Showing posts with label SunSilk Hijab Hunt 2017. Show all posts
Showing posts with label SunSilk Hijab Hunt 2017. Show all posts

Lia Karina - Juara 1 Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biografi Profil Biodata Lia Karina Mansur Juara Sunsilk Hijab Hunt 2017Lia Karina Mansur (24) adalah pemenang juara pertama Sunsilk Hijab Hunt 2017 dari Jogjakarta. Juara terfavorit Sunsilk Hijab Hunt 2017 berdasarkan voting online dan SMS adalah Ayu Putrisundari dengan bakatnya menyanyi sambil bermain musik. Sementara juara terinspiratif jatuh kepada Muawanah dengan bakatnya ceramah. Keduanya berhak mendapatkan uang tunai Rp 10 juta.

Sementara juara ketiga dimenangkan oleh Tamara Aisyah yang merupakan finalis perwakilan Bandung. Sedangkan juara kedua berasal dari Palembang yakni Aisyah. Dan yang menjadi juara pertama Sunsilk Hijab Hunt 2017 adalah atlet nasional Taekwondo Lia Karina. Lia sebagai juara pertama berhasil membawa pulang uang tunai sebesar Rp 50 juta dan paket perjalanan umrah. Aisyah yang berhasil menduduki peringkat dua mendapat uang tunai Rp 30 juta serta paket umrah. Tamara membawa pulang uang tunai Rp 20 juta dan umrah.

Biografi Profil Biodata Lia Karina Mansur pemenang Sunsilk Hijab Hunt 2017Dia adalah seorang atlet olahraga beladiri taekwondo yang sudah dikenal dunia merupakan atlet nasional peraih emas di PON Riau 2012 dan pernah mewakili Indonesia di ajang SEA Games 2015. Ayahnya Mansur adalah seorang mantan atlet voli yang kini menjadi dosen di UNY dan ibunya, Sri Hartati seorang instruktur senam. Dari mereka berdua jugalah Lia mulai mengenal olahraga sejak usia balita seperti renang, voli, atletik dan taekwondo yang telah membesarkan namanya.

Segudang prestasi telah diraihnya. Terakhir Lia menyabet gelar juara dalam event bergengsi "Bali Open International Taekwondo Tournament" di tahun 2015 ini. Sebelumnya Lia pernah berlaga dalam World Championship, Olympic Games Qualification World, SEA Games dan banyak kejuaraan tingkat dunia lainnya. Prestasi Lia tidak hanya sampai di situ saja, wanita dengan tinggi 175 cm juga pernah menjadi salah satu finalis dari Diajeng Jogja 2015. Lia pernah mengikuti ajang bakat Dimas Diajeng Kota Jogja dan menjadi runner up atau Wakil 1 Diajeng Kota Jogja.

#Lihat pula : Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017

Lia Karina Mansur - Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biografi Profil Biodata Lia Karina Mansur - Sunsilk Hijab Hunt 2017Lia Karina Mansur adalah peserta Sunsilk Hijab Hunt 2017. Gadis cantik berjilbab asal Jogja ini terlihat anggun dan lembut. Namun siapa sangka dibalik kelembutannya, dia adalah seorang atlet olahraga beladiri taekwondo yang sudah dikenal dunia dan terlihat garang saat memakai dobok (baju seragam taekwondo). Taekwondoin andalan Jogjakarta ini merupakan atlet nasional peraih emas di PON Riau 2012. Lia yang berasal dari Yogyakarta pernah mewakili Indonesia di ajang SEA Games 2015 silam.

Lia Karina Mansur (23) sedari kecil dirinya memang menggemari olahraga ini. Sang ayah, Mansur adalah seorang mantan atlet voli yang kini menjadi dosen di UNY. Sementara sang ibu, Sri Hartati juga seorang instruktur senam. Dari mereka berdua jugalah Lia mulai mengenal olahraga sejak usia balita seperti renang, voli, atletik dan taekwondo yang telah membesarkan namanya. Segudang prestasi telah diraihnya. Terakhir Lia menyabet gelar juara dalam event bergengsi "Bali Open International Taekwondo Tournament" di tahun 2015 ini. Sebelumnya Lia pernah berlaga dalam World Championship, Olympic Games Qualification World, SEA Games dan banyak kejuaraan tingkat dunia lainnya.

Biografi Profil Biodata Lia Karina Mansur - Sunsilk Hijab Hunt 2017Dalam audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017, Lia Karia dengan aksi taekwondo yang memukau juri ini memulai aksinya dengan memperagakan beberapa gerakan bela diri asal Korea itu secara solo. Menyusul kemudian kyukpa atau teknik pemecahan benda keras dengan bantuan sejumlah rekan prianya. Aksinya lalu ditutup dengan menendang rangkaian bunga mawar yang berada di atasnya. Begitu ditendang, kelopak bunga langsung 'menghujani' panggung. Aksi Lia itu langsung disambut oleh riuh tepuk tangan penonton. Pujian tak hanya untuk aksi taekwondo Lia yang memukau tapi juga perawakannya yang seperti model untuk wanita setinggi 175 cm.

Prestasi Lia tidak hanya sampai di situ saja, dia juga pernah menjadi salah satu finalis dari Diajeng Jogja 2015. Lia pernah mengikuti ajang bakat Dimas Diajeng Kota Jogja dan menjadi runner up atau Wakil 1 Diajeng Kota Jogja. Lewat ajang ini ia bisa belajar sesuatu yang baru. Wanita 24 tahun ini senang bisa mengenal sesuatu yang baru karena selama ini dirinya hanya terbatas di olahraga. Kini dirinya bisa lebih mengenal tentang seni, budaya dan pariwisata. Walau memiliki banyak kegiatan Lia mengaku konsentrasi utamanya tetap pada taekwondo. Prinsip Lia, dia akan menjalani apapun yang dia anggap masih menjadi passionnya.

#Lihat pula : Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017

Para Pemenang Juara Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biografi Profil Biodata Daftar Para Pemegang Raih Gelar Juara Pertama Sunsilk Hijab Hunt 2017Malam grand final Ajang pencarian hijabers berbakat Sunsilk Hijab Hunt 2017 digelar pada Minggu (4/5/2017) pukul 20.15 di Ecovention, Ancol untuk mencari siapa yang berhak meraih gelar juara pertama, kedua, ketiga dan favorit Sunsilk Hijab Hunt 2017. Sebanyak 10 finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017 tampil di babak final menghadapi para juri yaitu Desy Ratnasari dan Dian Pelangi didampingi aktris Laudya Chintya Bella dan Nycta Gina yang juga hadir di malam grand final tersebut.

Berikut Nama Pemenang Sunsilk Hijab Hunt 2017 :

Juara 1 Pemenang SHH 2017 : Lia Karina (Yogyakarta) - lihat : Biodata Lia Karia Mansur Sunsilk Hijab Hunt 2017
Juara 2 atau Runner Up 1 : Aisyah (Palembang) - lihat : Biodata Aisyah - Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017
Juara 3 atau Runner Up 2 : Tamara Aisyah (Bandung) - lihat : Profil Tamara Aisyah Sayidina Sunsilk Hijab Hunt 2017

Juara TerInspiratif SHH 2017 : Muawanah (Jakarta) - lihat : Biodata Muawwanah - Sunsilk Hijab Hunt 2017
Juara TerFavorite SHH 2017 : Ayu Putri Sundari (Yogyakarta) - lihat : Profil Ayu Putri Sundari Sunsilk Hijab Hunt 2017

#Selengkapnya - Lihat pula : Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biografi Profil Biodata Daftar Para Pemenang Raih Gelar Juara Pertama Sunsilk Hijab Hunt 2017Pada malam grand final Sunsilk Hijab Hunt 2017 juga dimeriahkan sederet selebriti ternama. Para pengisi acara grand final Sunsilk Hijab Hunt 2017 di antaranya, Rossa, Andien, Cakra Khan, Jaz, Mytha Lestari, Beniqno, Indah Nevertari dan penampilan juara pertama Sunsilk Hijab Hunt 2016, Denta Haritsa serta juara pertama Sunsilk Hijab Hunt 2016, Bella Almira. Kemeriahan acara final Sunsilk Hijab Hunt 2017 ini dipandu oleh tiga host yaitu Indra Herlambang, Zaskia Mecca dan Andhika Pratama. Grand final Sunsilk Hijab Hunt 2017 ini yang disiarkan oleh Trans7 pada pukul 20.15 WIB dari Ecovention, Ancol, Jakarta Utara.

Pemilihan juara pertama, kedua dan ketiga ditentukan oleh juri dan berdasarkan jumlah voting. Sedangkan untuk juara favorit, penentuannya hanya berdasarkan voting. Untuk voting ini dengan memilih finalis favorit secara online melalui website dan SMS. Polling 10 besar bisa dilakukan pada tanggal 15 Mei - 4 Juni 2017 dan pemenang Sunsilk Hijab Hunt 2017 berhak membawa pulang hadiah dengan total nilai hingga ratusan juta rupiah dan tidak ketinggalan kesempatan untuk umrah gratis.

Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biografi Profil Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017Sunsilk Hijab Hunt 2017 - Hasil seleksi audisi didapat 10 Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017 melalui proses audisi yang cukup panjang. Terpilihnya 10 finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017 melangkahkan kaki mereka ke babak final. Pengumuman nama 10 finalis yang terpilih ini adalah hasil audisi 50 besar Sunsilk Hijab Hunt 2017 yang diselenggarakan di Menara Bank Mega, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Sabtu (13/5/2017). Para finalis akan berkompetisi di babak final yang digelar di Ancol Eco Park pada 4 Juni 2017.

Berikut 10 nama finalis terpilih yang lolos ke babak final Sunsilk Hijab Hunt 2017 :

1. Amyrah Zandra (Jakarta) - lihat : Biodata Amyrah Zandra Dhiya Sunsilk Hijab Hunt 2017
2. Fatmawati Dalimunte (Medan) - lihat : Biodata Patmawati Dalimunthe Sunsilk Hijab Hunt
3. Tamara Aisyah (Bandung) - lihat : Profil Tamara Aisyah Sayidina Sunsilk Hijab Hunt 2017
4. Lia Karia (Yogyakarta) - lihat : Biodata Lia Karia Mansur Sunsilk Hijab Hunt 2017
5. Aisyah (Palembang) - lihat : Biodata Aisyah - Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017
6. Ayu Putri Sundari (Yogyakarta) - lihat : Profil Ayu Putri Sundari Sunsilk Hijab Hunt 2017
7. Indah Sundari (Bandung) - lihat : Biodata Indah Sundari - Sunsilk Hijab Hunt 2017
8. Muawanah (Jakarta) - lihat : Biodata Muawwanah - Sunsilk Hijab Hunt 2017
9. Salma Salsabil (Surabaya) - lihat : Biodata Salma Salsabil - Sunsilk Hijab Hunt 2017
10. Nurmalina Oktaviani (Palembang) - lihat : Biodata Nurmalina Oktaviani Sunsilk Hijab Hunt 2017

#Lihat pula : Para Pemenang Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biografi Profil Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017Seperti tahun sebelumnya, Desy Ratnasari dan Dian Pelangi akan duduk sebagai juri didampingi aktris Laudya Chintya Bella. Mengingat Hijab Hunt adalah ajang pencarian bakat yang mengedepankan iman yang Islami, Desy mengingatkan para finalis untuk memperdalam pengetahuan agamanya. Hal senada juga diungkapkan Dian Pelangi yang turut memberikan motivasi bagi mereka 40 peserta lainnya yang belum berhasil menembus babak final. Ada baiknya pengalaman yang didapat selama proses audisi dijadikan bekal untuk meraih cita-cita.

Walau babak final masih beberapa pekan lagi, para pendukung sudah dapat memberikan voting idolanya mulai Senin (15/5/2017). Polling 10 besar bisa dilakukan pada tanggal 15 Mei - 4 Juni 2017 dan pemenang Sunsilk Hijab Hunt 2017 nantinya berhak membawa pulang hadiah dengan total nilai hingga ratusan juta rupiah dan tidak ketinggalan kesempatan untuk umrah gratis. Para finalis akan berkompetisi di babak final yang Malam Puncaknya akan digelar di Ancol Eco Park pada 4 Juni 2017.

Biodata Nurmalina Oktaviani Sunsilk Hijab Hunt

Biografi Profil Biodata Nurmalina Oktaviani Sunsilk Hijab Hunt 2017Nurmalina Oktaviani seorang Arsitek Cantik dan Jago Nyanyi adalah Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Nurmalina Oktaviani merupakan salah satu finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017 perwakilan Palembang. Arsitek cantik lulusan Universitas Brawijaya itu mengaku bangga bisa terpilih sebagai sepuluh finalis ajang pencarian muslimah berbakat tingkat nasional itu. Wanita dengan sapaan akrab Alina ini berhasil lolos hingga tahap final berkat suara merdunya.

Ketika audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017 di Palembang, Alina menyanyikan lagu melayu dan menjadi Juara 1 favorit juri tamu yakni Nycta Gina dan Diajeng Lestari. Ia mengaku memang sudah kecil suka menyanyi terutama lagu daerah. Ibunda Alina diketahui merupakan penyanyi lagu daerah di era '90-an dan sudah mempunyai album kala itu. Menurunkan bakat sang ibu, Alina pun sudah berlatih menyanyi sejak usia lima tahun. "Dulu mama namanya Efriyanti penyanyi khusus lagu daerah sempat ada albumnya di tahun '90-an. Makanya aku bisa nyanyi karena turunan dari mama," ujar Alina saat berbincang dengan Wolipop di Hotel Diradja, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017).

Biografi Profil Biodata Nurmalina Oktaviani Sunsilk Hijab Hunt 2017Wanita 22 tahun ini mengatakan sering menjadi pemenang pertama lomba menyanyi di Palembang. Ia berharap juga bisa menjadi pemenang di ajang Sunsilk Hijab Hunt 2017. "Saya pengennya harus menang. Untuk itu harus memaksimalkan potensi dalam diri, memperkuat doa, melatih mental bahwa saya sudah di sini, sudah sejauh ini saya harus maksimal. Semua potensi harus berhasil dikeluarkan, selebihnya dikembalikan ke Allah," tambah wanita yang menjadi freelance arsitek itu.

Nurmalina Oktaviani seorang Arsitek Cantik dan Jago Nyanyi adalah Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Alina merasa optimis dan berusaha melakukan yang terbaik dan menjadi pemenang. Meski optimis menang namun Alina tidak terobsesi akan hal tersebut. Ia sudah bersyukur bisa masuk sebagai sepuluh besar mengalahkan 8.000 lebih peserta yang mendaftar Sunsilk Hijab Hunt 2017. Ia hanya berharap ajang ini bisa memperluas jaringan sosialnya. "Harapannya dengan keberadaan saya di sini lebih bisa membuka luas jaringan sosial, lapangan pekerjaan saya, membuka pikiran saya," tandasnya kemudian.

#Lihat pula : Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biodata Muawanah - Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biografi Profil Biodata Muawwanah - Sunsilk Hijab Hunt 2017Muawwanah ( 20 Thn ) dari Jakarta yang Smart, Cheerful, Syiar adalah finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Pemilik Bakat Dakwah ini berhijab sejak dia memasuki sebuah lembaga pendidikan islam (pesantren) di sekitar Jawa Barat. ketika itu dia duduk di bangku sekolah kelas 1 Tsanawiyah. Hal yang dia lakukan dalam keseharian adalah, belajar, mengajar, berorganisasi, bersosialisasi, mengasah bakat, dan mencari pengalaman. Untuk membangun itu semua dia perlu hal yang dapat membangun semangat dan kepercayaan diri. Dengan hijab inilah yang menjadi kepercayaan diri tumbuh. Hijab bukan menjadi penghalang bagi dia untuk terus berkarya, dan berprestasi.

Biografi Profil Biodata Muawanah - Sunsilk Hijab Hunt 2017Dengan hijab kita akan lebih dikenal orang. Ini sesuai dalam firman Allah suroh al ahzab ayat 59 bahwa hijab yang kita gunakan memiliki fungsi, diantaranya adalah sebagai identitas diri. Kini dia teringat ketika dia pergi ke salah satu toko buku di Mall Jakarta, dia hanya sekedar ingin mengetahui apa yang ada dalam kitab tersebut. Padahal yang menurunkan sama-sama Tuhan kita yaitu Allah SWT. Namun hanya perbedaan kitablah, orang non muslim dan muslim akhirnya bertengkar dan salah paham. Ketika dia baca satu persatu kata dalam kitab tersebut, ada seorang lelaki menyapa. "kamu muslim, kamu berhijab, dan kamu baca kitab saya?" ...lalu dia balas dengan senyuman dan menjawab singkat "iya saya muslim, saya juga berhijab dan saya mengimani kitab-kitab Tuhan saya." .. lelaki itu merasa aneh dengan jawaban yang dia lontarkan.

#Lihat pula : Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biodata Indah Sundari Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biografi Profil Biodata Indah Sundari Sunsilk Hijab Hunt 2017Indah Sundari Jayanti adalah seorang Psikolog Cantik Jago Lyrical Dance Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Bakat yang dimiliki finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017 Indah Sundari Jayanti yaitu menari. Dia merupakan finalis ajang pencarian hijabers berbakat tingkat nasional itu dengan menonjolkan bakat menari. Indah ternyata seorang psikolog, namun ia belum aktif sebagai psikolog karena sedang melanjutkan pendidikannya di Magister Profesi Psikolog di Universitas Padjadjaran. Selain itu, Indah berprofesi sebagai model, bahkan ia merupakan salah satu pendiri sekolah modeling ID Modeling School di Bandung, Jawa Barat.

Meski menempuh pendidikan psikologi dan besar di dunia modeling, Indah memiliki satu minat yang sangat disukainya sampai saat ini yaitu menari. Indah menekuni tari sejak duduk di bangku sekolah. Ia pun sering menjadi juara di berbagai lomba tari sejak SMA. Mojang Bnadung itu mengaku pernah menjadi juara satu dan dua dalam lomba tari antar SMA di Bandung. Indah juga pernah menduduki peringkat satu dalam ajang Nasional Cover Dance Competition pada 2012. Mulai dari SMA sampai 2012, Indah mengaku lebih sering menampilkan modern dance baik saat sekolah hingga kuliah. Sampai ketika di 2012 ia memutuskan berhijab. Setelah berhijab, Indah bingung bagaimana ya caranya agar tetap bisa mengikuti passion tanpa terhalang jilbabnya. Menurutnya, banyak gerakan tari yang perlu dibatasi ketika sudah memutuskan berhijab agar tidak terlihat terlalu meliukkan tubuh. Kemudian ia menemukan kalau lyrical dance menjadi salah satu alternatif untuk tetap menari dan berhijab.

"Setelah berhijab aku berpikir gimana ya caranya agar aku bisa tetap dance karena banyak gerakan yang harus dibatasi. Terinsprasid dari Ardhy Dwiki IMB (Indonesia Mencari Bakat), aku lihat oh ada ya lyrical dance, terus aku cari di YouTube, aku pelajar. Oh ternyata lyrical dance ini perpaduan balet, jazz, kontemporer, gerakan yang kita lakukan mencerminkan intrepetasi dari lagunya, makna dari liriknya," papar Indah kepada Wolipop di Hotel Diradja, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017). Indah pun mulai belajar lyrical dance sejak 2012. Terkadang ia suka diminta tampil di acara kampusnya. Meski sudah berusaha untuk membatasi gerakan tari setelah berhijab namun ternyata masih ada saja yang berkomentar buruk kepadanya.

Indah bercerita kalau ia pernah mendapat beberapa komentar negatif di Instagram. "Aku sering latihan di komunitas Padja Dance sama alumni atau junior aku. Biasaya kalau latihan selalu kita videoin dan masukin ke Instagram. Terkadang aku suka pakai kupluk dan ciput doang, kadang aku pakai jilbab juga. Nah suka ada yang komen nggak baik misalnya yang aku inget itu ada yang bilang 'Kok berhijab lenggak-lenggok malu-maluin Islam saja'," tambahnya. Ketika ada komentar buruk, Indah memilih mendiamkannya saja. Brand ambassador Zoya Bandung itu memilih fokus terhadap apa yang akan dilakukannya. Dengan ikut Sunsilk Hijab Hunt, ia pun berusaha membuktikan kalau hijab tidaklah menjadi penghalang untuk menekuni passion.

Dalam rangka mempersiapkan malam final Sunsilk Hijab Hunt 2017 pada Minggu (28/5/2017), Indah berusaha untuk tetap latihan di sela-sela waktu senggang. Meski demikian, ia juga tidak terlalu memaksakan diri untuk terus latihan supaya kesehatannya tetap terjaga hingga malam final nanti. "Yang penting bagiku fisik karena nanti aku menari full empat menit dari awal sampaiakhir tanpa bantuan dr dancer lain. Sebenarnya sebelum karantina aku sudah latihan tapi pas coaching kemarin ada beberapa gerakan yang lebih didinamikain saja. Aku tetap terus latihan kadang sendiri di kamar mandi tapi tetap jaga fisik ya, ini saja dari kemarin sudah batuk terus," kata Indah.

Di akhir kata, Indah berharap bisa memberikan penampilan terbaik. Baginya menang itu bonus, yang penting ia ingin membuktikan bahwa menari sudah bagian dari dirinya sejak dulu baik sebelum maupun setelah berhijab. "Masuk sepuluh besar ini saja aku sudah senang banget alhamdulillah. Dulu soalnya mau ikut di 2015 tapi bentrok sama kontrak. DI 2017 ini pun banyak keraguan untuk ikut, aku daftar last minute jadi peserta tiga terakhir di Bandung eh nggak nyangka bisa jadi juara satu favorit juri Bandung. Untuk final kalau menang bonus dari usahaku yang penting bisa menampilkan yang terbaik, pengen banggain teman-teman, sahabat, yang sudah dukung aku, pengen nunjukin sama semua orang kalau dance itu sudah nyatu banget didiriku," tutupnya.

#Lihat pula : Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biodata Salma Salsabil Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biografi Profil Biodata Salma Salsabil Sunsilk Hijab Hunt 2017Salma Salsabil adalah Penyanyi Blues Berusia 15 Tahun Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Menyanyi menjadi bakat yang dikuasai sebagian besar finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Salah satunya Salma Salsabil Aliyyah yang memiliki bakat menyanyi. Untuk genre, Salma mengaku memilih aliran blues yang tenang. Remaja 15 tahun ini bisa bernyanyi sambil bermain gitar, karena itu pula Salma masuk sebagai sepuluh besar finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Wanita asal Probolinggo itu mengaku tak menyangka bisa hingga tahap sepuluh besar ajang pencarian hijabers berbakat tingkat nasional itu. Ia pun bersyukur karena bisa menjadi finalis.

"Alhamdulillah aku juara satu favorit juri di audisi Surabaya. Lalu bisa sampai tahap ini nggak menyangka, semua keren-keren, apalagi pas 50 besar, ada yang DJ, unik-unik banget. Sedangkan aku bawain lagu ciptaan aku sendiri, alhamdulillah lolos sampai sini," ujar Salma saat diwawancara Wolipop di Hotel Diradja, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017). Remaja berhijab yang baru lulus dari SMP Negeri 4 Probolinggo itu sedikit bercerita kalau ia sudah bisa menyanyi sejak TK. Mulai senang menyanyi dan belajar main gitar di kelas 3 SD. Sebelum menyukai genre blues, Salma mengatakan senang menyanyikan lagu rock dan pop. Lalu ia berpindah ke blues karena merasa lebih tenang saat menyanyikannya.

Biografi Profil Biodata Salma Salsabil Sunsilk Hijab Hunt 2017Salma Salsabil adalah Penyanyi Blues Berusia 15 Tahun Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Meski suka menyanyi blues namun Salma bukan tipe gadis feminin tapi lebih ke cuek dan tomboy. Dalam berbusana pun, ia lebih senang menggunakan sneakers. Begitu pula ketika datang ke audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017, ia mengaku sempat merasa beda sendiri karena yang lain tampak feminin menggunakan high heels. Walau begitu, Salma bisa membuktikan bahwa dia bisa menjadi juara satu favorit juri di audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017 Surabaya. Tidak hanya lolos menjadi juara satu favorit juri Surabaya, Salma pun masuk ke sepuluh besar finalis. Dengan ini ia bisa membuktikan bahwa Salma bisa menjadi seseorang.

"Sebenarnya aku sudah berkali-kali ikut ajang pencarian bakat gitu aku sering dibilang artis nggak jadi. Aku nyesek, aku ikut terus kalah lagi, dibilang begitu, dengan masuk sampai final ini, aku pengen nunjukin kalau aku tuh bisa, insya Allah," jelas Juara 1 Festival Band Se-Jawa Timur 2013. Untuk malam final nanti, Salma tidak punya harapan khusus. Ia hanya ingin menampilkan yang terbaik dan bisa membanggakan kedua orangtuanya. "Semoga aku bisa menampilkan yang terbaik, semoga penampilan aku bisa diterima, bisa maksimal, masalah menang atau kalah itu belakang," tandasnya.

#Lihat pula : Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017

Tamara Aisyah Sayidina Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biografi Profil Biodata Tamara Aisyah Sayidina Sunsilk Hijab Hunt 2017Tamara Aisyah Sayidina ( 19 Thn ) dari Jawa Barat yang kindly, beautyful, talented adalah peserta Sunsilk Hijab Hunt 2017. Tamara Aisyah Sayidina yang juga adik dari aktris dan politisi Rachel Maryam ini berhijab pertama kali yaitu sejak di Bangku SMA kelas 2, dia berhijab karena kemauannya sendiri karena dia mendapatkan hidayah untuk berhijab, yang merupakan kewajiban sebagai wanita muslimah mengalami banyak masa dalam berhijab, mulai dari sekedar tahu apa itu hijab sampai memahami makna hijab. Bahwa berhijab sesungguhnya yang harus di tutupi aurat itu semuanya kecuali wajah dan telapak/bahu tangan.

Itu adalah saat dia berumur 19 tahun dan baru-baru ini dia mendapatkan pengalaman islami yang memotivasi dirinya untuk menjadi lebih baik, dengan berani Berhijrah. Wanita yang memiliki bakat menyanyi, bermain gitar dan piano termasuk mengarransemen lagu dan MC-ing ini berani berhijrah untuk lebih menutup auratnya pada januari 2017, dia mencoba berpakaian Syari, karena syari sangat bersyariat, tidak tampak lekuk tubuh dan menutup semua aurat wanita, dan juga ketika sholat memudahkan dia untuk langsung sholat dan tidak perlu memakai mukena lagi. Dan sekarang dia ingin lebih belajar dan belajar bagaimana menjadi wanita muslimah yang baik. Agar selalu istiqomah dan amanah selali.

Biografi Profil Biodata Tamara Aisyah Sayidina Sunsilk Hijab Hunt 2017Audisi Sunsilk Hijab Hunt di Bandung tahun ini tak kalah menarik dari tahun-tahun sebelumnya. Para peserta menampilkan bakat beragam, dari menyanyi metal, menari marching band, membuat sushi sampai membatik. Salah satu peserta pun sukses memikat juri dengan suara emas dan kebolehannya bermain gitar. Si cantik berkerudung syar'i itu mengaku bakat menyanyinya tersebut sudah ia latih sejak kecil. Bahkan ia rajin mengikuti audisi ajang pencarian bakat menyanyi di beberapa stasiun televisi. "Aku bermain gitar sudah dari kelas 6 SD, musik memang passion aku dari dulu, makanya aku masuk kuliah juga di pendidikan musik UPI Bandung," tutur hijabers berusia 20 tahun itu.

Selain pamer suara, ia juga ingin menunjukkan bila tampilan hijab syar'i seperti yang dipakainya sekarang bisa pula tampil stylish dan tak pernah jadi penghalang untuk berkreasi. "Aku ingin menjadi lebih baik lagi. Aku pakai hijab syar'i sejak umrah awal tahun ini. Sekarang syar'i juga banyak pilihannya, banyak yang modis juga," ujarnya. Tamara yang bercita-cita menjadi guru musik ini mengikuti audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017 untuk memotivasi muslimah lain, terutama yang mencintai musik seperti dirinya. Ia juga ingin membahagiakan ibu dan kakak yang selalu memberi dukungan penuh untuknya. "Mamaku ingin aku menjadi ikon yang positif, itu kenapa aku pilih mengikuti audisi Sunsilk Hijab Hunt. Aku juga senang bersosialisasi dan membantu orang, aku harap menjadi seorang guru musik bisa banyak membantu orang lain," imbuhnya lagi.

#Lihat pula : Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biodata Ayu Putri Sundari - Sunsilk Hijab Hunt

Biografi Profil Biodata Ayu Putri Sundari - Sunsilk Hijab Hunt 2017Ayu Putri Sundari wanita 19 tahun ini adalah finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Mahasiswi Institut Seni Indonesia Yogyakarta itu juga masuk sepuluh besar Sunsilk Hijab Hunt 2017 berkat suara merdunya serta kemampuannya bermain alat musik. Ayu tidak hanya bisa main gitar tapi ragam alat musik seperti ukulele, drum, keyboard, suling, dan harmonika. Dalam bernyanyi pun, Ayu tak hanya menguasai satu genre seperti pop tapi juga bisa rapp. Tak hanya bersuara merdu dan lihai bermain gitar serta suling, Ayu juga mencuri perhatian dengan pilihan busananya. Peserta asal Yogyakarta ini memakai jaket metalik, serta kerudung yang dipadukan dengan topi. Dia lolos menjadi finalis 10 besar Sunsilk Hijab Hunt 2017 yang kini tengah dalam masa karantina. Grand Final dan malam puncaknya akan digelar Minggu, 4 Juni 2017 yang disiarkan salah satu TV swasta nasional.



Sabtu (18/3/2017), audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017 yang digelar di Jwalk, Jl. Babarsari No 2 Caturtunggal, Depok Sleman, DI Yogyakartamengantarkan Ayu Putri Sundari lolos jadi finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Ayu Putrisundari sudah memiliki banyak penggemar di aplikasi media sosial berbasis video. Bahkan karena aplikasi tersebut, Ayu bisa meraup penghasilan puluhan juta rupiah. Ayu mengaku mencoba aplikasi tersebut sejak SMA sekitar satu tahun lalu. Awalnya hanya coba-coba saja lalu kemudian mengikuti event yang diadakan oleh aplikasi tersebut sampai akhirnya kini menjadi official house atau pekerja tetap. Hampir setiap hari Ayu mencoba menghibur para penggemarnya dengan bernyanyi sambil main musik. Namanya sekarang mulai dikenal sebagai Ayuenstar. Dia ikut Sunsilk Hijab Hunt ini juga banyak teman yang support.

Wanita asal Cilegon itu mengaku bisa bermain alat musik sejak SD. Ia sudah ikut les mulai dari vokal, keyboard, dan piano. Tak heran bila saat ini ia banyak menguasai permainan alat musik. Bakatnya itu juga yang mampu membuat Ayu sampai tahap final ajang pencarian hijabers berbakat itu. Dengan ikut Sunsilk Hijab Hunt 2017, Ayu berharap impiannya menjadi penyanyi terkenal bisa terwujud. Tidak hanya taraf nasional tapi juga internasional tapi tetap menggunakan hijab. Terkait malam final nanti, Ayu tidak memiliki persiapan khusus kecuali menjaga tubuh tetap fit. Untuk meningkatkan stamina, Ayu sudah menyiapkan vitamin serta madu. Ayu berharap semoga penampilannya di malam final nanti yang berlangsung pada Minggu (4/6/2017) bisa maksimal dan membuat orang-orang yang mendukungnya merasa senang. Ia optimis menang tapi jika tidak yang penting sudah memberikan kemampuan terbaik. Harapannya yang dia jalani sekarang bisa berkah dan bermanfaat untuk orang lain.

#Lihat pula : Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biodata Patmawati Dalimunthe Sunsilk Hijab Hunt

Biografi Profil Biodata Patmawati Dalimunthe Sunsilk Hijab Hunt 2017Patmawati Dalimunthe ( 21 Thn ) dari Sumatera Utara yang bersifat tenang, hangat dan pemalu adalah finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Cerita Pengalaman Hijabnya tepat satu setengah tahun lalu, dia memutuskan untuk berhijab. Keluarga adalah satu satunya alasan dia terus berusaha agar dapat sedikit membantu kesulitan hidup kita. Hingga akhirnya dia jatuh sakit, dia mulai kesulitan untuk berjalan dan ingatannya perlahan menghilang.

Biografi Profil Biodata Patmawati Dalimunthe Sunsilk Hijab Hunt 2017Saat itulah pemilik bakat Benyanyi, Main Gitar, Baca Puisi, Akting dan Presenting ini berpikir bagaimana cara dia untuk membahagiakan orang tuanya jika dia sakit seperti ini. Jika saat ini dia tidak dapat membahagiakan mereka di dunia, setidaknya bantu mereka untuk tenang di akhirat. Tutuplah auratmu,! kata hati dia terus menyerukan hal itu. insya Allah ini adalah cara Allah menyayangi dia dan keluarganya.

#Lihat pula : Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017

Biodata Amyrah Zandra Dhiya Sunsilk Hijab Hunt

Biografi Profil Biodata Amyrah Zandra Dhiya Sunsilk Hijab Hunt 2017Amyrah Zandra Dhiya ( 26 Thn ) dari Jakarta yang self motivated, passionate, smart adalah finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017. Pemilik bakat bernyanyi dan MC ini Duta BUMN 2014 mulai berhijab sejak September 2016. Mungkin masih terbilang baru, tapi journey menuju posisi sekarang cukup menantang tapi hasilnya sangat dia syukuri. Dia menceritatakan pengalaman hijabnya. Berada di lingkungan perkantoran, terutama perbankan yang mengelola account korporasi membutuhkan tenaga dan daya pikiran yang sangat besar.

Saat dia pertama kali berjilbab, mayoritas pertanyaan yang disampaikan kepada dia adalah "kamu gak takut karir kamu gak berkembang?" atau "nanti kamu gak dipandang lagi sama korporasi". Dan nyatanya tidak sedikitpun dia pernah terpikir hal tersebut. Dan nyatanya yang terjadi malah sebaliknya, malah dia merasa dukungan lebih full kepadanya, lebih nyaman dan bersemangat karena semakin hari semangatnya tidak hanya karena passion dia, tapi juga semangat bahwa Allah memerhatikan dan melindungi dia.

#Lihat pula : Biodata 10 Besar Finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017