Rizki Desi Wulansari mampu memukau juri dengan menunjukkan kebolehannya bela diri jiu jitsu. Ia membawa lawan tandingnya untuk menunjukkan teknik-teknik jiu jitsu yang dikuasai mulai dari memukul hingga membanting lawan. Desy mengatakan kini sudah sampai sabuk biru yang artinya ia bisa disebut asisten pelatih. Wanita yang menjadi jawara Jiu Jitsu Kelas Reguler Putri Tingkat Nasional di Ponorogo itu mengaku ikut Sunsilk Hijab Hunt 2016 karena ingin membuktikan bahwa seorang atlet berhijab juga bisa menginspirasi. "Aku mau buktikan saja kalau atlet kayak aku ini juga bisa jadi role model," ujar wanita asal Gresik itu.

Para hijabers Surabaya yang lolos 20 besar dari penyaringan juri internal Sabtu (9/4/2016) diuji kembali untuk memilih siapa saja peserta perwakilan dari Surabaya yang akan masuk babak voting. Jawara Jiu Jitsu nasional, Rizki Desy Wulansari, juga mampu membuat kedua juri utama terpukau. Kepiawaiannya dalam memukul hingga melempar lawan tandingnya bisa membuat juri terkejut. Berkat aksi jiu jitsu, wanita yang biasa dipanggil Desy ini mendapatkan golden ticket dari juri. "Bagus, bawa partner ada lagunya juga, aku suka sih, sering berprestasi lagi," puji Dian setelah Desy unjuk bakat di Gramedia Expo, Minggu (10/4/2016).
#Lihat pula : Biodata 15 Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2016