadi narapidana di Era Presiden Soeharto. Namun, saat Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie menjabat, Sri Bintang Pamungkas dibebaskan. Kabar terbaru Aktivis Sri Bintang Pamungkas dilaporkan oleh Laskar Relawan Jokowi (LRJ) ke Polda Metro Jaya atas orasinya di Kalijodo, Jakarta Utara, Agustus 2016. LRJ menganggap ada muatan makar atas orasi Sri Bintang di hadapan sejumlah warga tersebut. Menurut Ketua LRJ Ridwan Hanafi, pernyataan Sri Bintang itu ia ketahui dari tayangan di Youtube bertajuk 'Sri Bintang Pamungkas-Pengadilan Rakyat'. Sri Bintang Pamungkas belum bisa dikonfirmasi mengenai pelaporan ini.

Biografi Profil Biodata Sri Bintang Pamungkas Dilaporkan MakarSri Bintang Pamungkas lahir dari sebuah keluarga sederhana di Tulungagung, Jawa Timur pada 25 Juni 1945. Ayahnya Moenadji Soerjohadikoesoemo, adalah seorang hakim, dan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga Soekartinah. Pada tahun 1964, ia lulus dari SMA Negeri I, Surakarta, Jawa Tengah. Tahun 1979, ia melanjutkan studi ke Universitas Southern Carolina dan memperoleh gelar master (MSISE) (Master of Science in Industrial System Engineering). Pada tahun 1984, Bintang tertarik belajar ekonomi, dan atas bantuan Georgia Institute of Technology ia bisa mengikuti program doktor di Iowa State University. ia meraih doktor PhD.

Biografi Profil Biodata Sri Bintang Pamungkas Dilaporkan MakarPada tahun 1993, menjelang pemilu, Bintang masuk ke PPP. Hebatnya, ketika itu nama Bintang langsung populer. Padahal ia bukan kader PPP. “Saya ini bukan kader PPP. Bintang tak mau setengah-setengah dengan pilihannya, masuk PPP bukan tanpa cita-cita. Karena melihat umat Islam kurang maju, kurang daya pukulnya. Bintang bercita-cita agar PPP menjadi partai yang besar. Untuk itu Bintang mengaku sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Baik istri maupun keenam anaknya sudah diajaknya bicara. Menjelang akhir pemerintahan Soeharto, pada 29 Mei 1996, ia mendirikan PUDI dan Ia pun menjadi ketua umum PUDI.

Profil Denny Indrayana Aktivis dan Akademisi

Biografi Profil Biodata Denny Indrayana Jadi Sopir di AustraliaDenny Indrayana yang lahir di Kotabaru, Kalimantan Selatan, 11 Desember 1972; umur 44 tahun adalah seorang aktivis dan akademisi Indonesia yang sejak 19 Oktober 2011 diangkat menjadi Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Denny adalah Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada. Dia juga merupakan salah satu pendiri Indonesian Court Monitoring dan Pusat Kajian Anti Korupsi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Sebelum jadi wakil mentri, pada September 2008 Denny menjadi Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam bidang Hukum, HAM dan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme.

Sebagai pakar hukum tata negara yang kritis masalah korupsi dan mafia hukum, dia telah menulis delapan buku terkait isu hukum tata negara dan korupsi, yaitu Amendemen UUD 1945, antara Mitos dan Pembongkaran, Indonesian Constitutional Reform 1999-2002, Negara Antara Ada dan Tiada, Negeri Para Mafioso, Indonesia Optimis, Cerita di Balik Berita: Jihad Melawan Mafia, No Wamen No Cry, Jangan Bunuh KPK, dan Don't Kill KPK. Saat ini, sejak Mei 2016 hingga akhir Desember 2017, Denny menjadi Guru Besar Tamu pada Fakultas Hukum dan Fakultas Sospol di Universitas Melbourne, Australia.

Biografi Profil Biodata Denny Indrayana Jadi Sopir di AustraliaDenny menyelesaikan studi sarjana hukumnya di UGM, sebelum melanjutkan program master dari Universitas Minnesotta, AS, dan program doktor dari Universitas Melbourne, Australia. Pada 24 Maret 2015, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri resmi menetapkan Denny Indrayana sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek payment gateway di Kementerian Hukum dan HAM. Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Indonesia, Denny Indrayana menetap di Melbourne, Australia setelah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek payment gateway di kementerian tempatnya bekerja. Merantau di negeri orang, Denny Indrayana ternyata sekarang sudah beralih profesi menjadi sopir.

Dia khususnya menyewakan jasanya untuk mengantar jemput dan mengajak berkeliling wisatawan asal Indonesia yang bertandang ke Negeri Kanguru. Denny sendiri sudah tak asing lagi dengan negara di tenggara Indonesia tersebut karena dulu pernah mengejar gelar doktor di sana. Selama di Melbourne, mantan Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gajah Mada itu pun mengaku masih aktif menjadi pengajar. Namun hanya sebagai sampingan, sementara kerja penuh waktunya adalah mengemudi. Denny disebut telah melakoni peran barunya ini sejak April 2016. Jurnalis yang kebetulan menjadi penumpangnya itu mendapati bahwa Denny melakukan pekerjaan tersebut karena biaya hidup di Melbourne yang sangat tinggi. Mobil yang dipakai Denny pun hasil pinjam dari temannya yang sedang pulang ke Jakarta.

Biodata Eggi Sudjana Tokoh Aktivis Indonesia

Biografi Profil Biodata Bang Eggi Sudjana Ditangkap Aktivis IndonesiaDr. Eggi Sudjana, S.H, M.Si yang lahir di Jakarta, Indonesia, 3 Desember 1959; umur 57 tahun adalah seorang aktivis Indonesia. Pria yang akrab dipanggil Bang Eggi ini pernah mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat pada Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2013 namun kandas ketika mengikuti verifikasi di KPU Jawa Barat. Pada tahun 2013, ia kembali mencalonkan kembali dirinya sebagai calon kepala daerah, kali ini pada Pemilihan umum Gubernur Jawa Timur 2013 dan lolos sebagai calon gubernur Jawa Timur 2013-2018.

Aktivitas sosial - Eggy Sudjana, aktivis CIDES - organ ICMI yang dipimpin Habibie - aktif menggerakkan demonstrasi anti CSIS itu. CSIS dan Sofyan Wanandi, tentunya bukan sekedar lembaga dan pribadi, tetapi mereka dipilih untuk simbolisasi Cina sebagai lawan kelompok ini. Eggy mengerahkan massa HMI-MPO untuk demonstrasi itu, disamping massa KISDI dari Tangerang. Pengacara Eggi Sudjana melaporkan beberapa orang terkait pencatutan namanya dalam struktur pengurus kelompok Saracen, penyebar konten ujaran kebencian dan hoaks berbau suku, agama, ras dan antargolongan, ke Bareskrim Polri, Senin (28/8/2017). Eggi tak datang sendiri ke Bareskrim memasukkan laporannya, namun diwakili oleh kuasa hukumnya, yang diketuai oleh Razman Arif Nasution. - Wikipedia

Robertus Robet Aktivis HAM dan Dosen UNJ

Biografi Profil Biodata Robertus Robet - Aktivis dan Dosen UNJRobertus Robet adalah aktivis dan dosen UNJ yang pernah kuliah di UI. Robertus Robet ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Robet diduga melakukan penghinaan terhadap TNI ketika memplesetkan mars ABRI saat aksi Kamisan di depan Istana. Robet diduga melanggar Pasal 45 A ayat (2) Jo 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 207 KUHP terkait tindak pidana menyebarkan informasi yang ditunjukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dana tau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), dan/atau Berita bohong (hoax), dan/atau penghinaan terhadap penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia.

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, menyesalkan penangkapan aktivis dan dosen UNJ, Robertus Robet. Fahri mengenal Robet sejak masih jadi mahasiswa. "Saya kenal Robert sejak kuliah di UI, lawan debat yang berat, dan berbeda dalam banyak hal. Tapi penangkapan dia oleh aparat adalah tragedi pada kebebasan berpendapat dan ekspresi," kata Fahri lewat Twitter, Kamis (7/3/2019). Menurut Fahri, Robet hanya mengingatkan publik akan bahaya Dwifungsi ABRI. "Dia hanya mengingatkan kita soal bahaya #DwiFungsiABRI, masa lalu kita yang kelam," tambahnya. Sebelumnya, Koordinator Jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai aktivis Robertus Robet tidak menghina TNI seperti yang disangkakan kepadanya. Sementara itu, juru bicara PSI, Surya Tjandra, meminta aparat kepolisian untuk segera membebaskan Dosen UNJ itu dari segala tuduhan.

Rosa Parks Aktivis Hak Asasi Afro-Amerika

Biografi Profil Biodata Rosa Parks - Aktivis Hak Asasi Afro-AmerikaRosa Parks (4 Februari 1913 – 24 Oktober 2005) adalah aktivis hak asasi Afro-Amerika yang disebut oleh Kongres Amerika Serikat sebagai "Ibu pergerakan Hak Asasi Manusia Modern". Pada tanggal 1 Desember 1955, Parks menjadi terkenal setelah menolak mematuhi perintah sopir bus James Blake untuk memberikan kursinya agar seluruh ruangan hanya untuk penumpang kulit putih. Aksi ketidakpatuhan ini memulai Boikot Bus Montgomery, yang merupakan salah satu pergerakan terbesar melawan pemisahan ras.

Pada 1 Desember 1955, di Montgomery , Alabama , Parks menolak perintah sopir bus James F. Blake untuk menyerahkan kursinya di "bagian berwarna" kepada penumpang kulit putih, setelah bagian putih-satunya diisi. Taman bukan orang pertama yang menentang segregasi bus, tetapi Asosiasi Nasional untuk Kemajuan Orang Kulit Berwarna (NAACP) percaya bahwa dia adalah kandidat terbaik untuk melihat melalui tantangan pengadilan setelah penangkapannya karena pembangkangan sipil dalam melanggar undang-undang segregasi Alabama. Ketenaran Taman di masyarakat dan kesediaannya untuk menjadi tokoh kontroversial menginspirasi komunitas kulit hitam untuk memboikot bus Montgomery selama lebih dari setahun, kampanye aksi langsung besar pertama dari gerakan hak-hak sipil pasca-perang. Kasusnya menjadi macet di pengadilan negara bagian, tetapi pengadilan federal Montgomery, Browder v. Gayle berhasil pada November 1956.

Tindakan pembangkangan Taman dan boikot bus Montgomery menjadi simbol penting pergerakan. Dia menjadi ikon internasional perlawanan terhadap segregasi rasial . Dia mengorganisasi dan berkolaborasi dengan para pemimpin hak-hak sipil, termasuk Edgar Nixon , presiden bab lokal NAACP; dan Martin Luther King, Jr. , seorang menteri baru di Montgomery yang mendapatkan keunggulan nasional dalam gerakan hak-hak sipil dan kemudian memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian . Pada saat itu, Parks adalah sekretaris NAACP chapter Montgomery. Dia baru-baru ini menghadiri Highlander Folk School , sebuah pusat pelatihan Tennessee untuk aktivis untuk hak-hak pekerja dan kesetaraan ras. Dia bertindak sebagai warga negara "lelah menyerah". Meskipun dihormati secara luas di tahun-tahun berikutnya, ia juga menderita karena tindakannya; dia dipecat dari pekerjaannya sebagai penjahit di department store lokal, dan menerima ancaman kematian selama bertahun-tahun sesudahnya.

Tak lama setelah boikot, dia pindah ke Detroit , di mana dia menemukan pekerjaan yang sama. Dari tahun 1965 hingga 1988 ia menjabat sebagai sekretaris dan resepsionis untuk John Conyers , seorang Perwakilan Amerika-Afrika-Amerika. Dia juga aktif dalam gerakan Kekuatan Hitam dan dukungan tahanan politik di AS. Setelah pensiun, Parks menulis otobiografinya dan terus bersikeras bahwa perjuangan untuk keadilan belum berakhir dan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. [4] Di tahun-tahun terakhirnya, ia menderita demensia . Taman menerima pengakuan nasional, termasuk Medali Spingarn 1979 NAACP, Medali Kebebasan Presiden , Medali Emas Kongres , dan patung anumerta di Aula Statuari Nasional National Capitol. Setelah kematiannya pada tahun 2005, dia adalah wanita pertama yang dihormati di Capitol Rotunda , menjadi yang ketiga dari hanya empat orang Amerika yang pernah menerima kehormatan ini. California dan Missouri memperingati Hari Rosa Parks pada hari ulang tahunnya 4 Februari, sementara Ohio dan Oregon memperingati peristiwa itu pada peringatan hari ia ditangkap, 1 Desember.

Biografi Soe Hok Gie - Aktivis Etnis Tionghoa

Biografi Soe Hok Gie - Meninggal di Gunung SemeruSoe Hok Gie (lahir di Djakarta, 17 Desember 1942 – meninggal di Gunung Semeru, 16 Desember 1969 pada umur 26 tahun) adalah seorang aktivis Indonesia Tionghoa yang menentang kediktatoran berturut-turut dari Presiden Soekarno dan Soeharto. Ia adalah mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 1962–1969. Soe adalah seorang etnis Tionghoa[3] Katolik Roma. Leluhur Soe Hok Gie sendiri adalah berasal dari provinsi Hainan, Republik Rakyat Tiongkok. Ayahnya bernama Soe Lie Piet alias Salam Sutrawan. Ia keempat dari lima bersaudara di keluarganya; kakaknya Arief Budiman, seorang sosiolog dan dosen di Universitas Kristen Satya Wacana, juga cukup kritis dan vokal dalam politik Indonesia.

Setelah menghabiskan tahun-tahun terakhirnya di SMA Kolese Kanisius, Soe kuliah di Universitas Indonesia (UI) dari tahun 1962 sampai 1969; setelah menyelesaikan studi di universitas, ia menjadi dosen di almamaternya sampai kematiannya. Ia selama kurun waktu sebagai mahasiswa menjadi pembangkang aktif, memprotes Presiden Sukarno dan PKI. Soe adalah seorang penulis yang produktif, dengan berbagai artikel yang dipublikasikan di koran-koran seperti Kompas, Harian Kami, Sinar Harapan, Mahasiswa Indonesia, dan Indonesia Raya. Setelah Riri Riza merilis film berjudul Gie pada tahun 2005, artikel-artikelnya disusun oleh Stanley dan Aris Santoso yang diterbitkan dengan judul Zaman Peralihan oleh penerbit GagasMedia.

Sebagai seorang pendukung hidup yang dekat dengan alam, Soe seperti dikutip Walt Whitman dalam buku hariannya: "Sekarang aku melihat rahasia pembuatan orang terbaik itu adalah untuk tumbuh di udara terbuka dan untuk makan dan tidur dengan bumi." Pada tahun 1965, Soe membantu mendirikan Mapala UI, organisasi lingkungan di kalangan mahasiswa. Dia menikmati kegiatan hiking, dan meninggal karena menghirup gas beracun saat mendaki gunung berapi Semeru sehari sebelum ulang tahun ke 27. Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis. Dia dimakamkan di tempat yang sekarang menjadi Museum Taman Prasasti di Jakarta Pusat.

Soe pernah menulis dalam buku hariannya: "Seorang filsuf Yunani pernah menulis ... nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda."

Pernyataan Soe serupa dengan komentar Friedrich Nietzsche, kepada seorang filsuf Yunani.

Buku hariannya diterbitkan pada tahun 1983, dengan judul Catatan Seorang Demonstran yang berisi opini dan pengalamannya terhadap aksi demokrasi. Soe dalam tesis universitasnya juga diterbitkan, dengan judul Di Bawah Lantera Merah. Buku harian Soe ini menjadi inspirasi untuk film 2005, berjudul Gie, yang disutradarai oleh Riri Riza dan dibintangi Nicholas Saputra sebagai Soe Hok Gie. Soe juga merupakan subyek dari sebuah buku 1997, yang ditulis oleh Dr John Maxwell yang berjudul Soe Hok Gie-: Diary of a Young Indonesian Intellectual. Buku itu diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia pada tahun 2001, dan berjudul Soe Hok Gie: Pergulatan Intelektual Muda Melawan Tirani.

Gie dikenal sebagai penulis produktif di beberapa media massa, misalnya Kompas, Harian Kami, Sinar Harapan, Mahasiswa Indonesia, dan Indonesia Raya. Sekitar 35 karya artikelnya (kira-kira sepertiga dari seluruh karyanya) selama rentang waktu tiga tahun Orde Baru, sudah dibukukan dan diterbitkan dengan judul Zaman Peralihan (Bentang, 1995). Juga skripsi sarjana mudanya perihal Sarekat Islam Semarang, tahun 1999 diterbitkan Yayasan Bentang dengan judul Di Bawah Lentera Merah. Sebelumnya, skripsi S1-nya yang mengulas soal pemberontakan PKI di Madiun, juga sudah dibukukan dengan judul Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan

Natalius Pigai - Aktivis Kemanusiaan Papua

Biografi rofil Biodata Natalius Pigai vs Lenis Kogoya dari PapuaNatalius Pigai, S.I.P., (lahir di Paniai, Papua, 28 Juni 1975; umur 43 tahun) adalah seorang aktivis Indonesia. Ia merupakan salah seorang dari 11 anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia periode 2012 - 2017. Ia mendapat gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.I.P.) dari Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" (STPMD "APMD") Yogyakarta pada 1999. Pigai juga aktif di beberapa organisasi lainnya, seperti PRD, PMKRI, WALHI, Kontras Rumah Perubahan, dan Petisi 28. Pigai merupakan satu-satunya anggota Komnas HAM periode 2012 - 2017 yang berasal dari Papua. Kini dia mantan Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia yang juga berasal dari Papua.

Pendidikan Nonformal

Pendidikan Statistika di Universitas Indonesia (2004)
Pendidikan Peneliti di LIPI (2005)
Kursus Kepemimpinan di LAN (2010 - 2011)

Karier

Staf di Yayasan Sejati (1999 - 2002)
Staf di Yayasan Cindelaras/YACITRA (1998)
Ketua Lembaga Studi Renaissance (1998 - 2000)
Ketua Asosiasi Mahasiswa Papua (AMP) Internasional (1997 - 2000)
Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi/Menakertrans (1999 - 2004)
Anggota Komnas HAM RI (2012 - 2017)

Buku

Evolusi Nasionalisme dan Sejarah Konflik Papua
Migrasi Tenaga Kerja Internasional
Anak Indonesia Teraniaya: Status kewarganegaraan Anak TKI di Malaysia
Tenaga Kerja Penyandang Cacat

Ratna Sarumpaet - Seniman dan Aktivis Sosial

Biografi Profil Biodata Kronologi Penganiayaan Ratna SarumpaetRatna Sarumpaet yang lahir di Tarutung, Tapanuli Utara, 16 Juli 1949; umur 66 tahun adalah seniman Indonesia yang banyak mengeluti dunia panggung teater, selain sebagai aktivis organisasi sosial dengan mendirikan Ratna Sarumpaet Crisis Centre. Ratna terkenal dengan pementasan monolog Marsinah Menggugat, yang banyak dicekal di sejumlah daerah pada era administrasi Orde baru. Ratna Sarumpaet dibesarkan di keluarga Batak Kristen yang aktif dalam politik. Dia adalah anak ke lima dari 9 bersaudara - 7 perempuan dan 2 laki-laki. Dia menjadi Islam setelah menikah dengan seorang pengusaha Arab-Indonesia, Achmad Fahmy Alhady. Dari pernikahannya dia melahirkan 4 anak, Mohammad Iqbal Alhady, Fathom Saulina, Ibrahim Alhady dan Atiqah Hasiholan serta dikaruniai 5 cucu laki-laki dari dua anaknya yang sudah menikah.

Sempat menempuh kuliah di Fakultas Teknik Arsitektur dan Fakultas Hukum UKI, Ratna memilih kesenian sebagai alat perjuangannya. Keberpihakannya pada orang-orang kecil dan marginal menjadi tema setiap karya yang dilahirkannya yang mengupas secara terbuka masalah-masalah kemanusiaan, kebenaran dan keadilan serta mempertanyakannya secara frontal ke hadapan pemerintah. Dalam lima belas tahun terakhir, di tengah kesibukannya sebagai aktivis HAM dan kemanusiaan, Ratna telah menghasilkan sembilan naskah drama, yang membuatnya dikenal dalam bidangnya. Seluruh naskah itu ditulis untuk memprotes adanya tindak ketidakadilan dalam pemerintahan yang cenderung menindas kaum kecil dan kelompok minoritas. Semua naskah diatas disutradarainya sendiri dan diproduksi / dipentaskan kelompok drama Satu Merah Panggung, yang didirikannya 1974.

Di era 90-an Ratna dikenal karena terlibat sebagai aktivis dalam kasus Marsinah dan membela penderitaan rakyat Aceh yang terjebak dalam perang antara TNI dan GAM. Hal ini menyebabkan timbulnya masalah antara dia dengan administrasi Orde Baru kala itu. Pada kampanye Pemilu 1997 menjelang jatuhnya administrasi Orde Baru, ia bersama kelompok teaternya bergabung dengan kampanye Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dia sempat dikurung ketat oleh kepolisian di sepanjang jalan Warung Buncit, dimana Ratna dan kawan-kawan mengusung sebuah keranda bertuliskan “DEMOKRASI”. Karena hal ini Ratna dan kawan-kawannya sempat ditangkap dan diinterogasi selama 24 jam.

Pada September 1997 Kepala Kepolisian RI menutup kasus pembunuhan Marsinah dengan alasan bahwa DNA Marsinah dalam penyelidikan telah terkontaminasi. Setelah penutupan kasus ini, Ratna menulis monolog "Marsinah Menggugat" dan mengusungnya dalam sebuah tur ke sebelas kota di Jawa dan Sumatera. Monolog ini dianggap sebagai karya provokatif, di setiap kota yang mereka datangi, Ratna dan timnya terus mendapat tekanan ketat dari pihak aparat pemerintahan kala itu. Di Surabaya, Bandung dan Bandar Lampung, pertunjukan ini bahkan dibubarkan secara represif oleh pasukan anti huru-hara.

Dengan tingginya kontroversi Marsinah Menggugat, Ratna berhasil membuat kasus pembunuhan Marsinah mencuat. Sebaliknya, sejak itu rumah Ratna di Kampung Melayu Kecil sekaligus menjadi sanggar Satu Merah Panggung terus diawasi intel. Setelah selama 2 tahun melakukan penelitian dan menulis, 10 Desember 2010 - di Tugu Perdamaian kota Ambon, bertepatan dengan hari HAM sedunia, Ratna meluncurkan Novel "Maluku Kobaran Cintaku" sebuah novel fiksi dengan latar belakang kerusuhan antar agama yang pernah melanda Maluku tahun 1999 – 2004. Novel itu hari-hari ini sedang disiapkan untuk dituangkan ke film layar lebar.

Biography Mahasweta Devi Penulis dari India

Biografi Profil Biodata Mahasweta Devi penulis fiksi dan aktivis sosial Bengali IndiaMahasweta Devi (lahir di Dhaka, Kepresidenan Bengal, India Britania (sekarang Bangladesh), 14 Januari 1926 – meninggal di Kolkata, India, 28 Juli 2016 pada umur 90 tahun) adalah seorang penulis fiksi dan aktivis sosial Bengali India. Karya-karya sastra terkenalnya meliputi Hajar Churashir Maa, Rudali, dan Aranyer Adhikar. Ia bekerja untuk hak-hak dan kekuatan suku-suku (Lodha dan Shabar) negara-negara bagian Bengal Barat, Bihar, Madhya Pradesh dan Chhattisgarh di India. Ia dianugerahi dengan berbagai penghargaan kesusastraan seperti Penghargaan Sahitya Akademi (dalam bahasa Bengali), Penghargaan Jnanpith dan Penghargaan Ramon Magsaysay bersama dengan penghargaan sipil India Padma Shri dan Padma Vibhushan.

Biografi Profil Biodata Mahasweta Devi penulis fiksi dan aktivis sosial Bengali IndiaPada tanggal 23 Juli 2016, Devi menderita serangan jantung berat dan dirawat di Klinik Belle Vue di Kolkata . Devi meninggal karena beberapa kegagalan organ pada tanggal 28 Juli 2016, berusia 90 tahun. Dia juga menderita diabetes , septikemia dan infeksi saluran kemih. Pada kematiannya, Mamata Banerjee , Kepala Menteri West Bengal men-tweet "India telah kehilangan seorang penulis hebat. Bengal telah kehilangan seorang ibu yang mulia. Saya telah kehilangan panduan pribadi. Mahasweta Di beristirahat dengan tenang." Perdana Menteri Narendra Modi mentweet "Mahashweta Devi dengan sangat mengilustrasikan kekuatan pena. Suara belas kasihan, kesetaraan & keadilan, dia membuat kita sangat sedih. RIP."

Biography Alan Paton - Aktivis Anti-Apartheid

Biografi Profil Biodata Biography Alan Paton - Aktivis Anti-ApartheidAlan Stewart Paton (11 Januari 1903 - 12 April 1988) adalah seorang penulis Afrika Selatan dan aktivis anti-apartheid . Karyanya termasuk novel Cry, the Beloved Country dan Too Late the Phalarope. Pada tahun 1948, empat bulan setelah terbitnya Cry, The Beloved Country , Partai Nasional separatis mulai berkuasa di Afrika Selatan. Paton, bersama Margaret Ballinger , Edgar Brookes , dan Leo Marquard , membentuk Asosiasi Liberal pada awal 1953.

Pada tanggal 9 Mei tahun itu menjadi Partai Liberal Afrika Selatan , dengan Paton sebagai wakil presiden pendiri, yang berjuang melawan undang-undang apartheid yang diperkenalkan oleh Partai Nasional. Dia menjabat sebagai presiden LPSA sampai pembubaran paksa rezim apartheid di akhir tahun 1960an, secara resmi karena keanggotaannya terdiri dari orang kulit hitam dan kulit putih. Paton adalah teman Bernard Friedman , pendiri Partai Progresif .

Teman penulis Paton Laurens van der Post , yang telah pindah ke Inggris pada tahun 1930an, membantu partai tersebut dalam banyak hal. Van der Post tahu bahwa Polisi Rahasia Afrika Selatan sadar bahwa dia membayar uang kepada Paton, namun tidak dapat menghentikannya dengan prosedur hukum. Paton sendiri mengadopsi sebuah tentangan yang damai dalam demonstrasi melawan apartheid, seperti juga banyak pihak lainnya dalam partai tersebut; beberapa anggota SALP mengambil rute yang lebih keras, dan akibatnya beberapa stigma memang melekat pada partai tersebut.

Paspor Paton disita saat kembali dari New York pada tahun 1960, di mana dia dipresentasikan dengan Freedom Award tahunan. [5] Itu tidak dikembalikan selama sepuluh tahun. Paton pensiun ke Bukit Botha , tempat tinggalnya sampai kematiannya. Dia dihormati di Hall of Freedom of the Liberal International organization.

Biodata Cania Citta Irlanie dan Dede Oetomo

Biografi Profil Biodata Cania Citta Irlanie dan Dede OetomoCania Citta Irlanie jadi sorotan warganet, karena pernyataan dan cara berpikirnya dianggap kontroversial di Acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang selalu menyisakan perdebatan hangat di kalangan masyarakat. Menurut warganet pemikiran Cania terlalu liberal dan bertentangan dengan prinsip agama, serta nilai-nilai yang berkembang di Indonesia. Pernyataan yang lainnya juga dilontarkan oleh aktifis Gaya Nusantara Dede Oetomo mengundang kecaman keras netizen.

Cania Citta Irlanie merupakan editor di salah satu portal kolom populer dan terkini tentang tokoh dan kebijakan publik. Portal tersebut memberi ruang bagi para pembaca dengan perspektif tajam dari para pakar dan publik seputar agama, ekonomi, politik, sosial, dan media. Mahasiswi Ilmu Politik Universitas Indonesia yang sedang menulis karya akhir tentang pembangunan redistributif melalui demokrasi langsung di Kerala, India.



Dia pernah bekerja di DPR sebagai staf ahli junior dan pernah melakukan wawancara dengan Awkarin. Beberapa waktu lalu, Awkarin pernah dipanggil KPAI karena isi Instagramnya dinilai mengandung unsur tak bagus. Saat itu, Cania kemudian melakukan wawancara dengan artis cantik itu. Pernah mendapat surat terbuka dari seorang Blogger bernama Rakhmad Hidayatulloh Permana. Rakhmad mengungkapkan beberapa ketidaksepakatannya dengan pendapat Cania. Selama ini, Cania banyak mengungkapkan opininya di laman media sosial miliknya.