06 May 2017

Biografi Syamsuar Hasyim - Sam Vokalis D'Lloyd

Biografi Profil Biodata Syamsuar Hasyim - Sam Vokalis D'LloydSyamsuar Hasyim atau yang lebih dikenal sebagai Sam D'Lloyd adalah vokalis dari group musik legendaris D'Lloyd yang populer pada era tahun 1970an-1980an. Sam D'Lloyd yang bernama asli Syamsuar Hasyim, dilahirkan di Aceh dari orang tua berdarah Minangkabau. Tak banyak yang diketahui mengenai masa kecil Sang Vokalis, karena ia jarang tersentuh oleh publikasi media mengenai kehidupan pribadinya. Bersama gitaris Bartje Van Houten, Sam ikut mendirikan grup musik D'Lloyd pada awal tahun 1969. Oleh Bartje yang menjadi pemimpin group, Syamsuar Hasyim langsung didaulat sebagai vokalis utama sejak awal terbentuknya grup ini. Awalnya band ini adalah band instansi yang dibentuk secara internal dalam perusahaan perkapalan Djakarta Lloyd. Band instansi ini kemudian menamakan diri sebagai D’Lloyd pada akhir tahun 1960-an dengan formasi awal Bartje van Houten (gitar), Andre Gultom (saxophone,flute,vokal), Syamsuar Hasyim (vokal utama), Chairoel Daud (drums), Budiman Pulungan (keyboards), dan Sangkan “Papang” Panggabean (bass).

Sebagai band instansi mereka memiliki keterbatasan dan popularitas yang tak bisa diraih. Oleh sebab itu mereka pun berpikir untuk mencoba masuk dalam dunia musik profesional tanah air yang mulai bertumbuh saat itu. Dengan tetap mengusung nama D'Lloyd pada tahun 1972 mereka berhasil merilis album perdananya pada label Remaco dan mulai dikenal dengan hits “Titik Noda”. Kesuksesan tersebut menjadikan mereka bersemangat untuk berkarya lebih baik pada album berikutnya. rangkaian sukses kemudian berlanjut dengan berbagai album, dan lagu-lagu yang menjadi hits seperti “Mengapa Harus Jumpa”,”Apa Salah Dan Dosaku”, dsb. Grup Band ini tumbuh seiring perkembangan popularitas mereka dalam dunia musik. Kepopuleran D'Lloyd sebagai salah satu grup musik legendaris Indonesia tidak pernah padam sejak era 1970-an. D'Lloyd merupakan salah satu band legendaris berhasil mempopulerkan dan mengekalkan lagu-lagunya masa itu bahkan hingga saat ini. Hampir setiap bulan mereka selalu mendapat undangan manggung di luar negeri. Nama D'Lloyd tak cuma populer di tanah air tapi mereka juga punya jutaan penggemar di Malaysia dan Singapura.

Biografi Profil Biodata Syamsuar Hasyim - Sam Vokalis D'LloydBeberapa lagu hits mereka yang populer seperti "Keagungan Tuhan", "Tak Mungkin", "Oh Di Mana", "Karena Nenek", "Semalam di Malaysia", "Cinta Hampa", dan "Mengapa Harus Jumpa" cukup mempesona serta meghibur. Selain itu juga ada lagu-lagu yang sangat populer lainnya seperti ; "Hidup Di Bui", "Sendiri", "Adinda Sayang", "Tolonglah Tolong", "Rock'n Roll Music", "Gubahanku", dll. Kebanyakan lagu-lagu hits dan popular D'Lloyd diciptakan oleh sang gitaris, Bartje Van Houten (Barce), disamping sang vokalis utamanya, Syamsuar Hasyim (Sam). Meski begitu anggota lainnya juga ada yang menciptakan lagu untuk D'Lloyd, seperti Budiman Pulungan menciptakan "Rock'N Roll Music"(1976,) Papang menciptakan "Gubahanku", Andre Kasiman Gultom menciptakan "Jangan Salah Pilih", dll. Lagu-lagu dan musik D’Lloyd enak didengar, chord-nya sederhana (mirip Koes Plus), dan lirik tidak muluk-muluk. Group band berusia lebih dari 4 decade ini telah merekam ratusan lagu.[1] Hingga kini D'Lloyd telah menghasilkan lebih kurang 100 buah album. Album mereka terdapat dalam pelbagai irama seperti Popular, Keroncong, Mandarin, Betawi, dan Melayu Deli.

Pada hari Sabtu tanggal 9 Juni 2012 pada pukul 07.15 WIB pagi Syamsuar Hasyim meninggal di usia 64 tahun. Vokalis utama grup musik D'Lloyd ini meninggal dunia setelah sempat kritis dan di rawat di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta. Sebelumnya ia sempat dirawat beberapa lama di RS Husada Jakarta. Satu-satunya informasi yang resmi mengenai hal tersebut adalah bermula dari Titiek Bartje Van Houten, istri dari Bartje pimpinan grup musik D'Lloyd. Melalui pesan singkat (SMS) yang diterima Okezone dan Tempo.com, Sabtu (9/6/2012) menuliskan "Telah meninggal dunia rekan kita musisi SAM D'Lloyd di RS Islam Cempaka Putih jam 07.15". Kepergiannya menjadikan Indonesia kembali kehilangan seorang tokoh musik nasional yang sangat legendaris.

#Lihat pula : Biografi Bartje Van Houten Gitaris Grup D’Lloyd