Showing posts with label Seragam. Show all posts
Showing posts with label Seragam. Show all posts

Biodata Norman Kamaru Artis Mantan Anggota Brimob

Biografi Profil Biodata Norman Kamaru Pindah AgamaNorman Kamaru atau Oman (lahir di Gorontalo, Indonesia, 27 November 1985; umur 29 tahun) adalah seorang mantan anggota Brigade Mobil berpangkat terakhir Briptu. Namanya menjadi terkenal setelah video lip-sync-nya yang menirukan lagu India berjudul Chaiyya Chaiyya tersebar di masyarakat. Video lip-sync-nya yang berjudul Polisi Gorontalo Menggila dan berdurasi 6 menit 30 detik itu mampu membuat masyarakat yang melihatnya tertawa dan terhibur. Norman Kamaru adalah anak pasangan Idris Kamaru dan Halimah Martinus. Ia paling bungsu di antara sembilan saudara. Karena posisinya dalam keluarga itu, ia kerap kali dimanja sang ibu, Halimah Martinus, yang berdarah Ambon dan kini tinggal di Jalan Pancawardana, Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Fenomena terkenalnya Norman karena video Youtube tersebut akhirnya berakibat pada kariernya di kepolisian. Karier Norman Kamaru di barisan brigade mobil Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo akhirnya diberhentikan tidak dengan hormat pada tanggal 6 Desember 2011. Keputusan tersebut diambil pada sidang kode etik oleh Direktorat Profesi dan Pengamanan Polda Gorontalo berdasarkan Peraturan Pemerintah Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota POLRI, setelah Norman dinilai melanggar disiplin karena meninggalkan tugas selama 84 hari berturut-turut tanpa alasan jelas.

Norman Kamaru mulai dikenal sejak rekaman video sinkronisasi gerak bibirnya (lip sync) yang berdurasi 6 menit 30 detik beredar luas. Dalam video itu, ia menyanyikan lagu India bertajuk "Chaiyya Chaiyya" serta menggerakkan tubuh yang kemudian diunggah di situs Youtube. Video rekaman itu dibuat untuk menghibur rekan kerjanya ketika ia menjalani tugas jaga di Pos Jaga Brimob Polda Gorontalo.

Biografi Profil Biodata Norman Kamaru MeninggalAksi Norman Kamaru menuai pro dan kontra. Awalnya, Polri sempat akan memberikan sanksi karena Norman Kamaru dinilai kurang menjaga kehormatan institusi Polri lantaran menggunakan seragam dinas dalam video tersebut, namun urung dilaksanakan karena kuatnya dukungan publik. Hukuman yang diberikan akhirnya hanya sebatas menyanyi dan menari di depan rekannya. Sebagian orang juga mempertanyakan apakah tingkah Norman pantas karena merokok saat bertugas dan menggunakan tindik di lidah. Di sisi lain, Norman Kamaru juga mendapat apresiasi. Norman dianggap humanis karena menghibur temannya dengan cara yang kreatif.

Universitas Bung Karno secara khusus memberikannya beasiswa kuliah Program Strata-1 Jurusan Hukum dan sebuah sepeda motor karena dianggap telah berjuang memberikan pencitraan baik kepolisian di mata masyarakat Indonesia. Norman Kamaru juga menjalani sejumlah roadshow yang bertujuan menciptakan citra polisi yang humanis sebagai pelayan sekaligus pengayom masyarakat. Usai diberhentikannya Norman dari satuan Kepolisian Kota Gorontalo, kariernya di bidang entertainment juga menjadi kurang mendapat perhatian, sehingga berdampak kepada keadaan ekonominya. Sekarang Norman memilih berjualan bubur Manado di kawasan Jakarta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Profil & Biodata Bripda Nindy Bersuara Merdu

Biografi Profil Biodata Bripda Nindy yang Bersuara MerduBripda Nindy adalah polisi wanita (polwan) yang memiliki suara merdu dan piawai dalam memainkan gitar. Bripda Nindy selain memiliki paras yang manis dan imut, kala bernyanyi dia layaknya penyanyi papan atas yang penuh dengan penghayatan. Suara Bripda Nindy terdengar begitu merdu saat menyanyikan lagu dan aksinya itu mengundang berbagai respons para netizen yang dominan memuji penampilannya. Fenomena polisi wanita (polwan) cantik memang kerap menyita perhatian publik. Mulai dari aksinya saat sedang bekerja maupun kegiatannya sehari-hari.

Polwan cantik memang memiliki daya tarik tersendiri. Bukan hanya kecantikannya saja, tetapi juga prestasinya sebagai seorang polisi. Seperti Bripda Nova Mauliza yang namanya sempat menjadi sorotan publik pada 2016 silam. Anggota polisi di Satuan Sabhara Aceh Utara ini muncul dengan suara emasnya. Bripda Nova Mauliza sudah terkenal karena piawai dalam bernyanyi dan tilawatil qur'an. Setelah Bripda Nova Mauliza, ternyata muncul lagi satu polwan cantik yang juga memili suara merdu yaitu Bripda Nindy yang memiliki paras mirip Nike Ardila.

Suara merdu Bripda Nindy direkam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun YouTube Achmad Fauzan. Dalam video itu, Bripda Nindy menyanyikan lagu 'Salahkah Aku Mencintaimu' yang pernah dipopulerkan oleh Duo Ratu. Selain suaranya yang merdu, Bripda Nindy juga ternyata piawai dalam memainkan gitar. Meski hanya bermodalkan gitar dan ruangan biasa, Bripda Nindy bernyanyi layaknya penyanyi papan atas dengan penuh penghayatan. Hingga berita ini dimuat, belum ada informasi lebih lanjut dari mana Bripda Nindy berasal. - Suara Merdu Bripda Nindy Dipuji Jenderal Polisi.

Biodata Polwan Cantik Bripda Tiara Sri Wahyuni

Biografi Profil Biodata Polwan Cantik Bripda Tiara Sri WahyuniTiara Sri Wahyuni terpilih sebagai salahsatu polisi wanita (polwan) penyiar di National Traffic Managemen Center (NTMC) Mabes Polri. Polwan cantik, memiliki suara lembut dan berwawasan luas ini akrab disapa Tiara, bertugas melaporkan arus lalu lintas (lalin) di berbagai titik rawan kemacetan di sejumlah wilayah kota-kota besar di Indonesia. Setelah menjadi polwan dan dinas di Satuan Binmas Polres Kuningan, alumni SMA Negeri 3 Kuningan yang tinggal di Perumahan Korpri Cigintung ini terpilih untuk mewakili Polda Jabar mengikuti seleksi dan lolos sehingga menjadi penyiar NTMC.

Di sela-sela kesibukannya, wanita kelahiran 17 Maret 1996 ini berpesan kepada generasi muda yang ada di Kuningan, agar bisa melakukan hal-hal yang bisa bermanfaat bagi banyak orang. “Saya tidak menyangka bisa dipercayakan untuk mengemban tugas sebagai anggota polwan. Setiap kerja keras pasti akan menuai hasil yang indah,” katanya.

Dikatakan Tiara, masyarakat Kuningan mempunyai potensi yang mampu untuk bersaing dengan daerah lain. “Untuk itu teruslah berusaha menggapai cita-cita,” pesannya. Tiara menyampaikan, khususnya bagi generasi muda di Kuningan, harus ada anak daerah yang bercita-cita tinggi dan terus berusaha sekuat kemampuan agar lebih sukses lagi. “Harus ada yang bisa menemani saya di NTMC Korlantas Mabes Polri nantinya,” tutupnya dengan suara lembut.

#Lihat pula : Profil Polwan Cantik Bripda Muthia Syahra Padang

Profil Biodata Bripda Pamawinda Simanungkalit

Biografi Profil Biodata Yideo Bripda Pama Winda SimanungkalitBripda Pamawinda Simanungkalit adalah Sosok polwan Cantik yang Terpental Tertabrak Angkot Saat Sedang Bertugas Tepatnya di seputaran simpang kampus USU Jamin Ginting-Iskandar Muda pada Jumat (17/3/2017). Korban Polwan tersebut sudah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Polwan yang diketahui bernama Brida Pamawinda Simanungkalit enggak sempat menghindar. Tubuhnya terpental beberapa meter.

Setelah tergeletak di jalan selama beberapa saat, polwan tersebut langsung berdiri sendiri dan mendatangi angkutan umum yang menabraknya. Video Detik-detik Bripda Winda Terpelanting Ditabrak hingga Foto-foto Polwan Jelita Ini banyak tersebar dan jadi viral di Medsos. Video tersebut menunjukkan sebuah angkutan umum warna merah-kuning posisiya dikiri, langsung tekuk kemudi ke kanan. Bisa dibilang kecepatannya agak tinggi dan langsung menabrak sang polwan yang bertugas disitu.

Biografi Profil Biodata Yideo Bripda Pama Winda SimanungkalitSeorang Polisi wanita (polwan) cantik terluka setelah ditabrak angkutan kota di kawasan kampus USU Jamin Ginting-Iskandar Muda, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (17/3/2017). Rekaman video yang memperlihatkan detik-detik kejadian itupun beredar di media sosial setelah diunggah di Youtube. Terlihat Polwan itu awalnya sedang sibuk mengatur lalu lintas. Tiba-tiba sebuah angkot nyelonong meski di depannya berdiri polwan tersebut. Alhasil, polwan itupun terpental kemudian jatuh ke aspal. Pengendara yang mengetahui kejadian itu langsung mencegat laju angkot.

Melihat video tersebut, sejumlah netizen pun terpancing emosinya. Mereka menilai si sopir angkot dengan sengaja menabrak polwan tersebut. Namun yang lebih mengejutkan, banyak netizen yang justru fokus kepada kecantikan polwan yang diketahui bernama Bripda Pama Winda Simanungkalit. Tak sedikit netizen yang kemudian menelusuri akun instagram polwan tersebut. Komentar-komentar jahil netizen pun mewarnai kolom komentar di media sosial. Namun tidak sedikit yang mendoakan agar Winda cepat sembuh dan bisa segera menjalankan tugasnya kembali ke masyarakat.

Profil Biodata Polwan Cantik Bripda Ismi Aisyah

Biografi Profil Biodata Bripda Ismi Aisyah Joddy Nugraha - Polwan Cantik di Bom BandungBripda Ismi Aisyah atau yang lebih akrab disapa Bripda Ismi saat ini tengah menjadi bahan perbincangan publik. Gadis kelahiran 12 November 1993 itu merampungkan Sekolah Kepolisian Negara angkatan 42 tahun 2014 dan kini merupakan Sekretaris Pribadi (Sespri) Kapolda Jabar Anton Charliyan. Brigadir Dua Ismi Aisyah adalah sosok polwan cantik ditengah kasus bom panci di Bandung yang jadi sorotan netizen. Sosok lajang 24 tahun itu mendadak sontak menjadi buah bibir masyarakat.

Biografi Profil Biodata Bripda Ismi Aisyah Joddy Nugraha- Polwan Cantik di Bom BandungWalaupun pekerjaannya sebagai seorang polwan, namun tak menghalagi Bripda Ismi untuk aktif di sosial media. Bripda Ismi bahkan begitu aktif di jejaring sosial Instagram dan kerap membagikan aktivitasnya di akunnya tersebut. Karena ketenarannya itu, kini anggota kepolisian Polda Jawa Barat itu mempunyai followers sebanyak 43 ribu followers. Bripda Ismi juga beberapa kali mengunggah suasana penyisiran aksi teror Bom Bandung ke dalam akun instagramnya.

Biografi Profil Biodata Bripda Ismi Aisyah Joddy Nugraha - Polwan Cantik di Bom BandungMenjadi polisi adalah cita-cita Ismi sejak kecil. Terlebih dia melihat kakaknya yang terlebih dulu berkarier di korps baju cokelat tersebut. Agenda padat Kapolda Anton Charliyan sudah barang tentu bukan hal mudah untuk ditunaikan. Selain menjadi Polwan, Bripda Ismi ternyata juga pernah menjadi pelatih Paskibra. Dirinya diminta melatih Paskibra saat PON XIX di Jawa Barat. Dia pun seorang mahasiswi semester empat Universitas Negeri Indonesia (UPI).

Profil dan Biodata Ibu Hong Cin - Bripda Hongcin

Biografi Profil Biodata Siapakah Hong cin - Bripda Cantik HongcinHong Cin atau Bripda Hongcin adalah nama dari seorang polwan atau polisi wanita cantik yang bertugas di Polda Sumatera Barat. Bripda Hongcin, demikian identitas polisi tersebut bertugas sebagai staf Direktorat Sabhara Polda Sumbar. Memang, sebagai orang kelahiran Sumbar, nama Hongcin jelas tak lazim. Tapi, Bripda Hongcin menjelaskannya bahwa namanya bersal dari kata Hongkong dan Cina. Nama tersebut diberi oleh ayahnya dikarenakan pada saat dirinya lahir pada hari Selasa tanggal 1 Juli 1997. Hari itu, bertepatan dengan peristiwa kembalinya Hongkong ke Cina, setelah dijajah sekian lama oleh Inggris.

Sebelumnya Sebuah video seorang polwan yang sedang dimarahi, beredar di berbagai jejaring sosial, termasuk WhatsApp dan Facebook, dan menjadi viral. Dalam video berjudul “SIAPAKAH HONG CIN SAMPAI POLWAN INI RELA DI HUKUM” seorang polwan meminta maaf karena tidak menyebut ibu untuk seseorang bernama Hong Cin. Polwan itu sedang menghadap seseorang yang memarahinya dan Tak tampak wajah orang yang memarahi polwan tersebut. Beberapa netizen mencoba bertanya sosok Hong Cin sehingga polwan harus meminta maaf dan siap untuk dihukum. Ada kemungkinan, Hong Cin ini seorang pengusaha yang dekat dengan kalangan kepolisian dan sangat dihormati. Sehingga semua aparat kepolisian termasuk Polwan harus menyebut nama Ibu Hong Cin.

Biografi Profil Biodata Siapakah Hong cin - Bripda Cantik HongcinHong Cin adalah anggota polwan senior dari siswa dalam video yang berdurasi 1:56 detik itu sebagai bentuk penyesalan atas kesalahannya karena menyebut nama. Bripda Hongcin mengakui bahwa ada polwan yang dimarahi karena dirinya. Ia menceritakan, ada siswa bintara polwan yang ada di video tersebut tidak menunjukkan hirarki senioritas terhadap dirinya. “Yang bersangkutan tidak ada hirarki, karena di institusi kepolisian harus memegang teguh hirarki antara junior dengan senior. Namun yang bersangkutan sudah ditegur dan sudah minta maaf”, aku Hongcin.

Ketentuan dalam hirarki di kepolisian tidak boleh memanggil nama kepada senior sebagai bentuk penghargaan kepada senior. Awal mula video tersebut, saat teman satu leting Hong Cin sedang mengingatkan polwan juniornya agar tetap mematuhi ketentuan hirarki dalam kepolisian. Pasalnya, polwan junior yang ada dalam video adalah teman sekampung Bripda Hong Cin, karna sudah kenal dan akrab, polwan junior tersebut memanggil nama Hong Cin tanpa menggunakan kata sapa atau panggilan berupa Kak atau Ibu atau yang lain-lain. Dan ini merupakan salah satu bentuk pelanggaran disiplin bagi anggota Polri. Melihat cara Polwan junior tidak menghormati seniornya, teman satu leting Hong Cin, memberi teguran dan merekamnya menggunakan handphone.

Biodata Bripda Ricca Khalmas Dewi Putri Hartianti

Biografi Profil Biodata Bripda Ricca Khalmas Dewi Putri HartiantiBripda Ricca Khalmas Polwan Cantik yang sering tampil di acara 86 NET TV. Bripda Ricca Khalmas lahir di Semarang, Jawa Tengah, 13 Mei 1994, Ricca adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Ia merupakan lulusan dari SMA 1 Semarang. Bripda Ricca Khalmas menempuh pendidikan Bintara angkatan 43 pada 2014 selama 7 bulan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Purwokerto.

Biografi Profil Biodata Bripda Ricca Khalmas Dewi Putri HartiantiSebelum menjadi Polwan, ia adalah seorang model, prestasinya di dunia modelling pun sudah tak di ragukan lagi, terbukti ia pernah menjadi Finalis Duta Wisata Denok-Kenang 2013, Covergirl di sebuah majalah remaja pada tahun 2011, bahkan pernah menjadi bintang iklan dan video klip. Meski saat ini ia sudah menjadi seorang Polwan, namun Bripda Ricca tidak meninggalkan dunia modelling, ia masih menerima tawaran sebagai model, jika dirinya tidak sedang bertugas. Sebelumnya, Bripda Ricca Khalmas bertugas di Biro SDM Polda Jatang, namun belakangan ini, wajah cantiknya kerap muncul sebagai pemandu di NTMC Korlantas Polri.

Biografi Profil Biodata Bripda Ricca Khalmas Dewi Putri HartiantiBiografi Profil Biodata Bripda Ricca Khalmas Dewi Putri HartiantiBeberapa waktu lalu sempat beredar video sebuah acara televisi yang memperlihatkan 2 orang pelajar pengendara sepeda motor yang tiba-tiba berhenti dan menghampiri Polantas yang tengah bertugas. Ternyata kedua pelajar yang tertib lalu lintas itu melihat sosok Polwan Cantik yang tak lain adalah Bripda Ricca Khalmas sehingga mereka menghentikan laju kendaraannya untuk meminta foto bareng polwan cantik itu. Kini Polwan cantik berpangkat Brigadir Dua (Bripda) Ricca Khalmas yang ramai di perbincangkan, kecantikan Bripda Ricca Khalmas membuat pelajar yang lewat saja tak tahan ingin berfoto bersama.

Biodata Rima Efriani Melati - Satpam Cantik BRI

Biografi Profil Biodata  Satpam Cantik Rima Efriani MelatiSatpam Cantik Rima Efriani Melati Hebohkan Netizen – Fenomena orang cantik selalu menyita sebagian besar Netizen indonesia, kali ini yang tengah heboh di sosial media adalah seorang Satpam Cantik bernama Rima Efriani Melati. Di akun Instagramnya @rimaefrianimelati kerpa menguggah foto selfi dengan mengenakan seragam seorang satpam, ia terlihat cantik dan tak kalah dari artis tanah air.

Menurut informasi dari akun instagramnya, Rima Efriani Melati adalah seorang satpam sebuah bank di jl Asia Afrika kota Bandung Jawa Barat. Satpam cantik itu mendadak terkenal karena foto-foto cantik dengan berseragam satpam yang ia unggah ke akun Instagramnya. Hingga artikel ini ditulis, akun Instagram Security Bank yang cantik itu sudah memiliki 11,9K follower, dengan rata-rata netizen yang memberikan jempol pada setiap foto cantiknya berkisar di 400 an like.

Biografi Profil Biodata  Satpam Cantik Rima Efriani MelatiMemang jika dilihat Rima Efriani Melati ini memiliki wajah yang cantik dan nggak ngebosenin. Agar tidak penasaran, yuk kita lihat foto Satpam Cantik Rima Efriani Melati yang diunggah ke akun Instagramnya @rimaefrianimelati. Satpam Cantik Rima Efriani Melati Hebohkan Netizen. Foto Satpam Bank Cantik Rima Efriani Melati di Instagram. Sebelumnya, netizen dihebohkan dengan sosok seorang kasir Indomaret cantik bernama Siti Rohmah, ia juga berasal dari kota Bandung.

Fenomena gadis cantik dengan profesi unik memang sering mencuat akhir-akhir ini, dan yang terbaru ialah sosok Rima Efriani Melati yang bekerja sebagai satpam BRI di kawasan Asia-Afrika, Bandung, Jabar. Entah siapa yang menyebarkan, pemilik akun Instagram @rimaefrianimelati begitu ramai diperbincangkan di dunia maya karena parasanya yang begitu ayu dan sangat berlawanan dengan gambaran seorang satuan pengamanan yang selama ini kita kenal. Namun, justru keelokannya itulah yang menjadi senjata andalannya untuk menaklukkan penjahat.

Biografi Profil Biodata  Satpam Cantik Rima Efriani MelatiHingga hari ini, jumlah pengikut Rima terus bertambah setiap harinya. Bahkan, angka follower tersebut sudah menembus di atas angka 10 ribu pada penghujung tahun kemarin. Setidaknya ada 600 lebih foto yang telah ia ungguh. Meskipun demikian, penggemar dara cantik ini sepertinya tak pernah bosan untuk mengunjungi akun media sosialnya tersebut untuk sekadar memberikan pujian.

Di beberapa foto yang diunggahnya tersebut, nuansa anggun dan imut tak pernah lepas dari sosok Rima. Di satu foto ia terlihat mengenakan seragam dinas satpam lengkap dengan baju putih dan rok hitam pendek. Walau mengenakan pakaian tugas, nyatanya hal itu tak pernah mengurangi kecantikan alami yang ia miliki. Bahkan, hal inilah yang justru membuat para netizen berdecak kagum dan memuja kecantikan sosok bidadari yang berbalut seragam satpam itu.

Di foto lainnya, kali ini Rima mengenakan pakaian hijab yang didominasi oleh warna merah maroon. Dalam potret itu pun ia masih terlihat manis dan cantik. Terakhir, satu foto yang bisa membuat kamu bahagia atau malah kecewa, karena ia mengenakan seragam tempur Manchester United. Dari foto ini, sepertinya Rima ingin menunjukkan bahwa ia merupakan salah satu pendukung fanatik klub dari daratan Inggris tersebut kepada semua penggemarnya.

Profil Polwan Cantik Bripda Muthia Syahra Padang

Biografi Profil Biodata Siapa Nama Inisial Bripda MS Muthia Syahra Padang - Polwan Cantik Anak Jenderal BNN yang Dianiaya Perwira Berpangkat AKBP BH di HotelBripda Muthia adalah seorang polisi wanita (polwan) putri seorang Direktur Peran Serta Masyarakat pejabat di BNN, Brigjen Pol Suwandi. Bripda Muthia yang sebelumnya dari Polda Jabar dipindahkan ke divisi Paminal Polres Bogor Kota. Selama bertugas di Bogor, Polwan Cantik pemilik akun Intagram @muthiasyahra ini dikenal sebagai anggota yang baik. Di devisi Propam Paminal dia hanya bertugas selama satu bulan dan kini dia bertugas di Propam Mabes Polri. Polwan dengan wajah bening ini juga aktif di sosial media karena wajahnya yang imut bikin gregetan para netizen. Seperti kaum remaja pada umumnya, Muthia Syahra juga senang dengan namanya selfie dan sering mengunggah foto-fotonya ke akun instagram miliknya.

Biografi Profil Biodata Siapa Nama Inisial Bripda MS Muthia Syahra Padang - Polwan Cantik Anak Jenderal BNN yang Dianiaya Perwira Berpangkat AKBP BH di HotelFoto-foto Polwan Cantik Bripda Muthia Padang sempat jadi Viral dan perbincangan para netizen. Bripda Muthia Syahra Padang memang cantik hingga menjadi buruan para netizen. Banyak yang penasaran ihwal sosok polwan cantik yang satu ini. Foto-foto yang tersebar itu berasal akun instagram @muthiasyahra salah satunya foto ketika dia berpose mengenakan seragam polwan. Kendati hanya menggunakan make-up sederhana, Muthia tampak anggun dan eksotis. Polwan yang juga aktif di BNN ini didaulat ikut meramiakan sebuah film yang dirilis bulan Juni, Judulnya "3 Pilihan Hidup."

Biografi Profil Biodata Siapa Nama Inisial Bripda MS Muthia Syahra Padang - Polwan Cantik Anak Jenderal BNN yang Dianiaya Perwira Berpangkat AKBP BH di HotelKecantikan polwan yang telah bikin heboh netizen ini menyeruak setelah dia menjadi buah bibir di masyarakat. Polwan yang cantiknya bak artis Hongkong dan artis Korea ini dianiaya oleh rekan sesama polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) berinisial BH. Muthia menjadi korban penganiayaan di sebuah hotel di Jakarta Pusat pada 27 April 2016 lalu. Akibat penganiayaan itu, Bripda Muthia mengalami luka terbilang parah di bagian hidung dan mulutnya. Kini foto-foto Bripda Muthia kembali tersebar di dunia maya, dengan cerita dan keceriaan yang berbeda. Bripda Muthia yang dikabarkan dipindahtugaskan di Mabes Polri, tampak berfoto mengenakan seragam Polisi lengkap beserta atribut, dan kaca mata hitam.

Profil Bripka Seladi - Polisi Jujur Pemulung Sampah

Biografi Profil Biodata Bripka Seladi - Polisi Pemulung SampahBripka Seladi 57 tahun adalah seorang Polisi Jujur yang Jadi Pemulung Sampah. Sehari-hari, bapak tiga orang anak ini bekerja sebagai bintara di Satuan Polisi Lalulintas Polres Malang Kota dengan pangkat Brigadir Kepala (Bipka). Wajahnya sangat tidak asing bagi warga sekitar. Setahun lagi, Seladi akan memasuki masa purna tugas. Selain mengatur lalulintas, dia juga bertugas sebagai penguji peserta ujian mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk kendaraan roda empat di Satuan Polisi Lalulintas Polres Malang Kota. Menjadi anggota polisi sejak tahun 1978, sebagai Tamtama dengan pangkat pertama Bhayangkara Dua (Barada). Pria asal Dampit, Kabupaten Malang, ini ternyata memiliki pekerjaan lain yang sering dianggap tidak lazim bagi polisi. Selepas tugas sebagai polisi, Seladi berubah profesi menjadi pemulung sampah. Kegiatan memulung sampah tersebut sudah dilakoninya sejak tahun 2006 silam, dengan tujuan untuk mencari tambahan penghasilan.

Kesan polisi yang selalu hidup gelamor dengan rumah mewah, mobil mewah, dan tampilan rapi serba perlente dan perut yang membuncit pun tidak tampak pada sosok Seladi. Sosoknya jauh dari pandangan umum tentang kehidupan polisi itu. Tampilannya sangat sederhana. Bahkan setiap hari dia naik sepeda pancal kuno untuk bekerja. Sepeda pancal atau sepeda angin yang dicat putih tersebut merupakan teman setianya dalam bertugas mengatur lalulintas, di manapun dia ditempatkan. Seladi tampak ramah. Dengan hanya menggakan celana pendek abu-abu dan baju lorek cerah yang tampak lusuh, Seladi tidak canggung. Dia malah mempersilakan wartawan masuk ke tampat kerjanya mengepul sampah. Seladi tampak santai di dalam rumah tersebut. Di antara tumpukan sampah, Seladi terlihat memilih sampah-sampah yang bisa dijualnya kembali ke dalam kantong plastik besar. Tidak ada rasa jijik pada wajahnya. Satu persatu kantong plastik hitam berukuran besar yang isinya sampah dari para penumpang kereta api di Stasiun Besar Malang dibukanya. Sore itu, langit tampak mendung. Suladi ditemani anak keduanya Rizal Dimas Wicaksono (20).

Biografi Profil Biodata Bripka Seladi - Polisi Pemulung SampahUsaha memulung sampah tersebut, sudah dijalani Suladi sejak tahun 2006. Pekerjaan kotor itu terpaksa dijabaninya karena tuntutan hidup yang semakin berat. Utamanya untuk membiayai pendidikan anak, serta memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Seladi mengaku, gajinya sebagai anggota bintara tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan hidup rumah tangganya. Belum lagi cicilan utang setiap bulan, membuatnya harus memutar otak untuk mencari penghasilan tambahan yang halal. Pada awalnya, dia hanya mengumpulkan sampah dari tempat sampah yang ada di Markas Polres Malang Kota, serta beberapa pertokoan. Setelah terkumpul banyak, dia baru menjualnya ke pedagang pengepul barang bekas. Seiring berjalannya waktu, akhirnya para pedagang pengepul barang bekas tersebut mengetahui kalau dirinya adalah seorang anggota polisi. Meski begitu, dia dirinya tidak pernah merasa malu. Apalagi saat para pemulung menyapanya di jalan. Dia menjual sampah hasil memulungnya ke sebuah pengepul barang bekas di wilayah Kelurahan Lowokdoro, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Saat pertama kali menjual sampah, Seladi hanya mendapatkan uang senilai Rp25.500.

Sekarang, sehari rata-rata dia bisa membawa pulang uang dari hasil memulung sampah antara Rp30-50 ribu. Pada awalnya, sampah itu diantar ke pengepul, tetapi sekarang pedagang pengepulnya yang datang mengambil sampah di tempat Seladi. Lama kelamaan, Seladi pun jadi mengerti sampah jenis apa saja yang bisa dijual. Pada 2008, ada salah satu temannya yang memiliki rumah kuno dan kondisinya sudah rusak. Rumah tersebut, berada di Jalan DR Wahidin. Akhirnya, rumah itu disewanya untuk menjadi tempat penampungan dan pemilahan sampah. Dengan sampah itu juga Seladi bisa mempekerjakan dua orang warga. Dalam batinnya, dia tidak pernah menyangka akan membuka lapangan kerja dari mengola sampah. Dalam memulung sampah, Seladi tidak sendiri. Dia dibantu anaknya yang merupakan lulusan Diploma 2 Jurusan Informatika Universitas Negeri Malang (UM). Sama dengan Seladi, anaknya tidak malu menjadi pemulung meski lulusan universitas. Ketekunan Seladi dalam bekerja ternyata membuahkan hasil. Melalui gaji sebagai petugas polisi yang sangat kecil dan memulung sampah, Seladi bisa menyekolahkan semua anak-anaknya hingga pendidikan tinggi.

Saat ini, puteri pertamanya Dina Aprita Sari sudah lulus kuliah diploma jurusan farmasi dan telah bekerja sebagai tenaga farmasi di RSI Dinoyo, Kota Malang. Putera keduanya Rizal Dimas Wicaksono sudah lulus diploma jurusan informatika. Rizal saat ini ikut bekerja memilah sampah bersama Seladi. Terakhir, putri ketiganya Neni Winarti masih duduk di bangku Kelas 2 SMA Negeri 6 Kota Malang. Saat ini, Seladi beserta istri Ngatiani dan ketiga anaknya masih tinggal menumpang mertua, di Jalan Gadang VI, No 44, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Sementara itu, Rizal Dimas Wicaksonom anak Seladi mengaku ingin mengikuti jejak bapaknya sebagai polisi, karena sangat terkesan dengan kejujuran, dan integritas yang ditunjukkan bapaknya tersebut. Selama ini, banyak orang yang menganggap polisi itu tidak memiliki integritas, dengan mudah menerima suap. Tetapi, Rizal tidak melihat sama sekali hal itu pada bapaknya. Baginya, bapaknya telah mampu menjaga amanah sebagai abdi negara.

Neni Anggraeni - Mekanik Pesawat Berhijab

Biografi Profil Biodata Neni Anggraeni Mekanik Pesawat BerhijabNeni Anggraeni asal Karawang yang lahir pada tanggal 20 Agustus 1993 adalah Teknisi Mekanik Pesawat Berhijab yang cantik ini bisa menjadi Inspirasi bagi para perempuan. Sosok yang selalu mengenakan hijab ini, bekerja sebagai seorang mekanik Pesawat. Biasanya, kita mengenal jika pekerjaan ini didominasi oleh kaum Adam akan tetapi, perempuan hijaber ini sangat semangat bekerja di bidang ini.

Hijaber cantik yang bekerja sebagai mekanik pesawat cantik bernama Neni Anggraeni . Dia sendiri walaupun seorang mekanik soal masalah penampilan jangan ditanya, bisa kamu lihat pada akun instagram miliknya, @anggra200893 sangat fashionable, cantik, akan tetapi islami. Neni sendiri ternyata  sampai sekarang ia masih tetap bekerja sebagai Mekanik Pesawat.

Biografi Profil Biodata Neni Anggraeni Mekanik Pesawat BerhijabKesan pertama awal mula bertemu dengan Neni, orangnya terlihat cuek, cantik, baik, murah senyum, dan gokil. "Aku kan dulu sempat sekolah di SMA ambil jurusan IPA lalu aku lanjut kuliah pada Universitas Nurtanio Bandung, dan ambil jurusan Rangka Pesawat, sampai aku ini mempunyai gelar A.Md juga alhamdulillah memiliki general lisensi a1 juga A4 (airframe powerplant)," Ungkap Neni Anggraeni, Sabtu, (3/10/2015)

Diketahui, apabila Neni Angraeni sekarang ini kerja di maskapai Batam Aero Teknik yang ada di Batam. ia mulai kerja disana mulai tanggal 1 April 2014, kabar terbaru Neni pun kerja di Lion Air sekarang ini. Menurut Neni, walaupun ia bekerja pada ingkungan yang memang didominasi oleh kaum pria, akan tetapi ia bisa membuktikan jika dirinya bisa dan asyik. Lalu, menurut Neni, soal hijab yang ia pakai, ternyata ia baru sekitar 2 bulan mengenakan hijab usai mendapatkan banyak hidayah. "kalau hijab itu pastinya banyak manfaat ya buat aku, kalu dulu saat aku nggak berhijab, ngomong semau mulut, terus terkadang kalau coowok juga suka kelewatan bercanda, sekarang malah aku jadi sedikit menjaga ucapan, dan pastinya kelakuan dong, " Tambah Neni Anggraeni.

Desy Rosita - Srikandi Pemadam Kebakaran

Biografi Profil Biodata Desy dan Rosita - Srikandi Pemadam Kebakaran PurwakartaJika biasanya Petugas pemadam kebakaran, diisi oleh kaum pria. Hal sebaliknya ada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dimana terdapat salah satu regu beranggotakan kaum hawa. Srikandi Jaya Di Buana, itulah julukan bagi para penjinak si jago merah cantik itu. Mereka terdiri dari 10 orang, dengan usia yang terbilang muda rata-rata 19 hingga 20-an. "Kami bekerja Srikandi Jaya Di Buana ini, sudah hampir dua tahunan," ujar Komandan Regu Damkar Cantik Purwakarta Rosita, kepada merdeka.com, Selasa (15/3).

Ketika melihat perannya, tentu jajaran wanita muda berbalut seragam biru itu tentu bukan hanya jual tampang guna menarik simpati terutama para lelaki. Tetapi keberadaan mereka memiliki fungsi yang sama dengan petugas Damkar pada umumnya. "Secara pekerjaan kami sama dengan petugas laki-laki. Kami melakukan fungsi sebagai pencegahan, penangulangan, penyelamatan," ujar Rosita. Diakui para Srikandi penjinak api itu, mereka harus berjibaku dengan tantangan, medan yang berat serta membahayakan. Terutama bila terjadi musibah kebakaran. Tidak jarang pula untuk ikut terjun dalam kegiatan kemanusiaan jika terjadi musibah seperti banjir. "Hari ini juga kita akan berangkat ke Bandung, kita ditugaskan membantu para korban bencana banjir disana, bersama tim SAR," tambah Rosita.

Lalu bagaimana mereka bisa bergabung menjadi petugas pemadam Kebakaran, mengingat selain mental. Para Srikandi juga harus siap dengan fisik. Pasalnya tak seperti pegawai perempuan pada umumnya yang sebagian besar duduk dibalik meja. "Yang jelas bekerja disini bukan cita-cita, tapi ini adalah tantangan. Kita bergabung di tim ini adalah panggilan jiwa," tutur Rosita. Namun tidak dipungkiri, keberadaan mereka juga kerap menjadi sumber perhatian. Diakui Rosita setiap terjun ke lapangan para Srikandi tersebut juga kerap menjadi obyek pria-pria penggoda.

"Mbak boleh dong setelah memadamkan api, mbak padamkan hati aku juga biar nggak inget kepikiran mbak terus," imbuh Rosita sambil menirukan bahasa pria-pria penggoda. Sementara, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta Yuddy Herdiana. Jika petugas pemadam perempuan tersebut sengaja direkrut berdasarkan gagasan dari Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Agar dapat mendekatkan lagi pemadam kebakaran dengan masyarakat. "Ya selama ini mereka bekerja dengan loyalitas dan dedikasi tinggi. Mereka secara fungsi sama hanya saja pembedanya ketika petugas laki-laki bekerja hingga 24 jam, kalau Srikandi hanya bekerja delapan jam saja sesuai jam kantor," jelas Yuddy.

Biodata Patricia Yora Pilot Termuda Indonesia

Biografi Profil Biodata Biodata Patricia Yora - Pilot Cantik Termuda IndonesiaPatricia Yora Wenas adalah wanita Indonesia yang berprofesi sebagai pilot, dengan usianya yang baru menginjak 23 tahun, menjadikannya Pilot Termuda Indonesia saat ini. Ia berprofesi sebagai co-pilot di PT Garuda Indonesia sejak September 2014. Patricia lahir di Bogor pada 7 November 1991. Ayah Patricia memiliki profesi yang sama sebagai pilot. Setelah lulus SMA (usia 17 tahun), Patricia memilih melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Penerbangan Curug, Tangerang.

Awalnya Patricia hanya mencoba tes beasiswa pilot yang ditawari Ayahnya. Saat mengikuti tes beasiswa pendidikan pilot, Yora sudah diterima sebagai mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Atmajaya. Yorapun lolos tes dan mendapatkan beasiswa pendidikan pilot. Akhirnya ia melepas cita-cita menjadi psikolog dan beralih untuk mengikuti pendidikan pilot.

Saat pendidikan, Patricia mengendalikan pesawat Cessna 150 dan Cessna 172. Pada 2011, dia lulus dari sekolah penerbangan dan bergabung dengan maskapai swasta nasional serta dipercaya mengendalikan Airbus 320. Patricia kemudian bergabung dengan maskapai Garuda Indonesia dan mengendalikan Airbus 330. Hingga saat ini ia dipercaya mengantarkan para penumpang melintasi wilayah udara nasional hingga kawasan Asia Pasifik dan sebagian Eropa.

Perjalanannya menjadi pilot di beberapa maskapai memberikan banyak pelajaran berharga. Dalam rentang waktu tiga tahun Yora sudah merasakan menerbangkan pesawat berbagai jenis kelas dan pelayanan dari medium cost, low cost, hingga full service. Sosok perempuan bernama Patricia Yora menjadi sorotan publik khususnya para pengguna sosial media. Pasalnya ia ini menjadi salah satu pilot perempuan termuda Tanah Air.

Keelokan parasnya membuat Yora banyak diperbincangkan dan dielu-elukan para onliner yang tiba-tiba saja ngefans. Para onliner terlihat memberikan beragam respons tentang sosok Yora. Banyak dari mereka menuturkan bahwa Yora merupakan inspirasi bagi mereka.

Profil Ipda Perida Panjaitan Polwan Penyabar

Biografi Profil Biodata Ipda Perida PanjaitanIpda Perida Panjaitan menjadi perhatian menyusul insiden siswi SMA mengaku anak jenderal dan membentaknya di Jalan Sudirman, Medan, Rabu kemarin. Saat kejadian, dia terlihat tenang dan tidak emosi menghadapi aksi arogan itu. "Kenapa bisa tenang? Saya kan pakai seragam. Itu yang saya sadari. Terus kalau saya emosi, anak SMA itu emosi, berarti saya sama dengan anak SMA," kata Perida, Kamis (7/4).

Jebolan Akpol 2013, ini mengaku saat kejadian dia berusaha bertindak layaknya seorang ibu yang mengarahkan anaknya agar tidak ikut konvoi. "Sudah itu saja, kembalikan ke rumah. Cuma dari anaknya, kita senyum saja. Kita laksanakan tugas. Akhirnya dia pecah dari konvoi kan dan kembali ke rumah," jelas Perida yang menjabat Panit Patwal Sarlantas Polresta Medan.

Seperti diberitakan, seorang siswi yang belakangan diketahui bernama Sonya bertindak arogan setelah mobil Honda Brio yang mereka tumpangi dihentikan ketika konvoi di Jalan Sudirman, Medan, Rabu (6/4) sore. Siswi yang baru melakukan aksi corat-coret setelah UN itu disetop karena membuka pintu bagasi belakang.

Selain protes, siswi itu mengancam perwira Polantas dan menyatakan dirinya anak dari Arman Depari. "Oke Bu ya, aku nggak main-main ya Bu. Kutandai Ibu ya. Aku anak Arman Depari," ucapnya. Peristiwa ini pun menjadi pemberitaan dan ramai dibicarakan di media sosial. Apalagi, Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari membantah siswi itu anaknya.

Ipda Perida tidak gentar meski Sonya mengaku anak jenderal dan sempat dimaki-maki siswi sekolah yang mengaku anak dari Deputi Pemberantasan Narkoba Badan Narkotika Nasional (BNN), Inspektur Jenderal Arman Depari ini mengaku sama sekali tidak takut dengan SED. "Kami itu awalnya mau melakukan penertiban saja. Apalagi mereka ini kebanyakan siswa sekolah," ungkap Perida, Kamis (7/4/2016) siang.

Ia mengatakan, ketika menghentikan mobil Honda Brio yang ditumpangi SED saat konvoi aksi coret-coret baju kemarin, ia sempat meminta surat-surat kendaraan para siswi sekolah tersebut. Setelah dicek, kata Perida, ternyata surat-suratnya lengkap. "Karena surat-suratnya lengkap, ya saya minta mereka pulang ke rumah. Jadi bukan dilepas. Kita hanya ingin bersikap persuasif saja," kata Perida.

Ia mengatakan, meskipun SED sempat mengaku sebagai anak jenderal bintang dua, Perida mengaku sama sekali tidak takut. Karena, kata Perida, ia tengah menjalankan tugas sesuai amanah undang-undang. "Hal-hal seperti itu sudah biasa terjadi saat saya menjalankan tugas. Jadi enggak ada masalah," ungkapnya. Terkait kasus ini, sambung Perida, ia pun telah dipanggil atasannya untuk datang ke Polresta Medan. Rencananya, kata Perida, ia akan memberikan keterangan lengkap terkait insiden, Rabu (6/4/2016) kemarin.

Biodata Rissa Devansa Septi PNS dari Blitar

Biografi Profil Biodata Kumpulan Foto Rissa Devansa Septi Devina Septinaningsih PNS Kabupaten Kota BlitarRissa Devansa Septi sebuah nama di akun Facebook yang heboh dikaitkan dengan sosok seorang PNS yang bekerja di Kantor Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Kabupaten Blitar dan menjabat sebagai Staf Bagian Umum. Rissa mengaku menjadi korban orang yang tidak bertanggung jawab karena telah menyebarkan foto pribadinya di akun Facebook palsu yang bukan miliknya namun setelah berita heboh ini akun facebook tersebut sudah dinonaktifkan.

Kronologis kejadiannya, pada awalnya HP dia sudah digadaikan di rumah gadai Yapusa sejak tahun 2015 dengan harga Rp 1 juta rupiah. Namun karena terlambat menebus dan membayar maka HP dia dijual lelang oleh Yapusa dan Saat itu memori HP ada didalamnya ada memory serta banyak foto-foto dia, katanya sambil berurai air mata. Rissa juga menambahkan, usai HP miliknya tersebut dilelang, ada seseorang yang sering sekali menelepon dirinya. Dia sering memeras dengan terus meminta Rissa sejumlah uang dan apabila tidak dituruti maka foto pribadi Rissa Devansa Septi PNS Asal Blitar yang ada dalam memory nya akan di sebarkan.

Profil Polisi Ganteng Teuku Arsya Khadafi

Biografi Profil Biodata Teuku Arsya Khadafi Polisi Ganteng Bom SarinahTeuku Arsya Khadafi merupakan perwira menengah berpangkat komisaris. Dia lulusan Akademi Kepolisian pada 2003 lalu. Si tampan yang bikin banyak gadis klepek-klepek ini mendaftar akademi polisi lewat Polda Metro Jaya. Lewat informasi yang Bintang.com dihimpun dari situs berita nasional, Arsya termasuk polisi memiliki nilai plus. Mendaftar sekali ke kepolisian, dia langsung diterima! Canggih, kan?. Gak cuma itu, ternyata setelah diterima jadi polisi, dia juga diterima sebagai mahasiswa di beberapa perguruan tinggi ternama. Cakep dan otak encer, bukan main! Tapi masuk ke kampus bergengsi dia tolak demi cita-citanya jadi polisi. Kini dia jadi anak buahnya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti yakni Kepala Unit 3 Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Dari semua itu, yang paling keren adalah nyalinya. Terbukti saat peristiwa ledakan bom Sarinah Pak Teuku Arsya Khadafi maju paling depan.

Biografi Profil Biodata Teuku Arsya Khadafi Polisi Ganteng Bom SarinahPasca-ledakan bom di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, ternyata ada sisi lain yang diperbincangan para netizen di media sosial mengenai sosok polisi ganteng yang ikut menangkap para terduga pelaku tersebut. Polisi ganteng yang ramai dibicarakan para netizen diketahui Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Teuku Arsya Khadafi. Tagar #kamitidaktakut yang menjadi hits di media sosial seketika membangkitkan optimisme dan meredam kepanikan warga saat terjadinya teror bom di Sarinah. Tagar tersebut kemudian bersanding dengan tagar lain yang juga menyita perhatian masyarakat, terutama kaum hawa. Tak berselang lama, dua tagar tersebut disandingkan para netizen menjadi #kamitidaktakut tapi #kaminaksir. Saat itu, polisi tengah sibuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sejumlah pejabat pemerintah memberikan klarifikasi di sana-sini, para pengamat pun tak luput mengomentari, kaum hawa di media sosial pun menumpahkan perhatiannya pada sosok Arsya.

Biografi Profil Biodata Teuku Arsya Khadafi Polisi Ganteng Bom Sarinah“Baru ini polisi indonesia ganteng karena pegang pistol... biasanya pegang surat tilang ama pulpen #kaminaksir #kamitidaktakut,” tulis akun @ayiquetion. Salah satu kasus besar terakhir yang ditanganinya bersama Subdit Resmob adalah pembunuhan anak kecil asal Benhil, Jakarta Pusat yang mayatnya dibuang di hutan Perhutani Jasinga, Kabupaten Bogor. Saat ini, Arsya diketahui sudah berkeluarga dan telah memiliki anak. Fenomena menarik ini menjadi semacam pengalihan dari kegemparan tentang aksi terror bom. “Haii Polisi Ganteng, kenapa bahas kamu lebih menarik drpd bahas bom? jd pria misterius #KamiNaksir,” kata akun @Oline_BMI. "Nih polisi gak mau jadi model aje yee? #kaminaksir," kicau @AndikAndika di akun Twitternya. "Yang bikin penasaran itu yang ini. Any possible identification is highly appreciated. #kamitidaktakut #kaminaksir," tulis akun @lycalya.

#Lihat pula : Profil Untung Sangaji Polisi Heroik Bom Sarinah

Rino Soedarjo Polisi Ganteng Bom Sarinah

Biografi Profil Biodata Rino Soedarjo Polisi Ganteng Bom SarinahRino Soedarjo Polisi Ganteng Bom Sarinah - Sisi lain setelah peristiwa ledakan dan baku tembak yang terjadi di Sarinah, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Januari 2016, meninggalkan sebuah perbincangan yang ramai dibicarakan di jejaring sosial. Hanya beberapa jam selang peristiwa tersebut, berbagai tagar bermunculan, di antaranya #PrayForJakarta, #IndonesiaBrave, dan #KamiTidakTakut. Masing-masing mengungkapkan rasa duka, prihatin, dan doa dari masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Namun muncul satu tagar menarik, yakni #KamiNaksir, yang menjadi tren yang hangat diperbincangkan.

Biografi Profil Biodata Rino Soedarjo Polisi Ganteng Bom SarinahDi luar ketakutan masyarakat setelah peristiwa ini, tagar #KamiNaksir menampilkan perbincangan seputar sosok polisi laki-laki yang ikut dalam penyergapan saat peristiwa peledakan bom dan baku tembak di Sarinah. Polisi ini ramai diperbincangkan karena dianggap sebagai polisi ganteng pemberani yang memiliki wajah rupawan serta penampilan yang stylish. Foto yang muncul terkait dengan #KamiNaksir menampilkan sosok polisi berikut meme yang menampilkan foto kolase sang polisi yang dikaitkan dengan sosok Rino Soedarjo. Berbagai komentar pun membanjiri jejaring sosial. Seperti diungkapkan "Rino Soedarjo jadi trending topic. Habis gelap. Terbitlah terang. Polisi fashionable, polisi ganteng," demikian ditulis @agiegi.

Biografi Profil Biodata Rino Soedarjo Polisi Ganteng Bom SarinahNamun banyak pula pihak yang menyatakan bahwa sosok polisi ini bukanlah Rino Soedarjo, seperti yang ditampilkan dalam foto yang beredar. Seperti diungkapkan seorang netizen, @lycalya, "teman2, ini namanya teuku arsya. bukan rino soedarjo. tapi jangan digangguin, krn udah kawin. #KamiNaksir #KamiSedih." Bahkan ada yang menerangkan detail seputar sosok polisi ganteng ini. Seperti dinyatakan @itsdbee, "Fix.. Namanya Teuku Arsya Khadafi. Resmob Metro. 34 thn. Anak 2, bini 1. #Lap_iler #KamiNaksir #TapiKamiPatahHati #PolisiGanteng." Meski tanda tanya akhirnya muncul seputar sosok polisi ganteng itu, apakah Rino Soedarjo ataukah Teuku Arsya, banyak netizen menganggap tren #KamiNaksir ini sebagai hiburan. Seperti diungkapkan @si_Wida, "Ahh yang mana aja dah, mau Teuku Arsya Khadafi, mau Rino Soedarjo. Yang penting seneng2 ajalah. Yang penting #KamiNaksir."

#Lihat pula : Profil Teuku Arsya Khadafi Polisi Ganteng Bom Sarinah

Untung Sangaji Polisi Heroik Bom Sarinah

Biografi Profil Biodata  AKBP Untung Sangaji Tembak Mati Teroris SarinahAksi heroik AKBP Untung Sangaji yang melumpuhkan dua pelaku bom Sarinah yang memegang bom untuk diledakkan di depan Starbucks Coffee, Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis 14 Januari 2016, menjadi sorotan masyarakat.Hanya da lam hitungan menit, personel Satgas Bom Polri yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi itu mampu menghentikan aksi serangan para pelaku.

Lelaki yang mengenakan kemeja putih dan sebelumnya sempat diduga sebagai pelaku ternyata dengan berani masuk ke zona pertempuran dan melumpuhkan dua pelaku yang juga memegang bom. Kepada VIVA.co.id, Untung Sangaji menceritakan soal keberaniannya bersama dua rekannya yang kebetulan juga berada di sana. Untung mengatakan, sebelum aksi teror berlangsung, dia sedang berada di Walnut Cafe yang berada di bagian kiri Sarinah. Keberadaannya di sana untuk menjalankan tugas mengamankan jalur perlintasan Presiden.

Biografi Profil Biodata  AKBP Untung Sangaji Tembak Mati Teroris SarinahUntung saat itu bersama dengan AKBP Urip Widodo dan Prof Kiki Herman Sulistyo. Sedang asik berbicang, tiba-tiba terdengar ledakan hebat. "Tiba-tiba bunyi dentuman dan tidak jauh kedengarannya," katanya. Karena berasal dari Satgas Bom, Untung segera ke luar dari kedai kopi itu dan melihat warga berlarian menjauh dari sumber ledakan. "Kepanikan melanda, warga secara tidak tentu arah berlarian," katanya.

Belum mengetahui bahwa ada aksi serangan teroris, Untung kemudian dikejutkan lagi dengan tiga jasad yang tergeletak di depan Pos Lantas depan Gedung Sarinah. Setelah melihat kondisi itu, dia baru sadar korban yang bergelimpangan itu akibat aksi bom bunuh diri. "Sudah ada 3 jenazah bom bunuh diri, saya yakin karena melihat ada rompi dengan kabel pemicu, paku-paku bertebaran dan skrup kiri kanan," katanya.

Biografi Profil Biodata  AKBP Untung Sangaji Tembak Mati Teroris SarinahUntung kemudian bergegas mendekati seorang petugas dari satuan lalu lintas yang pahanya terluka robek yang penuh paku dan skrup menancap di tubuhnya. "Lalu saya panggil siapapun dekat situ untuk membantu mengungsikannya ke mobil patroli lalu lintas," ujarnya. Tapi saat mengevakuasi korban dari anggota polisi, dengan kondisi yang saat itu sangat kacau, tiba-tiba ada tembakan dari arah depan Starbucks. "Banyak warga menonton, tiba-tiba ada tembakan dari arah depan Sturbucks yang juga rusak kena bom," katanya.

Setelah memastikan ada yang mengamankan polisi yang terluka, Untung kemudian mengokang senjatanya dan mendekat ke arah bunyi tembakan berasal. Saat itu ia melihat dua pelaku, satu diantaranya memegang bom dan senjata. "Kokang senjata (Infinity cal 45) dan mendekat ke arah itu, ternyata saya lihat pelaku pegang bom di tangan dan seorang temannya lagi pegang senjata," katanya.

Biografi Profil Biodata  AKBP Untung Sangaji Tembak Mati Teroris SarinahSatu pelaku kemudian melempar bom ke arah mobil Karo Ops Polda Metro Jaya yang dilihatnya berada tidak jauh dari pelaku. "Dia memengang bom dan tiba-tiba melempar bom ke bawah mobil Karo Ops Polda Metro Jaya," kata Untung. Saat perhatian teroris mengarah ke petugas yang ada di depannya, Untung kemudian melingkari pelaku dari sisi kiri Starbucks sambil melontarkan peluru dari senjatanya. "Tersangka juga memegang beberapa bom di tangannya, saya tembak dada dan kakinya," ujarnya.

Diceritakan Untung, tiba-tiba bom di tangan pelaku jatuh dan meledak. Setelah ledakan berhenti, dia bersama koleganya, Ipda Tamat, kemudian mendekati pelaku. "Mendekat dan menembak bagian badannya sampai dia mati," ujarnya. Setelah itu, Untung dan Ipda Tamat menyadari masih ada empat bom lagi yang siap diledakkan. Menurutnya, ukuran diameter kira-kira 12 cm denagn material pipa dan tiga lagi bom berukuran keci,l namun dengan sumbu cepat.

Biografi Profil Biodata  AKBP Untung Sangaji Tembak Mati Teroris Sarinah

Biodata Polwan Cantik Bripda Khulut Arik Agustia

Biografi Profil Biodata Bripda Khulut Arik Agustia BerhijabBripda Khulut Sri Agustia dari Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri). Berbeda layaknya sales promotion girl (SPG), polisi wanita (polwan) menjaga booth Pusat Pengendali Lalu Lintas Nasional Kepolisian Republik Indonesia (National Traffic Management Center/NTMC Polri) ini justru tampil dengan seragam lengkap kepolisian. Meski demikian, paras cantiknya tak bisa menahan sejumlah pengunjung yang mengajak foto bareng mereka.

Bersama rekannya Bripda Rizka Dyah, Bripda Khulut Sri Agustia dari Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri), mereka ditugaskan untuk menyosialisasikan berbagai keunggulan produk aplikasi terbaru milik NTMC kepolisian. Selain ulet menghadapi setiap pengunjung yang mampir ke booth, kedua wanita berkulit putih ini juga rela diajak foto bersama.

“Iya awalnya memang pengunjung bertanya mengenai apa yang ada di booth, namun setelah itu kebanyakan langsung meminta izin untuk berfoto bareng. Kebanyakan yang berfoto bareng dari ibu-ibu, beberapa bapak-bapak, dan anak remaja,” ujar Rizka Dyah kepada Otomania, Senin (24/8/2015).

Dyah melanjutkan, menjadi dekat dengan masyarakat adalah salah satu prinsip dan tugas dari Kepolisian, jadi harus tetap memberikan yang terbaik kepada masyarakat, termasuk ikut berfoto-foto bersama. “Itu bukan hanya sekedar foto-foto biasa, tapi merupakan simbol yang menggambarkan hubungan yang baik antara kami dan masyarakat,” ujar Rizka.

Bripda Khulut menambahkan, pada momen-moment seperti ini memang banyak pria-pria yang melontarkan godaan-godaan, namun sejauh ini masih terbilang masih dalam batas yang wajar dan sopan. “Sejauh ini tidak ada yang keterlaluan dan masih dalam batas wajar. Jika memang ada yang mencoba tidak sopan, galaknya Polwan akan keluar, nanti kita bejek,” ujar Khulut.

Dhayita Daneswari - Kapolsek Termuda di Jawa

Biografi Profil Biodata Dhayita Daneswari - Kapolsek Termuda di Pulau JawaInspektur polisi satu (iptu) Dhayita Daneswari adalah Kepala Kepolisian Sektor Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Ia menjadi Kapolsek saat berusia 23 tahun setelah 6 Tahun Jadi Polisi wanita (Polwan) dan menjadikannya menjadi salah satu kepala kepolisian sektor berusia muda.

Biografi Profil Biodata Dhayita Daneswari - Kapolsek Termuda di Pulau JawaDhayita Daneswari lahir di Semarang pada 24 Desember 1991. Ia lulus dari Akademi Kepolisian pada tahun 2012. Setelah lulus dari Akpol, Daneswari lantas melanjutkan pendidikan satu tahun di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian di Jakarta. Setelah lulus, ia ditugaskan di kampung halamannya sebagai kepala unit di Sentra Pelayakan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang. Setelah itu, ia digeser menjadi Panit Reskrim di Mapolsek Tembalang, Semarang, hingga pernah menjadi pengasuh polwan di Sekolah Polisi Negara di Purwokerto.

Biografi Profil Biodata Dhayita Daneswari - Kapolsek Termuda di Pulau JawaSetelah bertugas di Mapolsek, ia dikembalikan ke Mapolrestabes Semarang untuk bekerja di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Kini Daneswari dengan dua balok emas di kedua pundaknya memimpin Markas Polsek Candisari yang baru dibentuk pada 21 September 2015 dan akan memimpin lebih dari 30 anggota polisi yang usianya jauh lebih tua darinya.