Showing posts with label Penjahat. Show all posts
Showing posts with label Penjahat. Show all posts

Salman Abedi - Bom di Konser Ariana Grande

Biografi Profil Biodata Salman Abedi Biography Biografia Biographie Konser Ariana Grande di Manchester ArenaSalman Abedi adalah pelaku serangan bom bunuh diri pada Konser Ariana Grande di Manchester Arena, Senin tengah malam (22/5/2017) yang menewaskan 22 orang dan melukai 59 lainnya. Otoritas penegak hukum di Inggris telah mengidentifikasi pelaku, pria yang memicu alat peledak di penghujung konser Ariana Grande itu ikut tewas dalam ledakan tersebut.

Salman Abedi diketahui berusia 22 tahun lahir di Manchester pada tahun 1994, Abedi adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Orangtua Abedi adalah pengungsi dari Libya yang datang ke Inggris untuk melarikan diri dari rezim Gaddafi. Ibunya bernama Samia Tabbal, berumur 50 tahun. Sementara ayahnya, Ramadan Abedi adalah seorang petugas keamanan. Keduanya lahir di Libya, namun bermigrasi ke London sebelum pindah ke daerah Fallowfield di selatan Manchester, di mana mereka tinggal selama 10 tahun terakhir.

Aparat Kepolisian Kota Manchester memastikan, seorang pria yang memicu ledakan di tengah berlangsungnya konser Ariana Grande di Inggris utara, Senin malam (22/5/2017), ikut tewas dalam serangan tersebut. Sebelumnya diberitakan, aparat kepolisian telah menemukan fakta bahwa serangan tersebut dilakukan oleh satu orang. Kendati demikian polisi masih melakukan penyelidikan, apakah aksi pria yang belum diungkap identitasnya itu murni dilakukan seorang diri, atau mendapat sokongan dari orang maupun pihak lain.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Kepala Kepolisian Ian Hopkins. Sejauh ini, polisi pun telah menyebutkan bahwa korban tewas sudah mencapai 22 orang. Sementara, tercatat ada 59 orang lain yang terluka. Namun, seperti diberitakan Associated Press, tak dijelaskan apakah pelaku peledakan itu juga dihitung di dalam jumlah 22 korban tewas tersebut. Hopkins tak memberikan keterangan lebih jauh mengenai orang yang diyakini telah melakukan serangan tersebut.

Biografi Anton Medan - Mantan Preman Kelas Kakap

Biografi Profil Biodata Anton Medan - Mantan Preman Kelas KakapAnton Medan yang lahir dengan nama Tan Hok Liang; lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, 10 Oktober 1957; umur 59 tahun biasa dipanggil Kok Lien sebagai anak ke-2 dari 17 bersaudara adalah mantan preman kelas kakap yang pernah masuk penjara sewaktu masih menjadi perampok dan kini telah insaf. Pada umur 8 tahun masuk SD Tebing Tinggi dan terpaksa harus meninggalkan bangku sekolah untuk bekerja membantu mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari. Pada usia 12 tahun mulai merantau dan menjadi anak jalanan di Terminal Tebing Tinggi dan berlanjut di Terminal Medan menjadi pencuci bus dan sempat mendekam empat tahun hukuman di Penjara Jalan Tiang Listrik, Binjai. Merantau ke Jakarta menjadi penjahat kecil-kecilan lalu beralih ke dunia yang lebih suram. Saat kejayaannya masyarakat Jakarta menjulukinya Si Anton Medan, penjahat kaliber kakap, penjahat kambuhan, yang hobinya keluar masuk penjara, dan lain-lain. Tak terbilang berapa banyak LP (Lembaga Pemasyarakatan) dan rutan (rumah tahanan) yang sudah disinggahi. Di tembok penjara itulah dia sempat menemukan hidayah Tuhan.

Ketika dilahirkan dia beragama Budha kemudian berganti menjadi Kristen. Dan tatkala bersentuhan dengan Islam, hatinya menjadi tenteram menemukan kesejukan di dalamnya. Selama tujuh tahun mempelajari Islam dan akhirnya Ia memeluk agama Islam tahun 1992 dengan dituntun oleh KH. Zainuddin M.Z. dan berganti nama menjadi Muhammad Ramdhan Effendi. Berikutnya bersama-sama dengan K.H. Zainuddin M.Z., K.H. Nur Muhammad Iskandar S.Q., dan Pangdam Jaya (waktu itu) Mayjen A.M. Hendro Prijono, 10 Juni 1994, mendirikan Majels Taklim Atta’ibin serta rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami' Tan Hok Liang terletak di areal Pondok Pesantren At-Ta'ibin, Pondok Rajeg, Cibinong. Sengaja dia mendirikan majelis taklim ini untuk menampung dan membina para mantan napi (narapidana) dan tunakarya (pengangguran) untuk kembali ke jalan yang benar. Pada tahun 1996, Majels Taklim Atta’ibin mempunyai status sebagai yayasan berbadan hukum yang disahkan oleh Notaris Darbi S.H. yang bernomor 273 tahun 1996.

Biografi Profil Biodata Anton Medan - Mantan Preman Kelas KakapMerasa resah atas aksi unjuk rasa berskala besar yang bakal digelar di Ibukota pada Jumat, 4 November 2016 mendatang, mantan preman kelas kakap, Anton Medan menyampaikan tuntutan kepada Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan siang tadi, Senin (31/10). Bukan sebagai tim sukses salah satu Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, dirinya yang datang didampingi beberapa orang kerabatnya itu mengaku ingin kepastian jaminan keamanan selama aksi unjuk rasa digelar. Pasalnya, aksi unjuk rasa yang diketahui akan diramaikan oleh puluhan ribu massa itu menurutnya secara jelas menyinggung kebhinekaan. Tuntutan yang disampaikan pendemo pun katanya sangat kental terasa Isu SARA yang dipicu Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang telah melecehkan Surat Al Maidah ayat 51 beberapa waktu lalu.

Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa itu mengaku mewakili sejumlah masyarakat Tionghoa mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Senin (31/10) membawa surat berisi pernyataan sikap terkait aksi unjuk rasa terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang menurutnya telah menciderai Pancasila. Dalam Surat tersebut, dirinya menyampaikan akan melawan seluruh pihak yang menghembuskan isu SARA karena secara langsung melecehkan Pancasila. Apabila tidak, dirinya menantang kepada pihak tersebut akan secara langsung berhadapan dengannya. Dirinya mengancam akan menggunakan hukum rimba, seperti yang dulu pernah dia lakukan kala dirinya masih di lembah hitam. Dalam Surat tersebut, dirinya menyampaikan akan melawan seluruh pihak yang menghembuskan isu SARA karena secara langsung melecehkan Pancasila.

Abdelhamid Abaaoud - Otak Penembakan Paris

Biografi Profil Biodata Abdelhamid Abaaoud BiographyAbdelhamid Abaaoud warga Belgia disebut terkait dengan serangan teror di Paris, Prancis. Bahkan, orang bernama Abdelhamid Abaaoud diyakini menjadi dalang pembantaian di Paris.

Abaaoud yang berusia 27 tahun dan dibesarkan di Brussels, kemudian melakukan perjalanan ke Suriah, di mana ia menjadi "salah satu algojo ISIS paling aktif" dan bahkan merekrut saudaranya yang berusia 13 tahun untuk melakukan jihad dengannya, demikian laporan RTL Radio.

Biografi Profil Biodata Abdelhamid Abaaoud BiographyDia dikaitkan dengan serangan kereta di Paris pada Agustus dan serangan lain ke sebuah gereja di dekat ibu kota Prancis, tapi dapat digagalkan petugas. "Dia tampaknya menjadi otak di balik beberapa serangan yang direncanakan di Eropa," kata seorang sumber kepada Reuters.

Pada Juli Abaaoud dijatuhi hukuman in absentia 20 tahun penjara karena menjadi otak di balik sel militan yang sedang merencanakan untuk meluncurkan serangan terhadap polisi Belgia, demikian menurut AFP. Salim Benghalem, pemilik paspor Prancis, diduga mendalangi serangan Paris dengan Abaaoud, begitu laporan NPR pada Senin (16/11).

Biografi Profil Biodata Abdelhamid Abaaoud BiographyDalam perkembangan lainnya, Presiden AS Barack Obama yang berbicara di KTT G-20 di Turki menegaskan sebuah "kesalahan" mengirim pasukan untuk berperang melawan ISIS. "Jika AS mengirim 50 ribu pasukan ke Suriah, apa yang akan terjadi jika serangan berasal di Yaman atau Libya?" ujarnya. Obama menambahkan bahwa semua pengungsi Suriah yang pernah memasuki AS mengalami "proses penyaringan yang ketat."

Presiden Prancis Francois Hollande mengirim pesan yang ditujukan ke parlemen di Versailles mengatakan bahwa RUU untuk memperpanjang keadaan darurat menjadi tiga bulan akan diperkenalkan pada Rabu (18/11). Dia akan bertemu dengan Presiden Obama dan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas strategi melawan ISIS. Hollande juga menyerukan "kontrol terkoordinasi dan sistematis" di perbatasan Uni Eropa. "Jika Eropa tidak mengontrol perbatasan eksternal maka itu kembali ke perbatasan nasional (negara).

Pelaku Pelemparan Granat Duren Sawit Jaktim

Biografi Profil Biodata Pelaku Pelemparan Granat di Duren Sawit Jakarta timurKepolisian Daerah Metro Jaya menyelidiki pemakaian granat manggis oleh pelaku teror di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Selasa dini hari (16/11), granat aktif dilempar dan meledak di halaman Gedung Multipiranti Graha, Duren Sawit, yang merupakan bangunan perkantoran.

“Granat tersebut dipastikan jenis granat manggis bulat. Sumbernya terbatas. Kami akan telurusi karena tidak dijual bebas," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti di lokasi kejadian.Krishna menyatakan pelemparan granat ialah kriminalitas biasa, tapi menggunakan alat yang luar biasa, yakni granat.

Penyidik saat ini telah menemukan sejumlah bukti yang menguatkan penyelidikan, antara lain pengaman granat dan serpihan granat. "Kami tidak bisa sampaikan (keterangan soal alat bukti) secara lengkap untuk kepentingan penyelidikan. Nanti kami sampaikan perkembangan terbaru," ujar Krishna.

Insiden peledakan granat di Duren Sawit terjadi sehari setelah kepolisian mengumumkan peningkatan keamanan di seantero Jakarta pasca tragedi Paris yang menewaskan 100 orang lebih. Direktur Reserse Kriminal Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti menyatakan pelaku pelemparan granat cukup profesional, sebab tak sembarang orang bisa melempar bahan peledak tersebut.

Butuh latihan khusus dan lama sampai seseorang benar-benar mengerti cara menggunakan sebuah granat. Polisi menduga peledakan granat tersebut tidak memiliki motif menebar teror secara umum, namun lebih bersifat pribadi seperti yang terjadi pada teror bom di Mall Alam Sutra, Tangerang, beberapa waktu lalu.

Biografi Omar Ismail Mostefai Pelaku Terror Paris

Biografi Profil Biodata Omar Ismail Mostefai BiographyOmar Ismail Mostefai salah satu pengebom bunuh diri di Paris yang teridentifikasi paling awal. Akibat aksinya dalam konser musik Bataclan itu, 89 orang tewas. Dia teridentifikasi dari sidik jari setelah aparat keamanan menginvestigasi salah satu lokasi penyerangan di sebuah konser pertunjukan tersebut. Adapun total korban tewas pada peristiwa di Paris akhir pekan ini mencapai 129 orang.

Mostefai lahir pada 21 November 1985 di wilayah miskin di pinggiran Paris. Sebelumnya, otoritas keamanan telah mengidentifikasi Mostefai melakukan kejahatan ringan pada rentang 2004-2010. Sebagaimana dikutip dari AFP, Minggu (15/11/2015), dari perbuatannya itu, dia tak dipenjara. Alasannya, kejahatannya terlalu ringan. Jaksa Paris, Francois Molins, mengungkapkan, Mostefai adalah target utama dari aksi radikalisasi. Namun, hingga kejadian penyerangan, dia tak pernah diinvestigasi lantaran dianggap tak terafiliasi dengan kelompok teroris mana pun.

Pasca-penyerangan Jumat lalu, para penyidik lantas mengusut rekam jejaknya, apakah Mostefai telah melakukan perjalanan pada tahun lalu ke Suriah. Atas penyerangan yang dilakukannya, ayah dan saudara laki-laki Mostefai diciduk oleh otoritas keamanan pada Sabtu petang. Tak hanya itu, tempat tinggalnya juga ikut digeledah. "Ini adalah sesuatu yang benar-benar gila," ujar saudara laki-laki Mostafei yang berusia 34 tahun sebelum dibawa petugas keamanan. "Kemarin saya ke Paris dan melihat bagaimana kejadian ini," lanjutnya.

Saudaranya itu mengaku tidak lagi berhubungan dengan Mostefai sejak beberapa tahun lalu. Dia juga tahu Mostefai pernah terlibat kejahatan ringan. Namun, dia tak pernah berpikir bahwa Mostefai berubah menjadi radikal. Yang dia tahu, Mostefai telah pergi ke Aljazair bersama keluarganya.

Pelaku Rentetan Teror di Kota Paris Perancis

Biografi Profil Biodata Para Pelaku Rentetan Teror di Paris PerancisPihak kepolisian di Prancis menyatakan salah seorang pelaku penyerangan pada Jumat (13/11) di Bataclan Paris adalah warga negara Prancis. Pelaku itu disebut sebagai ekstremis Prancis. Koresponden koran itu, bernama Willy Le Devin lewat Twitternya @Will_Id, menyatakan polisi telah mengindentifikasi identitas kewarganegaraan Prancis dari sidik jari. Kemudian, polisi mengkonfirmasi bahwa memang benar demikian.

Tujuh pria bersenjata di Paris melakukan bunuh diri dengan rompi peledak dan satu tewas ditembak polisi. "Tiga tim yang saling berkoordinasi" adalah pelaku di balik serangan yang terjadi pada Jumat (13/11), menurut jaksa Paris, Francois Molins. Salah satu tersangka pelaku, lahir pada 1985, berasal dari daerah pinggiran Paris. Dia pernah ditangkap karena kejahatan ringan antara 2004-2006. Data intelijen menyatakan bahwa dia diradikalisasi pada 2010 tapi tidak menjadi bagian jaringan manapun. Tersangka pelaku penyerangan di Stade de France ditemukan membawa paspor Mesir, menurut sumber polisi pada koran Prancis, Le Parisien.

#Lihat pula : Biografi Omar Ismail Mostefai Pelaku Terror Paris

Paspor lain yang ditemukan adalah milik warga Suriah yang lahir pada 1990. Badan intelijen Prancis tidak mengenali pelaku ini. Pemegang paspor Suriah tersebut masuk ke Pulau Leros, Yunani, pada Oktober, kata seorang menteri Yunani. Namun pemerintah Prancis belum membenarkan informasi tersebut. Seorang pria Macedonia dengan senjata berat ditahan pekan lalu dalam sebuah pemeriksaan rutin oleh polisi di jalanan di Jerman. Kemungkinan dia terkait dengan para pelaku penyerangan, menurut pemerintah Jerman. Mereka yakin pria tersebut akan menuju Paris.

Pemerintah Belgia sudah mengatakan bahwa mereka melakukan tiga penangkapan di Brussel terkait serangan di Paris setelah polisi menggeledah satu kawasan di ibu kota Belgia, pada Sabtu. Koran Le Parisien mengutip saksi mata yang mengatakan bahwa salah satu penyerang di stadium adalah seorang perempuan. Seorang jurnalis radio dari Europe1 termasuk salah satu orang yang disandera di gedung konser. Jurnalis bernama Julien Pierce itu berada di lokasi saat penembakan terjadi. Pierce menyebut beberapa pelaku masih sangat muda. Mereka tidak mengenakan masker dan memasuki aula dengan senjata otomatis saat konser hendak berlangsung.

#Lihat pula : Biografi Omar Ismail Mostefai Pelaku Terror Paris

Leopard Wisnu Kumara Pelaku Bom Mall Alam Sutera

Biografi Profil Biodata LWK - Leopard Wisnu Kumara Pelaku Bom di Mall Alam SuteraTim gabungan Polda Metro Jaya dan Densus 88/Anti Teror sudah mengamankan terduga pelaku pengeboman Mall Alam Sutera di Serang, Banten. Di sana, tim mendapati bom yang belum digunakan dan masih aktif, tepatnya di Kompleks Banten Indah Permai.

Polisi sudah menangkap seseorang yang diduga sebagai pelaku teror bom di Mal Alam Sutera. Ada kabar, dia adalah pemeras dan pernah mengirim ancaman. Seorang sumber di kepolisian yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, pelaku adalah orang yang sama dengan peletak bom di Mal Alam Sutera hari ini dan dua peristiwa sebelumnya. Motifnya sakit hati dan pemerasan. "Dia pernah kirim ancaman ke mal Alam Sutera," tutur sumber tersebut kepada detikcom, Rabu (28/10/2015).

Hal ini sesuai dengan keterangan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang mengatakan pelaku diduga sama dengan peristiwa bom sebelumnya di Mal Alam Sutera. Badrodin juga sudah memastikan ada yang diamankan terkait kasus ini. Dikonfirmasi terpisah, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, proses pemeriksaan terhadap orang yang ditangkap masih berjalan. "Orang tersebut dibawa ke Polees Tangerang Kota. Kami belum bisa katakan dia pelakunya atau bukan, masih diperiksa," jawab Krishna.

Biografi Profil Biodata LWK - Leopard Wisnu Kumara Pelaku Bom di Mall Alam SuteraAdapun ledakan di Mall Alam Sutera terjadi sekitar pukul 12.05 WIB di kantin karyawan yang berlokasi di lower ground (LG), dekat area parkir basement. Seorang karyawan tenant Borneo bernama Fian (24) terluka karena bom berada di dalam tempat sampah plastik yang berada di bilik toilet tempat Fian saat itu berada. Saat itu, Fian sedang buang air besar. Posisi tong sampah plastik berisi bom berada di dekat kaki kirinya.

Saat ledakan terjadi, Fian tidak bisa keluar seorang diri. Fian berhasil keluar setelah dibantu oleh temannya yang mendobrak pintu bilik toilet. Bom di Mall Alam Sutera ini bukan yang pertama. Bom pertama meledak pada tanggal 9 Juli 2015, di dalam toilet dekat rumah makan Gula Merah. Sementara itu, beberapa karyawan menyebutkan bahwa ada bom lain pada bulan Agustus di toilet lantai tiga mal, tetapi tidak meledak. Semua bom ada di dalam toilet dan berdaya ledak rendah atau low explosive.

Biografi Chhota Rajan - Rajendra Sadashiv Nikalje

Biografi Profil Biodata Chhota Rajan - Rajendra Sadashiv Nikalje BiographyRajendra Sadashiv Nikalje alias Chhota Rajan alias Kumar Mohan (56), buronan aparat India, dibekuk di Bali. Pelaku kriminal ini dicari selama 20 tahun. Jejak terakhirnya terendus di Australia dan dibekuk setelah terbang ke Indonesia. Sejumlah media online India menyebutkan, Rajendra kesohor dengan nama Rajan. Dia dilahirkan di Mumbai, Maharashtra, India.

Namanya mulai mengkilap di dunia hitam setelah terlibat kasus 2 pembunuhan pada tahun 1980-an dan direkrut oleh kelompok penyelundup emas, Dawood. Pada masa itu, geng tumbuh subur di India. Perang antargeng sudah biasa. Mereka beraksi bak mafia. Rajan pernah jadi sasaran geng lain. Ia ditembak di sebuah hotel di Bangkok. Bak film, dalam perawatan medis, Rajan melarikan diri dan menghilang. Atas berbagai kejahatan seperti pembunuhan, penyelundupan, perdagangan, dan kepemilikan senjata api, Rajan yang dikenal dengan julukan gangster Mumbai ini diburu polisi India sejak 1994.

Biografi Profil Biodata Chhota Rajan - Rajendra Sadashiv Nikalje BiographyNamanya dimasukkan dalam daftar buronan Interpol setahun kemudian. Jejaknya tak terendus. Nah, Minggu (25/10/2015), polisi Australia mengabarkan Rajan menggunakan nama Kumar Mohan dan terbang menuju Indonesia. "Kami amankan di bandara (Ngurah Rai)," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto kepada detikcom, Selasa (27/10/2015).

Menurut data Interpol Indonesia, Rajan merupakan otak 20 kasus pembunuhan. "Saat ini yang bersangkutan di tahanan Polda Bali. Kami masih menunggu konfirmasi dari kepolisian India soal deportasi," kata Hery. Rajan terbang dari Sydney, Australia. Tak disebutkan sejak kapan ia tinggal di Negeri Kanguru itu. Berdasarkan data keimigrasian, dia berencana berada di Bali selama 15 hari. Namun sebelum rencananya terwujud, ia keburu dibekuk. Pelarian pelaku kriminal yang dicari selama 20 tahun itu pun tamat.

Biografi Profil Biodata Chhota Rajan - Rajendra Sadashiv Nikalje BiographyBuronan asal India, Chhota Rajan alias Rajendra Sadashiv Nikalje (56), dibekuk di Denpasar, Bali. Rajendra saat ini masih dititipkan di Polda Bali, dan menunggu penjemputan dari kepolisian India. Rajendra mengganti namanya Kumar Mohan.

Dia kabur dari India dan tinggal di Australia. Karena identitasnya terlacak, Kumar meninggalkan Australia dan terbang ke Indonesia. Rajendra dicari sejak 1994. Kepolisian India menerbitkan surat penangkapan pada tanggal 12 Oktober 1994. Nama Rajendra masuk DPO Interpol pada 9 Juli 1995. Berdasarkan catatan kepolisian, Rajendra terlibat dalam kasus pembunuhan sadis, penyelundupan, perdagangan, dan kepemilikan senpi.

Biografi Bryce Williams - Vester Lee Flanagan II

Biografi Profil Biodata Bryce Williams Biography Wikipedia - Named as Suspect Shooting Reporter Virginia Live TV WDBJ7 Shooting Moneta Va deadTersangka diidentifikasi sebagai Vester Lee Flanagan II, yang bekerja di WDBJ sebagai reporter selama sekitar satu tahun menggunakan nama Bryce Williams on-air. Ia awalnya dari Oakland, California, dan bekerja di Pacific Gas & Electric Co. Flanagan kemudian upload video, dari perspektif penembak insiden ke akun Twitter-nya, yang kemudian ditangguhkan. Sebuah faks 23-halaman itu diterima oleh ABC News malam sebelumnya, diduga dikirim oleh Flanagan.

Alison Parker, 24, dan Adam Ward, 27, keduanya tewas di tempat kejadian. Parker dibesarkan di Martinsville, Virginia, dan dihadiri Patrick Henry Community College dan Universitas James Madison, dan bertunangan dengan salah satu jangkar di stasiun. Ward lulus dari Salem SMA dan Virginia Tech, dan bertunangan dengan seorang produser di stasiun. Vickie Gardner, yang diwawancara, juga terluka.

Alison Parker adalah reporter berita dari Virginia afiliasi CBS WDBJ-TV. Pada tanggal 26 Agustus, 2015, reporter berita Alison Parker dan operator kamera Adam Ward, dari Roanoke, Virginia afiliasi CBS WDBJ-TV, ditembak wawancara langsung dekat Smith Mountain Lake di Moneta, Virginia ketika mereka dibunuh oleh seorang pria bersenjata.

Wanita lain, Vickie Gardner dari Smith Mountain Lake Kamar Dagang, ditembak di bagian belakang selama serangan itu tapi selamat. Selama siaran langsung, delapan tembakan dan jeritan Parker bisa terdengar, setelah kamera Ward jatuh ke tanah. Rekaman itu menangkap gambar sekilas pria bersenjata, yang mengenakan celana panjang hitam dan atasan biru, memegang Glock pistol. Penembak dikonfirmasi untuk menjadi Vester Lee Flanagan II, juga dikenal sebagai Bryce Williams, seorang mantan reporter di WDBJ.

Parker dan Ward sedang melakukan wawancara dengan Gardner di Bridgewater Plaza di Moneta, Virginia, tentang ulang tahun kelimapuluh mendatang Smith Mountain Lake, beberapa 26 mil dari Roanoke. Penembakan itu terjadi di 6:45 (EDT) di tengah-tengah segmen, disiarkan langsung pada program WDBJ ini Pagi. Video dari insiden tersebut menunjukkan Parker melakukan wawancara diikuti oleh suara setidaknya delapan tembakan.

Jeritan terdengar sebagai kamera video tampaknya jatuh ke tanah, sebentar menangkap gambar pria bersenjata itu, sebelum siaran beralih kembali ke jangkar stasiun, tampaknya terkejut dan pasti tentang apa yang baru saja terjadi. Itu menegaskan bahwa Alison Parker dan Adam Ward tewas di tempat kejadian, sementara Vickie Gardner, subjek wawancara, ditembak di belakang. Dia kemudian mengakui ke operasi.



Biografi Mohammad Youssuf Abdulazeez

Biografi Profil Biodata Muhammad Youssef Abdulazeez Biography WikipediaMohammad Youssuf Abdulazeez membawa 30 magazine ketika ia melepaskan tembakan, menurut sumber pengarahan oleh penegak hukum. Abdulazeez terus menembaki polisi dengan jumlah amunisi yang dia punya, menurut sumber itu. Penembakan tersangka dipersenjatai dengan AK-47 gaya senjata pada saat serangan itu menurut dua pejabat penegak hukum penjelasan tentang penyelidikan.

Terluka pelaut di 'kondisi serius' Penembakan berlangsung di dua lokasi lebih dari 30 menit, kata Reinhold. Diduga pria bersenjata itu mulai penyemprotan peluru di pintu kaca dari pusat perekrutan militer mal sekitar 10:45 ET, kata saksi. Dari sana, ia menuju ke lokasi lain lebih dari tujuh mil jauhnya, pusat dukungan operasional yang dioperasikan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. Di situlah empat korban dan pria bersenjata itu tewas, kata Reinhold.

Setidaknya tiga orang terluka: seorang polisi, seorang perekrut Korps Marinir dan pelaut. Petugas polisi yang terluka ketika ia ditembak di pergelangan kaki, dirawat di rumah sakit, kata Chattanooga Walikota Andy Berke. Petugas Dennis Pedigo adalah salah satu responden pertama di tempat kejadian, sumber penegak hukum yang dekat dengan penyelidikan tersebut. Perekrut, yang terluka di kaki, dirawat dan keluar dari rumah sakit, kata Marinir AS. Seorang pelaut perempuan yang ditembak adalah dalam operasi dan dalam "kondisi cukup serius," kata seorang pejabat Pentagon CNN Barbara Starr.

Apa situasi keamanan? Penembakan itu meninggalkan terguncang kota dan menimbulkan pertanyaan tentang keamanan di pusat-pusat militer. "Hari ini adalah mimpi buruk bagi kota Chattanooga. ... Kami memiliki seseorang kejam menyerang, di dua lokasi yang berbeda, orang-orang yang bangga melayani negara kami," kata Berke. Pihak berwenang belum merilis rincian tentang di mana belum di pusat korban ditembak atau bagaimana pria bersenjata itu memperoleh akses.

Presiden AS Barack Obama mengatakan direktur FBI telah diberitahu dia di penembakan. "Kami mengambil semua penembakan sangat serius. Jelas ketika Anda memiliki serangan pada fasilitas militer AS, maka kita harus memastikan bahwa kita memiliki semua informasi yang diperlukan untuk membuat penilaian dalam hal bagaimana serangan ini terjadi dan apa tindakan pencegahan yang kita lanjut dapat mengambil di masa depan, "katanya, bersumpah bahwa penyelidikan akan" menyeluruh dan cepat. "

Menteri Keamanan Dalam Negeri Jeh Johnson mengatakan pihak berwenang meningkatkan keamanan di "fasilitas federal tertentu, dari kelimpahan hati-hati" setelah penembakan. "Itu sangat keras dan sangat cepat 'April Grimmett mengatakan dia bekerja di sebuah salon rambut di dekat pusat perekrutan ketika dia melihat keluar jendela dan melihat seorang pria merunduk di antara mobil. "Tak lama setelah itu, kami mendengar (tembakan). Itu sangat keras dan sangat cepat," katanya.

Sebuah foto yang menunjukkan dia mengambil pintu kaca yang rusak akibat tembakan. "Saya tidak bisa percaya betapa banyak lubang peluru berada di pintu itu. Itu gila," katanya. Gina Mule, server di restoran, mengatakan ia melihat seorang pria yang telah di konversi Mustang perak, menembakkan "bertenaga tinggi senapan" di kantor merekrut sekitar 10:50 Pertama, ia mendengar "Pow, pow , pow! " Kemudian, dia pergi ke jendela dan melihat orang menembak. "Dia tidak pernah keluar dari mobil," katanya. "Dia memiliki besar, besar, senapan bertenaga tinggi, dan ia bongkar tembakan tepat ke perekrut."

CNN Gary Tuchman dilaporkan dari Chattanooga. CNN Catherine Shoichet menulis cerita di Atlanta. CNN Danelle Garcia, Drew Griffin, Brian Todd, Joshua Gaynor, Pamela Brown, Barbara Starr, Paul Vercammen, Millicent Smith, Stephanie Gallman, Evan Perez, Shimon Prokupecz, Devon Sayers, Henry Hanks, Ashley Fantz, Victor Blackwell, Lauriel Cleveland, Jason Hanna dan Greg Botelho kontribusi untuk laporan ini.

Profil Biodata Chrisandy Kusumanegara Fotografer

Chrisandy Kusumanegara Fotografer Pelaku Penusuk Model Sumedang BandungChrisandy Kusumanegara (27) seorang fotografer ditangkap Pihak kepolisian atas tuduhan penusukan kepada Cripsy Noorjamil (20) alias Ayu, model cantik asal Kabupaten Sumedang.

Kasatresrkim Polres Sumedang, AKP Niko N Adiputra, mengatakan, pelaku berhasil ditangkap setelah buron selama hampir satu minggu. “Kejadian tersebut pada Jumat 27 Februari, sekira pukul 20.00 WIB, dan dilaporkan ke Polsekta Jatinangor pada 1 Maret,” jelasnya dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Senin (9/3/2015).

Niko mengatakan, pelaku ditangkap di sebuah rumah pada Jumat 6 Maret, sekira pukul 13.45 WIB, di kawasan Lengkong, Kota Bandung. Saat ini, kata Niko, pihak kepolisian sudah melakukan penahanan terhadap pelaku. “Dia sudah ditahan di Rutan Satresrkim Polres Sumedang,” tegasnya.

Dari informasi yang dihimpun, korban ditusuk oleh pelaku saat survei lokasi pemotretan di sebuah gazebo di Kampung Sunda Bandung Giri Graha Golf pada Jumat 27 Maret. Awalnya survei berjalan lancar, namun keadaan mulai mencekam saat pelaku meminta korban untuk mencari lokasi lain. Saat itu korban menolak karena hari sudah malam. Diduga pelaku yang kesal langsung melakukan penusukan dengan sebuah pisau sebanyak enam kali. Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara tersangka melarikan diri.

Profil Biodata 3 WNI yang Akan Dibarter Australia

Profil Biodata 3 WNI yang Akan Dibarter AustraliaMenteri Luar Negeri (Menlu) Australia Julie Bishop menawarkan barter duo 'Bali Nine' dengan 3 WNI yang ditahan di Australia. Siapa 3 WNI yang ditahan di Australia itu?

Dari Sydney Morning Herald yang dikutip Kamis (5/3/2015), disebutkan 3 WNI itu ditahan Australia dengan kejahatan yang sama, penyelundupan tahun 1998 lalu. Ketiga WNI itu adalah Kristito Mandagi, Saud Siregar dan Ismunandar yang masing-masing menjabat kapten, kepala staf, dan teknisi kapal. Kapal itu membawa 390 kg barang terlarang. Kapal dan muatan mereka disita di dekat Port Macquarie, sekitar 400 km di utara Sydney.

Menanggapi permintaan barter tahanan itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyangsikan bahwa ide tersebut bisa terjadi. "Berdasarkan pengertian dalam sistem hukum kami, tak ada mekanisme seperti itu. Jadi, saya tidak tahu bagaimana hal ini akan berjalan," demikian kata Tata, sapaan Arrmanatha Nasir, seperti dikutip dari AFP.

Sebelumnya, Menlu Bishop telah menawarkan pertukaran tahanan sebagai upaya terakhir untuk menyelamatkan dua warganya dari eksekusi hukuman mati di Indonesia. Menlu Bishop mengatakan dia menunggu jawaban dari pemerintah Indonesia untuk memulangkan tiga WNI yang ditahan di Australia.

Bishop mengkonfirmasi bahwa pertukaran tahanan itu merupakan salah satu opsi yang disampaikan dalam keterangan pers bersama PM Abbott pada Kamis (05/03) pagi. "Apa yang kami cari adalah kesempatan untuk berbicara mengenai opsi yang memungkinkan untuk perpindahan tahanan atau pertukaran tahanan," kata dia.

Menjelang eksekusi mati dua terpidana mati asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop menawarkan pertukaran narapidana. Julie Bishop dikabarkan menelepon Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk membahas penawaran ini, Selasa petang, 3 Maret 2015. Dalam pembicaraan itu, Bishop menawarkan pertukaran narapidana antara Australia dan Indonesia demi menghindarkan duo Bali Nine dari eksekusi mati.

Menurut Bishop, ihwal tawaran tersebut, belum ada kesepakatan apa pun, termasuk pembahasan yang detail. Namun, Bishop menekankan, Australia menempuh segala upaya untuk menyelamatkan dua Bali Nine itu. Bishop berharap ada kesepahaman antara Indonesia dan Australia tentang pertukaran narapidana. Apalagi, faktanya, ada warga negara Indonesia yang menjadi narapidana di Australia.

Ia mengatakan tengah mengkaji kemungkinan pertukaran itu bisa dilakukan di bawah hukum Indonesia. Saat ini pemerintah Australia sedang menunggu jawaban dari Indonesia. Adapun Menteri Retno sedang membawa opsi ini ke Presiden Joko Widodo.

Profil Biodata Polwan Polisi Wanita Perancis

Profil dan Biodata Merabet Polwan Polisi Wanita PerancisSeorang polisi wanita yang ditembak pria bersenjata otomatis di luar kota Paris, Kamis (8/1/2014), akhirnya meninggal dunia sementara korban kedua masih dalam kondisi kritis. Sementara itu, pelaku penembakan yang mengenakan rompi antipeluru berhasil meloloskan diri setelah melakukan aksinya. Insiden ini terjadi hanya sehari setelah para pria bersenjata menyerang majalah satir Charlie Hebdo dan menewaskan 12 orang, termasuk dua orang polisi.

Sebelumnya, seorang pria yang menggunakan senjata otomatis menembaki sejumlah polisi di luar kota Paris mengakibatkan seorang polisi wanita dan seorang karyawan pemerintah terluka parah. Menteri Dalam Negeri Bernard Cazeneuve, yang bergegas meninjau lokasi penembakan yang berada di sebelah selatan Paris itu, mengatakan, pelaku penembakan langsung kabur seusai melakukan aksinya.

Pernyataan Cazeneuve ini berbeda dengan keterangan sejumlah sumber sebelumnya yang mengatakan bahwa pelaku penembakan sudah diamankan kepolisian. Polisi sebelumnya mengatakan, dua korban luka dalam kondisi kritis. Namun, Cazeneuve meralat kabar itu dan menyatakan bahwa hanya polisi wanita itu yang kini dalam kondisi kritis di rumah sakit. Meski insiden ini terjadi sehari setelah penyerangan majalah Charlie Hebdo, kepolisian belum menyebut keterkaitan antara kedua insiden penyerangan itu.

Seorang polisi wanita telah tewas karena luka yang diderita dalam penembakan baru di bagian selatan dari ibukota Prancis, Paris, hanya sehari setelah serangan mematikan di markas mingguan satir Charlie Hebdo. Menurut saksi, seorang pria bersenjata tak dikenal mengenakan rompi tahan peluru menembaki polisi dengan senapan otomatis di Montrouge. Korban kedua yang juga merupakan polisi dilaporkan dalam kondisi serius.

Menteri Dalam Negeri Perancis Berbard Cazeneuve mengatakan pria bersenjata itu dalam pelarian, menyerukan "kontrol informasi yang disiarkan dan kontrol diri untuk memungkinkan mereka yang di garis depan dalam memerangi kejahatan dan terorisme untuk menyelesaikan investigasi yang berlangsung." Penembakan itu terjadi setelah orang-orang bersenjata menyerang kantor majalah satir Prancis Charlie Hebdo di Paris, menewaskan hampir 12 orang dan melukai sekitar sebelas lainnya pada hari Rabu.

Kepolisian Prancis menyatakan dua kakak beradik Cherif dan Said Kouachi sebagai tersangka penyerangan kantor redaksi majalah Charlie Hebdo, pada Rabu (7/1/2014). Aparat kemudian melansir foto kedua pria itu seraya memperingatkan khalayak bahwa mereka mungkin bersenjata dan berbahaya. Adapun pria ketiga yang disebut dalam dokumen polisi, Hamyd Mourad, menyerahkan diri ke polisi setelah melihat namanya muncul di media sosial.

Selagi foto Kouachi bersaudara dirilis ke masyarakat, kepolisian Prancis masih melancarkan operasi penggerebekan di Kota Reims, 140 kilometer dari Paris. Kouachi bersaudara diduga menyerang kantor redaksi Charlie Hebdo yang mengakibatkan 12 orang tewas, termasuk redaktur Stephane Charbonnier, kartunis Wolinski dan Cabu, serta ekonom Prancis Bernard Maris. Cherif Kouachi, 32, seorang mujahid terkenal yang dihukum pada tahun 2008 karena terlibat dalam jaringan pengiriman pejuang ke Irak, dan saudaranya, Said Kouachi berusia 34 tahun. Kedua orang tersebut lahir di Paris.

Umat Muslim yang yang memiliki iman, terlebih para mujahidin, mempunyai kebencian yang telah berlangsung lama terhadap Charlie Hebdo. Markas Charlie Hebdo pernah dilempari bom bensin pada 2011 setelah majalah itu menerbitkan gambar Nabi Muhammad dengan bom tertanam dalam sorbannya. Pada tanggal 7 Januari, pendukung Daulah Islam (IS) juga menyatakan kemarahannya setelah majalah menerbitkan kartun satir pemimpin IS, Abu Bakr al Baghdadi.

Profil dan Biodata Abu Jandal Al Yemini Al Indonesi

Siapa Abu Jandal Al Yemini Al IndonesiAbu Jandal Al Yemini Al Indonesi - Salim Mubarok Attamimi alias Abu Jandal Al Yemeni Al Indonesi membuat heboh dunia maya setelah meneror Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Polri, Densus 88, dan Nahdlatul ulama (NU) melalui rekaman video yang diunggah di Youtube. Video yang diunggah pria bernama Abu Jandal al Yamani al Indonesi menghebohkan masyarakat Indonesia karena menebar ancaman pada kepolisian, TNI, hingga ormas kepemudaan Ansor NU. Lalu, siapa sebenarnya sosok Abu Jandal Yemeni Al Indonesi?

Nama aslinya Salim Mubarok sesuai data paspor, yakni kelahiran Pasuruan, 25 Agustus 1972, Rumah Salim Mubarok berada di RT 5 RW 6, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggung, Kota Pasuruan. Rumah itu warisan dari orangtua Salim, namun dia memilih pindah ke Malang bersama istri dan anaknya dengan menyewa sebuah rumah di daerah Kedungkandang. Salim berasal dari keturunan Arab Yaman Bani At Tamimi karena itu dia dikenal dengan nama lengkap "Salim Mubarok Attamimi". Pada Mei 2014, Salim bersama istri dan lima anaknya, tiga anak kandung, dua anak angkat, berangkat ke Suriah.

Sebelum memboyong istri dan lima anaknya itu, Salim sebenarnya telah bergabung ke Suriah, dan sempat beberapa kali kembali ke Pasuruan dan Malang. Salim pernah berada di Yaman bergabung bersama AQAP, sebuah organisasi sayap Alqaeda di Yaman. Saat berada di Yaman itu, Salim diketahui beberapa kali masuk daerah perbatasan Turki - Suriah.

Keberadaan Abu Jandal di Malang mengontrak sebuah rumah di daerah Ijen, Malang. Pria warga Malang berdarah Timur Tengah yang tidak tamat sekolah dasar ini punya dua orang istri dan lebih dari lima orang anak. Kesehariannya ia serius berjualan madu dengan membuat label sendiri. Ia adalah Salim Mubarok at Tamimi atau yang lebih dikenal dengan panggilan Salim Penceng kelahiran Pasuruan, Jatim dari keluarga turunan Arab Yaman Bani at Tamimi.

Salim pernah berfoto dengan seorang anak kecil yang disebut-sebut sebagai anaknya sambil memegang senjata buatan Rusia, AK-47 tampak menggunakan sorban dan jaket loreng. Video berdurasi 4 menit 1 detik ini sebenarnya bukan hanya ditujukan kepada Panglima TNI, Jenderal Moeldoko. Abu Jandal juga menyebut Polri dan Barisan Serbaguna (Banser) NU. Dalam rekaman video tantangan yang dibuatnya itu, Abu Jandal menyatakan menunggu kedatangan pihak militer Indonesia.

“Karena sungguh, apabila kalian tidak mendatangi kami, maka kamilah yang akan mendatangi kalian,” kata pria berperawakan kurus tersebut menebar teror. Berani Tantang TNI, Inilah Sosok Abu Jandal Al Yemeni Al Indonesi. Pria yang membuat rekaman yang diunggah di Youtube pada 24 Desember 2014, seorang pria yang kini teridentifikasi dengan jelas sebagai Salim Mubarok Attamimi yang mengancam Panglima TNI, Polri, dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama. - Berbagai Sumber

#Lihat pula : Agus Trimulyono - Pak Gun Ditangkap Densus 88

Profile Amedy Coulibaly & Hayat Boumeddiene

Profil Biodata Amedy Coulibaly & Hayat BoumeddieneKepolisian Prancis merilis data dan gambar pelaku penembakan seorang polwan Paris pada Kamis kemarin. Polisi menyebut keduanya berbahaya dan bersenjata. Pada pemberitaan AFP, Jumat (9/1/2015), keduanya diduga berkaitan dengan penyanderaan yang terjadi saat ini di toko kelontong dan makananan halal untuk warga Yahudi (kosher).

Kedua pelaku bernama Amedy Coulibaly (32) dan Hayat Boumeddiene (26). keduanya disebut 'bersenjata dan berbahaya'. Hingga kini, dua orang dilaporkan tewas dalam penyanderaan di sebuah toko, di daerah Dammartin-en-Goele yang dihuni sekitar 8.000 orang tersebut.

Jalan-jalan di sekitar lokasi peyanderaan telah diberi garis pembatas polisi dan hanya kendaraan aparat keamanan yang boleh melintas. Polisi dengan mengenakan helm dan masker menenteng senjata mesin juga bersiaga. Helikopter juga terlihat berputar-putar di lokasi kejadian.

Pasukan Prancis melakukan serangan terhadap sebuah bangunan yang diduga sebagai tempat pelaku penyerangan majalah Charlie Hebdo bersembunyi. Pelaku masih berada di sebuah bangunan bersama dengan seorang sandera. Seperti diberitakan AFP, Jumat (9/1/2015), operasi penyerangan ini berlangsung di sebuah perusahaan percetakan di sebuah kota kecil yang berada di sebelah timur laut dari Paris.

Kejadian ini terjadi disaat bersamaan terjadi juga penyanderaan di toko kelontong dan makananan halal untuk warga Yahudi (kosher). Pelaku diduga bernama Amedy Coulibaly (32) dan Hayat Boumeddiene (26). Kepolisia Paris menyebut keduanya 'bersenjata dan berbahaya'. Hingga kini, dua orang dilaporkan tewas dalam penyanderaan tersebut.

Drama penyanderaan di toko kelontong halal Yahudi (kosher) di Vincennes, timur Paris, kini memasuki adu tembak. Akibatnya, warga sekitar lokasi berlarian menjauhi lokasi. Seperti yang dilansir AFP, Jumat (9/1/2015), adu tembak terjadi di toko bernama Super Cache yang berada di Vincennes, Paris, Prancis. Sumber menyebutkan pelaku penyanderaan tewas dalam adu tembak itu, namun belum terkonfirmasi.

Sebelum adu tembak terjadi, warga di sekitar toko tersebut dievakuasi menjauhi lokasi. Sementara yang lainnya diminta oleh otoritas setempat untuk tidak keluar rumah. Akses menuju lokasi juga ditutup oleh pihak kepolisian setempat. Sementara petugas kepolisian lainnya berjaga-jaga mengelilingi toko kelontong tersebut. Dalam penyanderaan ini disebutkan ada 5 orang yang menjadi sandera. Hingga saat ini, upaya kepolisian menghentikan drama mengerikan ini masih terus berlangsung.

Profil Biodata Said Kouachi dan Cherif Kouachi

Profil Biodata Said Kouachi dan Cherif KouachiBerdasarkan tanda pengenal yang ditemukan, Kepolisian Perancis mengatakan kedua tersangka diidentifikasi sebagai warga Perancis bernama Said Kouachi dan Cherif Kouachi. Keduanya merupakan saudara yang sama-sama berada di usia 30 tahunan. Cherif bahkan pernah dihukum 3 tahun penjara pada tahun 2008 karena terlibat kegiatan terorisme.

"Mereka berkeliaran, bersenjata dan berbahaya," ujar tersangka ketiga, Hamyd Mourad (18). Hamyd sebelumnya berhasil diamankan di Charleville-Mezieres yang terletak 140 Km sebelah utara kota Paris. Polisi bersenjata lengkap dan mengenakan masker nampak berjaga di dekat hutan di luar Kota Paris. Hal tersebut sebagai upaya pencarian dua terduga teroris yang membunuh belasan orang pada Rabu (7/1) lalu.

Seperti dikutip ABCNews, Jumat (9/1/2014), Menteri Dalam Negeri Perancis Bernard Cazeneuve sempat menyatakan dalam konferensi pers bahwa petugas pernah melihat orang yang mirip tersangka di Villers-Cotterets, Picardie, Perancis Utara. Wilayah tersebut merupakan hutan berjarak 51 mil persegi dari titik pencarian petugas saat ini. Sampai saat ini ada 9 orang ditahan oleh pihak berwajib. Sebanyak 90 saksi telah dimintai keterangan.

Kepolisian Prancis merilis data dan gambar pelaku penembakan seorang polwan Paris pada Kamis kemarin. Polisi menyebut keduanya berbahaya dan bersenjata. Pada pemberitaan AFP, Jumat (9/1/2015), keduanya diduga berkaitan dengan penyanderaan yang terjadi saat ini di toko kelontong dan makananan halal untuk warga Yahudi (kosher).

Kedua pelaku bernama Amedy Coulibaly (32) dan Hayat Boumeddiene (26). keduanya disebut 'bersenjata dan berbahaya'. Hingga kini, dua orang dilaporkan tewas dalam penyanderaan di sebuah toko, di daerah Dammartin-en-Goele yang dihuni sekitar 8.000 orang tersebut.

Jalan-jalan di sekitar lokasi peyanderaan telah diberi garis pembatas polisi dan hanya kendaraan aparat keamanan yang boleh melintas. Polisi dengan mengenakan helm dan masker menenteng senjata mesin juga bersiaga. Helikopter juga terlihat berputar-putar di lokasi kejadian.

Drama penyanderaan di toko kelontong halal Yahudi (kosher) di Vincennes, timur Paris, kini memasuki adu tembak. Akibatnya, warga sekitar lokasi berlarian menjauhi lokasi. Seperti yang dilansir AFP, Jumat (9/1/2015), adu tembak terjadi di toko bernama Super Cache yang berada di Vincennes, Paris, Prancis. Sumber menyebutkan pelaku penyanderaan tewas dalam adu tembak itu, namun belum terkonfirmasi.

Sebelum adu tembak terjadi, warga di sekitar toko tersebut dievakuasi menjauhi lokasi. Sementara yang lainnya diminta oleh otoritas setempat untuk tidak keluar rumah. Akses menuju lokasi juga ditutup oleh pihak kepolisian setempat. Sementara petugas kepolisian lainnya berjaga-jaga mengelilingi toko kelontong tersebut. Dalam penyanderaan ini disebutkan ada 5 orang yang menjadi sandera. Hingga saat ini, upaya kepolisian menghentikan drama mengerikan ini masih terus berlangsung.

Hamyd Mourad Penembakan di Charlie Hebdo

Hamyd Mourad Pelaku Penembakan Charlie HebdoHamyd Mourad, Salah satu pelaku penembakan brutal di kantor majalah satir Prancis, Charlie Hebdo dilaporkan menyerahkan diri ke polisi. Pelaku yang menyerahkan diri ini merupakan tersangka paling muda yang berusia 18 tahun.

"Hamyd Mourad menyerahkan dirinya sendiri ke polisi pada Rabu (7/1) sekitar pukul 23.00 waktu setempat setelah melihat namanya beredar luas di media sosial," tutur seorang sumber yang memahami kasus ini kepada AFP, Kamis (8/1/2015). "Dia telah ditangkap dan dibawa ke tahanan," sebut seorang sumber lainnya memastikan.

Penembakan brutal yang terjadi pada Rabu (7/1) waktu setempat menewaskan 12 orang. Terdiri atas para wartawan dan karyawan majalah Charlie Hebdo serta dua polisi setempat. Pemimpin redaksi majalah satir tersebut bersama empat kartunis ternama Prancis ditembak mati pelaku di dalam kantor majalah tersebut.

Kepolisian Prancis telah mengidentifikasi tiga pelaku penembakan tersebut, sebagai Said Kouachi yang lahir tahun 1980, kemudian Cherif Kouachi yang lahir tahun 1982 dan Hamyd Mourad yang lahir tahun 1996. Said dan Cherif diketahui merupakan kakak-beradik yang tinggal di Paris, sedangkan Mourad diketahui berasal dari kota Reims.

Perburuan besar-besaran terhadap dua pelaku lainnya masih dilakukan kepolisian Prancis. Polisi juga telah merilis foto dua pelaku kakak-beradik ke publik, demi mendapat informasi dan petunjuk dari masyarakat. Kepolisian Paris menyatakan, surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk Said (34) dan Cherif (32) yang disebut sebagai berbahaya dan bersenjata.

Polisi Perancis sebelumnya mengatakan, mereka telah mengidentifikasi tiga tersangka penyerang yang menewaskan 12 orang, termasuk dua polisi, di kantor majalah satir Charlie Hebdo. Polisi bahkan telah menerbitkan sejumlah foto dua orang bersaudara itu. Polisi meminta bantuan masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang kedua orang itu.

Polisi Paris mengatakan, dua tersangka yang masih diburu adalah Cherif Kouachi (32) dan saudaranya, Said Kouachi (34), Kakak beradik itu berasal dari Paris. Sementara itu, Hamyd Mourad, yang usianya paling muda, berasal dari Reims, kota di timur laut Perancis. Perburuan polisi pada Rabu malam dikonsentrasikan di wilayah Croix Rouge Reims, sekitar dua jam perjalanan dengan mobil dari Paris.

Puluhan anggota unit anti-teror Perancis mengepung sebuah bangunan apartemen, dan ada sejumlah laporan bahwa sebuah flat telah disisir. Gambar siaran langsung di televisi menunjukkan bahwa polisi berada di sekitar gedung, sementara warga yang menjadi penonton mengambil foto. Para tersangka dilaporkan sebagai anggota Al Qaeda Yaman.

Sementara itu, semalam, ribuan orang berkumpul di Republique Square di dekat tempat kejadian untuk menghormati para korban. Para pengunjuk rasa memegang poster bertuliskan "Je suis Charlie" atau "Saya Charlie".

Setelah penyerangan itu, aparat keamanan Perancis dengan persenjataan lengkap berpatroli di jalan-jalan kota Paris. Pemerintah Perancis telah meningkatkan status keamanan di stasiun kereta api, tempat-tempat ibadah, kantor surat kabar, dan ruang-ruang publik setelah 12 orang tewas yang terdiri dari anggota polisi dan jurnalis.

Tentara yang mengenakan baret hijau dengan pakaian perang dan membawa senapan juga terlihat di sekitar Menara Eiffel dan stasiun kereta api Montparnasse. Pemerintah Perancis telah meningkatkan status siaga ke level tertinggi saat ini, sementara Kantor Perwakilan Inggris telah merilis larangan berkunjung ke Paris.

Profil Biodata Wong Chi Ping Incaran 7 Negara

Profil dan Biodata Wong Chi Ping Incaran 7 NegaraWong Chi Ping pengedar yang menjadi incaran tujuh negara berhasil diamankan BNN. Senin (05/01/15), tim Tindak Kejar BNN mengamankan sembilan tersangka saat bertransaksi di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Barang yang diketahui berasal dari Guangzhou, China seberat 800 kilogram gagal beredar di Indonesia. Salah satu tersangka yang diamankan yaitu pria berusia 40-an tahun, Wong Chi Ping. Ia diketahui pemain besar dalam peredaran di Asia Tenggara dan China.

Butuh waktu tidak sedikit untuk membongkar sindikat Wong Chi Ping yang merupakan incaran tujuh negara itu. Adapun negara-negara yang mengincar WCP adalah China, Malaysia, Myanmar, Thailand, Amerika, Indonesia, dan Filipina. BNN menggagalkan upaya penyelundupan oleh sindikat internasional. Tangkapan ini merupakan yang terbesar dalam sejarah penindakan kejahatan, bukan hanya di Indonesia tapi juga di Asia Tenggara (Asean).

Rumah di Kalideres, Jakarta Barat, yang digerebek BNN diketahui adalah tempat penyimpangan seberat Rp 840 kilogram. Pusat kendalinya ada di tiga unit di Apartemen City Park, Cengkareng, Jakarta Barat, yang dipenuhi perangkat komunikasi canggih. BNN menggerebek rumah di Kalideres yang diduga sebagai gudang. BNN berhasil mencokok empat warga Hongkong, satu warga Malaysia dan empat warga Indonesia.

Sindikat Wong Chi Ping dikenal tertutup oleh warga sekitar perumahan Citra Garden 3, Kalideres, Jakarta Barat. Setiap malam, warga sering mendengar suara mencurigakan di rumah yang dikontrak oleh sindikat internasional ini. Ketua RW 13 Dedy Sutedja menduga, sindikat ini melakukan aktivitas mencurigakan setiap malam hari, lantaran setiap malam warganya yang merupakan tetangga sindikat Wong Chi Ping sering kali mendengar suara seperti sedang melakban dan mengepak barang. Sekuriti Perumahan Citra Garden 3, setiap malam mengaku sering melihat mobil keluar masuk kediaman sindikat Wong Chi Ping tersebut.

Sindikat International Wong Chi Ping menyulap kamar mandi yang berada disebuah kamar utama di rumah sewaannya di Kalideres, Jakarta Barat, menjadi bunker. Bunker tersebut dibuat khusus untuk menyimpan yang diselundupkan. Penyidik BNN menggeledah rumah yang rencanakan digunakan sindikat tersebut sebagai gudang penyimpanan. Sembilan tersangka juga dihadirkan oleh penyidik untuk menujukan gudang penyimpanan.

Kepada Deputi Pemberantasan, Ketua RW 13, Dedy Sutedja mengakui adanya kejanggalan di kamar utama. Setiap kamar utama di rumah-rumah di komplek perumahan tempat tinggalnya selalu memiliki kamar mandi. BNN membongkar lemari di kamar utama. Di balik pintu lemari ditemui ruangan kecil tempat penyimpanan seberat 840 kilogram. Selain itu, penggeledahan yang dilakukan di dua unit lain di apartemen yang sama. Berhasil menyita beberapa dokumen-dokumen yang berisikan laporan keuangan seperti pembelian mobil, nota BBM dan keperluan lainnya.

Penangkapan ini, merupakan hasil kerja keras para penyidik BNN. Dalam kurun waktu tiga bulan BNN berhasil meringkus dua tangkapan besar. Seperti diketahui, BNN menggagalkan penyelundupan 800 kilogram asal Guangzhou, Tiongkok, Senin (5/1/2015) yang disembunyikan dalam mobil bok B 9301 TCE yang terparkir di parkiran sebuah supermarket di Jalan Satu Maret kelurahan, Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. BNN juga menangkap 9 tersangka yakni 4 warga Hong Kong, 1 warga Malaysia dan 4 warga negara Indonesia.

Babon Pembunuh Guru SDN Kraton Pekalongan

Zaenal Muqorobin Pembunuh Guru SDN Kraton PekalonganZaenal Muqorobin alias Robin alias Babon (21), warga Jalan Sulawesi gang 3 RT 03 RW 03, Kelurahan Bendan, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Pembunuh Istanti, guru SDN Kraton Kota Pekalongan yang sedang hamil 8 bulan, ditangkap di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, oleh tim Buser Satreskrim Polres Pekalongan Kota pada Kamis (11/12) pagi.

Pelaku, Robin, tiba di Mapolres Pekalongan Kota dengan kawalan ketat anggota Buser. Kaki kanan Robin ditembak petugas, lantaran saat akan ditangkap sempat melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri dan digelandang ke Mapolres Pekalongan Kota pada Jumat (12/12) sekitar pukul 02.00 WIB. Robin mengaku, dirinya sebelumnya tak berniat membunuh korban, melainkan ingin mengambil harta milik korban seperti perhiasan, ponsel, laptop, dan sepeda motor. Keinginan itu muncul setelah Robin melihat korban sendirian di dalam kamar kos, yang bersebelahan dengan kamar yang ia tempati.

“Dia (korban, red) saat itu pulang dari mengajar. Lalu masuk kamar. Saya lewat depan kamarnya, dia sedang duduk di lantai kamar sambil menelpon menggunakan HP. Nggak tahu telponan sama sia. Saat itu situasi sepi. Lalu saya masuk ke kamarnya, mau mengambil harta dia karena saya butuh uang,” kata pemuda yang pernah bekerja sebagai kernet truk gas elpiji ini. Melihat kedatangannya, kata Robin, korban langsung berdiri. Robin lalu langsung mencekik leher korban, membekap korban pakai bantal, dan menindih perut korban. Korban sempat berteriak beberapa kali, kemudian tak bergerak. Sampai akhirnya, korban meninggal dunia.

Setelah korban meninggal, Robin ke luar sambil membawa cincin, dompet, laptop, dan kunci sepeda motor korban. Lalu, Robin mengunci pintu kamar kos korban dari luar. Kemudian kabur menggunakan sepeda motor milik korban. “Motor, laptop, HP, dompet, uang 40 ribu, dan cincinnya saya ambil. Pintu saya kunci dari luar, kuncinya jadi satu dengan kunci motor,” terangnya. Di hadapan penyidik, pelaku menyesali perbuatannya. Dia mengaku sebelumnya tidak tahu kalau korban sedang hamil. “Pertamanya saya nggak tahu kalau dia hamil. Tahunya setelah dia meninggal,” kata pemuda jebolan kelas V SD ini.

Pemuda bertato di lengan kiri ini menuturkan, sekitar setengah jam setelah membunuh korbannya, dia sempat membalas SMS suami korban. Sebab, sebelumnya suami korban mengirim SMS menanyakan keadaan korban. “Di HP itu ada SMS, bunyinya, ‘bunda kenapa teriak?’. Lalu saya jawab, gak apa-apa, tadi ada tikus,” ujarnya. Robin mengaku, dirinya berada di tempat kos di Jalan Teuku Umar, Pasirsari, Pekalongan Barat, itu adalah untuk melarikan diri dari kejaran pihak leasing. Sebelumnya, dia kredit sebuah sepeda motor, dan nunggak setoran sekitar dua bulan. Ditambah lagi, dirinya ada masalah keluarga, dan baru putus dengan sang pacar.

Robin menumpang di kamar kos temannya, berinisial D, yang beberapa hari sebelumnya sudah mengontrak kamar kos tersebut. “Saya cuma numpang di situ, sejak tiga hari sebelum kejadian itu,” tuturnya. Setelah membunuh korban, Robin kabur ke beberapa tempat, dan menjual barang-barang hasil kejahatannya. Pertama-tama, tempat yang ia tuju adalah Kebonsuwung di daerah Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Di Kebonsuwung ini, Robin mengaku habis Rp 250 ribu, Karena duit saya kurang, lalu dia tinggalkan HP korban di situ untuk membayar.

Robin membeberkan, total hasil penjualan dari barang-barang yang ia rampok dari korban mencapai Rp 2.870.000. Yakni, dari penjualan sepeda motor, laptop, dan perhiasan korban. Setelah berhasil menjual barang-barang tersebut, Robin lalu kabur ke Ciputat, Tangerang, menggunakan bus umum. Di Ciputat, ia tinggal di tempat seorang rekan. Hingga kemudian, ditangkap anggota Buser Satreskrim Polres Pekalongan Kota pada Kamis (11/12) pagi pukul 07.00 di terminal Lebakbulus, yang berjarak sekitar satu kilometer dari tempat persembunyian Robin. (RadarPekalonganOnline)

#Lihat pula : Profil Biodata Istanti Guru SD Cantik Pekalongan